Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,397 Documents
Implementasi Sistem Gamifikasi Berbasis Educaplay sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Belajar Mahasiswa PGSD
Fitri Ayu Febrianti;
Nabella Alani;
Haidar Akmal Al-Fikri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91642
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan mahasiswa dalam memahami materi yang kompleks dan abstrak, belum optimalnya pendayagunaan ICT, hingga rendahnya ruang untuk mengembangkan kompetensi abad 21. Hal ini bermuara pada rendahnya kualitas belajar mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan sistem gamifikasi berbasis Educaplay, dan untuk mengetahui implementasi sistem gamifikasi berbasis Educaplay sebagai strategi peningkatan kualitas belajar mahasiswa PGSD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini berjumah 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem gamifikasi berbasis Educaplay dapat meningkatkan antusiasme belajar (90%), konsentrasi belajar (95%), kerja sama (85%), dan keaktifan (90%). Secara keseluruhan, sistem gamifikasi berbasis Educaplay memiliki dampak positif terhadap kualitas belajar mahasiswa.
Penggunaan Aplikasi Novelah dalam Evaluasi Pembelajaran Menulis Cerpen Siswa Kelas X MAN 1 Pamekasan
Sifa Yunita Sari;
Liana Rochmatul Wachidah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.92182
Penggunaan media pembelajaran yang tepat dapat membantu mengatasi permasalahan siswa yang buntu ide dalam menulis cerpen. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan media pembelajaran alternatif yakni aplikasi Novelah dalam evaluasi pembelajaran menulis cerpen pada siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menggambarkan penggunaan aplikasi Novelah dalam evaluasi pembelajaran menulis cerpen dan mendeskripsikan manfaat dari aplikasi Novelah dalam membantu masalah siswa yang kekurangan referensi cerita. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah tringulasi data. Hasil pada penelitian ini berupa penggunaan aplikasi Novelah sebagai media pembelajaran alternatif dalam evaluasi pembelajaran menulis cerpen pada siswa dibagi menjadi beberapa tahapan. Tahapan tersebut meliputi; pengunduhan dan penggunaan aplikasi, manfaat, juga kelebihan kekurangan aplikasi. Sehinga penggunaan dan penerapan aplikasi Novelah dapat dijadikan media pembelajaran alternatif yang efektif dalam pembelajaran menulis cerpen.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS Kelas V Di SDTQ Al Abidin Surakarta
Hendy Hendrawan;
Intan Jamilah;
Novita Dwi Ashohib;
Nur Indah Fitria;
Karsono Karsono;
Diah Astari;
Rin Fibriana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91718
Pendidikan adalah bagian penting dari kehidupan manusia. Pendidikan yang berkualitas dapat membantu manusia berkembang menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dapat memperbaiki dan meningkatkan keaktifan belajar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini melibatkan 21 peserta didik kelas V SDTQ Al Abidin Surakarta, terdiri dari 10 perempuan dan 11 laki-laki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa presentase keaktifan belajar peserta didik meningkat dari siklus pertama hingga siklus kedua. Ini ditunjukkan oleh hasil observasi pada siklus pertama sebesar 62,96 dan presentase keaktifan belajar peserta didik meningkat menjadi 77,77 pada siklus kedua. Selanjutnya, berdasarkan analisis hasil angket pada siklus pertama sebesar 60,66 dan presentase dari keaktifan belajar peserta didik meningkat menjadi 70,00 pada siklus kedua. Berdasarkan hasil rata-rata pada siklus kedua tampak mengalami peningkatan, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model PBL sangat cocok untuk meningkatkan keaktifan belajar pada peserta didik di SDTQ Al Abidin Surakarta.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Video Animasi Kelas 2 Sekolah Dasar
Surya Agung Wibowo Mugiyo;
Kartika Chrysti Suryandari;
Rakhap Sulastri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.92318
Media pembelajaran video animasi merupakan salah satu media yang dapat mempermudah siswa dalam memahami materi karena mampu menyampaikan konsep abstrak pada pemahaman siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran berbasis video animasi pada materi benda langit di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik untuk mengumpulkan data menggunakan observasi wawancara dengan guru serta siswa kelas 2 sebagai subjcek penelitian. Teknik analisis data mengguanakan alur dari Miles dan Hubermen (1992) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan dan hasil menunjukan perlunya kesiapan teknologi bagi guru dan siswa, sehingga kebutuhan terhadap media pembelajaran berbasis video animasi dapat terakomodasi untuk menjelaskan konsep sains yang abstrak. Rekomendasi penelitian ini, media pembelajaran berbasis animasi dapat digunakan pada materi sains, khusunya pada siswa kelas rendah.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial dengan Menerapkan Model Pembelajaran Advance Organizer di Kelas VII-3 SMP Swasta Masehi Berastagi Tahun Ajaran 2023/2024
Juliaman Sitopu;
Thamrin Thamrin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91737
Setiap individu sangat memerlukan yang Namanya Pendidikan, penting baginya bahwa Pendidikan adalah salah satu cara yang ditempuh untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan langkah dalam menerapkan pembelajaran Advance Organizer untuk_meningkatkan_hasil_belajar Ilmu Pengetahuan Sosial_materi intraksi sosial di kelas VII-3 SMP Swasta Masehi Berastagi; (2) Meningkatnya hasil belajar IPS dengan menerapkan model pembelajaran Advance Organizer pada siswa kelas VII-3 SMP Swasta Masehi Berastagi; (3) Menganalisis apa kendala dan solusi yang akan diberikan dengan menggunakan modelOpembelajaran_AdvancePOrganizer sehingga dapat_meningkatkan hasilubelajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada materi intraksi social di kelas VII-3 SMP Swasta Masehi Berastagi. Metode dalam penelitian ini dilakukan dalam PenelitianoTindakan Kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswa dengan perlakuka di kelas VII-3 SMP Swasta Masehi Berastag. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melihat hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer yaitu dengan melihat hasil pengamatan, observasi, wawancara dan tes. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Hasil dalam penelitian ini dalam siklus I hasil belajar mencapai persentase sebesar 68%, sedangkan siklus ke II mendapat persentase hasil belajar yaitu sebesar 91%. Dalam nilai rata-rata siswa yang diperoleh dalam siklus0I yaitu sebesar 68 dan siklus II mendapat nilai rata-rata sebesar 81.
Nilai Sosial dan Sikap Gotong Royong dalam Tradisi Umbung Kutei pada Masyarakat Suku Rejang di Kabupaten Kepahiang
Adea Putri Rahmadani;
Yuli Amaliyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91491
Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan nilai sosial dan gotong royong yang terkandung di dalam tradisi umbung kutei masyarakat suku rejang di kabupaten kepahiang. Penelitian ini dilaksanakan di desa kelobak kecamatan kepahiang kabupaten kepahiang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan banyak nilai-nilai sosial yang muncul pada saat tradisi tersebut berlangsung seperti, adanya nilai-nilai sosial seperti kepedulian, kebersamaan, saling tolong menolong yang dapat memper erat hubungan sosial antar masyarakat. Selain itu sikap gotong royong juga tercermin dalam pelaksanaan tradisi tersebut seperti pada saat mendirikan bangunan tempat tradisi tersebut dilaksanakan bersama-sama, gotong royong pun terlihat pada saat menyajikan makanan kepada para tetamu yang hadir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Umbung Kutei masih dilaksanakan dan mendorong antusias Masyarakat untuk turut ambil peran dalam pelaksanaan tradisi ini. Dengan diadakannya tradisi Umbung Kutei diperoleh beberapa manfaat, yaitu terjalinnya hubungan sosial yang baik antar Masyarakat, meringankan beban tuan yang memiliki hajat atau acara, terciptanya kegembiraan, dan yang utama yaitu munculnya nilai-nilai sosial dan sikap gotong royong.
Examining the Effectiveness of Reality Counseling with Dhikr Therapy to Reduce Homesickness: A Study in Junior High School
Wulan Nurviana;
Abi Fa’izzarahman Prabawa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.92366
Kerinduan pada kampung halaman (homesickness) dapat berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari, terganggunya perkembangan psikologis, dan akademis, inilah sebab pentingnya untuk melakukan penanganan khusus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas konseling realita dengan terapi zikir untuk menangani homesickness siswa SMP. Metode penelitian ini adalah kuantitatif Pre-Experimental Design menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa kelas VII di MTs SA Pancasila Salatiga yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yakni skala homesickness adaptasi dari Oberg (1960). Teknik analisis data menggunakan Paired sample t-tes. Adapun nilai validitas > 0.3 dan reliabilitas .769. Hasil uji paired t-test menunjukkan p = .000; p < 0,05. Artinya, konseling realita dengan terapi zikir efektif untuk menurunkan homesickness siswa SMP.
Analisis Strategi Guru Dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
Luthfi Adhiningsih;
Rokhmaniyah Rokhmaniyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91801
Saat ini pendidikan di Indonesia menekankan pada pengetahuan dan tidak menekankan pada nilai karakter, sehingga perlu adanya pembiasaan serta keteladanan dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis strategi guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter pada siswa kelas IV, serta (2) menganalisis kendala dalam pelaksanaan penanaman nilai pendidikan karakter pada siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru dan siswa kelas IV. Teknik pengambilan sempel menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru kelas IV dalam menanamkan nilai pendidikan karakter melalui budaya sekolah dapat dilaksanakan dengan strategi pembiasaan dan strategi keteladanan. Namun, dalam pelaksanaan penanaman nilai pendidikan karakter guru mengalami kendala, seperti pada peran masyarakat. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa guru dalam menanamkan nilai pendidikan karakter harus menggunakan strategi yang tepat agar berjalan dengan baik. Sehingga untuk mengurangi adanya kendala diperlukan upaya kolaboratif antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan dampak yang signifikan.
Problems of Teachers Pedagogical Competence in Primary School Learning
Amalia Nazhiroh;
Arifia Nurhani Septyaningrum;
Dyah Ajeng Maya Sari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91537
Kompetensi pedagogik guru menentukan kualitas pembelajaran, namun masih banyak guru yang belum memenuhi kualifikasi sebagai guru berkompeten sehingga sulit diwujudkan upaya dalam mencerdaskan generasi. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan problematika terkait kompetensi pedagogik guru sekolah dasar dalam pembelajaran serta solusi untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu dengan analisis literatur. Adapun yang menjadi sumber rujukan yaitu artikel yang ditulis oleh para ahli yang telah diterbitkan ke dalam jurnal nasional serta kebijakan pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam implementasinya terdapat banyak problematika pada kompetensi pedagogik guru, meliputi: kurangnya pemahaman guru terhadap siswa, desain dan pelaksanaan pembelajaran yang kurang baik, serta evaluasi hasil pembelajaran yang tidak memadai. Adapun solusi problematika tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan program pengembangan profesionalisme guru yang efektif, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan penggunaan teknologi digital, dan mendorong guru untuk aktif dalam kegiatan ilmiah.
Pengembangan Bahan Ajar Al-Qur'an Hadits untuk Kelas 1 MI: Pendekatan dan Strategi Pembelajaran
Ati Muniroh;
Agil Hestiana;
Amaliyatus Sangadah;
Siti Fatimah;
Muntashiroh Muntashiroh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.92641
Bahan bimbingan yang tersedia saat ini seringkali tidak menarik dan tidak memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa kelas awal. Untuk memastikan bahwa bahan ajar tersebut layak dan signifikan, kami akan menyertakan tinjauan siswa MI dan guru profesional dalam rencana kemajuan. Dalam penyelenggaraan penokohan, dilakukan penilaian kebutuhan untuk mengidentifikasi ketidaknyamanan belajar siswa dalam memahami konsep Al-Qur'an dan Hadits. Selain itu, pada tahap pengembangan, bahan ajar diujicobakan kepada sekelompok siswa kelas 1 MI untuk memperoleh masukan dan penyesuaian berdasarkan hasil uji coba. Hasil uji coba menunjukkan bahwa bahan ajar yang telah disampaikan kepada siswa kelas 1 MI dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa dibandingkan dengan bahan ajar yang masih menggunakan prosedur konvensional. Temuan ini mengusulkan pemanfaatan bahan ajar yang jauh lebih praktis dan berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur'an dan Hadits bagi siswa kelas 1 MI.