cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Studi Literatur: Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar dengan Menerapkan Model Scientific Group Inquiry Learning Berbasis Masalah Iklim dan Perubahannya Natasya Fadilla Saputri; Murwani Dewi Wijayanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91955

Abstract

Berkembangnya teknologi di bidang pendidikan membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, guru harus siap menghadapi segala perubahan teknologi dan bersiap menghadapi perubahan paradigma pembelajaran, guru belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi sehingga model yang digunakan masih berpusat pada guru dan bersifat tradisional mengakibatkan siswa bersikap pasif. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis efektivitas model pembelajaran SGIL berbasis masalah dalam mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa. Penelitian ini mengadopsi pendekatan studi literatur, dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai jurnal dan buku yang membahas secara khusus Model Pembelajaran Inkuiri Kelompok Ilmiah (SGIL) berbasis masalah. Penelitian ini membuktikan bahwa model pembelajaran ini mampu meningkatkan secara signifikan kemampuan siswa dalam menciptakan ide-ide baru, berpikir secara fleksibel, dan menghasilkan gagasan-gagasan yang orisinal. Kualitas hasil belajar siswa telah meningkat secara signifikan, mencerminkan peningkatan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis. Kesimpulannya, strategi pembelajaran berbasis masalah merupakan solusi yang efektif untuk merangsang kreativitas siswa dan mendorong peningkatan prestasi belajar mereka.
The Influence of Image Media And Puzzle Games on Conceptual Understanding (Research on Social Studies Lesson (IPS) at Elementary School) Yennie Indriati Widyaningsih; Neni Nadiroti Muslihah; Dea Asri Pujiasti; Alamsayah Nurseha; Febi Aulia Zahra
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92671

Abstract

Conceptual understanding is a person's ability to understand what is taught, capture the meaning of what is learned, and utilize the contents of the material being studied, as well as solve problems related to the material being studied. This study aims to determine the effect of using picture and puzzle media on conceptual understanding in social studies lessons in elementary schools. This research method is Quasi Experimental Design, this research instrument uses a test to measure conceptual understanding. The sample in this study was 20 students of class VA as the control class and 20 students of class VC as the experimental class. Data analysis techniques used the Normality Test, Homogeneity Test and t-Test. The results of the study showed that the application of picture media and puzzle games on students' conceptual understanding in social studies learning was better and showed a significant effect than those who did not use learning media. This is evidenced by the results of the hypothesis test, namely to 2.03> 1.90 for conceptual understanding. There is a difference between the control class and experimental class, the test results of the experimental class are greater than the control class. So it can be said that picture media and puzzle games can be used as an alternative in the learning process in the classroom.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas III Sekolah Dasar melalui Strategi Joyful Learning Novy Trisnani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91978

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar, berperan dalam perkembangan sosial dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas III di SD Negeri 2 Gadingrejo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan model Kemmis dan McTaggart, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara sebelum dan sesudah penerapan strategi joyful learning, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif, dengan data dianalisis menggunakan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata keterampilan berbicara dari 60 sebelum intervensi menjadi 75 setelah siklus pertama, dan 90 setelah siklus kedua, serta peningkatan persentase ketuntasan dari 55,6% menjadi 100%. Dari peningkatan skor ini, dapat disimpulkan bahwa joyful learning dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
From a Hinterland to an Alternative Borobudur Destination (Experiential Landscape Evaluation of Karangrejo Tourism Village, Magelang) Andi Fatimah Maoudy A Bakty; Nur Farah Fajriaty Muchlis; Ayu Gardenia Lantang; Mia Rahayu; Masri Ridwan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92252

