cover
Contact Name
Ririn Hunafa Lestari
Contact Email
ririnhunafa@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ceria@journal.ikipsiliwangi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif)
ISSN : 26144107     EISSN : 26146347     DOI : -
Core Subject : Education,
Ceria Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and Preschool Education study program of IKIP Siliwangi on current science issues, namely: -Teacher of Early Childhood Education Programs. -Observers and Researchers of Early Childhood Education Programs. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
PEMBELAJARAN METODE READ ALOUD TERHADAP KECERDASAN LINGUISTIK PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK A DI RA ARROHMAN Enung Setiasih; Komala Komala
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i2.p%p

Abstract

The Read-Aloud method is a method by reading books aloud that can attract attention to children so that they are interested and the meaning of the story is conveyed and can arouse discussions in children so that children's language development can increase, language is an important communication tool for everyone. Through language, a child will be able to develop social skills with other people. Because of this understanding, researchers conducted research using literature reviews, where researchers did not collect their own data but by researching and utilizing data or documents produced by other parties. In this case, secondary data is primary data obtained by other parties or primary data that has been further processed and presented either by primary data collectors or by other parties with data analysis used in this study, namely bibliographic annotation analysis. From previous research data, it is stated that learning using the read-aloud method properly and correctly can improve linguistic intelligence in children, using this method is expected to be a teacher strategy to help children focus attention mentally, raise questions, and stimulate interest in the discussion. This strategy has an effect on focusing attention and creating a cohesive group (interconnected) and building intimacy between people.Metode Read Aloudadalah suatu metode dengan membacakan buku dengan keras yang dapat menarik perhatian untuk anak-anak sehingga mereka tertarik dan makna cerita tersampaikan serta dapat menggugah diskusi pada anak, sehingga perkembangan bahasa anak dapat meningkat, bahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi setiap orang. Melalui berbahasa, seorang anak akan dapat mengembangkan kemampuan bergaul (social skill) dengan orang lain. Karena pemahaman tersebut maka peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan literature review, yakni peneliti tidak mengambil data sendiri melainkan dengan meneliti dan memanfaatkan data atau dokumen yang dihasilkan oleh pihak-pihak lain. Dalam hal ini, data sekunder merupakan data primer yang diperoleh oleh pihak lain atau data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan baik oleh pengumpul data primer atau oleh pihak laindengan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis anotasi bibliografi.Dari data penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode read alouddengan baik dan benar dapat meningkatkan kecerdasan linguistik pada anak, dengan menggunakan metode ini diharapkan menjadi strategi guru untuk membantu anak untuk memfokuskan perhatian secara mental, menimbulkan pertanyaan-pertanyaan serta merangsang minat untuk diskusi, strategi ini mempunyai efek pada pemusatan perhatian dan membuat suatu kelompok kohesif (saling berhubungan)serta membangun keakraban antar sesama. 
PENERAPAN METODE BERNYANYI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI PADA KELOMPOK A DI RA ASSANUUSIYYAH Anisah, Siti; Alam, Syah Khalif
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i4.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimanaimplementasimetodebernyanyidalammeningkatkankemampuanberbicara pada anakusiadini di RA Assanuusiyyah, (2) Bagaimanarespon guru dan anak terhadapmetodebernyanyiuntukmeningkatkankemampuanberbicara pada anakusiadinidi RA Assanuusiyyah, (3) Bagaimanadeskripsihasilimplementasipembelajarananakusiadinidenganmenggunakanmetodebernyanyiuntukmeningkatkankemampuanberbicara pada anakusiadini di RA Assanuusiyyah. Penelitian ini menggunakan  metode deskriptif kualitatif, yaitu sebuah penelitian dengan cara mengumpulkandata atauinformasi mengenai permasalahanyang ada di sekolah RA Assanuusiyyah. Data yang dibutuhkan berupa data primer maupun data sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara anak kelompok A RA Assanuusiyyah Kota Cimahi dapat dikembangkan melalui metode bernyanyi. Penggunaan metode bernyanyi ini dapat meningkatkan kemampuan berbicara. Pada akhir penelitian terdapat 5 anak mulai berkemban (MB) dan 3 anak berkembang sesuai harapan (BSH) yang dapat mengulang kembali lirik lagu dua mata saya, 7 anak mulai berkembang (MB) dan 1 anak berkembang sesuai harapan (BSH) yang dapat melafalkan lirik lagu dua mata saya, 7 anak mulai berkembang (MB) dan 1 anak berkembang sesuai harapan (BSH) yang dapat menjawab pertanyaan sederhana seputar lirik lagu dua mata saya.This study aims to determine (1) how the implementation of the singing method in improving speaking skills in early childhood in RA Assanuusiyyah, (2) How teachers and children respond to the singing method to improve speaking skills in early childhood in RA Assanuusiyyah, (3) How is the description of the results of the implementation of early childhood learning using the singing method to improve speaking skills in early childhood in RA Assanuusiyyah. This study uses a qualitative descriptive method, which is a study by collecting data or information about the problems that exist in RA Assanuusiyyah school. The data needed is in the form of primary data and secondary data. The analysis used in this research is content analysis. The results showed that the speaking ability of group A children RA Assanuusiyyah Cimahi City could be developed through the singing method. The use of this singing method can improve speaking skills. At the end of the study 5 children were starting to develop and 3 children developing according to expectations who could repeat the lyrics of my two eyes song, 7 children began to develop and 1 child developed according to expectations who can pronounce the lyrics My two eyes song, 7 children began to develop and 1 child developed according to expectations who can answer simple questions about the lyrics of my two eyes song.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN MELALUI MEDIA KARTU ANGKA DI KELOMPOK A KOBER ASSA’ADAH Teti Nurhayati; Rohmalina Rohmalina
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i5.p%p

Abstract

The introduction of mathematical concepts is important for children to understand for further education, especially regarding numbers. Because numbers are always used in all activities. Introducing mathematics learning in AUD is done by playing and playing through number card media will be more interesting and children will be enthusiastic about participating in learning. So researchers are interested in researching with the title "Improving the Ability to Recognize the Number Symbols through the Number Card Media in Group A Kober Assa'adah". This study aims to improve the ability to recognize number symbols through the number of card media in group A Kober assa'adah. This research is a Classroom Action Research (CAR), with the subject of the study being 15 children from the Kober Assa'adah group, which consisted of 5 boys and 10 girls. Data obtained through observation, documentation, and interviews. Data analysis used descriptive analysis with a qualitative approach. With the results of the discussion, it can be concluded that recognizing child number symbols can be improved through the number of card media. The improvement in recognizing number symbols is done through various number card media with attractive colors so that children are interested in participating in the learning process to recognize numbers. Besides understanding numbers is the first step of mathematics, without understanding numbers, a child will have difficulty in the next learning phase. By using some card media the children are enthusiastic to take part in learning to recognize numbers. The results of the study of the ability of numbers through media card numbers increase and can be seen from the percentage of prasiklus 15%, cycle I 25%, and cycle II 68%.Pengenalan konsep matematika penting dipahami oleh anak untuk pengetahuan di jenjang pendidikan lebih lanjut, terlebih mengenai bilangan.  Mengenalkan pembelajaran matematika pada anak usia dini dilakukan dengan permainan media kartu angka sangat tepat dilakukan dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui media kartu angka di kelompok A Kober assa’adah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitiannya 15 anak kelompok A Kober Assa’adah yang terdiri dari 5 Orang anak laki-laki dan 10 orang anak perempuan. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data memakai analisi deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Dengan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa mengenal lambang bilangan anak dapat ditingkatkan melalui media kartu angka. Peningkatan mengenal lambang bilangan dilakukan melalui media kartu angka yang bervariasi dengan warna- warna yang menarik, agar anak tertarik mengikuti proses pembelajaran mengenal bilangan. Selain itu memahami bilangan merupakan langkah awal dari pelajaran matematika, tanpa pemahaman akan bilangan, maka seorang anak akan mengalami kesulitan dalam tahapan pembelajaran selanjutnya. Dengan menggunakan media kartu angka anak- anak antusias untuk mengikuti pembelajaran mengenal bilangan. Hasil penelitian kemampuan bilangan melalui media kartu angka meningkat dan dapat dilihat dari prosentase prasiklus 15% , siklus I 25%, dan siklus II 68%. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERNYANYI DI TKQ YAA BUNAYYA Yani Pitriya; Arifah A Riyanto; Lenny Nuraeni
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i6.p%p

Abstract

Language is one aspect of development that must be improved in early childhood. English is also commonly called the second language is part of aspects of language development can be improved through the singing method. The purpose of this study is to improve children's English vocabulary through singing methods. This research is motivated by the problems that exist in TKQ Yaa Bunayya due to obstacles in mastering and memorizing English vocabulary, as well as any errors or inaccuracies pronunciation in using English. In this research, the method used is a descriptive qualitative method that is an approach that serves to give a picture of a symptom or event of a problem that occurs, where researchers directly examine the learning process of children in improving children's English vocabulary by the singing method. Data collection in this research in using observation, interview, and documentation techniques. In research data analysis techniques using qualitative analysis techniques using data reduction, data display, and concluding. The study was conducted in 5 meetings in group A with 8 children. Through singing, methods children are not easily bored in following the stages of the learning process.
IMPLEMENTASI LITERASI DINI MELALUI PERMAINAN ARISAN HURUF PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Aminah Aminah; Sri Nurhayati; Komala Komala
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i1.p%p

Abstract

This study aims to discuss the process of implementing early literacy at the age of 5-6 years through letter arisan games. The letter arisan game is a game that can stimulate children's language development, especially in terms of recognizing letters and reading early or early literacy. In this game, the early literacy process is introduced gradually from recognizing the letters a-z, spelling out consonants and vowels, and combining two letters into a sound. This research method is descriptive qualitative. The data collection technique is done through participant observation and interviews. Data analysis used in this research is data reduction and data display. The results of this study indicate that letter arisan games can be applied to develop early literacy. The problem with this game is that it is a long and gradual process that requires patience and istiqomah in carrying it out. Several techniques must be used for this game to be lively and enjoyable. It is hoped that this research will be useful for parents and teachers in implementing fun early literacy for children.Penelitian ini bertujuan untuk membahas proses implementasi literasi dini pada usia 5-6 tahun melalui permainan arisan huruf. Permainan arisan huruf merupakan permainan yang dapat merangsang perkembangan bahasa anak terutama dalam hal mengenal huruf dan membaca permulaan atau literasi dini. Dalam permainan ini, proses literasi dini dikenalkan secara bertahap dari mengenal huruf a-z, mengeja huruf konsonan dan vokal serta menggabungkan dua huruf menjadi sebuah bunyi. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan display data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa permainan arisan huruf bisa diterapkan guna mengembangkan literasi dini. Kendala dari permainan ini adalah prosesnya yang panjang dan bertahap sehingga membutuhkan kesabaran dan istiqomahdalam melaksanakannya. Beberapa teknik harus dilakukan agar permainan ini menjadi hidup dan menyenangkan. Diharapkan penelitian ini bermanfaat bagi para orangtua dan para guru dalam menerapkan literasi dini yang menyenangkan bagi anak. 
PERMAINAN KONSTRUKTIF DALAM MENANAMKAN KREATIVITAS ANAK PADA KELOMPOK B Mira Sulastri; Anita Rakhman
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i2.p%p

Abstract

The growth and development of early childhood are strongly influenced by the surrounding en- vironment, parenting styles, and the types of toys used. In the future, they are required to be cre- ative individuals. The problem that we often find in the field today is the low creative ability of early childhood because they are not used to developing their imaginative power. The purpose of this research is to instill early childhood creativity through constructive play in pre-school children. The research method used is qualitative descriptive, with the research subject consist- ing of three randomly selected students, with data collection techniques taken through observa- tion, interviews, and documentation. Data analysis techniques are carried out. Data analysis techniques used in qualitative research according to Miles and Huberman (Sugiyono, 2018: 132) are data collection, data reduction, data display, and verification. The results of the re- search show that the planning is carried out by the teacher by preparing a curriculum, carried out with fun learning and the results of creativity, in general, can develop according to expecta- tions, first has the potential for good provisions, a conducive climate around the child's envi- ronment will develop well, the second child likes to imitate, the third likes to play, This is a way to express the results of thoughts and explore the environment, the fourth is high curiosity, the child shows an exploratory attitude and begins to get used to actively asking questions.Pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini sangat dipengaruhi pada lingkungan sekitar, pola asuh maupun jenis mainan yang digunakan. Pada masa kedepannya mereka dituntut untuk menjadi pribadi yang kreatif. Masalah yang saat ini sering kita temukan di lapangan adalah masih rendahnya kemampuan kreativitas anak usia dini karena tidak terbiasa dibangun daya imajinatifnya.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menanamkan kreativitas anak usia dini melalui permainan konstruktif pada anak pra sekolah. Metode penelitian yang diambil adalah menggunakan deskritif kualitatif, dengan subjek penelitian terdiri dari tiga orang peserta didik yang dipilih secara acak, dengan teknik pengumpulan data yang diambil melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian kualitatif menurut Miles dan Huberman (Sugiyono, 2018: 132) adalah data collection, reduksi data, displaydata dan verifikasi. Hasil penelitian bahwa perencanaan dilaksanakan guru dengan menyiapkan kurikulum, dilaksanakan denganopembelajaran yang menyenangkan dan hasil kreativitas pada umumnya dapat berkembang sesuai harapan, pertama memiliki potensi bekal kebaikan, iklim kondusif di sekitar lingkungan anak akan berkembang dengan baik, kedua anak suka meniru, ketiga suka bermain, ini cara untuk mengungkapkan hasil pemikiran dan menjelajahi lingkungan sekitar, keempat rasa ingin tahu yang tinggi, anak menunjukan sikap eksploratif dan mulai terbiasa aktif bertanya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL PADA ANAK KELOMPOK USIA 4-5 TAHUN Ikma Zakiah; Dedah Jumiatin
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i3.p%p

Abstract

Having language skills in terms of expressing can encourage children to be brave enough to face life's problems naturally (not to feel pressured) and full of responsibility, and to be able to express their opinions proactively and creatively to deal with problems. The formulation of the problem in this study is whether the audio-visual learning model can improve the language skills of children aged 4-5 years. The aim is to determine the escalation of language skills of children aged 4-5 years through audio-visual media. The form of the research uses a classroom action research design. The research subjects were 12 children, namely 5 boys and 7 children at KOBER Al-Falah. Data collection techniques are in the form of observation and documentation. After the data was obtained, it was analyzed and reflected using the percentage technique. Research on the escalation of language skills can be seen from the escalation indicator of student learning outcomes which always increases from cycle I (33.3%), cycle II (58.3%), and cycle III (83.3%). The escalation of indicators in this study can be seen when the child dares to express his opinion, recounts something that he has / that he has just seen and knows, as well as the courage to express his opinion.Memiliki kemampuan bahasa dalam hal mengungkapkan dapat mendorong anak untuk berani menghadapi persoalan hidup dengan wajar (tidak merasa tertekan) dan penuh tanggung jawab, serta mampu mengutarakan pendapatnya secara proaktif dan kreatif untuk menghadapi persoalan..Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah model pembelajaran audio visual dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun. Tujuannya adalah untuk mengetahui eskalasikemampuan berbahasa anak usia 4-5 tahun melalui media audio visual. Bentuk penelitiannya menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Subjek penelitiannya 12 anak yaitu 5 orang anak laki-laki dan 7 orang anakdi KOBER Al-Falah. Teknik pengumpulan data berupa observasi, sertadokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis dan direfleksi menggunakan teknik persentase. Penelitian eskalasikemampuan berbahasa dapat dilihat dari indikator eskalasihasil akhir belajar siswa yang selalu meningkat dari siklus I (33,3%), siklus ke II (58,3%), dan siklus ke III (83,3%). Eskalasi indikator dalam penelitian ini dapat dilihat saat anak berani mengungkapkan pendapatnya, menceritakan kembali sesuatu yang ia dapat/ yang baru ia lihat dan ia ketahui, serta keberanian dalam ha berpendapat.
PENERAPAN PERMAINAN BOLA POMPOM DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN VISUAL PADA ANAK USIA DINI DI KB AL-GHIFARI Nadia Fauziah; Heni Nafiqoh
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i4.p%p

Abstract

Children are a gift that is unique in themselves often called the golden age, therefore it needs good assistance from parents or the environment so that children's development develops well, such as honing children in visual intelligence. The purpose of this article is to determine the activities of early childhood in improving visual intelligence through pompom ball games in one of the PAUD institutions, namely the KB Al-Ghifari 2019-2020 academic year. This study uses a qualitative descriptive method by collecting information about problems that exist in the environment of children and schools, so the researchers describe how the learning process and focus on students, the data collection technique was done by observing interviews and documentation. The subjects in the study consisted of school principals, teachers, and 17 children consisting of 10 girls and 7 boys. Enhancing research data on visual intelligence will be analyzed using an interactive analysis model, namely, by collecting data, data reduction, data presentation, and the final result will be clearly and validly described.   The results of the analysis of the data on the development of children’s visual intelligence can be concluded from the first meeting to the next meeting with the application of pompom ball games in improving children’s visual intelligence in group A aged 4-5 years in KB Al-Ghifari.Anak merupakan  anugrah  yang mempunyai  keunikan  dalam dirinya  sering  disebut dengan  masa  golden age  oleh sebab itu perlu pendampingan  yang baik dari orang tua atau  ligkungan agar  perkembangan anak  berkembang secara  baik, seperti mengasah  anak dalam  kecerdasan visual.  Adapun tujuan dalam artikel untuk mengetahui aktivitas anak usia dini dalam  meningkatkan  kecerdasan visual melalui permainan  bola pompom  di  salah satu  lembaga  PAUD yaitu  KB Al-Ghifari  tahun ajaran 2019-2020.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kualitatif  dengan mengumpulkan  informasi  tentang permasalahan yang ada dalam lingkungan anak dan sekolah. Maka peneliti  mendeskriptifkan  bagaimana proses  pembelajarannya dan fokus  ke peserta didik.  Teknik  pengumpulan data  dilakukan  dengan observasi, wawancara dan dokumentasi.Subjek dalam  penelitian  terdiri dari  kepala sekolah,  guru dan  anak berjumlah 17 anak  yang terdiri dari 10 perempuan dan 7 laki-laki .  Data  penelitian peningkatkan  pada  kecerdasan visual  akan di analisis  dengan menggunakan  model  analisis interaktif , yaitu dengan cara pengumpulan data,  reduksi data, penyajian data serta hasil akhir akan dideskriftipkan  dengan jelas  dan  valid.  Hasil analisis dari  data  perkembangan kecerdasan  visual  anak dapat disimpulkan  dari pertemuan pertama ke pertemuan selanjutnya dengan  penerapan permainan  bola pompom dalam meningkatkan kecerdasan visual anak pada kelompok A usia 4-5 tahun di KB Al-Ghifari.
PERKEMBANGAN EMOSI ANAK USIA DINI PADA KELUARGA POLA ASUH DEMOKRATIS Zannah, Raudia Raudatul; Mulyana, Edri Hendri; Sumardi, Sumardi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v4i5.p%p

Abstract

The main issue in this study is how the emotional development of early childhood in families with democratic parenting. The purpose of this study was to find out how the theoretical information, research methodology, and research results from the journals published from 2015-2021 this study used the slr method or systematic iterative review. 20 journals and continued by conducting an analysis to answer the research qution in the study, namely regarding the information on the questions, methods and research results contained in the research journal. The results showed that the theoretical information contained about early childhood development, early childhood emotional development, factors that influence child development, the role of the family in early childhood emotional development (improvement of sentence structure), understanding of parenting patterns, types of parenting factors that influence giving parenting, and the impact of parenting on children with the dominant research method used is correlational, and the results show that democratic parenting has a good influence on the emotional development of early childhood, children who receive democratic parenting show good development such as being able to control emotions and do not experience disturbances in their development.Isu pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan emosi anak usia dini pada keluarga dengan pola asuh demokratis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana informasi teoritis, metodologis penelitian, dan hasil penelitian dari jurnal yanng dipublish dari tahun 2015-2021. Penelitian ini  menggunakan metode SLR atau sytematic literatur review. Jurnal yang manjadi bahan penelitian adalah jurnal yang sudah memenuhi kriteria penelitian dan didapatkan sebanyak 20 jurnal dan dilanjutkan dengan melakukan analisis untuk menjawab research qution dalam penelitian, yaitu mengenai informasi teoritis, metode, dan hasil penelitian yang terdapat dalam jurnal penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi teoritis berisi mengenai perkembangan anak usia dini, perkembangan emosi anak usia dini, faktor yang mempengaruhi perkembangan anak, peran keluarga dalam perkembangan emosi anak usia dini (perbaiki susunan kalimatnya), pengertian pola asuh, jenis pola asuh, faktor yang memepengaruhi pemberian pola asuh, dan dampak pola asuh pada anak dengan metode penelitian yang dominan digunakan adalah korelasional, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis memiliki pengaruh yang baik terhadap perkembangan emosi anak usia dini. Anak yang mendapat pola asuh demokratis menunjukkan perkembangan yang baik seperti mampu mengkontrol emosinya dan tidak mengalami gangguan dalam perkembangannya.
MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANAK USIA DINI MELALUI PERAN GURU DENGAN MENGGUNAAN KARTU HURUF HIJAIYAH DI PAUD NURUL ATFAL USIA 5-6 TAHUN Yuliya Yuliya; Sri Nurhayati; Andrisyah Andrisyah
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v3i5.p%p

Abstract

The purpose of the study to know the spiritual intelligence of early childhood through the role of teachers using the Hijaiyah card in the PAUD Nurul Atfal age 5-6 years. The reason for research is to examine the extent of the spiritual intelligence of early childhood through the role of teachers in PAUD Nurul Atfal. The research population is Nurul Atfal PAUD. The subjects of the study were group B (5-6) years with a total of 13 men consisting of 7 males and 6 women. The methods used in the research action class consist of two cycles. Data collection techniques using observations in the form of observation sheets checklist. Data analysis uses quantitative data obtained from the cycle results and then compared to the second cycle results. The observation showed that there was an increase in the child's spiritual intelligence through the role of a teacher with the category BSH, the results of pre-cycle 23% (3 people), Cycle I 54% (7 people), and cycle II 85% (11 people). From the data is the conclusion is a teacher's role is very important to improve the child's spiritual intelligence, making the child fluent way of reading Hijaiyah letters and Makharijul letters well and correctly, can distinguish the letters Hijaiyah and memorized one by one letter Hijaiyah.Tujuan dari penelitian  untuk mengetahui kecerdasan spiritual anak usia dini melalui peran guru dengan menggunakan kartu huruf hijaiyah di PAUD Nurul Atfal usia 5-6 tahun. Alasan dilakukan penelitian untuk menelaah sejauh mana kecerdasan spiritual anak usia dini melalui peran guru di PAUD Nurul Atfal. Populasi penelitian adalah PAUD Nurul Atfal. Subyek penelitian yaitu kelompok B (5-6) tahun dengan jumlah 13 orang terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan. Metode yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berupa lembar observasi check list.Analisis data menggunakan data kuantitatif yang diperoleh dari hasil siklus kesatu dan kemudian dibandingkan dengan hasil siklus kedua. Hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan kecerdasan spiritual anak melalui peran guru dengan kategori BSH, hasil pra siklus 23%  (3 orang), siklus I 54% (7 orang), dan siklus II 85% (11 orang). Dari data tersebut kesimpulannya adalah peran guru sangat penting untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anak, menjadikan anak fasih cara membaca huruf hijaiyah beserta makharijul hurufnya dengan baik dan benar, bisa membedakan huruf hijaiyah dan hafal satu persatu huruf hijaiyah.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 5 (2025): Volume 8 Number 5, September 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 Number 3, May 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 Number 1, January 2025 Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024 Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 Nomor 3, Mei 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 Nomor 1, Januari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 Nomor 6, November 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 Nomor 3, Mei 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 Nomor 2, Maret 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 Nomor 1, Januari 2022 Vol 4, No 6 (2021): Volume 4 Nomor 6, November 2021 Vol 4, No 5 (2021): Volume 4 Nomor 5, September 2021 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 Nomor 4, Juli 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 Nomor 3, Mei 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2, Maret 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 Nomor 1, Januari 2021 Vol 3, No 6 (2020): Volume 3 Nomor 6, November 2020 Vol 3, No 5 (2020): Volume 3 Nomor 5, September 2020 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 Nomor 4, Juli 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 Nomor 3, Mei 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2, Maret 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 Nomor 1, Januari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Volume 2 Nomor 6, November 2019 Vol 2, No 5 (2019): Volume 2 Nomor 5, September 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 Nomor 3, Mei 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Nomor 2, Maret 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1, Januari 2019 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 6 (2018): Volume 1 Nomor 6, November 2018 Vol 1, No 5 (2018): Volume 1 Nomor 5, September 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 Nomor 4, Juli 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Nomor 3, Mei 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2, Maret 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 Nomor 1, Januari 2018 More Issue