cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Peserta Didik Kelas II B SDN Kemasan 1 Kota Surakarta Latifah, Umi; Zulfa, Oktavia Nurhana; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Wijayanti, Wahyu Widi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Matematika dengan menggunakan model pembelajaran konteskstual pada peserta didik kelas II B. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus yang terdiri dari dua siklus. Sebagai subjek peserta didik kelas II B SDN Kemasan 1 berjumlah 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis kualitatif, yaitu reduksi data, sajian data, dan verifikasi. Setelah dilakukan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 kali pertemuan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Hasil penelitian tindakan kelas pada siklus I menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar daripadda sebelum pra siklus; 2) Pendekatan kontektual dapat meningkatkan pemahaman makna, perhatian dan rasa ingin tahu peserta didik; 3) Pendekatan kontekstual dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengajar. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas selama 2 kali pertemuan dapat membuktikan dengan penerapan Pendekatan Kontekstual dalam pembelajaran Matematika dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II B SDN Kemasan 1
The Effectiveness of Project-Based Learning Model on Poetry Writing Skills in Class VI Indonesian Language Subjects in Wonogiri Sub-District Public Elementary Schools Fauzana, Umi Azizah; Slamet, St. Y.; Rukayah, Rukayah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98879

Abstract

Keterampilan menulis puisi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia memerlukan model pembelajaran yang aktif, kreatif dan efektif. Salah satu upaya peningkatan keterampilan ini yaitu dengan menggunakan Project Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan menulis puisi pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah 67 peserta didik kelas VI di SD Negeri kecamatan Wonogiri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi (R) = 0.562 artinya ada hubungan linear positif antar variabel; koefisien determinasi R Square = 0,862, artinya model pembelajaran Project Based Learning memberikan pengaruh 86,2% terhadap efektivitas keterampilan menulis puisi mata Pelajaran Bahasa indonesia. Nilai signifikan sebesar 0.000 < 0,05 dan nilai t hitung 2,433 > t tabel 1.669, artinya menerima hipotesis alternatif. Kesimpulan penelitian adalah model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam mengembangkan keterampilan menulis puisi pada mata pelajaran kelas VI.
The Effectiveness of the Small Group Disuccion Learning Model in Improving Critical Thinking Skills Susilowati, Dewi; Sukarno, Sukarno; Karsono, Karsono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98933

Abstract

Model pembelajaran Diskusi Kelompok Kecil memiliki urgensi yang tinggi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan bukti empiris. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan seleksi artikel melalui PRISMA Flow. Data diperoleh dari artikel terindeks di penerbit Elsevier (ScienceDirect) dengan rentang Q1-Q4 yang dipilih secara acak. Melakukan pencarian kata kunci ("kelompok kecil" ATAU "berbasis tim" ATAU "kolaboratif" ATAU "kooperatif") DAN "diskusi" DAN ("model pembelajaran" ATAU "pedagogi" ATAU "pendekatan pendidikan") DAN ("berpikir kritis" ATAU "berpikir analitis" ATAU "pemecahan masalah" ATAU "penalaran logis"). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinjauan artikel tentang model Diskusi Kelompok Kecil efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui komponen utamanya seperti dialog argumentatif, interaksi teman sebaya, dan pemecahan masalah kolaboratif. Dibandingkan dengan metode lain, model ini memberikan kepuasan tertinggi bagi siswa dan skor tertinggi dalam penilaian berpikir kritis. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada topik pembelajaran. Proses kognitif yang terlibat meliputi penalaran, pemecahan masalah, dan kemampuan untuk memberikan argumen. Implikasinya, pendidik perlu mempertimbangkan penggunaan model Diskusi Kelompok Kecil untuk mengoptimalkan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan memperhatikan karakteristik materi dan kebutuhan siswa
The Collaborative Role of Special Assistance Teachers with Regular Teachers on the Learning Success of Students with Early Reading Difficulties in Inclusive Elementary School Ifrocha, Tsalitsa; Subiyantoro, Slamet; Santosa, Eka Budhi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98968

Abstract

Kolaborasi antara guru pendamping khusus dengan guru reguler dipandang sebagai faktor kunci dalam menyediakan akomodasi yang tepat, mulai dari perancangan kurikulum, layanan khusus, proses pembelajaran, hingga penilaian yang sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi (1) faktor-faktor penyebab siswa kesulitan membaca permulaan berhasil dalam pembelajaran, (2) mengeksplorasi cara-cara guru dalam pembelajaran, dan (3) mendeskripsikan dampak dari kolaborasi antara guru pendamping khusus dengan guru reguler dalam mendukung keberhasilan pembelajaran siswa di sekolah dasar inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan guru reguler, guru pendamping khusus, dan siswa dengan kesulitan membaca permulaan sebagai subjek. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data interaktif model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendamping khusus memainkan peran sebagai pendukung penting bagi guru reguler dalam berbagai aspek pembelajaran, termasuk perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan komunikasi dengan orang tua. Peran ini memudahkan guru reguler dalam mengakomodasi kebutuhan khusus siswa di kelas inklusi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sinergi antara guru pendamping dan guru reguler berperan krusial dalam mewujudkan pendidikan inklusi yang optimal, menjadikannya model yang penting untuk diimplementasikan lebih luas terutama untuk mendukung keberhasilan siswa di pendidikan inklusi.
Efektivitas Penggunaan Media Medali Pecahan dan Proyek Kelompok dalam Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan melalui Model TaRL pada Peserta didik Kelas VI di SDN 02 Malangjiwan Saputri, Galuh Ajeng; Astuti, Siti Aisyah Puji; Hidayati, Agustinawati Tri; Matsuri, Matsuri; Setyaningrum, Siska Putri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media medali pecahan (media perkalian gambar makanan) dan proyek kelompok dalam meningkatkan hasil belajar perkalian bilangan asli dengan pecahan peserta didik kelas VI di SDN 02 Malangjiwan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2024, sedangkan siklus II dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2024. Dalam penelitian ini diperoleh hasil pada siklus I yakni nilai rata-rata kelas 73, dari 25 peserta didik, ada 11 peserta didik yang mendapat nilai diatas 75, sehingga sudah ada 11 peserta didik yang mencapai nilai ketuntasan minimal, namun demikian masih ada 14 peserta didik yang mendapat nilai dibawah nilai ketuntasan belajar karena masih mendapat nilai dibawah 75. Nilai terendah peserta didik adalah 65 dan nilai tertingginya adalah 93. Pada siklus II perolehan nilai rata-rata kelas mencapai 82 dengan tingkat ketuntasan klasikan 93%. Dari 25 peserta didik 22 diantaranya telah mencapai nilai ketuntasan minimal, dengan nilai tertinggi 98, sedangkan nilai terendahnya adalah 60, dengan rata-rata kelas 82. Kesimpulannya adalah penggunaan media medali pecahan dan proyek kelompok dengan pendekatan TaRL terbukti efektif untuk meningkatkan hasil belajar perkalian bilangan asli dengan pecahan pada peserta didik kelas VI di SDN 02 Malangjiwan.
Market Day: Strategi Menumbuhkan Literasi Finansial pada Siswa SDN 88 Kota Bengkulu Yusnia, Yusnia; Heryanto, Debi; Agusdianita, Neza; Tarmizi, Pebrian
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91598

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan finansial pada siswa kelas 2A-B, 3A-B, dan 5A-B. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi. Observasi dilakukan dengan memperhatikan tiga prioritas indikator literasi finansial yang belum dikuasai oleh siswa, yaitu ; (1) Pemahaman siswa mengenai perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. (2) Kemampuan siswa dalam mengklasifikasikan prioritas pengeluaran. (3) Kemampuan siswa untuk mengenali simbol dan terminologi dasar yang berhubungan dengan uang dan bank.  Selama kegiatan Market Day, siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan konsep-konsep finansial tersebut dalam konteks simulasi pasar yang mereka kelola sendiri. Setiap kelompok siswa bertanggung jawab untuk menjalankan "toko" mereka, termasuk menentukan barang yang akan dijual, menetapkan harga, dan mengelola pendapatan serta pengeluaran mereka. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membuat keputusan finansial yang bijaksana, memahami pentingnya perencanaan keuangan, serta mengembangkan keterampilan dalam mengelola uang secara efektif. Hasil dari kegiatan Market Day menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi finansial siswa. Siswa menjadi lebih mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta lebih terampil dalam menentukan prioritas pengeluaran.
Penerapan Team Game Turnament (TGT) berbantuan Ludo untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi di Sekolah Dasar Saputri, Dwi Yuniasih; Rukayah, Rukayah; Wardana, Ilham Gigih Arif Setya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91615

Abstract

Keterampilan komunikasi merupakan salah satu kemampuan penting bagi siswa sekolah dasar untuk bersosialisasi dan belajar efektif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji literatur mengenai efektivitas penerapan Team Game Turnament (TGT) berbantuan Ludo dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekolah dasar. Artikel ini merupakan kajian literatur yang bersumber dari jurnal nasional di google scholar. Metode penelitian ini yaitu kajian literatur dengan mencari referensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang ditemukan. Hasil temuan menunjukkan bahwa penerapan TGT berbantuan Ludo memiliki efek positif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekolah dasar, seperti: kemampuan berbicara dan mendengarkan; kemampuan bekerja sama dan bertukar ide; kemampuan menyelesaikan konflik dan membangun rasa saling menghormati. Kesimpulannya penerapan TGT berbantuan Ludo dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekolah dasar.
Perkembangan Bahasa Anak Usia Tiga (3) Tahun Dinata, Sigit Andi Prasetya; Nurhayati, Dini
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i1.95429

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perkembangan bahasa pada anak, yang merupakan proses alami yang sangat penting dalam perkembangan kognitif dan sosial mereka. Pemerolehan bahasa pada anak mencakup beberapa aspek, antara lain fonologi, morfologi, sintaksis, serta perkembangan pragmatik dan semantik. Proses pemerolehan bahasa berlangsung secara bertahap, dimulai dari kemampuan bayi untuk mengoceh dan mengenali kata-kata sederhana, hingga akhirnya mampu menggabungkan kata-kata menjadi kalimat yang lebih kompleks. Faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak meliputi evolusi biologis, kematangan kognitif, dan lingkungan sosial. Pada usia 0-3 tahun, anak mulai menguasai aspek fonologi, diikuti dengan perkembangan morfologi dan sintaksis pada usia 3-5 tahun. Selain itu, faktor lingkungan, seperti komunikasi yang aktif dan positif dari orang tua serta stimulasi yang tepat, memainkan peran penting dalam mempercepat pemerolehan bahasa. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur untuk menggambarkan tahapan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan bahasa anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor biologis dan kognitif, tetapi juga oleh interaksi sosial dan stimulasi verbal yang diterima dari orang dewasa di lingkungan sekitar mereka.
Implementasi Model Culturally Responsive Teaching dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Azizan, Nashran; Setiawan, Deny; Hidayat, Hidayat; Lubis, Maulana Arafat
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91954

Abstract

Setiap suku memiliki budaya yang dijadikan sebagai identitas negara Indonesia. Setiap budaya mengajarkan karakter kepada masyarakat, salah satunya karakter peduli terhadap lingkungan. Poda Na Lima adalah budaya menjaga lima kebersihan yang harus dilestarikan siswa sekolah dasar di manapun mereka berada. Maka sangat penting proses pembelajaran beresponsif budaya yang juga berperan terhadap hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar (sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan) siswa pada mata pelajaran pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) melalui implementasi model pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT). Riset ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Sampelnya dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar negeri 200407 Padangsidimpuan yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan tes. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa berada pada nilai 88% (22 siswa tuntas dan 3 siswa belum tuntas). Kesimpulannya membuktikan bahwa hasil belajar PPKn siswa mengalami peningkatan setelah diimplementasikannya model pembelajaran CRT.
Telaah Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Terhadap Siswa Sebuah Studi Kasus Kualitatif Fajari, Laksmi Evasufi Widi; Umalihayati, Umalihayati; Atfaliyah, Khodikotul; Nuraini, Alvi; Safitri, Eti Nurhayati; Amelia, Nurul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91791

Abstract

Kesulitan belajar merupakan masalah yang dihadapi oleh siswa dalam proses pembelajaran, yang ditunjukkan dengan hasil belajar yang rendah atau tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi 1 guru dan 6 siswa kelas V di sekolah dasar. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti teori Miles dan Huberman (2014), yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa disebabkan oleh faktor eksternal. Faktor eksternal tersebut meliputi: (1) lingkungan keluarga, di mana siswa tidak mengalami kesulitan belajar di rumah; (2) lingkungan sekolah, di mana siswa tidak mengalami kesulitan belajar di sekolah, tetapi ada beberapa aspek yang mengganggu fokus dan menyebabkan kesulitan belajar; dan (3) lingkungan masyarakat, di mana masyarakat tidak berperan dalam pembelajaran siswa.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue