cover
Contact Name
Ari Sunandar
Contact Email
arisunandar031@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bioeducation@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL BIOEDUCATION
ISSN : 23564210     EISSN : 25276522     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bioeducation adalah Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Pontianak yang diterbitkan secara berkala 2 (dua) kali dalam satu tahun (Februari dan Agustus) sebagai sarana untuk menyebarluaskan hasil penelitian dan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan biologi yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, pemikiran, profesi dan praktik pendidikan biologi.
Arjuna Subject : -
Articles 104 Documents
PROFIL KEMAMPUAN REPRESENTASI MENTAL PESERTA DIDIK KELAS VII SMP BERDASARKAN GENDER PADA KONSEP BIOLOGI SEL Anatasya Dufa Sabilla; Sistiana Windyarian; Billyardi Ramdhan
JURNAL BIOEDUCATION Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v8i2.2898

Abstract

Konsep sel merupakan salah satu konsep yang abstrak, sehingga peserta didik cenderung mengalami kesulitan dalam memahaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan representasi mental dan level – level nya pada peserta didik kelas VII SMP; Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitif melalui modifikasi instrumen tes diagnostik mental (tes benar salah beralasan, simbolik dan gambar) dengan CNET-protocol dalam bentuk lembar kerja (worksheet) melibatkan tiga komponen utama dalam pembentukan representasi mental pada memori kerja, yaitu pembentukan jejaring kausal (causal network), parameter probabilitas (probability parameter), dan parameter kegunaan (utility parameter). Subjek penelitian sebanyak 20 peserta didik kelas VII SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada TDM rata–rata peserta didik termasuk kedalam intuisi dan atau pengalaman. Pada protokol CNET setiap peserta didik memberikan pola dan kualitas representasi yang berbeda pada setiap jenis tes. Perbedaan terlihat sejak peserta didik menetapkan dan mengurutkan elemen informasi serta membentuk jejaring kausal. Hasil ini menggambarkan bahwa representasi yang digunakan dapat mengungkap bagaimana memori kerja peserta didik bekerja dalam membangun repesentasi mental. Level – level kemampuan representasi mental peserta didik dalam penelitian ini menunjukan bahwa level dominan peserta didik berada pada level awal dan intermediet. Untuk laki-laki swasta berada pada level awal dan negeri pada level intermediet 1 sementara perempuan swasta dan negeri pada level intermediet 1. Simpulan Representasi mental merupakan sebuah mode yang digunakan oleh seseorang untuk memahami lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar adalah realita eksternal, dan representasi mental adalah realita internal yang ada pada pikiran manusia. Realita eksternal tidak pernah sama dengan realita internal dikarenakan realita internal merupakan penyederhanaan yang dilakukan oleh pikiran seseorang (baik sadar maupun tidak) terhadap realita eksternal. Kata kunci: Representasi mental, Tes Dignostik Mental, protokol CNET
PERSEPSI MAHASISWA TADRIS BIOLOGI IAIN KUDUS TERHADAP PEMBELAJARAN DARING Siti Zahrotul Choiriyah; Achmad Ali Fikri
JURNAL BIOEDUCATION Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v8i2.2908

Abstract

The Ministry of Education and Culture (Kemendikbud) Directorate of Higher Education issued Circular No. 1 of 2020 regarding the prevention of the spread of covid 19 in the world of education, in which the Kemendikbud instructs the Ministry of Education and Culture to conduct distance learning and advises students to study from their respective homes. This study aims to determine the perception of IAIN Kudus’s Tadris Biologi Students regarding the implementation of online learning. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The result of this study are the perception of most student towards the use of media shows effective result, students understand the mechanism of online learning but find it difficult in online learning because of the obstacles they face, namely te difficulty of internet acces, and student are not enthusiastic in learning because they do not like online learning. So it can be concluded that judging from the 3 indicators used, namely learninf media, obstacles faced and student enthusiasm,student perception are quite good. With this research, it is hoped that there will be an increase in the enthusiasm of students so that online learning can run well and can understand the learning material as a whole.
LKPD KUALITAS AIR PADA SUBMATERI PENCEMARAN AIR KELAS VII SMP Dani Abdillah; Reni Marlina; Wolly Candramila
JURNAL BIOEDUCATION Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v8i2.2566

Abstract

Proses pembelajaran biologi seringkali memerlukan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) sebagai penunjang bahan ajar, namun yang digunakan di beberapa sekolah di Kota Pontianak belum optimal untuk mengarahkan siswa sesuai dengan kompetensi dasar yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD sebagai bahan ajar pada Submateri Pencemaran Air yang dikembangkan dari kegiatan pengamatan kualitas air secara sederhana dan bisa diakomodasi guru. Penelitian pengembangan ini mencakup tahapan penjabaran potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, dan validasi desain. Potensi dan masalah dianalisis dari hasil pengamatan di tiga SMP/MTs yaitu MTsN 1 Pontianak, SMPN 22 Pontianak, dan SMP Kemala Bayangkari Kubu Raya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa bahan ajar LKPD yang digunakan hanya berisi pertanyan yang menggambarkan isi materi  saja. Pada tahap pengumpulan data dan desain produk, dilakukan pengembangan LKPD untuk menjawab permasalahan yang ditemukan di ketiga sekolah yaitu dengan mencantumkan kegiatan pengamatan kualitas fisika-kimia air sederhana dari bak pemeliharaan ikan dengan 3 perlakuan pemberian pakan selama 5 hari. Berikutnya, produk LKPD divalidasi berdasarkan kesesuaiannya terhadap tiga belas kriteria penilaian dalam empat aspek yaitu isi, bahasa, sajian, dan kegrafisan. Hasil validasi LKPD memperoleh nilai CVR dan CVI masing-masing sebesar 1 yang memenuhi nilai minimum untuk 5 orang validator. Hal ini menandakan bahwa LKPD berbasis pengamatan layak secara isi untuk diuji coba dalam pembelajaran Submateri Pencemaran Air kelas VII SMP. 
ANALISIS KESIAPAN BELAJAR DAN METAKOGNITIF MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Primadya Anantyarta; Donna Avanty
JURNAL BIOEDUCATION Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v9i1.2851

Abstract

Pembelajaran harus tetap berjalan meskipun situasi pandemi virus covid-19 belum berakhir. Ketidaklengkapan mahasiswa dalam perkuliahan pertemuan satu dan dua setiap awal semester selalu menjadi permasalahan. Sebagian mahasiswa masih berada di kampung halaman dan sebagian di kota tempat kuliah menjadi tantangan bagi pengampu matakuliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan belajar serta metakognitif mahasiswa dalam perkuliahan di masa pandemi. Penelitian ini dilakukan dengan menyebar angket melalui google form pada 88 responden mahasiswa. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa faktor yang melatarbelakangi kesiapan mahasiswa dalam memulai perkuliahan. Tempat tinggal yang jauh dari signal, ketersediaan bahan ajar, situasi pandemi, serta kondisi fisik dan psikologis sehingga berimbas pada kesiapan belajar mahasiswa. Solusi yang dapat diberikan yaitu penetapan aturan perkuliahan yang tegas dengan memperhatikan kondisi mahasiswa serta dikembangkannya salah satu bahan ajar seperti e-modul yang diberikan pada mahasiswa sebelum awal perkuliahan dimulai.
KARAKTER NASIONALISME SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KELAS XI MIPA MAN 1 INDRAMAYU Nur Subkhi; Idah Hamidah; Suparto Suparto
JURNAL BIOEDUCATION Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v8i2.2678

Abstract

Informasi berdasarkan media bahwa kondisi karakter (sikap) remaja dan atau peserta didik yang cukup memprihatinkan. Hal tersebut berdampak pada perilaku siswa di sekolah seperti terjadi di tempat belajar seperti membuat kegaduhan di kelas, terlambat masuk sekolah/ kelas, mencontek saat ulangan, saling membuli antar teman atau kelompok, membolos sekolah, berkata kasar baik ke teman atau guru, dan kurang menghargai teman. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakter nasionalisme siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XI MIPA MAN 1 Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIPA MAN 1 Indramayu. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen lembar angket dan lembar wawancara. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, serta pembahasan kesimpulan dari penelitian ini, yaitu gambaran karakter nasionalisme siswa dalam pembelajaran biologi di kelas XI MIPA MAN 1 Indramayu secara umum termasuk kategori “tinggi” dengan presentase sebesar 78,37 %. Berdasarkan rata-rata hasil gambaran karakter nasionalisme siswa setiap indikator yang didukung dengan hasil jumlah frekuensi siswa dan hasil data setiap pernyataan serta diperkuat pula dengan hasil wawancara dengan guru biologi, menunjukan bahwa karakter nasionalisme siswa di kelas XI MIPA MAN 1 Indramayu (Tahun ajaran 2019/2020) sudah baik yaitu termasuk kategori “Tinggi” Kata kunci:Karakter Nasionalisme;Pembelajaran Biologi;Siswa Kelas XI MIPA.
KELAYAKAN MEDIA MAJALAH SUBMATERI PEMANFAATAN KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA Nesy Lestari Lestari; Syamswisna Syamswisna; Andi Besse Tenriawaru
JURNAL BIOEDUCATION Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v8i2.2828

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dari media pembelajaran berupa pemanfaatan sumber daya hayati kelas X SMA berbasis tanaman obat keluarga (TOGA). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan dengan 2 tahapan yaitu inventarisasi TOGA di Desa Jirak Kabupaten Sambas dan uji kelayakan media majalah. Inventarisasi TOGA dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil inventarisasi TOGA di Desa Jirak Kabupaten Sambas didapatkan 42 jenis tanaman obat yang ditanam dan dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Jirak Kabupaten Sambas. Sedangkan uji dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu pembuatan media, validasi media, dan analisis data. pengambilan sampel secara purposiveyaitu SMAN 1 Sajad, SMAN 1 Sambas, dan MAN 1 Sambas. Penilaian validasi menggunakan skala likert dan analisis data berdasarkan rumus Lawse (1975) oleh lima validator dan memperoleh hasil Content Validity Index (CVI) 1.00 sehingga dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pemanfaatan keanekaragaman hayati kelas X SMA.Kata kunci: Kelayakan, Majalah, Tanaman Obat Keluarga.
Pengembangan Buku Ilmiah Populer Keanekaragaman Mangrove Di Pasir Sakti Sebagai Sumber Belajar Pada Materi Keanekaragamaan Hayati Eka Putri Setiana; Nasrul Hakim; Yudiyanto Yudiyanto; Suhendi Suhendi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/bioed.v9i1.3178

Abstract

Beberapa sumber belajar yang dapat dikembangkan untuk mengenalkan keanekaragaman mangrove pada siswa yang disusun secara menarik yaitu berupa buku ilmiah populer. Buku ilmiah populer merupakan buku yang menjelaskan pengetahuan berdasarkan hasil penelitian yang disajikan secara ilmiah dengan menggunakan bahasa yang singkat, sederhana dan jelas sehingga materi lebih mudah dipahami oleh siswa maupun masyarakat. Salah satu keanekaragaman yang sering dijumpai di pesisir adalah ekosistem mangrove. Hutan mangrove yang terletak di desa puworejo Kec. Pasir Sakti Kab. Lampung Timur ini memiliki banyak jenis tumbuhan dengan luas total 374 hektar diantaranya terdapat 9 jenis mangrove yang berhasil diidentifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sumber belajar buku ilmiah populer keanekaragaman mangrove yang dikembangkan untuk Siswa Kelas X dan umum.“Metode yang digunakan adalah penelitian  pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery and Evaluations). Hasil penilaian yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran berdasarkan hasil observasi uji validasi, dan uji coba kelompok kecil dengan memperoleh penilaian dari uji validasi ahli materi 87,5%, ahli media 95%, sedangkan uji coba kelompok kecil memperoleh nilai  92,5% respon guru mata pelajaran dan 87,3% dari respon siswa. Dengan adanya sumber belajar tersebut maka layak dan praktis digunakan agar siswa mendapat tambahan refrensi bacaan sehingga memperkaya wawasan yang dimiliki.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KOGNITIF DI MASA PANDEMI COVID 19 DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING Riska Septia Wahyuningtyas; Martha Tamaulina; Marina Silalahi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/bioed.v9i1.3248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Mengetahui disimilaritas hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran biologi khususnya materi perubahan lingkungan antara model pembelajaran Discovery Learning dengan model pembelajaran konvensional. (2) Mengetahui pengaruh hasil belajar kognitif dengan model discovery learning. (3) Menemukan perbedaan hasil belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dan menggunakan desain penelitian control group design dengan desain penelitian dibagi ke dalam dua kelompok yang diberi pretest dan posttest pada siswa kelas X SMAN 57 Semester II T.P 2020/2021. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dengan jumlah sampel 64 orang yang ditentukan dengan cluster random sampling pada kelas kontrol X MIPA II sebanyak 32 orang siswa menggunakan metode konvensional dan kelas X MIPA III sebagai kelas eksperimen menggunakan model-pembelajaran-discovery-learning-sebanyak-32-orang. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar kognitif pretest dan post test di masing masing kelas. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis yang dilakukan diperoleh bahwa : (1) hasil belajar kognitif siswa mengalami peningkatan pada kelas ekspeirmen yang dibelajarkan menggunakan model discovery learning dibandingkan dengan siswa pada kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata nilai post-test eksperimental 76,4844 berbanding dengan nilai post-test control sebanyak 67,0312. (2) Hasil belajar kognitif siswa yang menggunakan model discovery learning memiliki perbedaan nyata yang signifikan. Kata kunci: Model pembelajaran, discovery learning, hasil belajar kognitif
PROFIL DISPOSISI BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KOTA PONTIANAK Radila Radila; Kurnia Ningsih; Afandi Afandi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/bioed.v9i1.2884

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil disposisi berpikir kritis siswa pada pembelajaran biologi kelas XI IPA SMA/MA di Kota Pontianak. Metode penelitian ini yang digunakan yaitu deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Penelitian dilakukan di tiga sekolah yaitu SMAN 2, MAN 1, dan MAN 2 Pontianak berikut sampelnya sebanyak 74, 70, dan 70 orang dengan jumlah sampel keseluruhan sebanyak 214 orang. Instrument yang digunakan yaitu berupa angket CCTDI disposisi berpikir kritis. Instrument penelitian ini memiliki hasil validasi yang sangat baik dengan nilai alfa cronbatch atau rac = 0,955 kategori sangat tinggi, dengan nilai minimum yaitu 0,87 dengan kategori valid. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu disposisi berpikir kritis siswa dengan kategori tinggi 71,96%, kategori sedang  26,64%, dan kategori rendah 1,40%. Kesimpulan yang diperoleh bahwa siswa memiliki disposisi berpikir kritis dengan kategori tinggi maka siswa sudah memiliki disposisi yang baik dalam pembelajaran biologi.Kata Kunci: CCTDI, Deskriptif, Disposisi, dan Kategori. ABSTRACT This study aims to describe the profile of students' critical thinking dispositions in biology learning in class XI Sciene Senior High School in Pontianak City. This research method used is descriptive with a form of qualitative research. The sampling technique was purposive sampling. The research was conducted in three schools, namely SMAN 2, MAN 1, and MAN 2 Pontianak along with a sample of 74, 70, and 70 people with a total sample size of 214 people. The instrument used was a CCTDI questionnaire for critical thinking disposition. This research instrument has very good validation results with a cronbatch alpha value or rac = 0.955 very high category, with a minimum value of 0.87 in the valid category. The results obtained were students' critical thinking disposition with high category as many 71.96%, medium category 26.64%, and low category 1.40%. The conclusion is that students have a high category of critical thinking disposition, so students already have a good disposition in learning biology.Keywords: CCTDI, Descriptive, Disposition, and Categories.
DISTINGSI HASIL BELAJAR BIOLOGI SISTEM DARING DAN LURING: STUDI DI SMUN 1 BOJONEGORO Nur Wakhidah; Dwi Wahyuni
JURNAL BIOEDUCATION Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/bioed.v9i1.3481

Abstract

Pandemi covid 19 terjadi secara mendadak sehingga pembelajaran pada semua jenjang Pendidikan terjadi secara daring. Pembelajaran daring dilakukan tanpa ada persiapan guru dan siswa sehingga dilakukan dengan cara seadanya menggunakan media sosial dan learning management system. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pembelajaran daring dan luring pada matapelajaran biologi di SMU. Subyek penelitian adalah siswa seluruh siswa SMUN 1 Bojonegoro dengan sampel kelas XI yang berjumlah 105 orang. Sampling dilakukan dengan cara purposive sampling. Data hasil penelitian adalah nilai ulangan harian biologi saat melakukan pembelajaran daring dan luring. Analisis data dengan menggunakan analisis varians dua jalur berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan hasil belajar yang signifikans antara system pembelajaran daring dan luring, tidak ada perbedaan pembelajaran daring dan luring pada kategori kelas (rendah, sedang, dan tinggi), ada interaksi signifikans antara kategori kelas dan system pembelajaran terhadap hasil belajar biologi di sekolah menengah. Temuan menarik dari penelitian ini ada kecenderungan kelas rendah mempunyai mean lebih tinggi dari kelas sedang maupun tinggi pada system pembelajaran daring meskipun dari hasil uji varian tidak menunjukkan perbedaan. Ini menjadi peluang untuk penelitian lanjutan.

Page 7 of 11 | Total Record : 104