cover
Contact Name
Ari Sunandar
Contact Email
arisunandar031@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bioeducation@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL BIOEDUCATION
ISSN : 23564210     EISSN : 25276522     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bioeducation adalah Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Pontianak yang diterbitkan secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun (Februari dan Agustus) sebagai sarana untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan biologi yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, pemikiran, profesi dan praktik pendidikan biologi.
Arjuna Subject : -
Articles 85 Documents
MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN MACROMEDIA FLASH BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 SUNGAI RAYA Mar’atul Mufiidah; Arif Didik Kurniawan; Nuri Dewi Muldayanti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4, No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.036 KB) | DOI: 10.29406/514

Abstract

ABSTRAK                                                                                          Rendahnya aktivitas belajar siswa didalam kelas dan cara mengajar guru yang belum maksimal dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Sungai Raya pada Mata Pelajaran Biologi masih di bawah KKM 69, khususnya pada sub materi rangka dan otot  69,23% siswa tidak tuntas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan dan besarnya pengaruh model pembelajaran SAVI berbantuan Macromedia Flash berbasis Lesson Study terhadap aktivitas belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan VIII A sebagai kelas kontrol. Hasil uji U-Mann Whitney menunjukan terdapat perbedaan aktivitas belajar yaitu 0,000<0,05 hal ini menunjukkan aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen berbeda dengan kelas kontrol. Sedangkan perhitungan Effect Size memberikan pengaruh persentase peningkatan aktivitas belajar sebesar 75,4% tergolong besar. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran SAVI berbantuan Macromedia Flash berbasis Lesson Study terdapat perbedaan dan memberikan pengaruh terhadap aktivitas belajar siswa.Kata kunci: SAVI, Macromedia Flash, Lesson Study, Aktivitas Belajar, Rangka dan Otot AbstractThe low activity of student learning in the classroom and how teachers teach is not maximized in the learning process, causing the results of class VIII student of SMP Negeri 7 Sungai Raya Subjects Biology KKM is still below 69, particularly in sub material order and muscle 69.23% of students uncompleted. The purpose of this study to determine whether there is a difference and the influence of SAVI-assisted learning model Macromedia Flash-based Lesson Study the learning activities of students. The method used experimental research methods. Forms of study is a Quasi-Experimental Design with design Nonequivalent Control Group Design. Determination of the sample using purposive sampling technic that is class F as the experimental class VIII and VIII A as the control class. The results U-Mann Whitney test showed that there are differences in learning activities 0,000 <0,05 this indicates activity of students in the experimental class is different from the control class. While the calculation of Effect Size influence learning activity increased percentage of 75.4% is quite large. It can be concluded that the use of SAVI-assisted learning model Macromedia Flash-based Lesson Study there is a difference and give effect to the learning activities of students.Keywords: SAVI, Macromedia Flash, Lesson Study, Learning Activities, Frame and Muscles 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI MOLUSKA DI KELAS X SMA NEGERI 01 SUNGAI RAYA Ayu Wulandari; Nuri Dewi Muldayanti; Anandita Eka Setiadi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.632 KB) | DOI: 10.29406/183

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 01 Sungai Raya pada mata pelajaran biologi yang masih dibawah KKM (<75) khususnya pada sub materi moluska dengan persentase ketuntasan 47,93%. Penggunaan model pembelajaran yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui perbedaan aktivitas dan hasil belajar siswa pada model pembelajaran generatif dengan model pembelajaran konvensional, dan 2) untuk mengetahui besarnya pengaruh aktivitas dan hasil belajar siswa pada model pembelajaran generatif dengan model pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian eksperimen. Bentuk penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas XD sebagai kelas eksperimen dan  XE  sebagai kelas kontrol.  Teknik pengumpulan data  dalam penelitian  ini adalah  teknik  observasi dan pengukuran. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes hasil belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikan dari aktivitas belajar siswa yaitu 0,000<0,05, dengan demikian aktivitas belajar siswa pada kelas  eksperimen berbeda dengan kelas kontrol, dan  besarnya  pengaruh  yaitu 1,5 (tergolong  besar) dengan presentase 70,7%, sedangkan nilai signifikan dari hasil belajar siswa yaitu 0,039<0,05, dengan demikian hasil belajar siswa pada kelas eksperimen berbeda dengan kelas kontrol, dan besarnya pengaruh yaitu  0,4 (tergolong kecil)  dengan  presentase  27,4%.  Dapat  disimpulkan  bahwa implementasi  model  pembelajaran generatif memberikan pengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.Kata kunci :Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Generatif, Sub Materi Moluska
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER BERBANTUKAN FACEBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL Hanna Nadira; Billyardi Ramdhan
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.941 KB) | DOI: 10.29406/bio.v5i2.1074

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh  Model pembelajaran Advance Organizer berbantukan Facebook Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Pada Materi Pemanasan Global.” bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Advance Organizer berbantukan Facebook terhadap hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan adalah quasi Eksperimen dengan desain penelitian yaitu non equivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIIA dan VIID di SMPN 7 Kota Sukabumi tahun ajaran 2016/2017. Data yang diperoleh menggunakan tes (pilihan ganda) dan instrumen non tes (angket dan lembar observasi). Hasil analisis penelitian menunjukan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 35 dan kelas kontrol sebesar 39.5, sementara nilai posttest kelas eksperimen sebesar 77.2 dan kelas kontrol sebesar 68. Pengaruh model pembelajaran Model Advance Organizer berbantukan Facebook dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol yaitu (N-Gain sebesar 0.63 “sedang” > 0.43 “sedang”). Perhitungan uji statistika beda rata-rata terhadap hasil N-Gain menunjukan nilai thitung > ttabel yaitu = 4,39  > 2,0009  maka  H0 ditolak dan H1 diterima. Respon siswa terhadap model pembelajaran model Advance Organizer berbantukan Facebook menunjukan respon positif. Aktivitas siswa menunjukkan sangat baik. Simpulan akhir penelitian menunjukan model pembelajaran  Advance Organizer berbantukan Facebook berpangaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa dibandingkan model pembelajaran konvensional. Kata kunci : Advance Organizer, Facebook, hasil belajar kognitif siswa, Pemanasan global.
TRENDS IN USING POWERPOINT MEDIA DISPLAY PATTERNS FOR NATURAL SCIENCE INSTRUCTION IN KUBU RAYA AND NORTH KAYONG DISTRICTS WEST KALIMANTAN Reni Marlina; Dian Miranda; Hamdani Hamdani; Kasmawati Kasmawati
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1206.993 KB) | DOI: 10.29406/.v6i2.1672

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan pola tampilan slide powerpoint yang digemari oleh siswa di jenjang PAUD hingga di jenjang SMA di Kabupaten Kubu Raya dan Kayong Utara, Kalimantan Barat, Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berupa siswa dan guru-guru yang mengajar materi IPA terdiri dari 12 guru PAUD di Kubu Raya, 8 guru SD di Kubu Raya, dan 23 guru SMA di Kayong Utara. Siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini terdiri dari 249 siswa dari seluruh siswa di sekolah tersebut. Masing-masing jenjang pendidikan terdiri dari 2 sekolah yang merancang pembelajaran secara kolaboratif (plan). Selanjutnya guru melaksanakan open class dan diakhiri dengan refleksi. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus di masing-masing jenjang. Materi yang diamati dalam pembelajaran di PAUD adalah tentang Pengenalan organ tubuh, materi yang diteliti di SD adalah tentang makhluk hidup, dan di SMA tentang sistem Indera Manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 pola tampilan media yang terbagi dalam 5 kelompok yaitu complementary, analogous, triadic, split, dan tetradic. Pola ini dideteksi dari siklus plan pada masing-masing jenjang. Pola ini merupakan pola yang digunakan guru dalam menampilkan media pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil angket dari 249 siswa dari jenjang PAUD hingga jenjang SMA diperoleh informasi bahwa 1) 63% siswa secara keseluruhan dari PAUD hingga SMA lebih menyenangi pola tampilan media berupa split dibandingkan complementary, analogous, triadic, dan tetradic, 2) pola tampilan media tetradic dominan diminati oleh siswa PAUD dan SD, 3) siswa sekolah menengah lebih menyukai pola tampilan media berupa analogous. Diharapkan kepada para guru untuk merancang media pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa yang dididik. Kata kunci: pola tampilan media, pembelajaran IPA
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS FLASH MATERI SEL KELAS XI DI SMAS KEMALA BHAYANGKARI Mia Audina; Anandita Eka Setiadi; Adi Pasah Kahar
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.132 KB) | DOI: 10.29406/.v6i2.1167

Abstract

Media pembelajaran yang digunakan di SMAS Kemala Bhayangkari pada materi sel menarik tetapi masih tidak interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis flashmateri sel yang layak digunakan. Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis flash ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model 4-D, yaitu tahap Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Pada tahap Disseminate (Penyebaran) tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan pada aspek materi sebesar 83,33% (sangat valid), bahasa sebesar 85 % (sangat valid), dan aspek media sebesar 80,42 % (sangat valid). Berdasarkan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar, respon siswa dan respon guru terhadap media pembelajaran interaktif berbasis flash baik, sehingga media dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Keefektifan media pembelajaran diperoleh berdasarkan nilai postest. Ketuntasan klasikal kelas 91,42%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis flash materi sel dinyatakan efektif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis flash layak digunakan untuk siswa dalam pembelajaran biologi materi sel.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI Tri Andri Setiawan
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1724

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah merupakan metode yang menggunakan kegiatan pembelajaran dengan menyajikan situasi masalah kepada mahasiswa secara autentik dan bermakna sehingga dapat membantu mahasiswa dalam melakukan penyelidikan. Pembelajaran berbasis masalah dapat membantu mahasiswa dalam pemecahan masalah yang ada di lingkungan sehingga mampu membentuk pola pikir sesuai pemikiran yang dimiliki. Pola pikir mahasiswa dapat dibentuk melalui proses pembelajaran dengan melatih mahasiswa untuk menggunakan keterampilan metakognitif. Penelitian ini diperoleh data-data berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Dimana data kualitatif merupakan data yang berupa informasi berbentuk kalimat yang memberikan gambaran tentang kegiatan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran berdasarkan hasil observasi pengamat. Sedangkan data kuantitatif merupakan data untuk mengetahui peningkatan keterampilan metakognitif mahasiswa yang dapat dianalisis secara deskriptif. Kegiatan yang dilakukan oleh dosen untuk membantu pembentukan metakognitif mahasiswa yaitu dengan membiasakan mahasiswa membuat peta konsep. Peta konsep akan membantu pembentukan pola pikir mahasiswa dengan membuat materi yang rumit menjai lebih sederhana dengan pemilahan konsep-konsep penting dalam bentuk bagan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perolehan nilai peta konsep yang telah mahasiswa buat, memiliki integrasi dengan skor nilai metakognitif yang mereka peroleh sehingga dapat diartikan bahwa penggunaan peta konsep dalam pembelajaran jika dilakukan secara terus menerus dan pembimbingan yang intensif dapat juga melatih pembentukan keterampilan metakognitif mahasiswa.
MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL KOOPERATIF DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK Arif Didik Kurniawan; Helda Susanti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1946

Abstract

Pada saat proses pembelajaran berlangsung banyak siswa yang aktivitasnya masih belum fokus terhadap kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa menggunakan model kooperatif picture and picture di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak pada matapelajaran biologi. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (class room action research) yang terdiri dari dua siklus dan disetiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Analisis data terdiri dari empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian, pada siklus I aktivitas siswa sebesar 43,75%, dan pada siklus II aktivitas siswa sebesar 78,12%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 34,37% dengan kategori aktivitas siswa sangat aktif.
EFEKTIVITAS MODUL REUSEABLE PRODUCTION MELALUI ECOBRICK TERHADAP KETERAMPILAN SISWA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN Nurhafizah Nurhafizah; Nur Kusuma Dewi; Talitha Widiatningrum
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1869

Abstract

Indonesia berada diperingkat kedua sebagai penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai 187,2 juta ton. Selain itu, ditemukan kejadian luar biasa dengan kematian 21 ekor penyu di Paloh, Kalimantan Barat. Kejadian tersebut merupakan salah satu permasalahan dari materi perubahan lingkungan. Berdasarkan hasil wawancara guru dan siswa di SMA Negeri 1 Jawai, menunjukkan bahwa kurikulum yang digunakan yaitu Kurikulum 2013, dan bahan ajar yang digunakan yaitu buku paket dan lembar kerja siswa. Sedangkan hasil dari wawancara siswa yaitu siswa menyukai materi perubahan lingkungan karena berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, tetapi belum sepenuhnya diterapkan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan modul reuseable production melalui ecobrick terhadap keterampilan siswa materi pencemaran lingkungan. Efektivitas penggunaan modul ini diukur dengan menggunakan angket respon siswa pada pembuatan proyek. Data yang diperoleh dari hasil nilai keefektivan modul reuseable production melalui ecobrick  terhadap keterampilan siswa sebesar 82,5% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hal tersebut,  dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul reuseable production melalui ecobrick efektif terhadap keterampilan siswa pada materi pencemaran lingkungan.Kata Kunci: Modul, ecobrick, keterampilan siswa, pencemaran lingkungan
PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MEDIA SUMBER DAYA ALAM LOKAL MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS LESSON STUDY TERHADAP HASIL DAN MOTIVASI SISWA Nuri Dewi Muldayanti; Arif Didik Kurniawan; Selinovia Selinovia
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1934

Abstract

Pembelajaran IPA berkaitan dengan alam sehingga proses pembelajaran bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitar lingkungan. Kurang maksimalnya proses pembelajaran serta komunikasi antar guru IPA yang masih belum terjalin berpengaruh terhadap hasil dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan dan pengaruh pembelajaran sains dengan menggunakan sumber daya alam (SDA) lokal melalui pendekatan saintifik berbasis lesson study terhadap hasil belajar dan motivasi siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Teluk Keramat. Penelitian ini menggunakan Quasy Exsperimental Design dengan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan Barlet Test, kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pengukuran, observasi langsung dan angket. Alat pengumpul data menggunakan tes hasil belajar (pretest dan poststest), dan angket. Hasil tes U-Mann Whiney hasil belajar diperoleh Sig 0,004 (0,004 <0,005), dan untuk U-Mann Whitney Test hasil motivasi belajar adalah hasil 0,008 (0,008 <0,05). Hasil perhitungan Pengaruh Ukuran hasil belajar diperoleh nilai 0,75 dengan persentase 43%, sedangkan hasil perhitungan Pengaruh Ukuran terhadap motivasi belajar diperoleh nilai 0,61 dengan pengaruh 38,2%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan dan pengaruh hasil belajar dan motivasi siswa pada pembelajaran IPA menggunakan sumber daya alam lokal melalui pendekatan saintifik berbasis lesson study. Kata Kunci: hasil belajar, lesson study, motivasi, pendekatan saintifik, sumber daya alam lokal
PENGARUH MEDIA TANAM PASIR, ARANG SEKAM, DAN APLIKASI PUPUK LCN TERHADAP JUMLAH TUNAS TANAMAN TIN (Ficus carica L) SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Asih Fitriana Dewi; Tika Mayang Sari; Hifni Septina Carolina
JURNAL BIOEDUCATION Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v7i1.1727

Abstract

Media yang porous seperti pasir merupakan salah satu media yang cocok digunakan dalam budidaya tanaman tin (Ficus Carica L.) karena tanaman tin hidup pada media yang bersifat porous. Untuk mengatasi kehilangan unsur-unsur hara saat penyiraman karena media tanam bersifat porous maka dari itu dalam penelitian ini menggunakan beberapa kombinasi media tanam seperti arang sekam, pasir dan aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian berupa rancangan acak lengkap (RAL), dengan dua faktorial perlakuan dan satu kontrol, setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali. Kontrol yaitu media tanam berupa pasir dan tidak diberi perlakuan apapun, dua faktorial perlakuan dengan faktor pertama media tanam berupa pasir + arang sekam sedangkan faktor kedua aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas) yang terdiri atas 2 macam yaitu tanpa aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas)   3 ml dan aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas) 20 ml. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam pasir, arang sekam dan aplikasi pupuk LCN (Limbah Cair Nanas) terhadap jumlah tunas tanaman tin (Ficus carica L.). Dengan menghitung jumlah tunas pada hari pertama penelitian dan menghitung jumlah tunas pada hari  terakhir penelitian kemudian mengambil rata-rata jumlah tunas selama penelitian dengan 4 kali ulangan. Nilai rerata jumlah tunas dengan perlakuan media tanam pasir, arang sekam dan aplikasi pupuk LCN menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol. Rerata pertumbuhan berupa jumlah tunas tertinggi yaitu pada perlakuan M1L1 (media tanam pasir,  arang sekam dan aplikasi LCN 3ml). Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan diperoleh hasil tidak signifikan yang artinya tidak berbeda nyata pengaruh interaksi media tanam pasir, arang sekam dan aplikasi pupuk LCN sehingga tidak dilakukan uji lanjut Tukey.