Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Articles
3,397 Documents
Increasing Teacher Competence in Developing Learning Plans and Teaching and Learning Effectiveness in Primary Schools Through Teacher Working Group (KKG)
Shofwatul Fikriya;
Siti Rofi'ah;
Ulfah Khoirunnisa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.92341
Kelompok Kerja Guru (KKG) adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi guru melalui kegiatan kolaboratif antar guru dalam diskusi, refleksi, dan pembelajaran bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis bagaimana Kelompok Kerja Guru (KKG) dapat berkontribusi dalam peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan rancangan pembelajaran dan efektivitas proses belajar mengajar di sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan library research. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur yang melibatkan identifikasi topik, pengumpulan sumber-sumber relevan, evaluasi kritis literatur, dan penyusunan ringkasan temuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai subjek yang diteliti. Hasil penelitian ini yaitu menunjukan KKG memiliki peran yang signifikan dalam peningkatan kompetensi guru di tingkat sekolah dasar. KKG sangat efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam peyusunan RPP yang baik dan benar, Selain itu melalui KKG, guru dapat meningkatkan kualitas pengajaran, mengembangkan ketrampilan kepemimpinan, mendiskusikan perubahan dalam kurikulum, mendorong kolaborasi antar guru di sekolah, memberikan masukan dan umpan balik konstruktif dan meningkatkan pengetahuan. Simpulan dari penelitian ini yaitu KKG dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun rancangan pembelajaran dan dapat meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
The Influence of School Principals' Responsibilities on Teacher Competencies Through Academic Supervision and Learning Facilities
Siti Rodiyah;
Furtasan Ali Yusuf;
Umalihayati Umalihayati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v6i4.82826
Tujuan penelitian adalh untuk mengoptimalkan kepala sekolah sebagai penjamin mutu Pendidikan, resilience, dan peka terhadap perubahan lingkungan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan responden para guru sekolah dasar kota Cilegon. Teknik pengumpulan data melalui survey google form dan terkumpul 150 responden untuk diuji dan dibahas melalui alat statistic structural equation modelling (SEM). Hasil penelitian antara lain: (1) ada pengaruh tanggung jawab kepala sekolah terhadap supervisi akademik; (2) ada pengaruh tanggung jawab kepala sekolah terhadap fasilitas belajar; (3) ada pengaruh tanggung jawab kepala sekolah terhadap kompetensi guru; (4) tidak ada pengaruh supervisi akademik terhadap kompetensi guru; (5) tidak ada pengaruh tidak ada pengaruh fasilitas belajar terhadap kompetensi guru; serta (6) hasil uji mediasi fasilitas belajar dan supervisi akademik mengindikasikan bahwa variable independent tidak mampu mempengaruhi langsung ke variable dependen kecuali melalui variable fasilitas belajar dan supervisi akademik. Simpulan penelitian ini yaitu kepala sekolah memiliki peran strategis pada kemajuan pendidikan antara lain tanggungjawab pada supervisi akademik, tanggungjawab pada fasilitas belajar dan tanggungjawab terhadap kompetensi guru.
Komparasi Family Tenebrionidae (Ulat Hongkong, Ulat Kandang, dan Ulat Jerman) dalam Mereduksi Sampah Styrofoam untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa
Laelina Fithrotul ‘Iza;
Nabilah Nabilah;
Firda Indah Ramadhani;
Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91781
Penelitian ini didasari oleh permasalahan penguraian sampah anorganik berupa styrofoam yang masih kurang tepat sehingga peneliti membandingkan keefektifan antara ulat hongkong, ulat kandang, dan ulat jerman dalam menguraikan styrofoam. Tujuan penelitian untuk mengetahui ulat yang paling efektif dalam menguraikan styrofoam sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif didukung dengan studi literatur, angket, eksperimen, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ulat hongkong merupakan ulat yang paling efektif dalam menguraikan styrofoam dibandingkan ulat kandang dan ulat jerman. Selain itu, melalui subjek ulat hongkong mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan baik meliputi kemampuan menganalisis, mendefinisikan istilah, mengobservasi, dan mengidentifikasi dibuktikan dengan data angket yang disebar kepada mahasiswa. Penguraian styrofoam menggunakan ulat hongkong dapat mendukung keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan keterampilan abad 21 yaitu critical thinking sehingga dapat menumbuhkan generasi yang memiliki daya saing tinggi.
Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam Kegiatan P5 di SDN 67 Kota Bengkulu
Agrezia Rahmanda;
Neza Agusdianita;
Desri Desri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91500
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam kegiatan projek penguatan pelajar pancasila (P5) di SDN 67 Kota Bengkulu. Pendekatan CRT merupakan suatu metode pembelajaran yang dimana semua peserta didik berhak mendapatkan pengajaran yang sama, tanpa membedakan latar belakang budayanya. Kegiatan P5 diterapkan untuk mengembangkan karakter profil pelajar pancasila pada peserta didik di sekolah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data deskriptif. Teknik analisis data deskriptif menjelaskan fakta dan fenomena yang ditemukan pada penerapan CRT dalam projek P5. Hasil penelitian ini berupa penerapan pendekatan CRT dalam kegiatan P5 di SDN 67 Kota Bengkulu dengan mengintegrasikan lagu, tarian, dan alat musik daerah dalam pembelajaran di kelas. Peserta didik diperkenalkan kebudayaan Bengkulu dengan berlatih lagu dan tarian daerah setiap hari rabu pada mata pelajaran P5. Kesimpulan dari penelitian ini ialah peserta didik di SDN 67 Kota Bengkulu menerapkan CRT dalam proyek P5 dengan menjadikan budaya Bengkulu khususnya tarian adat dan lagu daerah pada kegiatan kokurikuler yang dilaksanakan enam jam pelajaran dalam seminggu dan pengintegrasian topik budaya.
Evaluasi Pembelajaran Teks Prosedur Berbantuan Media Aplikasi Quizizz Kelas XI SMAN 4 Pamekasan
Zainatul Mutmainnah;
Liana Rochmatul Wachidah;
Aflahah Aflahah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.92380
Proses yang sistematis dan terorganisir untuk menilai dan mengambil keputusan terhadap sesuatu berdasarkan standar tertentu dikenal sebagai evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi media pembelajaran di kelas XI SMAN 4 Pamekasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, dan dokumentasi. Data yang didapat akan dianalisis secara kualitatif melalui proses percobaan, pengamatan dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz memiliki beberapa manfaat, termasuk meningkatkan keterlibatan siswa, mendorong pembelajaran yang lebih interaktif, dan memberikan umpan balik secara langsung. Selain itu, aplikasi ini juga membantu dalam memanajemen waktu dan pelacakan kemajuan belajar siswa. Kesimpulannya, media pembelajaran berbasis aplikasi Quizizz dapat efektif digunakan untuk evaluasi pembelajaran teks prosedur, serta meningkatkan pengalaman belajar siswa menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal pada Sekolah Menengah Kejuruan: Systematic Literature Review
Ayu Fiska Nurryna;
Indah Widiastuti;
Herman Saputro
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.94118
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai salah satu lembaga pendidikan vokasi yang memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja terampil sesuai dengan kebutuhan industri. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMK diperlukan untuk memastikan kualitas standar kompetensi lulusannya memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan juga dapat memenuhi kebutuhan industri. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan SPMI di Sekolah Menengah Kejuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literatur Review (SLR). Hasil penelitian berdasarkan 11 artikel yang telah di review menunjukkan bahwa pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal di beberapa SMK belum efektif dikarenakan satuan pendidikan belum menerapkan sistem penjaminan mutu secara terpadu, sinergis, dan berkelanjutan. Sedangkan di beberapa SMK hasil dari pelaksanaan SPMI telah memberikan dampak yang positif terhadap kinerja dan reputasi sekolah. Dapat disimpulkan bahwa SPMI adalah sistem yang pelaksanaannya membutuhkan faktor pendukung terlebih dari internal yaitu seluruh stakeholder yang ada pada satuan pendidikan
Analysis of the Role of Professional Teachers in Building Student Competencies in 21st Century Learning
Melani Damaiyati Subarkah;
Risa Alrahmadani;
Sefa Mardiyana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91807
In the 21st century, the main focus is on the development of the industrial revolution 4.0 era which emphasizes the importance of knowledge. Learning in this era aims to create more job opportunities and expand employment for Indonesians with superior quality human resources. The role of professional teachers is crucial in creating effective learning to develop creative, communicative, critical thinking and collaboration skills for learners in this era. The purpose of this study is to evaluate the role of professional teachers in developing students' competencies in the 21st century lear ning era. This research is a literature study, which involves collecting materials from books and scientific journals. The results showed that young teachers have a significant role in improving students' ability to master 21st century skills. They need to have an understanding of 21st century skills and the ability to apply them in learning. In addition, they must also be able to provide guidance and prepare students to master these skills. From the results of this study, it can be concluded that training and implementation of 21st century learning for young teachers is very effective in improving students' ability to master 21st century skills. Keywords : Professional, Competence, 21st Century Learning
Implementasi Penggunaan QR Code Sebagai Media Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar
Anealish Eka Puspitasari;
Mintasih Indriayu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91544
Di era teknologi digital, seorang guru harus mampu merancang media pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran IPS agar tidak monoton, sehingga pembelajaran dapat berjalan secara efektivitas, efisiensi dan produktivitas. Namun masih banyak guru yang belum memanfaatkan IT dalam merancang media pembelajaran sehingga dalam pembelajaran siswa cenderung merasa bosan untuk mendengarkan penjelasan dari guru. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan menggunakan QR Code sebagai media pembelajaran.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggunaan media QR Code pada pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah random. Subjek penelitian yaitu 30 siswa kelas V di Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan, penggunaan media pembelajaran QR Code sangat dibutuhkan, terutama untuk menunjang pembelajaran IPS yang bersifat abstrak. Dengan QR Code sebagai media pembelajaran membuat siswa menjadi lebih aktif dan kreatif, meningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan hasil belajar.
Development of Digital Encyclopedia Media of Plants Used in Tolaki Ethnic Traditional Ceremonies (Study of Biodiversity Material in Class X SMA/MA)
Eko Budiono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.92646
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa ensiklopedia digital berbantuan QR code tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat etnis tolaki. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian ini adalah validator media, validator materi, dan pengguna. Instrumen penelitian ini adalah lembar isian dengan Skala Thurstone yang digunakan untuk mengetahui nilai kevalidan produk berbasis QR code dan Skala Likert digunakan untuk mengetahui nilai kelayakan produk berbasis QR code. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil validasi desain produk ensiklopedia digital berbantuan QR code tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat etnis tolaki. oleh ahli media diperoleh rerata persentase 92,14% (kriteria sangat valid). Hasil validasi materi produk ensiklopedia digital berbantuan QR code tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat etnis tolaki oleh ahli materi diperoleh rerata persentase 85,71% (kriteria sangat valid). Hasil Uji tanggapan siswa terhadap tingkat keterbacaan desain media ensiklopedia digital berbantuan QR code pada materi Keanekaragaman Hayati di kelas XB diperoleh rerata 93.39% (sangat sesuai). Hasil tanggapan siswa terhadap tingkat keterbacaan materi media ensiklopedia digital berbantuan QR code pada materi Keanekaragaman Hayati di kelas XB diperoleh rerata 94.39 % (sangat sesuai). Kriteria tersebut menunjukkan bahwa produk ensiklopedia digital berbantuan QR code dapat digunakan sebagai sumber informasi dan referensi tentang tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat etnis tolaki.
Pengembangan LKPD Model Project Based Learning Berbasis STEAM pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD
Nadia Wulandari;
Feri Noperman;
Neza Agusdianita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/shes.v7i3.91949
Pengembangan LKPD dengan model pembelajaran berbasis proyek (PBL) yang terintegrasi dengan pendekatan STEAM pada mata pelajaran IPAS tentang perubahan energi. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan LKPD dengan model pembelajaran berbasis proyek (PBL) yang terintegrasi dengan pendekatan STEAM. Metode yang digunakan yakni penelitian dan pengembangan (Research & Development) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Namun pada penelitian ini hanya pada tahap pengembangan saja. Sampel dalam penelitian ini adalah murid dan pendidik kelas IV SDN 37 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data yang digunakan merupakan observasi dan angket. Teknik analisis data yang diguakan itu teknik analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKPD ini sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan penilaian ahli aspek materi 97,72%, bahasa 93,75% dan ahli kegrafikan 93,75%, serta tanggapan guru dan peserta didik 91,29%.