cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROSES SAINS ANAK USIA MELALUI PEMBELAJARAN LINGKUNGAN ALAM SEKITAR Sumarlih, Wawa; Riyanto, Arifah A; Aprianti, Ema
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i6.p%p

Abstract

In cognitive development, there is one ability that must be developed, namely the ability of scientific processes that can be stimulated through the learning of the surrounding natural environment. The problem that occurs is the ability of science processes that are not optimal because of the use of media and learning that is less interesting so that children are less excited and bored so that researchers research learning the surrounding natural environment. This research uses PTK method or classroom action research, with the subject of research is group B children aged 5-6 years. Data collection techniques used were interviews, observation, and documentation, by using qualitative data analysis. The result of this study indicates that form pre-cycle, cycle 1, cycle 2, has increased so that the learning of the surrounding natural environment can improve the ability of children's science processes in RA Izul Ula. Through the right steps of learning children can learn in a fun way so that the aspects of interest, attention, enthusiasm, spirituality, and interaction with the teacher and friends develop well. Teachers begin to understand that the importance of increasing the ability of the scientific process can capture information and knowledge.Dalam perkembangan kognitif terdapat salah satu kemampuan yang harus dikembangkan yaitu kemampuan proses sains yang dapat distimulus melalui pembelajaran lingkungan alam sekitar. permasalahan yang terjadi  adalah kemampuan proses sains yang belum optimal karena penggunaan media dan pembelajaran yang kurang menarik sehingga anak kurang bersemangat dan bosan,  sehingga peneliti melakukan penelitian melalui pembelajaran lingkungan alam sekitar. Penelitian ini menggunakan metode PTK atau penelitian tindakan kelas, dengan subjek penelitian yaitu anak kelompok B usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, observasi dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari prasiklus, siklus 1 dan siklus 2 mengalami peningkatan sehingga pembelajaran lingkungan alam sekitarnya dapat meningkatkan kemampuan proses sains anak RA Izul Ula. Melalui langkah- langkah pembelajaran, yang tepat anak dapat belajar dengan menyenangkan sehingga terlihat segi minat, perhatian, antusias, keberanian dan interaksi dengan guru maupun teman berkembang dengan baik. Guru mulai mengerti bahwa pentingnya meningkatkan bahwa meningkatkan kemampuan proses sains agar anak dapat menangkap informasi dan pengetahuan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MELALUI METODE PROYEK PADA KELOMPOK B Romlah, Romlah; Santana, Fifiet Dwi Tresna
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i1.p%p

Abstract

This research aims to improve the ability to solve problems through project methods. The method chosen is classroom action research. The research is located in the city of Cianjur. Data collection techniques were carried out through observation and documentation techniques for 17 children. Data analysis techniques were obtained from field data, by using qualitative data analysis techniques.  Focused on the data collected, namely from research instruments, interview guides, observation, and documentation. Data analysis is performed after the data obtained from the sample through the instrument chosen and will be used to answer the research problem. The results showed that there was an increase in the ability to solve children's problems with learning using the project method. The initial pre-action is in the lack category. In line with the implementation of the project method, children experienced an increase in cycle II of 57.14% with a very well developed category (BSB). Indicators of increasing skills are at the level of children who can make observations by using the senses properly. This also happens to the indicator of the ability to gather information and communicate. However, of course, the child still needs motivation and stimulus from his teacher, so that the child can be optimal in developing and enhancing their abilities and be brave in asking questions and being able to answer questions given by the teacher.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah melalui metode proyek. Metode yang dipilih yaitu penelitian tindakan kelas. Penelitian berlokasi di kota Cianjur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik obervasi dan dokumentasi terhadap 17 anak. Teknik analisis data ini diperoleh dari data dilapangan, dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Difokuskan kepada data yang terkumpul yaitu dari instrument penelitian, pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian terlihat bahwa adanya peningkatan kemampuan memecahkan masalah anak dengan pembelajaran menggunakan metode proyek. Awal pra tindakan berada pada kategori kurang. Sejalan dengan diterapkannya metode proyek, anak mengalami peningkatan pada siklus II yaitu sebesar 57.14% dengan kategori berkembang sangat baik (BSB). Indikator meningkatnya keterampilan tersebut yaitu pada tingkat anak sudah mampu melakukan pengamatan dengan menggunakan inderanya dengan baik. Hal ini terjadi pula pada indikator kemampuan mengumpulkan informasi dan mengkomunikasikan. Namun hal tersebut tentu saja anak masih membutuhkan motivasi dan stimulus dari gurunya, agar anak bisa optimal dalam mengembangkan dan meningkatkan kemampuannya serta berani dalam bertanya  dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DI TK KARTIKA XIX-43 CIMAHI Suryaningsih, Tini; Suryana, T Effendy; Windarsih, Chandra Asri
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i2.p%p

