cover
Contact Name
Sri Sugiarsi, SKM, M.Kes
Contact Email
sri.sugiarsi14@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmiki@ymail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI)
ISSN : 2337585X     EISSN : 23376007     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia(PORMIKI). JMIKI diterbitkan 2 kali dalam satu tahun ( Maret dan Oktober). Jurnal ini menerbitkan hasil penelitian (original) tentang Rekam Medis dan Manjemen Informasi Kesehatan, terutama dalam studi manajemen informasi kesehatan, Klasifikasi Kodifikasi Penyakit dan Tindakan, Sistem Informasi Kesehatan, Teknologi Informasi Kesehatan, Manajemen Mutu Informasi Kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 336 Documents
Tinjauan Tata Kelola Keamanan RME Berdasarkan Prinsip Keamanan PMK No. 24 Tahun 2022 di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal Kurniadi, Arif; Pratama Nugroho, Muhammad Rakha
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.744

Abstract

Electronic medical record (RME) has legal value and must be kept confidential. According to the Minister of Health Regulation (PMK No. 24 of 2022), the security principles of RME implementation must consider confidentiality, integrity, and availability. This study aims to analyze the implementation of RME security at RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. It is qualitative and descriptive, using interviews with 10 medical record officers. The observation was carried out by observing the security practices of RME implementation. The results showed that there was a practice of exchanging passwords or using shared passwords. The principle of integrity has been carried out well by guaranteeing the completeness of RME, using digital signatures, a guidebook for writing abbreviations, and data corrections carried out no later than 2x24 hours from the time the data is entered. The principle of availability found discrepancies in determining the category of minors. The information release SOP states that minors are less than 14 years old, but PMK 24 states less than 18 years old. There is a need to increase understanding and discipline in the use of passwords for RME data security. It is necessary to adjust the SOP for the release of medical information at RSUD Dr. H. Soewondo Kendal by referring to the PMK No. 24 of 2022 guidelines
Prototipe Sistem Informasi RME Klinik Pratama Sesuai Kebutuhan Big Data Kesehatan Astuti, Nina Dwi; Wijayanta, Setya; Fahyudi, Asharul
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.749

Abstract

Transformasi Digital Kesehatan menuntut fasyankes untuk mengembangkan Rekam Medis Elektronik (RME) sesuai standar data yang telah ditetapkan. Pengembangan RME Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang diperlukan untuk mendukung satu data kesehatan. Prototipe RME Klinik Pratama disusun dengan melakukan analisis kebutuhan sistem, perancangan prototipe sampai dengan membangun prototipe. Subyek penelitian adalah dokter, dokter gigi, dan petugas admin. Obyek penelitian adalah RME Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Semarang. Hasil prototipe disusun dengan sederhana, namun dapat mencakup strandar interoperabilitas data. Data pendaftaran mencakup seluruh standar data dalam KMK 1423 tahun 2022. Prototipe RME dapat merekam seluruh data klinis dan data administratif yang dibutuhkan dalam RME. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe RME ini dapat mengakomodasi kebutuhan klinik pratama dan memenuhi standar data yang ditetapkan oleh "SatuSehat." Implementasi sistem ini diharapkan dapat memfasilitasi peningkatan kualitas layanan kesehatan di klinik pratama, serta mendukung upaya integrasi data kesehatan nasional yang lebih efektif dan efisien. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut guna meningkatkan fungsionalitas dan interoperabilitas sistem di masa depan
Technology Readiness and Acceptance Model: Analisis Kesiapan Pengguna dalam Penerapan Rekam Medis Elektronik di RSUD Provinsi NTB Nurul Khatimah Ismatullah; Reni Chairunnisah; Helmina Andriani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.756

Abstract

Implementation of RME is a complex process, involving many stakeholders and requiring consideration of many aspects of the organization, including clinical, structural, administrative, and cultural factors. The many challenges that will be faced in the effort to implement RME are the basis for the need to assess user readiness and acceptance. One model that can be used to assess RME implementation readiness is the Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM). TRAM tries to explain how people adopt new technology. This study aims to analyze user readiness and acceptance in facing the demands of implementing RME at the NTB Provincial Hospital based on the Technology Readiness and Acceptance Model (TRAM). This study is a quantitative analytical study. The population in this study were all NTB Provincial Hospital officers involved in filling out medical records with a sample size of 87 people. The study's findings, analyzed through Partial Least Squares (PLS), reveal that Innovativeness (INN) exerts the strongest influence on Perceived Ease of Use (PEOU) with a ?-value of 0.434. Additionally, PEOU shows the most significant impact on Intention to Use (USI) with a ?-value of 1.106
Penilaian Keberhasilan Implementasi Rekam Medis Electronik Peter Herey; Indrawati, Ratna; Hosizah
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.771

Abstract

tahun 2022 belum dirasakan oleh pengguna EMR. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata implementasi rekam medis elektronik dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Jenis penelitian termasuk dalam kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yang digunakan adalah Dokter dan Dokter Spesialis sebagai pengguna EMR. Teknik sampling menggunakan total sampling yang menjadikan seluruh Dokter dan Dokter Spesialis berjumlah 52 sebagai responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan metode analisa menggunakan analisa three box method dengan uji regresi linier berganda. Hasil analisis membuktikan terdapat pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata dengan penggunaan EMR sebagai variabel intervening. Kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma berpengaruh positif terhadap penggunaan EMR dan manfaat nyata, serta penggunaan EMR berpengaruh positif terhadap manfaat nyata, dan mampu mengintervensi pengaruh kualitas informasi, kualitas sistem dan lean six sigma terhadap manfaat nyata. Kualitas informasi merupakan variabel yang paling kuat mampu meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata, sedangkan kualitas sistem merupakan variabel terendah dalam meningkatkan penggunaan EMR dan manfaat nyata. Kata kunci : kualitas informasi, kualitas sistem, lean six sigma, manfaat nyata.
Persepsi Kemudahan dan Persepsi Kemanfaatan: Kunci Sikap Positif terhadap Aplikasi KlikDokter Di Indonesia Wulandari, Respati; Nugroho, Eunike Dhianya
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.795

Abstract

KlikDokter Application is an integrated digital platform service as an innovative solution to improve healthcare accessibility. The low number of downloads indicates a lack of potential acceptance of the KlikDokter application. The purpose of the study is to analyze the perception of ease of use and perceived usefulness in relation to attitudes towards using the KlikDokter application in Indonesia. Design: analytical quantitative with a cross-sectional approach. Data collection: online survey, variables: perceived ease of use, perceived usefulness, and user attitudes. Sample: 380 respondents who are users of the KlikDokter application across Indonesia. Sampling technique: purposive, and data analysis using Spearman's rank correlation test. Results: the majority of respondents were women (49.2%), aged 26–35 years (44.7%), earning equal to or more than the minimum wage (61.6%), holding a bachelor's degree or equivalent (37.4%), and employed (71.3%). Respondents found the application easy to use (82.4%), useful (76.7%), and had a positive attitude towards using KlikDokter (78.6%). There is a highly significant relationship between perceived ease of use (p=0.000; r=0.682) and perceived usefulness (p=0.000; r=0.623) with attitudes towards use. Conclusion: overall, the evaluation of the KlikDokter application shows positive results. This finding provides empirical evidence that the easier and more useful a healthcare application is, the more it enhances users' attitudes towards its use.
Analisis Aspek Keamanan Informasi Data Pasien Pada Rekam Medis Elektronik Di UPT Puskesmas Karangploso Afifah, Nur; Untung Slamet Suhariyono; Fita Rusdian Ikawati
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.812

Abstract

Electronic Medical Records (EMR) serve as evidence of the implementation of information technology in healthcare services. To ensure the security of information in electronic medical records, Indonesian Ministry of Health Regulation No. 24 of 2022 on Medical Records, Article 29, outlines three key aspects: confidentiality, integrity, and availability. The objective of this study is to examine data security at Karangploso Community Health Center (Puskesmas Karangploso). This research employs a descriptive qualitative approach. The subjects of the study are users who have access to electronic medical records at Puskesmas Karangploso, while the object is the E-Puskesmas application. The instruments used in this study include interview guidelines and observation guidelines. Data collection was carried out through observation and interviews. The data processing techniques in this research involve data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The analysis used is descriptive. The results of the study focus on the security of electronic medical record data in the E-Puskesmas application based on the aspects of confidentiality, integrity, and availability at Puskesmas Karangploso. In terms of confidentiality, data security is maintained as staff members are required to log in to the E-Puskesmas application using their respective usernames and passwords. Regarding integrity, data security is ensured because data can only be edited by users in their respective sections, and major data deletions or modifications can only be performed by authorized personnel. For availability, data security is also guaranteed, as necessary data can be accessed quickly, and electronic medical records are securely stored in the database without risk of loss for up to 25 years. The conclusion of this study highlights the importance of healthcare facilities in safeguarding patient data within the implementation of electronic medical records, as well as the potential consequences if patient medical record information is leaked and misused by unauthorized parties.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Pengguna Layanan Telemedisin Di Jabodetabek Hastuti, Rini
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.814

Abstract

Abstract The development of information technology has driven the adoption of telemedicine services as an alternative in healthcare delivery. However, user satisfaction with these services remains a critical concern for service providers and stakeholders in the healthcare sector. This study aims to analyze the factors influencing user satisfaction with telemedicine services. A quantitative research approach was employed. The sample used was 149 users of telemedicine services in the Jabodetabek area. This research data was obtained from the results of filling out a questionnaire and then analyzed using multiple linear regression analysis techniques. The result indicates that in the partial test, gender, educational level and age do not affect the satisfaction of telemedicine service users significantly, while perception significantly affects the satisfaction of telemedicine service users in Jabodetabek. In the simultaneous test, gender, educational level, age and perception significantly affect the satisfaction of telemedicine service users in Jabodetabek. Keywords: age, educational level, gender, perception, satisfaction of telemedicine service users Abstrak Perkembangan teknologi informasi telah mendorong munculnya layanan telemedisin sebagai alternatif dalam pemberian layanan kesehatan. Namun, kepuasan pengguna terhadap layanan ini tetap menjadi perhatian penting bagi penyedia layanan dan pemangku kepentingan di sektor layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pengguna layanan telemedisin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah pengguna layanan telemedisin di wilayah Jabodetabek yang berjumlah 149 orang. Data penelitian ini diperoleh dari hasil pengisian kuesioner kemudian dilakukan analisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada uji parsial, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan usia tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan telemedisin di Jabodetabek, sedangkan persepsi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan telemedisin di Jabodetabek. Pada uji simultan, jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia dan persepsi berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengguna layanan telemedisin di Jabodetabek. Kata kunci: jenis kelamin, kepuasan pengguna layanan telemedisin, persepsi, tingkat pendidikan, usia
Tinjauan Ketepatan Kodefikasi Penyakit Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan di Klinik Pratama Satkes Denma Mabesal Lautsan, Christina; Satrya, Bangga Agung; Rumana, Nanda Aula; Widjaja, Lily
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.827

Abstract

Menetapkan kode diagnosis penyakit dengan menggunakan pedoman klasifikasi internasional untuk mencatat dan mengelola informasi kesehatan yang dikenal sebagai kodefikasi penyakit. Dalam hal kodefikasi penyakit dengan sistem pendokumentasian yang akurat dinilai penting karena ini akan berdampak pada pengelolaan data pasien dan perencanaan dalam pelayanan. Metode deskriptif kuantitatif dipilih pada penelitian ini. Rekam medis elektronik pasien dipelayanan rawat jalan periode Januari sd Juni 2024 di Klinik Pratama Satkes Denma Mabesal dengan diagnosis hipertensi menjadi sampel yang akan diteliti dengan menggunakan pedoman ICD-10 edisi 2010. Peninjauan dilakukan terhadap penentuan kode diagnosis penyakit hipertensi, persentase keseluruhan kodefikasi penyakit, serta faktor yang menyebabkan dalam penetapan kode diagnosis pada penyakit hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 84 rekam medis pada pasien rawat jalan yang teridentifikasi, 15 rekam medis (17,86%) memiliki kode diagnosis hipertensi yang tepat sedangkan 69 rekam medis (82,14%) lainnya tidak tepat. Salah satu yang menyebabkan ketidaktepatan dalam penetapan kode diagnosis antara lain riwayat pendidikan yang tidak sesuai sehingga menyebabkan mereka tidak memahami prosedur yang tepat yang diperlukan dalam menetapkan kode diagnosis. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Klinik Pratama Satkes Denma Mabesal meningkatkan ketepatan kodefikasi penyakit melalui pelatihan dan pemahaman yang lebih baik tentang sistem kodefikasi penyakit serta peningkatan kualitas rekam medis pasien.
PENGARUH DATA STATISTIK TERHADAP APLIKASI EMR RUMAH SAKIT HERMINA ARCAMANIK KOTA BANDUNG Kusuma, Salma Aurellia; Setiatin, Sali
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.833

Abstract

Aplikasi Electronic Medical Record (EMR) HINAI WEB di RS Hermina Arcamanik Kota Bandung berfungsi untuk mendukung pengelolaan data pasien dan pelaporan statistik. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala dalam menyajikan data yang lengkap dan terintegrasi, sehingga berdampak pada efisiensi kerja tenaga medis serta akurasi laporan statistik rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan data statistik dalam EMR serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidaktepatan data dalam sistem pelaporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Responden terdiri dari petugas pelaporan data statistik rawat jalan dan rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimnya fitur otomatisasi dalam EMR, ketidaksesuaian informasi, serta keterbatasan dalam pengelompokan data pasien menyebabkan tenaga medis harus melakukan banyak koreksi manual, termasuk mengambil data dari sumber lain seperti Google Drive. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan otomatisasi pemilahan data berdasarkan unit pelayanan, status pasien dan jenis jaminan kesehatan, integrasi dengan penyimpanan berbasis internet, serta penerapan sistem validasi otomatis. Dengan perbaikan ini, EMR diharapkan dapat lebih optimal dalam mendukung pengelolaan data statistik dan meningkatkan efektivitas layanan rumah sakit. Kata kunci: EMR, data statistik, pelaporan
Audit Rekam Medis Bedah Dengan Skor Crabel Sugiarsi, Sri; Wariyanti, Astri Sri; Ningtyas, Nandani Kusuma; Susanti, Ade Novalia
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v13i1.840

Abstract

Kualitas rekam medis bedah belum sesuai dengan target kelengkapan & keakuratan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas rekam medis pasien bedah. Rancangan penelitian adalah observasional. Besar sampel sebanyak 320 rekam medis pasien bedah. Instrumen penelitian dengan menggunakan lembar observasi Crabel. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian adalah nilai rata – rata skor Crabel per bulan mengalami peningkatan selama periode Januari sampai dengan April 2023. Subsequent entries memberikan kontribusi terendah dalam peningkatan kualitas rekam medis pasien bedah.