cover
Contact Name
Irwan
Contact Email
irwan@iyb.ac.id
Phone
+6281354717626
Journal Mail Official
humas@iyb.ac.id
Editorial Address
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) YAPIS Biak IYB - IISIP YAPIS Biak Sekretariat : Jl. S. Condronegoro (Samofa), Kompleks YAPIS Biak - Papua Kode Pos : 98156 Email : humas@iyb.ac.id, iisipyapisbiak@gmail.com
Location
Kab. biak numfor,
P a p u a
INDONESIA
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak
ISSN : 20853335     EISSN : 27151840     DOI : -
Gema Kampus Online Journal System ini merupakan sistem pengelolaan jurnal secara online di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) YAPIS Biak. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang terdaftar merupakan jurnal yang terbit di bawah naungan kelembagaan IISIP YAPIS Biak.
Articles 170 Documents
Komunikasi Harmoni Masyarakat Multikultural di Lingkungan Youtefa Abepura Kota Jayapura Nahria, Nahria; Laili, Izzatul; Dirgantari, Annisagita Sungga
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 18 No 2 (2023): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v18i2.335

Abstract

Multikultural dalam suatu masyarakat dapat dimaknai dari dua aspek yang berbeda. Multikultural dari aspek positif merupakan kekayaan yang unik dan berharga karena merepresentasikan dinamika hidup yang diwarnai oleh keberagaman suku, agama dan budaya. Namun sebaliknya, kondisi multikultural ini jika tidak dikelola dengan baik maka berpotensi menimbulkan konflik karena masyarakat terbagi dalam kelompok-kelompok berdasarkan perbedaan identitas kultural masing-masing. Kondisi yang sama tercermin pada masyarakat Youtefa Abepura Kota Jayapura yang masyarakatnya berasal dari berbagai suku di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan praktik dan teknik-teknik komunikasi harmoni yang efektif dan menjunjung tinggi kesetaraan tanpa ada tindakan-tindakan dikriminatif. Namun tentu saja upaya-upaya membangun komunikasi harmoni in tidak terlepas dari berbagai hambatan akibat dari beberapa faktor yang berperan di dalamnya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk komunikasi harmoni yang dipraktekkan dan mengetahui faktor-faktor yang berperan dan menghambat terbangunnya komunikasi harmoni pada masyarakat Youtefa. Metode penelitiannya adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi harmoni dipraktekkan dalam dua bentuk yaitu kooperatif dan akomodatif melalui teknik komunikasi informatif dan persuasif merupakan bentuk komunikasi yang paling sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari masyarakat multikultural di Youtefa. Hubungan pribadi seperti kurangnya konsep diri, persepsi negatif, perbedaan kebiasaan mendengarkan, serta perbedaan komunikasi verbal maupun non verbal berperan dalam menghambat terbangunnya komunikasi harmoni.
STRATEGI KOMUNIKASI DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI PARIWISATA BERBASIS BUDAYA LOKAL DI BIAK NUMFOR PAPUA Mohamad Sudi; Andi Alimuddin Unde; Nurul Ilmi Idrus; Hafied Cangara
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 18 No 2 (2023): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v18i2.337

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi Komunikasi Dalam Pengembangan Industri Pariwisata berbasis Budaya Lokal yang bisa diterapkan di Kabupaten Biak Numfor Papua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode triangulasi dengan mengombinasikan teknik-teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara mendalam, dan FGD untuk menganalisis potensi pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi yang diterapkan dalam pengembangan industri pariwisata berbasis budaya lokal di Biak Numfor dalam pengimplementasian program Desa Budaya (Cultural Village) yang berkaitan dengan persoalan penentuan tujuan komunikasi; segmentasi khalayak; penyusunan dan metode penyampaian pesan; pemilihan media; dan peranan komunikator. Berkaitan dengan penentuan tujuan komunikasi, pengembangan industri pariwisata berbasis budaya lokal di Biak Numfor menetapkan tujuan mereka ke dalam empat formasi, yaitu menginformasikan; menumbuhkan kesadaran; mengajak dan mendidik masyarakat; dan berupaya memelihara partisipasi masyarakat setempat secara berkelanjutan. Mengenai segmentasi khalayak, sasaran utamanya para calon wisatawan. Sementara terkait dengan metode penyampaian pesan, pengembangan industri pariwisata berbasis budaya lokal di Biak Numfor melakukannya dengan menerapkan metode canalizing, yaitu mempengaruhi khalayak untuk menerima pesan yang disampaikan, kemudian secara perlahan-lahan mengubah sikap dan pola pemikirannya ke arah yang kita kehendaki.
PENGARUH KEMUDAHAN NASABAH TERHADAP PENGGUNAAN INTERNET BANKING KLIKBCA DI PT BANK CENTRAL ASIA TBK CABANG UTAMA PANGKAL PINANG PROVINSI BANGKA BELITUNG Sutrimono, Sutrimono; Maria, Maria
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.346

Abstract

ABSTRAK Penulis membuat penelitian ini dengan tujuan untuk menganalisis dan memperoleh bukti atas pengaruh kemudahan transaksi (ease of use) terhadap minat nasabah dalam menggunakan internet banking KlikBCA. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap bank khususnya bank BCA agar dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat dan mudah bagi para nasabahnya. Objek dari penelitian ini adalah para nasabah PT Bank Central Asia Tbk yang pernah dan ingin menggunakan kembali internet banking. Data yang digunakan dalam penelitian dalam penelitian ini adalah data yang berupa kuesioner yang disebar ke nasabah 96 responden dan pengumpulan data di lakukan menggunakan kuesioner secara langsung dengan metode non probability sampling : purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemudahan transaksi (ease of use) berpengaruh positif terhadap minat ulang nasabah dalam menggunakan internet banking.
TORSI PEREKONOMIAN KELUARGA MELALUI SENTUHAN ISTRI NELAYAN “KAJIAN PERAN DAN KONTRIBUSI DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI RUMAH TANGGA DIDUSUN POTONBAKO DESA JEROWARU LOMBOK TIMUR" jamil, Jamiluddin; Ahmad, Busyairi
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.354

Abstract

Bagi nelayan, laut merupakan sumber penghidupan bagi keluarga mereka, dan dengan kekayaan laut yang ada di Indonesian, seharusnya menjadikan kehidupan keluarga nelayan lebih dari sekedar layak untuk hidup, namun pada kenyataannya kondisi kehidupan keluarga nelayan yang mendiami pesisir ini justru banyak menyumbang kontribusi terhadap angka kemiskinan di Indonesia, padahal dengan sumber daya alam yang melimpah pada laut mestinya masyarakat nelayan harus dapat mengambil peluang dan kesempatan dalam mengelola sumber daya yang arif dengan memperhatikan kelestariannya. Namun pemanfaatan dan pengambilan peluang tersebut justru tidak dapat masyarakt peroleh yang dikarenakan minimnya pengetahuan dan rendahnya pendidikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran istri nelayan dalam membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Penelitian ini berlokasi di Dusun Poton Bako Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru Lombok Timur, dengan subyek penelitian nelayan, istri nelayan, Staf Kelurahan, Kadus atau Tokoh masyarakat, Teknik penentuan subyek dengan cara metode Snow Ball, sedangkan metode penelitian yang digunakan yakni deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif yang bersifat naratif. Hasil temuan dilokasi penelitian bahwa kehidupan masyarakat nelayan Poton Bako tergolong memiliki kehidupan yang masih jauh dari kemajuan dan sejahtera. Hal ini bisa dilihat dari masyarakatnya yang memperoleh pendapatan yang tak pernah menentu setiap harinya, rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, dan terlihat tidak mampu berinovasi dalam memanfaatkan kekayaan alam dengan baik. Pendapatan yang tidak pasti menyebabkan nelayan bertahan pada kemiskinan dan kekurangan. Oleh karenanya istri-istri nelayan tidak hanya bekerja mengurus pekerjaan rumah, anak dan suami saja, melainkan istri justru ikut melibatkan diri dalam bekerja demi membantu suami dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari keluarga.
WARUNG KOPI KARANG PANAS SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI SOSIAL DI MASYARAKAT KABUPATEN BIAK NUMFOR Santoso, Agus; Muhammad Ridwan Yunus
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.366

Abstract

Warung kopi adalah sebuah organisasi yang secara esensial menyediakan kopi dan berbagai jenis minuman lainnya. Warung kopi, atau kedai kopi umumnya disingkat Warkop adalah tempat usaha yang utamanya menyajikan kopi, pastinya akan memberi kesempatan kepada angota masyarakat untuk berkumpul menikmati sajian kopi sekaligus, berbicara, berkomunikasi, menulis, membaca, menghibur orang atau pengunjung, atau juga menghabiskan waktu, baik secara individu atau dalam kelompok kecil, warung kopi sebagai sarana komunikasi sosial dimasyarakat Kabupaten Biak Numfor. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan dan melalui pendekatan Deskriptif berdasarkan permasalahan yang dibahas yakni warung Kopi sebagai Sarana Komunikasi Sosial di Masyarakat Kabupaten Biak Numfor. Pada hasil penelitian ini menampilkan bahwa warung kopi memiliki banyak kegiatan interaksiyang dilakukan oleh masyarakat Biak di warung kopi. Kegiatan yang dilakukan pengunjung tidak hanya sebatas memesan minuman dan makanan semata, akan tetapi juga terdapat banyak jenis kegiatan yang dilakukan pengunjung sehingga mereka biasanya menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berada di warung kopi. Aktivitas yang sering dilihat jika berada di warung kopi yakni kegiatan interaksi sosial antar individu yang dilakukan pengunjung ataupun pelayan kedai kopi. Interaksi sosial yang terjadi memiliki beragam kebermanfaatan yakni sebegai aktivitas untuk berbagi pengalaman, menambah pengetahuan serta membicarakan perihal bisnis. Hal tersebut menjadi gambaran bahwa warung kopi sebagai sarana interaksi sosial di masyarakat Kabupaten Biak Numfor. Untuk itu interaksi sosial sering terjadi di warung kopi dan menjadi aktivitas yang tidak pernah hilang jika pergi ke kedai kopi.
PERAN AKUN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM HUMAS POLRES BIAK DALAM PENYAMPAIAN INFORMASI KRIMINAL AKIBAT PENGARUH MIRAS KEPADA MASYARAKAT KABUPATEN BIAK NUMFOR Madubun, Vina Natalia E; Irwan, Irwan
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.368

Abstract

Dalam data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia meningkat mencapai 215,63 juta orang pada 2022-2023. Jumlah tersebut meningkat 2,67 persen dibandingkan pada periode sebelumnya yang sebanyak 210,03 juta pengguna. Pada Oktober 2023 ada sekitar 104,8 juta pengguna Instagram di Indonesia. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pengguna Instagram terbanyak keempat di dunia. Data yang dikumpulkan dari Humas Kepolisian Resort Kabupaten Biak Numfor. Di tahun 2022, terjadi 40kasus tindakan kejahatan disebabkan karena minuman keras, dimana terbanyak kasus penganiayan seberar 20 kasus (50%), 9 kasus pengeroyokan (22.5%), pengrusakan 3 kasus (7.5%), 2 kasus pembunuhan (5%), sisanya kasus KDRT, pemerkosaan, pengancaman, pencurian. Dari data juga ditemukan adanya penurunan kasus akibat minuman keras di tahun 2023 yaitu 21 kasus (turun sekitar 50%), namun kasus penganiayaan tetap menjadi kasus terbanyak. Lewat berbagai upaya diantaranya melalui media sosial instagram. Salah satu akun media sosial instagram @humaspolresbiak yang berisikan informasi dan kegiatan dari @humaspolresbiak terkait peristiwa kejadian yang ada di Kabupaten Biak Numfor. Hal ini dilakukan karena Humas Polres Biak menyadari bahwa akun media sosial Instagram merupakan akun yang sangat efektif untuk menjangkau semua lapisan masyarakat terutama dalam penyebaran bahaya minuman keras. Adapun bentuk penelitian yang dipakai atau digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif deskripstif, data utama yang diperoleh secara langsung dari subjek penelitian yaitu Kanit Humas Polres beserta para staff dan masyarakat setempat yang dilakukan secara intensif lewat wawancara dengan informan. Dari hasil wawancara yang dilakukan, peran akun media sosial instagram humas polres Biak ini sudah mampu memberikan dan juga menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan baik dan bijak.
RESISTENSI PEREMPUAN BIAK DALAM SISTEM BUDAYA PATRIARKI DI KAMPUNG ADOKI DISTRIK YENDIDORI KABUPATEN BIAK NUMFOR Salehuddin, Salehuddin; Syukur, Muhammad; Suhaeb, Firdaus W; Utomo, Jepri
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.373

Abstract

Penelitian ini mengkaji resistensi perempuan Biak di Kampung Adoki, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor. Dengan fokus penlitian terhadap dominasi budaya patriarki yang membatasi hak dan kebebasan mereka. Dalam masyarakat yang dipengaruhi oleh nilai-nilai patriarkal, perempuan Biak menghadapi berbagai pembatasan dalam aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Namun, mereka menunjukkan bentuk-bentuk resistensi yang beragam, termasuk melalui edukasi dan pemberdayaan, partisipasi ekonomi, ekspresi budaya dan seni, serta perubahan dalam praktik sosial dan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali dan memahami strategi-strategi yang digunakan oleh perempuan Biak dalam menentang struktur patriarki yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi perempuan Biak terhadap sistem budaya patriarki mencerminkan perubahan signifikan dalam struktur sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, menunjukkan potensi perubahan sosial, menyoroti pentingnya akses pendidikan dan sumber daya ekonomi sebagai alat pemberdayaan, dan menegaskan kembali nilai-nilai kesetaraan, keadilan, dan hak asasi manusia. Kegigihan dan keberanian perempuan Biak dalam menghadapi sistem patriarki menginspirasi perubahan menuju masyarakat yang lebih inklusif dan egaliter.
ANALISIS MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA PADA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN BIAK NUMFOR Titiheru, Janeke; Iriawan, Hermanu; Dahlan, Dahlan
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.376

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh produktivitas pegawai kurang berkontribusi Karena tugas yang diberikan terkadang tidak di jalankan dengan baik sesuai tupoksi Dinas dengan baik. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk Untuk menganalisis MSDM pada rekrutmen untuk meningkatkan kinerja pegawai dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Biak Numfor. Untuk menganalisis MSDM pada upaya pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Biak Numfor. Serta untuk menganalisis MSDM pada dampak mekanisme rekrutmen dan pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja pegawai Dinas pemuda dan Olahraga Kabupaten Biak Numfor. Jenis penelitian yang digunakan ditinjau dari lokasi sumber datanya termasuk penelitian studi kasus dan penelitian lapangan (field research). Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada Dinas pemuda dan Olahraga Kabupaten Biak Numfor dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Dinas Pemuda dan Olahraga menggunakan berbagai strategi rekrutmen, termasuk pengumuman di media cetak, situs web resmi, dan kerjasama dengan lembaga pendidikan terkait. Upaya ini bertujuan untuk menjangkau calon pegawai yang memiliki minat dan komitmen terhadap pemuda dan olahraga. Proses seleksi calon pegawai melibatkan penelitian lamaran dan CV, wawancara, dan penilaian keterampilan praktis. Disamping itu, Dinas pemuda dan Olahraga Kabupaten Biak Numfor telah melakukan upaya pengembangan sumber daya manusia, adapun Dampaknya adalah peningkatan kinerja pegawai, terciptanya motivasi yang tinggi, dan lingkungan kerja yang positif pada Dinas pemuda dan Olahraga Kabupaten Biak Numfor
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA KANTOR SAMSAT KABUPATEN BIAK NUMFOR Sanadi, Petrus Yan Fayaman; S, Fatmawada; Djunaedi, Djunaedi
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Kabupaten Biak Numfor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah petugas pelayanan dan masyarakat sebagai wajib pajak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pelaksanaan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Kabupaten Biak Numfor masih belum maksimal, terutama dalam aspek assurance (jaminan) pada indikator jaminan pelayanan tidak tepat waktu dan aspek tangible (berwujud) pada indikator kenyamanan tempat pelayanan yang kurang memadai. Meskipun aspek reliability (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), dan empathy (empati) sudah baik, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan aspek assurance (jaminan) dan aspek tangible (berwujud) agar kualitas pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor menjadi lebih optimal. Faktor penghambat pelaksanaan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada Kantor Samsat Kabupaten Biak Numfor adalah kurangnya sumber daya pegawai dan masih kurangnya sarana prasarana mencakup kenyamanan, keamanan, dan fasilitas bangunan kantor yang kurang memadai sedangkan faktor pendukung adalah pelayanan berjalan dengan baik karena petugas yang kompeten dan profesional dalam proses pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor, fasilitas sistem computerisasi pembayaran pajak online Electronic Samsat Papua yang terintegrasi dengan Computerisasi Electronic Registration and Identification Korlantas Polri yang memadai sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi data.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI PENCALONAN (SILON) PADA PEMILIHAN SERENTAK TAHUN 2018 DI KABUPATEN BIAK NUMFOR Pongoh, Allen Ardian; Hasim, Djamil; Handayani, Sri
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 1 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i1.378

Abstract

Pemilihan Umum secara langsung oleh rakyat merupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan negara yang demokratis berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Pilkada menggunakan sistem langsung mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap karakter dan watak persaingan calon Kepala Daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis kebijakan Sistem Informasi Pencalonan Pilkada di Biak Numfor dan Untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam kebijakan Sistem Informasi Pencalonan dalam Pilkada di Biak Numfor. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik (instrument) pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun teknikn analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi kebijakan sistem informasi pencalonan dalam pilkada serentak Tahun 2018 ditentukan Komunikasi dan Sumber daya. Serta Disposisi. Adapun Faktor Penghambat dan Pendukung Implementasi Kebijakan Sistem Informasi Pencalonan Dalam Pilkada serentak Tahun 2018 adalah Kurangnya Sumber daya manusia (aparatur sipil negara) yang mempunyai keahlian di bidang Informasi teknologi (IT) dan Adanya masalah teknis. Yaitu masalah jaringan internet yang tidak terkoneksi dengan baik sehingga menggangu proses pengunggahan dokumen pencalonan