Abstract

The unique individual child is believed to be an absolute character. The number of developmental achievements that children must master requires parents and teachers to play a high role in it. Cognitive is the main aspect of child development because cognitive can affect other abilities. The recognition of number symbols is one of the cognitive indicators. The problem that was found was that the child did not know the symbol of the number well and was often confused. Engklek as a traditional category game is used as learning in providing stimulus. Classroom Action Research (CAR) was used in this study. The research subjects used were children of group A aged 4-5 years with a total of 13 people and class teachers. Data obtained through observation, interviews, and documentation. The data analysis used was descriptive qualitative analysis. Research shows that the crank is successful in improving the recognition of number symbols in children. The teacher plays a role in encouraging children's ability to recognize number symbols. The achievement at each stage was 0% during the initial pre-action observation, 8% in the first cycle, 31% in the second cycle, and 77% in the third cycle. This crank is considered adequate to be applied as a learning activity because it provides many benefits. Children can recognize the symbols and sequence of numbers, count, and recognize the logarithmic form of the crank.Individu anak yang unik diyakini sebagai karakter mutlak. Banyaknya capaian perkembangan yang harus anak kuasai menuntut orang tua maupun guru memberikan peranan tinggi di dalamnya. Kognitif menjadi aspek pokok dalam tumbuh kembang anak karena kognitif dapat mempengaruhi kemampuan-kemampuan lainnya. Pengenalan lambang bilangan adalah salah satu dari indikator kognitif. Permasalahan yang ditemukan adalah anak belum mengenal lambang bilangan secara baik dan masih sering tertukar. Engklek sebagai permainan kategori tradisional dijadikan pembelajaran dalam pemberian stimulus.Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian yang digunakan adalah anak kelompok A usia 4-5 tahun dengan jumlah 13 orang dan guru kelas. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa engklek berhasil meningkatkan pengenalan lambang bilangan pada anak.Guru memegang peran dalam mendorong kemampuan anak mengenal lambang bilangan. Pencapaian pada setiap tahap adalah 0% saat observasi awal pratindakan, 8% pada siklus I,  31% pada siklus II dan 77% pada siklus III. Dengan ini engklek dianggap memadai untuk diterapkan sebagai kegiatan pembelajaran karena memberi banyak manfaat. Anak dapat mengenal lambang dan urutan bilangan, membilang, serta mengenal bentuk logaritma dari engklek.
KEGIATAN BERMAIN PERAN DALAM PERKEMBANGAN KECERDASAN LINGUISTIK ANAK USIA DINI DI TAMAN KANAK-KANAK Nurlatipah, Nurlatipah; Mugara, Ronny; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i4.p%p

Abstract

One of the early childhood developments is language development. With children's language being able to communicate well. Therefore, teachers need to provide stimulation in the form of activities to achieve language development, especially linguistic intelligence. This research aims to determine the implementation of role-playing activities in the development of linguistic intelligence of children. early. This role-playing activity is carried out when the core activities in learning are adjusted to the theme. The themes used are, for example, professions and animals, so that children are enthusiastic about participating in these activities. The implementation of role-playing activities is carried out to train the stimulation of children's language skills in the development of early childhood linguistic intelligence. This study used a qualitative descriptive research method with research subjects in group B. data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. This research used thematic analysis techniques. Based on the results of thematic data analysis and discussion, it can be concluded that the ability of children's linguistic intelligence can be improved through role-playing activities, through this activity it can stimulate language skills, expression, and good verbal communication.Salah satu perkembangan anak usia dini adalah perkembangan bahasa. Dengan bahasa anak mampu berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu guru perlu memberi stimulasi berupa kegiatan agar tercapai perkembangan bahasa terutama kecerdasan linguistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan bermain peran dalam perkembangan kecerdasan linguistik anak usia dini. Kegiatan bermain peran ini dilakukan pada saat  kegiatan inti dalam pembelajaran disesuaikan dengan tema. Adapun  tema yang digunakan  misalnya profesi dan binatang, sehingga anak-anak antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pelaksanaan kegiatan bermain peran ini dilakukan agar melatih stimulasi kemampuan berbahasa  anak dalam pengembangan kecerdasan linguistik  anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian pada anak kelompok B. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.Adapun penelitian ini menggunakan teknik analisis tematik. Berdasarkan hasil analisis data tematik  dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan kecerdasan  linguistik anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan bermain peran, melalui kegiatan ini dapat menstimulasi kemampuan berbahasa, berekspresi serta berkomunikasi secara lisan dengan baik.
MENINGKATKAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXPERIANTIAL LEARNING Yulianti, Feny; Zahro, Ifat Fatimah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i6.p%p

Abstract

Efforts to develop mathematical intelligence in early childhood are needed, besides, to preparing children's social and emotional mental readiness, mathematical logic intelligence as a basis for developing mathematical abilities for readiness to attend basic education. Most of the children have not developed intelligence in mathematical logic, because learning is applied more often using textbooks, the teacher's competence in understanding the potential of children's intelligence is not fully understood, so children are less enthusiastic when learning. The purpose of this study was to determine the application of experiential learning models to improve the intelligence of mathematical logic in children aged 4-5 years. The method used was classroom action research with group A children (4-5 years old). consists of 11 girls and 11 boys in RA Multazam. The data collection techniques used are observation and documentation, the steps being carried out are initial observation, pre-cycle, cycle 1, cycle II, consisting of planning, action, observation, and reflection. Data analysis techniques used by reducing data, displaying data, and drawing conclusions. After being given action in the first cycle through experiential learning, there is a better chance, 4.5% of children begin to develop, 63% develop as expected, 31.8% of children develop very well. Based on the results of the study it can be concluded that through the experiential learning model learning can improve children's mathematical logic intelligence.Upaya pengembangan kecerdasan logika matematika anak usia dini sangat diperlukan, selain menyiapkan kesiapan mental sosial dan emosional anak, kecerdasan logika matematika sebagai dasar pengembangan kemampuan matematika untuk kesiapan mengikuti pendidikan dasar. Sebagian besar anak belum berkembang dalam  kecerdasan logika matematika, dikarenakan pembelajaran yang diterapkan  jarang menggunakan media,sehingga anak kurang antusias saat belajar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan model pembelajaran experiantial learning untuk meningkatkan kecerdasan logika matematika anak usia 4-5 tahun. Metode yang digunakan adalah Penelitian tindakan kelas (classroom action research) subjeknya anak kelompok A (4-5 tahun) terdiri dari11anak perempuan dan 11 anak laki-laki di RA Multazam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi, tahapan yang dilakukan yaitu observasi awal, pra siklus, siklus 1, siklus II, terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi serta refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dengan cara mereduksi data, mendisplay data, serta pengambilan kesimpulan. Setelah diberikan tindakan pada siklus I1 melalui pembelajaran experiantial learning maka ada perubahan yang lebih baik, 4,5% anak mulai berkembang, 63% berkembang sesuai harapan, 31,8% anak yang berkembang sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran experiantial learning dapat meningkatkan kecerdasan logika matematika anak .
IMPLEMENTASI METODE PHONICS DALAM PENGENALAN BAHASA INGGRIS DAN MEMBACA PERMULAAN ANAK USIA DINI Rahwati, Siti; Windarsih, Chandra Asri
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Now, much early childhood education uses English as the language of instruction in the teaching and learning process. The introduction of English using the phonics method in early childhood at the Starbright Learning Centre, very helpful for learning to begin with and the introduction of English. There are four aspects that support this period including listening, reading, speaking, and writing. Telling stories using English really helps vocabulary and improve communication by speaking English. The phonics method is a method for introducing symbols from the alphabet letters Aa through Zz by using sounds. Because the vocabulary and reading of early childhood English are still lacking so researchers do a fun way in an effort to learn English and read the beginning using the phonics method. This research uses the descriptive analysis method to describe through data or samples that have been collected. Data collection through observation and interviews with teachers. Data analysis using checklist data,  and the conclusion that there is a need for the implementation of the phonics method is very effective for the introduction of English and reading at the beginning of early childhood at the Starbright Learning Centre.Sekarang ini banyak pendidikan usia dini yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses belajar-mengajar. Pengenalan bahasa Inggris dengan menggunakan metode phonics pada anak usia dini di Starbright Learning Centre, sangat membantu untuk pembelajaran membaca permulaan dan pengenalan bahasa Inggris. Terdapat empat aspek yang menunjang metode ini diantaranya: menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Bercerita dengan menggunakan Bahasa Inggris sangat membantu anak usia dini untuk menambah kosa kata dan meningkatkan komunikasi dengan berbahasa inggris. Metode phonicsmerupakan metode untuk mengenalkan simbol-simbol huruf alfabet Aa sampai Zz dengan menggunakan bunyi. Dikarenakan kosa kata dan membaca bahasa Inggris anak usia dini masih kurang  sehingga peneliti melakukan cara yang menyenangkan dalam upaya pembelajaran bahasa Inggris dan membaca permulaan dengan menggunakan metode Phonics. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan menggunakan instrumen dengan bentuk checklist analisa yang digunakan merupakan pendekatan grounded teory karena prosedur kerjanya yang dirancang secara cermat sehingga memenuhi kriteria metode ilmiah, dan bisa dibuktikan. kesimpulan bahwa peserta didik sangat memahami dengan penggunaan metode phonics karena rata-rata mereka menguasai pembelajaran dengan mastered. Implementasi metode phonics sangat efektif dalam pengenalan bahasa Inggris dan membaca permulaan Anak Usia Dini di Starbright Learning Centre.
PENERAPAN METODE PROYEK BERBASIS STEAM UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK USIA DINI KELOMPOK B Amelia, Maya Nur; Nuraeni, Lenny
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i2.p%p

Abstract

The ability to recognize letters in children is the basis that children must have to be able to read. Learning letter recognition in early childhood that does not pay attention to the stages of development and learning characteristics of children will encourage academic stress in children. The project method is a learning method that encourages children to be able to play while learning in groups and with current technological advances, learning also develops. STEAM-based learning is a development of the 2013 curriculum that stimulates children to have the skills to think, cooperate, communicate, and collaborate with others. This research is library research with the data collection technique used in the literature study. A literature study is a data collection technique by collecting data from books, journals, and scientific papers. The data analysis used is a qualitative analysis carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and concluding. This study discusses the application of project learning carried out in schools, as well as how to implement STEAM-based project learning. The results of this study show that the application of the STEAM-based project method can be applied through the Market Day project. And in learning through the Market Day project, letter recognition can be presented through group play activities according to learning themes related to the Market Day project.Kemampuan mengenal huruf pada anak merupakan dasar yang harus anak miliki untuk bisa membaca.Pembelajaran pengenalan huruf pada anak usia dini yang tidak memperhatikan tahapan perkembangan dan karakteristik belajar anak akan mendorong terjadinya stress akademik pada anak.Metode proyek merupakan salah satu metode pembelajaran yang mendorong anak-anak untukbisa bermain sambil belajar secara berkelompok dan dengan kemajuan teknologi saat ini, pembelajaran pun ikut mengalami perkembangan. Pembelajaran berbasis STEAM merupakan pengembangan dari kurikulum 2013 yang menstimulus anak untuk memiliki keterampilan berpikir, bekerjasama, berkomunikasi serta berkolaborasi dengan orang lain. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Studi pustaka merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mengumpulkan data yang berasal dari buku, jurnal, serta karya ilmiah. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif yang dilakukan dengan tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini membahas tentang penerapan pembelajaran proyek yang dilakukan di sekolah, serta bagaimana penerapan pembelajaran proyek berbasis STEAM. Adapun hasil penelitian ini adalah penerapan metode proyek berbasis STEAM dapat diterapkan melalui proyek Market Day. Dan dalam pembelajaran melalui proyek Market Day, pengenalan huruf dapat disajikan melalui kegiatan bermain secara berkelompok sesuai dengan tema-tema pembelajaran yang terkait dengan proyek Market Day.
PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH Nurdianti, Eneng; Jumiatin, Dedah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i3.p%p

Abstract

This research was conducted with the aim of knowing the effectiveness of the application of Distance Learning (PJJ) in improving the cognitive abilities of children aged 5-6 years. This distance learning is carried out by the teacher providing learning through electronic media, namely Hand Phones (HP), videos and pictures that are conveyed to parents and then the parents teach them to their children. In this study, the method used is a qualitative descriptive method in which the researcher tries to describe the symptoms or circumstances that exist, namely the situation according to what it was when the research was conducted. The subjects of this study were the 5-6 years age group in family planning. Pelangi Ummul Baneen, Cimahi city. This research was conducted in each house around the KB. Pelangi UmmulBaneen is in Cibabat village, Cimahi City. The technique of collecting data was carried out through interviews, observation and documentation while the data analysis was carried out qualitative. The results showed that the effectiveness of the application of Distance Learning in improving children's cognitive depends on the role of teachers and parents at home as well as the selection of topics and the way of delivery of learning that makes children aged 5-6 years happy to get this Distance Learning.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui efektifitas penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Pembelajaran jarakjauh ini dilakukan dengan cara guru memberikan pembelajaran melalui media elektronik yaitu Hand Phone (HP), video dan gambar yang disampaikan kepada orang tua lalukemudian orang tua mengajarkannya kepada anak-anak mereka. Pada penelitian ini metodeyang digunakan adalah metode  kualitatif dimana peneliti berusaha mendeskripsikan gejalaatau keadaan yang ada, yaitu keadaan menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan. Adapun subyek penelitian ini adalah kelompok usia 5-6 tahun di KB. Pelangi Ummul Baneenkota Cimahi. Penelitian ini dilakukan di rumah masing - masing yang berada disekitar KB. Pelangi Ummul Baneen yaitu di kelurahan Cibabat, Kota Cimahi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi foto sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitaspenerapan Pembelajaran Jarak Jauh dalam meningkatkan kognitif anak tergantung dari peranguru dan orang tua di rumah serta pemilihan topik serta cara penyampaian pembelajaran yang membuat anak usia 5-6 tahun senang mendapatkan Pembelajaran Jarak Jauh tersebut.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN NUMBER BOARD MODIFIKASIDALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA DINI PADA KELOMPOK A Rahayu Siti Rachmah; Sri Nurhayati; Syah Khalif Alam
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i4.p%p

Abstract

To improve cognitive development in early childhood counting activities, it must be fun learning using games with learning media in real forms. Learning media Modified Number board is one of the media that can be applied to improve numeracy skills. The purpose of implementing this learning media is to stimulate the numeracy skills of children. The research method taken is descriptive. Data collection by researchers is through observation, interviews, and documentation. In this study, researchers used data analysis techniques with 3 stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing. From the activities carried out by children in applying the modified Number board learning media, there was a significant increase in the ability to count early in early childhood. With this learning media, children not only recognize the concept of numbers and the symbols of numbers 1-10, but children can understand numbers, measure, and recognize addition. The conclusion of this study is to stimulate the initial numeracy skills in children, one of which is by applying the modified Number board learning media.Untuk meningkatkan perkembangan kognitif dalam aktivitas berhitung permulaan anak usia dini harus dengan pembelajaran yang menyenangkan menggunakan permainan dengan media pembelajaran dalam bentuk nyata. Media pembelajaran Number board modifikasiialah satku dari sekian banyak media yang bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan behitung. Tujuan penerapan media number board modifikasiini yaitu untuk menstimulasi kemampuan berhitung pada anak. Metode penelitian yang diambil yaitu deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam pelaksanaan riset ini,  peneliti menggunakan teknik analisis data dengan 3 tahap yaitu reduksi data,penyajiandata dan penarikan kesimpulan. Dari kegiatan anak dalam menerapkan media pembelajaran Number board modifikasi terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan berhitung awal pada anak usia dini. Dengan media pembelajaran ini, anak bukan sekedar mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan 1-10 saja tetapi anak dapat pemahaman angka, pengukuran dan mengenal penjumlahan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu menstimulasi kemampuan berhitung permulaan pada anak salah satunya dengan menerapkan media pembelajaran Number board modifikasi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI ME-LALUI METODE PROYEK Sri Rahayu; Ema Aprianti
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i4.p%p

Abstract

This study aims to analyze the understanding of balanced nutrition in early childhood through parenting activities. Ineffective parenting styles lead to a lack of understanding of balanced nutrition in early childhood. The study population was PAUD Uswatun Hasanah Naringgul. The research subjects were group A with 13 children consisting of 6 boys and 7 girls. The method used is Classroom Action Research (PTK). Data analysis using quantitative descriptive. Data collection techniques used observation, interviews and documentation carried out in the field during the study using the steps of data reduction, presentation, and verification. The results showed an increase in understanding of balanced nutrition in children through parenting activities with the category of BSB, the results of pre-cycle 0% (0 people), cycle I 15% (2 people), cycle II 77% (10 people). From these data, it can be concluded that parenting activities can increase understanding of children's balanced nutrition, they can distinguish which foods contain nutrition and which are not, and cooperation appears to be seen between parents and children in every activity. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sosial pada anak dapat ditingkatkan melalui metode proyek. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian studi literaturuntuk persiapan awal dalam menyusun kerangka penelitian untuk memperoleh data di lapangan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi pada hasil penelitian dan karya tulis yang telah dipublikasikan. Analisis data menggunakan anotasi bibliografi. Sampel dalam penelitian ini yaitu penelitian yang berjudul “Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Sosial Pada Kelompok B Di TK Gugus III” dan penelitian yang berjudul  “Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Metode Proyek Pada Anak Kelompok B Di TK Sayang Bunda Kelurahan Pijoan”. Berdasarkan hasil analisis data penelitian sebelumnya bahwa metode proyek mampu membangun minat anak untuk melakukan kerjasama serta sosial secara senang hati. Hasil dari penelitian ini adalah metode poyek mampu meningkatkan kemampuan sosial anak, karena melalui metode ini anak mampu menyesuaikan diri dengan kelompok, mampu berkomunikasi, dan mampu bekerja sama. Pembelajaran menggunakan metode proyek terhadap kemampuan sosial anak mampu memberikan kesempatan pada anak untuk meningkatkan pembelajaran yang menyenangkan serta dapat meningkatkan perkembangan sosial anak

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue