Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,386 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Futsal
Oman Hadiana;
Nanang Mulyana;
Nana Sutarna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.719 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i2.58331
Implementasi kurikulum 2013 menganjurkan model pembelajaran khas seperti inkuiri. Mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) ruang lingkup materi dalam permainan olahraga bola besar salah satunya futsal. Permainan futsal yang begitu dinamis memerlukan kreativitas, kecermatan dan ketepatan proses berpikir sehingga perlu diberikan stimulus yang kontinyu dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap pemahaman dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran futsal. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan sample 30 siswa kelas X SMA Negeri 1 Garawangi. Teknik pengambulan sampel adalah cluster random sampling. Instrumen untuk mengukur pemahaman dan keterampilan berpikir kritis siswa berupa observasi menggunakan games performance assessment instrument (GPAI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran futsal.
Gaya Kepemimpinan Yang Ideal Untuk Generasi Milineal
Riki Andi Saputro
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (232.722 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i1.57799
Leadership is an ability or strength in a person to lead and influence others in terms of work, where the goal is to achieve predetermined goals. The development of today's era has influenced all aspects, including aspects of leadership style. In today's millennial generation, the challenge of having an ideal leader that fits the current era is very big. This study aims to see how the ideal leadership style. The focus of the research is to examine the ideal leadership style for the millennial generation. The method used in this research is literature study related to theory and references. The results of the research on the ideal leadership style for the millennial generation, namely effective government will be realized if the leader can meet the qualifications as a credible leader, has the ability, intellect, good vision and has integrity, honesty and loyalty to interests. from the community. Building a region that is led must have a foundation, namely independence and entrepreneurship that gives pleasure and satisfaction to the community. Leadership in the millennial era has a unique approach because digitalization that has penetrated the world of work no longer allows leaders to act conventionally.
Kantin Sekolah Pencetak Karakter
Lina Kamalin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (632.266 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v4i2.49951
Kantin Sekolah Pencetak Karakter
Improving Student Learning Creativity By Using Project-Based Learning
Arif Wahyu Wirawan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.251 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i2.58296
Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran mata kuliah komputer grafis melalui model Project Based Learning. Model Project Based Learning adalah salah salah satu model pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan kreativitas pembelajaran mahasiswa karena menekankan pada pendekatan kontekstual yang kompleks. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah mahasiswa prodi pendidikan administrasi perkantoran semester V FKIP UNS dengan jumlah 41 mahasiswa. Kriteria rata-rata krativitas dan ketuntasan pada penelitian ini sebesar 75%. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa melalui mata kuliah komputer grafis yang dibuktikan dengan peningkatan siklus I ke siklus II sebesar 12% dan terdapat peningkatan jumlah mahasiwa yang tuntas sebanyak 15 mahasiswa. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa kreativitas mahasiswa meningkat dengan penggunaan model pembelajaran Project Based Learning.
Analysis of Character Values in The Poerty of “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya” and “Sebuah Jaket Berlumur Darah”
Mararti Mararti;
Anis Hidayah;
Dwi Indah Suryani;
Rika Prima Santi;
Adellia Isfara Nanjar Dewi;
Ningrum Rahmawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.777 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i2.58322
Fakta menunjukan terjadi penurunan karakter bangsa karena globalisasi. Sebab itu, sebuah penelitian dilakukan untuk menganalisis nilai-nilai karakter dalam puisi “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya” dan “Sebuah Jaket Berlumur Darah” karya Taufik Ismail.Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan yaitu (1) Untuk menganalisis nilai-nilai karakter yang tersirat dalam “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya” karya Taufik Ismail dan (2) Untuk menganalisis nilai-nilai karakter yang tersirat dalam karya “Sebuah Jaket Berlumur Darah” Taufik Ismail. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kajian pustaka sumber data penelitian ini adalah buku kumpulan puisi karya Taufik Ismail yang diterbitkan oleh PT Cakrawala Budaya Indonesia. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik analisis isi. Validasi data yang digunakan yaitu trianggulasi sumber dan teori berdasarkan pendapat para ahli. Hasil memperlihatkan nilai karakter yang terdapat dalam puisi “Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya” dan “Sebuah Jaket Berlumur Darah” karya Taufik Ismail, yaitu : religius, peduli sosial, kerja keras, perjuangan, solidaritas, pantang menyerah, semangat, kesetiaan, rela berkorban dan keberanian.
Pendekatan Kontruktivisme Dalam Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik
Wardani, Sri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (281.937 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.56982
Pembelajaran merupakan unsur esensial dalam menciptakan sistem lingkungan yang secara produktif mampu menghasilkan perubahan pada diri siswa sebagai hasil pembelajaran. Pembelajaran di sekolah dasar harus dikembangkan kemampuan berpikir terutama kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis merupakan kemampuan untuk menganalisis suatu situasi atau masalah melalui suatu pemeriksaan yang ketat. alternatif yang dapat digunakan dalam membangun keterampilan peserta didik dalam berfikir kritis adalah dengan menggunakan model atau pendekatan pembelajaran yang lebih menekankan peserta didik secara aktif dan kritis untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri.
Assistance of Learning Video Development for Students in Continuous Professional Development for Elementary School Teachers
Wahyudi Wahyudi;
Rokhmaniyah Rokhmaniyah;
Kartika Chrysti Suryandari;
Muhamad Chamdani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.503 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v5i2.58349
Hasil evaluasi kinerja guru dan evaluasi diri digunakan untuk menyusun profil kinerja guru sebagai dasar untuk membuat rencana pengembangan keprofesian berkelanjutan. Berdasarkan hasil observasi sebagian besar guru SD masih menghadapi kendala dalam pengembangan profesi dan pangkat, yaitu (1) kurangnya keterampilan guru dalam pengembangan media pembelajaran, dan (2) Guru memiliki keterampilan yang rendah dalam mengembangkan karya inovatif. Untuk itu, tim pengabdian kepada masyarakat berharap dapat menindaklanjuti untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu meningkatkan kemampuan guru SD dalam memahami dan mengembangkan keterampilan video pembelajaran, sebagai karya inovatif bagi guru SD. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan profesionalitas guru dalam pengembangan video sebagai media pembelajaran. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah terwujudnya pemahaman dan keterampilan untuk mengembangkan video pembelajaran, serta pengembangan karya inovatif dalam rangka pengembangan profesional berkelanjutan guru sekolah dasar.
Penerapan Model Snowball Throwing Untuk Meningkatan Prestasi Belajar IPA Kelas III SDN Gembongan 02 Tahun Ajaran 2019/2020
Isro’iyah, Siti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.259 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.57009
Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar ipa dengan penerapan model snowball throwing pada siswa kelas III UPT SDN Gembongan 02 Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui empat tahap dalam 3 siklus Tahap-tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (obseving), dan refleksi (relecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu mengunakan rumus mean (rata-rata).Berdasarkan hasil analisis dan observasi yang diperoleh dalam pelaksanaan tindakan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Terdapat Peningkatan motivasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan Penerapan Model Snowball Throwing Pada Siswa Kelas III UPT SDN Gembongan 02 Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar Semester II Tahun Pelajaran 2019/2020. Hal ini didasarkan pada nilai rata-rata siklus I sebesar 67.2 meningkat pada siklus II 85.2. Begitu juga pada ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus 1 baru mencapai 56% meningkat pada siklus II mencapai 100%
Problem Based Learning In Mathematics Learning In Elementary School
Azlinawati, Azlinawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (366.811 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.57027
Pendidikan merupakan sarana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), melalui proses pembelajaran yang baik dan benar, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar dan pembelajaran menjadi lebih bermakna. Guru harus memiliki berbagai kemampuan yang dapat menunjang tugasnya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang guru dalam meningkatkan kompetensi profesinya ialah kemampuan mengembangkan model pembelajaran. Tujuan kajian ini adalah untuk mendeskripsikan 1. model Problem Based Learning, 2. Implementasi model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Matematika di SD. Hasil kajian ini adalah (1) model Problem Based Learning merupakan pendekatan pembelajaran berbasis konstruktivisme sehingga peserta didik dapat membangun pengetahuannya sendiri dan peserta didik dapat berpikir kritis dalam memecahkan masalah yang ditemukannya; (2) mengimplementasikan model Problem Based Learning dalam Pembelajaran Matematika di SD
Penggunaan Permainan Arisan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran IPS tentang Perkembangan Teknologi di Sekolah Dasar
Patria Kilanawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.323 KB)
|
DOI: 10.20961/shes.v3i3.57057
Guru harus selalu berpikir kreatif agar dapat melaksanakan pembelajaran yang menuntut siswa aktif, membangun suasana kelas semakin hidup sehingga siswa memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan siswa yang lainnya. Namun dari hasil observasi awal yang telah peneliti lakukan pada siswa kelas IV SDN 17 Sadaniang setelah proses pembelajaran berakhir masih ada siswa yang tidak dapat menguasai materi pelajaran dengan baik, hal ini tercermin dari perolehan nilai evaluasi. tujuan perbaikan pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan materi “Perkembangan Teknologi” melalui penggunaan permainan arisan. Pelaksanan perbaikan dilakukan di kelas IV SDN 17 Sadaniang, Kabupaten Sadaniang dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang, yang terdiri dari 11 orang siswa laki – laki dan 13 orang siswa perempuan dengan materi “Perkembangan Teknologi” pada mata pelajaran IPS. Pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilakukan dalam 2 tahap, yaitu siklus 1 dan siklus 2. Penggunaan permainan arisan dalam proses pembelajaran IPS tentang “Perkembangan Teknologi” mampu meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SDN 17 Sadaniang, terbukti dari hasil evaluasi belajar siswa yang memperoleh nilai diatas KKM pra siklus (10 orang 42%), siklus 1 (19 orang 79%), dan siklus 2 (21 orang 87,5%).