cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
MENINGKATKAN KECERDASAN SOSIAL ANAK MELALUI METODE BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN STEAM DI PAUD NURUL IHSAN Reni Nurkomala; Muhammad Kosim Sirodjudin; Andrisyah Andrisyah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

The purpose of the study is to examine children's social intelligence through role-playing methods in STEAM learning in PAUD Nurul Ihsan. The reason for the research was conducted to find out the extent of the results of increasing children's social intelligence abilities in STEAM learning through role-playing methods in PAUD Nurul Ihsan. The study population was PAUD Nurul Ihsan. The research subjects are group B (5-6) years with a total of 20 people consisting of 6 men and 14 women. The method used is Classroom Action Research consists of two cycles. Data analysis uses quantitative data obtained from the results of the first cycle and then compared with the results of the second cycle. Data collection techniques using observations in the form of observation checklist sheets. Observation results showed an increase in children's social intelligence in STEAM learning through role-playing methods with the results of the pre-cycle 10% (2 people), cycle I 15% (3 people), and cycle II 60% (12 people). From these data, the conclusion is that STEAM learning can improve children's social intelligence making children easier to interact with others, express opinions, and children become brave.Tujuan dari penelitian  untuk menelaah kecerdasan sosial anak melalui metode bermain peran dalam pembelajaran STEAM di PAUD Nurul Ihsan. Alasan dilakukan penelitian untuk mengetahui sejauh mana hasil peningkatan kemampuan kecerdasan sosial anak dalam pembelajaran STEAM melalui metode bermain peran di PAUD Nurul Ihsan. Populasi penelitian adalah PAUD Nurul Ihsan. Subyek penelitian yaitu kelompok B (5-6) tahun dengan jumlah 20 orang terdiri dari 6 laki-laki dan 14 perempuan. Metode yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari dua siklus. Analisis data menggunakan data kuantitatif yang diperoleh dari hasil siklus kesatu dan kemudian dibandingkan dengan hasil siklus kedua. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berupa lembar observasi check list. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan sosial anak dalam pembelajaran STEAM melalui metode bermain peran dengan hasil pra siklus 10% (2 orang), siklus I 15% (3 orang), dan siklus II 60% (12 orang). Dari data tersebut kesimpulannya adalah melalui pembelajaran STEAM dapat meningkatkan kecerdasan sosial anak menjadikan anak lebih mudah untuk berinteraksi dengan orang lain, mengemukakan pendapat, dan anak menjadi berani.
IMPLEMENTASI METODE STEAM BERBASIS MEDIA FILM DALAM MENINGKATKAN ASPEK KOGNITIF PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Nurfadillah, Rahmah Rizkia; Rakhman, Anita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

This article aims to determine the implementation of learning using the STEAM method based on film media can improve cognitive aspects of early childhood. The research method used is literature study. PAUD is a vehicle to develop children's potential optimally according to their abilities, talents and interests. PAUD needs to provide various activities that stimulate the development of various aspects including cognitive aspects. The purpose of cognitive aspects is oriented to the ability to think, including simple intellectual abilities, namely remembering to solving problems that require children to connect and combine several ideas. The contributing factor to the decline in cognitive aspects is the lack of variability in learning methods. The use of STEAM learning methods based on film media by displaying illustrations containing material and examples on learning science. By watching film shows children are able to understand and explain the material, able to explore knowledge and implement it in their lives. Based on the results of the literature study, the results obtained that through the implementation of STEAM learning methods based on film media can improve the cognitive aspects of early childhood.PAUD merupakan wahana mengembangkan potensi anak seideal mungkin sesuai kemampuan, bakat, dan minatnya. PAUD perlu menyediakan berbagai kegiatan yang menstimulus pengembangan berbagai aspek diantaranya aspek kognitif.  Tujuan aspek kognitif berorientasi pada kemampuan berfikir termasuk kemampuan intelektual sederhana yaitu mengingat sampai pada pemecahan masalah yang menuntut anak menghubungkan dan menggabungkan beberapa ide. Faktor penyebab menurunnya aspek kognitif yaitu kurang variatifnya metode pembelajaran. Penggunaan metode pembelajaran STEAM berbasis media Film dengan menampilkan tayangan ilustrasi berisi materi dan contohnya  pada pembelajaran sains. Dengan melihat tayangan Film anak mampu memahami dan menjelaskan materi, mampu menggali pengetahuan  dan mengimplementasikannya dalam kehidupannya. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran metode STEAM berbasis media film dapat meningkatkan aspek kognitif anak usia dini. Metode penelitian yang dipergunakan ialah studi literatur sedangkan analisis datanya menggunakan analisis isi. Berdasarkan hasil studi literatur diperoleh hasil bahwa melalui implementasi metode pembelajaran STEAM berbasis media film dapat meningkatkan aspek kognitif anak usia dini.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA SANDPAPER LETTERS UNTUK KETERAMPILAN MENGENAL HURUF PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Hasanah, Siti Nur Uswatun; Indihadi, Dian; Rahman, Taopik
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

The skill to recognize letters is the ability of children to understand the symbols symbolizing the sounds of language. Based on the results of an interview at RA Persis 258 Al-Muslimun Bandung District, it turns out that learning media for letter recognition is not yet available. One of the media that can develop the skills to recognize letters is sandpaper letters. This media is Maria Montessori's learning media in the form of touch letters to introduce concrete symbol letters, made of 1cm square thick wood. the lettering design comes from sandpaper. Also, the benefits of media sandpaper letters can optimize the five senses, namely seeing, palpating with two fingers, index finger, and middle finger following the shape of the letters. This research uses descriptive analysis method to describe through the collected data or samples as they are. Data collection techniques through observation and interviews with the teacher. Data analysis uses data reduction, data display, and conclusions. Based on the results of media analysis, the researcher concludes that there is a need to use sandpaper letters in PAUD to teach concrete recognition concretely and interestingly for children, especially children aged 4-5 years.Keterampilan mengenal huruf adalah kesanggupan anak dalam memahami tanda aksara melambangkan bunyi bahasa. Berdasarkan hasil wawancara di RA Persis 258 Al-Muslimun Kabupaten Bandung, ternyata media pembelajaran pengenalan huruf belum tersedia. Salah satu media yang dapat mengembangkan keterampilan mengenal huruf adalah sandpaper letters. Media ini merupakan media pembelajaran Maria Montessori berupa huruf raba untuk mengenalkan simbol huruf dengan kongkret, terbuat dari kayu persegi ketebalan 1cm. desain huruf berasal dari kertas amplas. Selain itu, manfaat dari media sandpaper letters dapat mengoptimalkan panca indera yakni melihat, meraba dengan dua jari, jari telunjuk dan jari tengah mengikuti bentuk huruf. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk mendeskripsikan melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara pada guru. Analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis media, peneliti menarik kesimpulan bahwa perlu adanya penggunaan media sandpaper letters di PAUD untuk mengajarkan pengenalan huruf secara konkret dan menarik untuk anak, khususnya anak usia dini 4-5 tahun.
MENGEMBANGKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI MELALUI APE KIDS ‘N KIT Tasliyah, Lia; Nurhayati, Sri; Nurunnisa, Rita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

 This research is motivated by the lack of mathematical logic abilities of young children in terms of identifying objects, classifying objects, counting objects and sorting the process of an activity. Therefore we need a game that can stimulate this intelligence. The purpose of this research is to describe APE Kids ‘n Kit in developing intelligence of mathematical logic in early childhood. This research is a qualitative descriptive method with research subjects of children aged 5-6 years, amounting to 22 children and B2 TKIT al-amanah educators. Data collection techniques in the form of documentation, observation, and interviews. Data analysis includes data reduction activities, data display, and conclusion drawing. The results showed that through the Kids ‘n Kit nmathematical logic intelligence children can develop according to the stages of their development through the activities of identifying objects or colors, counting images using poster components and question cards, and sorting the process of activities with process cards implemented in the center model. With this APE, educators find it helpful that learning becomes more fun and children are more motivated.Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya kemampuan logika matematika anak usia dini dalam hal mengidentifikasi benda, mengklasifikasikan benda, menghitung benda dan mengurutkan  proses terjadinya suatu kegiatan. Oleh karena itu diperlukan suatu permainan yang dapat menstimulus kecerdasan tersebut. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan APE Kids ‘n Kit dalam mengembangkan kecerdasan logika matematika anak usia dini. Penelitian ini merupakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 22 anak dan pendidik kelompok B2 TKIT al-amanah. Teknik pengumpulan data berupadokumentasi, observasi, dan wawancara. Analisis data meliputi aktivitas reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Kids ‘n Kit  kecerdasan  logika matematika anak dapat berkembang sesuai tahapan perkembangannya melalui kegiatan mengidentifikasi benda atau warna, menghitung gambar menggunakan komponen poster dan kartu soal, dan mengurutkan proses kegiatan dengan kartu proses yang dilaksanakan dalam model sentra. Dengan adanya APE ini pendidik merasa terbantu sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan anak lebih semangat.
PENERAPAN BERMAIN PERAN MAKRO DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI KOBER PERINTIS Kartika, Tuti; Nurhayati, Sri; Nafiqoh, Heni
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

Language skills have four aspects including listening, speaking, writing and reading. The level of development is still low based on the results of the analysis in the field, showing some children have difficulty listening and talking with friends, still shy to show expression and listen to theteacher. Efforts to improvet hese skills are to provide learning to children through playing macro roles. The purpose of this research is to findout the application of macro role playing methods to improve language skills in children aged 4-5 years at Perintis Kindergarten. This research uses classroom action research (CAR) with the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Thepopulation of this study was 20 children as subjects. Data collection uses observation and interviews. Based on data analysis the results obtained in the first cycle of meeting I amounted to 35%, then the secondcycle meeting II increased to 50%. In cycle II the first meeting obtained 70% results, in the second cycle the second meeting the data rose to 95%. Looking at these data ,can be concluded that playing the role of macro makes language skills of children aged 4-5 years in Perintis Kindergarten Increased.Keterampilan bahasa memiliki empat aspek diantaranya menyimak, berbicara, membaca, serta menulis. Tingkat perkembangan yang masih rendah berdasarkan hasil analisa dilapangan, menunjukan sebagian anak mengalami kesulitan dalam menyimak serta berbicara dengan temannya, masih malu untuk menunjukan ekspresi dan mendengarkan guru. Usaha dalam upaya meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan memberikan pembelajaran kepada anak melalui metode bermain peran khususnya peran makro. Tujuan dari diadakannya penelitian adalah untuk mengetahui sejauh mana metode bermain peran makro dapat meningkatkan keterampilan berbahasa pada anak usia 4-5 tahun di Kober Perintis. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas (PTK) dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, obeservasi, dan refleksi. Populasi penelitian ini berjumlah 20 orang anak sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah pendekatan Miles &Huberman dengan kegiatan reduksi data, kemudian penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan analisa data diperoleh hasil pada siklus I dengan pertemuan I sebesar 35%, selanjutnya siklus I dengan pertemuan II meningkat hingga 50%. Pada siklus II dengan pertemuan I didapatkan hasil 70%, pada siklus II dengan pertemuan II data naik hingga 95%. Melihat data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa bermain peran makro membuat keterampilan berbahasa anak usia 4-5 tahun di Kober Perintis Meningkat.
UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN SAINS PADA ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN STEAM N Halimatu Sadiah; Ririn Hunafa Lestari
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i3.p237-244

Abstract

This research aims to improve science knowledge in early childhood through STEAM learning in PAUD Melati 04. STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) learning in pre- school children emphasizes active learning, stimulates shildren, solves problems, focuses on solutions, builds logical, and systematic thinking, and sharpens critical thinking skills. This research uses the Clasroom Action Research method with a kemmiscycle model. The subject of the study was group B children aged 5-6 years, amounting to 15 people using pre- cycles, cycle I, cycle II with stages: planning, action, observation, and reflection. Based on the results of the discussion, it can be concluded that science knowledge in early childhood can be improved through STEAM learning. This improvement in science through magic ballon experiments using ballon colors that kids like. The percentage of science knowledge through STEAM learning in Pre- Cycle is 10%, cycle I 26%, cycle II 72%. From all the data obtained it can be concluded that through STEAM learning is very positive influence in increasing scientific knowledge of early childhood. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sains pada anak usia dini melalui pembelajaran STEAM di PAUD Melati 04. Pembelajaran STEAM pada anak pra-sekolah menekankan pembelajaran aktif, menstimulus anak, memecahkan masalah, fokus pada solusi, membangun cara berpikir logis, dan sistematis, dan mempertajam kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model siklus kemmis. Subjek penelitiannya anak kelompok B usia 5-6 tahun yang berjumlah 15 orang dengan menggunakan Prasiklus, siklus I dan siklus II dengan tahapan : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan sains pada anak usia dini dapat ditingkatkan melalui pembelajaran STEAM. Peningkatan sains ini melalui percobaan balon ajaib dengan menggunakan warna-warna balon yang disukai anak. Prosentase pengetahuan sains melalui pembelajaran STEAM pada prasiklus yaitu 10%, siklus I 26% dan siklus II 72%. Dari semua data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran STEAM sangat berpengaruh positif dalam meningkatkan pengetahuan sains anak usia dini.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENULIS PERMULAAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Itsnaeni Aridha Rahmah; Dian Indihadi; Taopik Rahman
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

Learning media is very important for the learning process. However, there are educators who are still doing conventional learning which makes it difficult for children to start writing. The purpose of this research is to study the learning media used by educators in order to help children support early writing. This research was conducted in children aged 5-6 years in Group B at Pertiwi Kindergarten. The method used in this study is a qualitative descriptive method and data collection techniques through observation and interviews. In this study using data analysis techniques, namely qualitative analysis and descriptive analysis. The results of this study indicate that learning media can help children in writing the beginning and children who are enthusiastic to participate in learning. At the first meeting, educators conduct conventional learning so that children have difficulty writing the beginning even there are children who do not participate in learning. In contrast, at the next meeting the educator uses junior boggle media containing picture word cards and letter dice to write the beginning so that the child is enthusiastic about learning and none of the children fix the difficulties in writing the beginning.Media pembelajaran sangat penting untuk proses pembelajaran. Namun, ada pendidik masih melakukan pembelajaran secara konvensional sehingga anak mengalami kesulitan dalam menulis permulaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik agar dapat membantu anak dalam mengoptimalkan menulis permulaan. Penelitian ini dilakukan pada anak usia 5-6 tahun Kelompok B di TK Pertiwi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa analisis kualitatif dan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran dapat membantu anak dalam menulis permulaan dan anak antusias untuk mengikuti pembelajaran. Pada pertemuan pertama pendidik melakukan pembelajaran secara konvensional sehingga anak kesulitan menulis permulaan bahkan ada anak yang tidak mengikuti pembelajaran. Berbeda, pada pertemuan selanjutnya pendidik menggunakan media boggle junior berupa kartu kata bergambar dan dadu huruf untuk menulis permulaan sehingga anak antusias mengikuti pembelajaran dan tidak ada anak yang mengalami kesulitan dalam menulis permulaan.
MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA-MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN TATA ANGKA Desika Nurohmah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i3.p%p

Abstract

 This research is in the background of not yet developing the ability of logical-mathematical intelligence of children of group B Kober Al Hikmah Cimahi. The purpose of this study is to improve the intelligence of logic-mathematics through numerical games. This type of research is classroom action research (CAR), which is conducted collaboratively between researchers and classroom teachers. The study consisted of two cycles and each cycle held two meetings of the study subjects 13 children aged 5-6 years 8 boys & 5 girls. Data collection techniques through observation and documentation. The instruments used were observation sheets and documentation. The data analysis technique was done in a quantitative descriptive manner. The results of the study show that there is an increase in logical-mathematical intelligence after learning through numerical grading. The results of observations on pre-action that children with criteria to develop as expected there are 3 people or 23.7% in the first cycle rose to 8 people or 61.5%, in the second cycle increased again to 10 children or 76.9%. The steps taken so that they can improve the intelligence-mathematical intelligence of the teacher's child to prepare the game media in the form of numbers and demonstrate how to play. Thus it can be concluded through numerical games that can improve the intelligence of logic-mathematics.Penelitian ini di latarbelakangi belum berkembangnya kemampuan kecerdasan logika-matematika anak kelompok B Kober Al Hikmah Cimahi. Adapun tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan kecerdasan logika-matematika melalui permainan tata angka. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan guru kelas. Penelitian terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan dua pertemuan, subjek penelitian 13 anak usia 5-6 Tahun 8 laki-laki & 5 perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi serta dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat peningkatan dalam kecerdasan logika-matematika setelah pembelajaran melalui pemainan tata angka. Hasil observasi pada pra tindakan bahwa anak yang berkriteria berkembang sesuai harapan ada 3 Orang atau 23,7% pada siklus I naik menjadi 8 Orang atau 61,5%, pada siklus II naik 10 Anak atau 76,9%. Langkah yang di tempuh sehingga dapat meningkatkan kecerdasan logika-matematika anak, guru mempersiapkan media permainan berupa tata angka dan mendemontrasikan cara bermainnya. Dengan demikian dapat di simpulkan melalui permainan tata angka dapat meningkatkan kecerdasan logika-matematika.
PEMBELAJARAN STEAM PADA PEMBUATAN INSTALASI PENJERNIHAN AIR MENGGUNAKAN BOTOL PLASTIK AIR MINERAL UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI Dewi Agustina; Roni Mugara; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

The Learning of STEAM (Scientific Technology, Engineering, Art and Mathematics) is one of the innovations in Indonesian learning. STEAM learning can be applied at various levels of education. Early childhood needs a constructive stimulus in order to use mental operations and good logical thinking. Through the manufacture of water purification installation using plastic bottles of mineral water can develop a simple technology based psychomotor skills well. This simple Hastakarya requires the design of a tool that is in the description of work papers prepared by early childhood. In This phase, early childhood is trained to be able to take mathematically into the shape and size of the tool to make a simple design of precision and aesthetic look. This simple process of manufacturing aims to train children to develop basic scientific thinking that is at the heart of identifying problems, formulating questions, and collecting information and can draw conclusions and communicate them. STEAM learning is also aimed at making learning in PAUD take place fun and interactive. This is in accordance with with the philosophy of learning in the PAUD which is based on playing activities and interacting with the school environment. This data collection uses the method of literature using primary and secondary data sources then by analyzing the data, by reading the source books relating to the research and using a qualitative approach that seeks to describe or describe the learning activities that teachers do in class by researchers. The Final result of this study will be produced by a STEAM learning tool about the manufacture of simple water purification installations in PAUD and can activate the child's creativityPembelajaran STEAM (Scientific Technologi, Engineering, Art and Mathematics) merupakan salah satu inovasi pembelajaran di Indonesia. Pembelajaran STEAM diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan. Anak usia dini membutuhkan stimulus agar dapat menggunakan operasi mental dan logika berpikir yang baik. Melalui pembuatan instalasi penjernihan air menggunakan botol plastik air mineral dapat mengembangkan teknologi sederhana berbasis keterampilan psikomotor. Hastakarya sederhana  ini memerlukan rancang bangun alat yang terdeskripsi pada kertas kerja yang disusun anak usia dini. Pada fase ini, anak dilatih untuk dapat memperhitungkan secara matematis bentuk dan ukuran alat agar tampilan hastakarya terlihat presisi dan estetik. Proses pembuatannya bertujuan untuk melatih anak mengembangkan berpikir ilmiah dasar yang merupakan inti dari kemampuannya dalam mengumpulkan berbagai informasi. Pembelajaran STEAM juga bertujuan agar pembelajaran berlangsung menyenangkan dan interaktif. Hal ini sesuai filosofi pembelajaran di PAUD  berdasar atas kegiatan bermain dan berinteraksi dengan lingkungan sekolah. Pengumpulan data ini menggunakan metode literature dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder kemudian dengan menganalisis data, membaca buku sumber yang berkaitan dengan penelitian dan menggunakan pendekatan kualitatif yang berupaya mendeskripsikan kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru di kelas oleh peneliti. Hasil akhir penelitian akan menghasilkan sebuah perangkat pembelajaran STEAM tentang pembuatan instalasi penjernihan air sederhana serta dapat mengaktivasi kreativitas anak.
MENINGKATKAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS MELAUI PERMAINAN PESAN BERANTAI DENGAN MEDIA GAMBAR Siti Rostini; Heni Nafiqoh
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i4.p%p

Abstract

Based on the problem that researchers found in the field, children aged 5-6 years in RA Al-Islamiyah gained English learning with the method of lectures without the use of media or teaching materials, so that learning is less meaningful and not For children. This resulted in the child having difficulty in following the learning process, the Treasury of English vocabulary is still low and the pronunciation of the child English is not correct. Researchers did the best way in the effort to increase English vocabulary using serial messaging games with Image media. The study used class action research consisting of 2 cycles. The subject in this study amounted to 14 children with a vulnerable age of 5-6 years. Data collection techniques using observation sheets, while the data analysis used is qualitative descriptive. Analysis results of cycle I obtained the observation result of children's listening ability of 40.75%, this result has not been in accordance with the criteria of achievement level in children at 75%, the study continued to cycle II. The results of the study in cycle II showed increased listening capability to 75.50%. Based on the research, it can be concluded that through the activities of a whisper-linked games with Media image can improve the English vocabulary of the group B RA Al-Islamiyah.Berdasarkan masalah yang peneliti temukan dilapangan, anak umur 5-6 tahun di RA Al-Islamiyah memperoleh pembelajaran BahasaInggris melalui metode ceramah tanpa menggunakan media ataupun bahan ajar, sehingga pembelajaran kurang bermakna dan tidak menyenagkan bagi anak. Hal tersebut berakibat kepada anak yaitu anak mengalami kesulitan, “Perbendaharaan“kosakata“bahasa“Inggris masih rendah“serta penyebutan “bahasa“inggris anak belum benar. Peneliti melakukan cara yang terbaik dalam upaya peningkatan kosa kata bahasa Inggris menggunakan“permainan “pesan berantai dengan media gambar. Penelitian ini menggunakan “penelitian “tindakan kelas terdiri atas 2 “siklus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 14 anak dengan rentan usia 5-6 Tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil analisis siklus I diperoleh hasil observasi kemampuan mendengarkan anak sebesar 40,75%, hasil ini belum sesuai dengan kriteria tingkat pencapaian pada anak sebesar 75%, penelitian berlanjut ke siklus II. Hasil penelitian pada siklus II menunjukkan kemampuan mendengarkan meningkat menjadi 75,50%. Berdasarkan penelitian tersebut “dapat “disimpulkan “bahwa melalui kegiatan“Permainan “Bisik “Berantai dengan Media Gambar dapat meningkatkan kosa kata bahasa Inggris “anak “kelompok B RA Al-Islamiyah.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue