cover
Contact Name
Rafael Lisinus Ginting
Contact Email
rafaelginting@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
psikologikonseling23@unimed.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling
ISSN : 20858086     EISSN : 25027190     DOI : https://doi.org/10.24114/konseling.v21i2
Core Subject : Education,
Jurnal PSIKOLOGI KONSELING diterbitkan oleh Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan yang bertujuan untuk publikasi karya ilmiah, studi literatur, studi kasus, dan laporan hasil penelitian. Jurnal PSIKOLOGI KONSELING merupakan wadah bagi peneliti, staf pengajar (dosen dan guru pembimbing/Konselor) dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk mengembangkan khasanah keilmuan dalam bidang Psikologi dan Konseling serta ilmu-ilmu yang berkaitan. Adapun artikel yang diterbitkan pada jurnal ini adalah hasil penelitian yang fokus pada masalah persepsi, sikap, kognisi, dan perilaku manusia terutama dalam dunia pendidikan. Hal lainnya adalah penelitan pengembangan baik instrumen, program BK, bahan atau materi bimbingan, strategi atau teknik BK, model BK, media BK dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kajian keilmuan bimbingan dan konseling.
Articles 315 Documents
STRES AKADEMIK MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN DALAM MENYELESAIKAN STUDI Ravsamjani, Faridz
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.59774

Abstract

AbstrakStres adalah suatu kondisi yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara situasi yang diinginkan dengan sistem biologis, psikologis, atau sosial individu. Stres akademik dapat menurunkan motivasi, menghambat prestasi akademik, dan menyebabkan peningkatan angka putus sekolah. Stres akademik adalah tekanan-tekanan yang terjadi di dalam diri siswa yang disebabkan oleh persaingan maupun tuntutan akademik, salah satunya adalah tepat waktu dalam menyelesaikan studi. Tujuan penelitian adalah untuk melihat faktor penyebab stress akademik pada mahasiswa jurusan ilmu keolahragaan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengeksplorasi faktor penyebab stres akademik mahasiswa jurusan ilmu keolahragaan. Dalam analisis data, 36 mahasiswa diambil sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan gambaran umum stres akademis partisipan diketahui bahwa mayoritas partisipan dalam penelitian ini memiliki skor stres akademis yang tergolong ke dalam kelompok moderate (68%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas partisipan memiliki stres akademis yang sedang. Dimensi stresor konflik dan reaksi stres emosi pada alat ukur stres akademis merupakan dimensi dengan mean skor tertinggi pada partisipan, sedangkan dimensi stresor perubahan dan dimensi reaksi stres perilaku merupakan dimensi dengan mean skor terendah Kesimpulan dari penelitian ini adalah mayoritas mahasiswa menyelesaikan studi melebihi batas waktu dikarenakan tidak dapat membagi waktu dengan baik antara perkuliahan dan aktivitas lain, serta banyak mahasiswa yang harus mengulang mata kuliah dikarenakan tidak bisa memenuhi kontrak perkuliahan. 
PERAN DUKUNGAN SOSIAL BAGI SUBJECTIVE WELL BEING LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI SOSIAL Setyaningrum, Dyah Titi
PSIKOLOGI KONSELING Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.53547

Abstract

Elderly people who receive social support are be able to have subjective well being so that they predicted to live a more productive and happier. This research aims to test which form of Social Support, sourced from the family or social institutions, who have a greater role in the Subjective Well-Being of elderly people who living in  the social institutions. This research uses Social Support theory (Sarafino, 2019) and Subjective Well-Being (Diener, 2003), with quantitative research. The research subjects were 32 elderly people. The sampling technique used is simple random sampling. The validity test was measured using Jamovi with CFA (Confirmatory Factor Analysis) criteria, and the reliability test used the McDonald's Omega value with a score of 0.815 for the Social support measuring tool and a Cronbach alpha score of 0.783 for the Subjective well being measuring tool. Data collection was carried out by reading the questionnaire items one by one to the elderly. Then a statistical test was carried out using JASP version 17 and the results showed that there was a significant influence between social support and subjective well-being with a greater contribution from the social institutions than the family. Of the four types of social support and the two sources of social support, it shows that the type of companionship support that comes from the social institutions and instrumental support that comes from the family have a higher influence. Suggestions from researchers are that the social institutions continues to maintain positive support for the elderly and makes itself available to facilitate religious/spiritual activities and the family remains willing to attend and provide instrumental support to facilitate the physical activity of the elderly in the institutions.
Layanan Informasi Menggunakan Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Dalam Menurunkan Pornografi di Kalangan Siswa SMA Fitri, Maulida; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati; Abdul Rahman, Mohd Nazri
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60224

Abstract

Pornografi dianggap sesuatu yang lumrah dan merupakan bagian dari arus globalisasi zaman saat ini. Pornografi berdampak negatif terhadap perubahan sikap dan perilaku karena orang cenderung melakukan apa yang mereka lihat pada konten pornografi. Pornografi juga dapat membuat pelakunya mengalami kecanduan atau adiksi. Layanan konseling menangani banyak kasus pornografi. Salah satu jenis konseling yang diberikan kepada individu yang memiliki kecenderungan pornografi adalah konseling informasi menggunakan pendekatan cognitive behavioral therapy (CBT). Dalam artikel ini akan membahas manfaat CBT dalam mengurangi kecenderungan pornografi siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur  dari penelitian-penelitian sebelumnya dan temuan lain yang relevan, dimana data didapat dari mengidentifikasi masalah penelitian, mengumpulkan data dan informasi yang berkaitan dengan topik, dan mengevaluasi kerangka teori yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.Metode analisis yang digunakan adalah analisi content. Temuan penelitian ini menunjukkan CBT dapat membantu siswa untuk menjauhi pornografi. Beberapa penelitian sebelumnya telah menggunakan metode ini untuk mengatasi pornografi. Layanan dan teknik ini efektif digunakan dalam kasus pornografi dikarenakan CBT dapat membantu siswa untuk mengubah perilaku dan pola pikir mereka tentang pornografi, sedangkan layanan informasi dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pornografi, dan CBT dapat membantu siswa menerapkan pengetahuan dan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN PENGAMPUNAN PADA REMAJA Andhika, Andien Puteri; Sandjaja, Stefanus Soejanto
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.59291

Abstract

Pada usia remaja 13-18 tahun biasanya individu memerlukan orang lain atau teman sebaya untuk membentuk persahabatan. Dalam persahabatan terkadang sering terdapat konflik yang memicu perselisihan antar individu yang bersahabat. Cara mengatasi konflik tersebut memerlukan motivasi pengampunan untuk menjaga hubungan kualitas persahabatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengampunan dengan kualitas persahabatan pada remaja. Partisipan penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 381 partisipan remaja yang berusia 13-18 tahun. Skala yang digunakan untuk mengukur pengampunan adalah Transgression scale-Related Interpersonal Motivation (TRIM-18) yang berdasar pada teori McCullough. Skala yang digunakan untuk mengukur kualitas persahabatan adalah Friendship Qualities Scale yang dikembangkan oleh Bukowski, Hoza, dan Boivin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan menggunakan koefisien Spearman’s Rank. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengampunan dengan dimensi-dimensi dari kualitas persahabatan. Motivasi pengampunan memiliki hubungan dalam suatu kualitas persahabatan pada remaja yang berkonflik.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN DISIPLIN BELAJAR DENGAN EFIKASI DIRI Kur’ani, Nur
PSIKOLOGI KONSELING Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.55133

Abstract

Efikasi diri berperan penting terhadap perilaku siswa dalam belajar. Efikasi diri yang rendah akan berdampak pada prestasi belajar siswa sehingga diperlukan motivasi belajar dan disiplin belajar yang baik. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara motivasi belajar dan disiplin belajar dengan efikasi diri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Adapun jumlah populasi dari penelitian ini ialah seluruh siswa kelas XII di MAN 2 Kota Pontianak yang berjumlah 287 siswa dan sampel sebanyak 72 siswa. Pengambilan sampel menggunakan Teknik proportional random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Ada hubungan positif antara motivasi belajar dengan efikasi diri dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,690; 2) Ada hubungan positif antara disiplin belajar dengan efikasi diri dengan nilai koefesien korelasi sebesar 0,635; 3) Ada hubungan positif antara motivasi belajar dan disiplin belajar dengan efikasi diri dengan nilai koefesien korelasi sebesar 0,723. Berdasarkan hasil pengamatan semakin tinggi motivasi belajar dan disiplin belajar maka semakin tinggi efikasi diri siswa begitu juga sebaliknya semakin rendah motivasi belajar dan disiplin belajar maka semakin rendah pula efikasi diri siswa.
GAMBARAN WORKPLACE WELL-BEING PADA KARYAWAN GENERASI MILENIAL DI JAKARTA Nurramadhania, Khairuzahra Putri; Denata, Medelin; Radiani, Danya; Zamralita, Zamralita; Venesia, Venesia
PSIKOLOGI KONSELING Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.55128

Abstract

Daerah Khusus Ibukota Jakarta memiliki populasi terbesar di Indonesia. Jumlah penduduknya terus bertambah setiap tahun karena urbanisasi dan banyaknya peluang pekerjaan. Angkatan kerja di Jakarta juga meningkat setiap tahunnya. Generasi milenial adalah generasi pertama yang tumbuh dengan perkembangan digital dan memiliki preferensi dalam penggunaan teknologi. Mereka menginginkan keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, pengakuan, keadilan, dan peluang pengembangan. Workplace well-being, termasuk kepuasan kerja, penghargaan organisasi terhadap karyawan, perhatian dari perusahaan, dan pengaruh pekerjaan terhadap kehidupan pribadi merupakan faktor kunci dalam mencapai kesejahteraan karyawan. Penelitian ini berlangsung pada bulan Maret 2023, menggunakan metode survei cross-sectional dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data melibatkan 106 partisipan. Kuesioner yang digunakan adalah Workplace Well-Being Questionnaire (Parker & Hyet, 2011). Hasil penelitian menunjukkan bahwa workplace well-being karyawan generasi milenial di Jakarta berada di tingkat sedang dengan mean 2.86 dan dimensi intrusion of work into private life dengan nilai rata-rata rendah M =  2.33
Perbedaan Kesepian pada Dewasa Muda yang Tidak Berpacaran Ditinjau Dari Jenis Kelamin Putri Wulandari, Luh Komang Tresia; Nurcahyo, Firmanto Adi
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60374

Abstract

Pada tahap perkembangan dewasa muda individu akan mengalami krisis psikososial antara intimasi dengan isolasi. Individu yang tidak berhasil membangun intimasi dengan orang lain akan mengalami perasaan kesepian. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesepian adalah jenis kelamin. Beberapa penelitian menemukan laki-laki yang memiliki tingkat kesepian lebih tinggi dibanding perempuan, namun beberapa temuan lain justru menemukan perempuan yang lebih merasa kesepian dibanding laki-laki bahkan terdapat temuan yang tidak menemukan perbedaan sama sekali. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui perbedaan tingkat kesepian antara laki-laki dan perempuan dewasa muda yang tidak berpacaran. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan model convenience sampling. Adapun kriteria responden dalam penelitian ini adalah berusia 18 – 40 tahundan sedang tidak berpacaran. Kesepian diukur dengan Revised University of California, Los Angeles Loneliness Scale Version 3 (R-UCLA 3) yang memiliki reliabilitas sebesar 0,895. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample t-Test pada 110 responden menemukan t hitung sebesar 1,060 (t hitung < t Tabel 1,982) dengan nilai signifikansi sebesar 0,292 (p > 0,05) yang berarti tidak terdapat perbedaan tingkat kesepian antara laki-laki dan perempuan dewasa muda yang tidak berpacaran.
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA PADA KARYAWAN PT X Widyastuti, Dea Putri; Fahlevi, Reza; Basaria, Debora
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60177

Abstract

High productivity is expected to produce efficient and effective work. High productivity is needed for companies whose focus is producing goods, PT X is one of the companies whose focus is producing SIM Card and vouchers. In measuring success, human resources are the main factor that ensures the sustainability of the organization. One of the most important issues related to human resources is performance, performance is a reference for every company or organization to evaluate the continuity in achieving the goals of the company or organization. So that the easier it is for the company to achieve its goals, the better the performance of the employees there and vice versa. Work-life balance is one of the factors that can affect employee performance. This research approach uses quantitative methods as a research method with participants totaling 205 employees. The Work-life Balance Scale and Individual Work Performance Questionnaire (IPWQ) measuring instruments were used in this study. The data analysis process uses the IBM SPSS Statistic 25.0 application to test descriptive statistics of respondents and descriptive variables, validity test (R), reliability test (α), and linear regression test/hypothesis test (T). The results obtained work-life balance has an effect of 6.8% on employee performance, with a sig value of 0.000 <0.05.
EFIKASI DIRI, KETERLIBATAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA PADA GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI DI KALIANDA Melinda, Lily; Qomariyah, Nurul
PSIKOLOGI KONSELING Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.50598

Abstract

Guru sebagai pendidik bertugas mentransfer sejumlah materi pelajaran kepada siswa, dan peran guru sebagai pendidik juga memerlukan kepercayaan diri yang tinggi, perasaan puas terhadap pekerjaannya, sikap antusias, dan keterlibatan penuh secara fisik dan emosional ketika melaksanakan pekerjaan untuk memberikan kinerja yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh efikasi diri dan keterlibatan kerja terhadap kepuasan kerja pada guru Sekolah Dasar Negeri di Kalianda. Subjek dari penelitian ini terdiri dari 60 guru yang berusia 20-50 tahun dan memiliki pengalaman mengajar minimal satu tahun baik yang berstatus PNS atau honorer. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan judgemental sampling. Selanjutnya data dianalisis menggunakan teknik regresi berganda dengan bantuan program IBM SPSS Statistics version 21 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa efikasi diri dan keterlibatan kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap kepuasan kerja Guru SDN di Kalianda, Lampung Selatan.  
Literatur Review: Layanan Penguasaan Konten dengn Teknik Kontrak Perilaku untuk Mengembangkan Kemampuan Manajemen Waktu Siswa Bunda, Thessia Permata; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati; Mohd Nazri, Abdul Rahman
PSIKOLOGI KONSELING Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v16i1.60223

Abstract

Manajemen waktu merupakan cara seseorang dalam mengelola, memanfaatkan mengalokasikan waktu yang dimilikinya, antara kebutuhan dan keinginan individu harus diatur dan disusun dengan sebaik-baiknya serta melakukan perencanaan, penjadwalan, dan mengurutkan prioritas sesuai dengan kepentinya. Kemampuan manajemen wakktu siswa perlu dikembangkan agar mampu menjalankan, mengalokasikan dan memanfaatkan waktu yang mereka miliki dengna sebaik-baiknya agar tidak terbuang sia-sia. Salah satu strategi untuk membantu siswa menjadi pengelola waktu yang lebih baik adalah dengan menggunakan pendekatan kontrak perilaku dalam hubungannya dengan layanan penguasaan konten. Oleh karena itu penulis bermaksud untuk mengkaji penelitian sebelumnya tentang layanan penguasaan konten berbasis kontrak perilaku yang membantu siswa dalam mengasah kemampuan manajemen waktu mereka.Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur dengan pengumpulan data dari temuan terkait. Tujuan tinjauan literatur studi ini adalah untuk menginformasikan kepada pembaca tentang temuan penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan pembahasan ini.  Teknik analisis yang dipakai adalah analisis isi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten berbasis kontrak perilaku terbilang efektif dalam membantu siswa mengembangkan kemampuan manajemen waktu mereka. Banyak penelitian yang terdahulu menggunakan layanan penguasaan konten dengan teknik kontrak perilaku dalam mengembangkan kemampuan manajemen waktu siswa.