Abstract

Tinjauan ini menyelidiki pengembangan pariwisata berbasis lanskap eksperiensial di lingkungan desa, dengan menekankan bentuk lanskap budaya dan alam dalam menciptakan pengalaman pariwisata yang otentik. Meskipun memiliki potensi, konsep Lanskap Eksperiensial masih kurang dimanfaatkan di Indonesia. Penelitian ini berfokus di Desa Wisata Karangrejo Magelang, Jawa Tengah, sebuah inisiatif pariwisata alternatif di dekat Borobudur Super Destinasi Prioritas. Dengan menggunakan kerangka kerja kualitatif wawancara dan observasi. Survei lapangan dilakukan untuk mendokumentasikan lanskap fisik desa. Delapan pertanyaan dengan enam informan kunci  sebagai data lapangan dianalisis melalui lensa teori Lanskap Pengalaman. Penelitian ini mengidentifikasi tiga tema utama: (1) Keaslian desa secara keseluruhan, (2) Fasilitas layanan desa, dan (3) Ketersediaan panorama dan pemandangan. Tema ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang karakteristik lanskap Desa Karangrejo dan perannya dalam pariwisata alternatif. Temuan-temuan tersebut berkontribusi pada perencanaan pariwisata pedesaan dan menekankan pentingnya mempertahankan keaslian dalam inisiatif pariwisata berbasis desa.
Kajian Etnosains dalam Aktivitas Manongkah Kerang di Kabupaten Indragiri Hilir Riau sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Resti Yektyastuti; Muzzazinah Muzzazinah; Sony Yunior Erlangga; Rivana Usgianti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92114

Abstract

Manongkah Kerang merupakan kearifan lokal dari suku Duano di kabupaten Indragiri Hilir provinsi Riau yang dilakukan sebagai  proses menangkap kerang di padang lumpur ketika air sungai surut dengan menggunakan alas sebilah papan yang berguna sebagai tumpuan kaki untuk berseluncur sementara kaki yang lains sebagai pendorong. Manongkah kerang mengandung nilai-nilai pengetahuan lokal yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana praktik manongkah kerang oleh Suku Duano dapat diintegrasikan sebagai sumber belajar IPA yang efektif. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode tinjauan literatur digunakan untuk memberikan deskripsi aktivitas manongkah kerang, nilai-nilai etnosains yang terkandung di dalamnya, dan strategi integrasinya dalam kurikulum IPA. Hasil kajian menunjukkan bahwa menongkah kerang memiliki muatan konsep IPA dan nilai konservasi ekosistem. Konsep IPA yang terkadung dalam manongkah kerang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPA terpadu maupun dalam pembelajaran biologi, fisika, dan kimia secara terpisah. Guru dapat pula melaksanakan pembelajaran IPA berbasis field study dengan pendekatan lingkungan. Selain itu, pendekatan berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis tempat, integrasi pengetahuan lokal dengan kurikulum modern, dan penggunaan teknologi adalah beberapa strategi yang efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran dengan kearifan lokal ini.
Analisis Keaktifan Siswa Pada Model Pembelajaran Project-Based Learning Berbasis STEAM Kelas V Alif Robikho; Nur Ngazizah; Hendra Pratisnojati Sholeh Muttaqin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keaktifan siswa pada materi Magnet, Listrik, dan Teknologi bagi Kehidupan dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL) dengan berbasis STEAM (Sains, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Penelitian dilakukan di kelas V SDN Sokoharjo, Purworejo. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model pembelajaran Project Based Learning memberikan peran penting pada keaktifan siswa selama pembelajaran. Dengan berbasis STEAM mendorong pembelajaran menjadi lebih bermakna. Hasil penelitian ini memberikan dukungan terhadap efektivitas pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penerapan pengetahuan lintas disiplin (STEAM) dan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam meningkatkan keterlibatan dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran PjBL berbasis STEAM meningkatkan keaktifan siswa kelas V SDN Sokoharjo dalam belajar materi Magnet, Listrik, dan Teknologi. Proyek miniatur lampu lalu lintas melibatkan konsep STEAM: Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika. Dengan menggunakan alat seperti gunting, cutter, dan penggaris, siswa belajar merangkai kabel dan memahami prinsip listrik paralel. Pendekatan ini juga meningkatkan keterampilan 4C: communication (komunikasi), collaborative (kolaborasi), critical thinking (berpikir kritis), and creative (kreatif).
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Media Konkret untuk Meningkatkan Hasil Belajar tentang Materi Luas Bangun Datar pada Siswa Kelas V SD Negeri Pasarkliwon Tahun Ajaran 2023/2024 Salma Handayani; Herwinda Putra Susila; Moh Salimi; Faridatul Akaddiyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92151

Abstract

Hasil belajar sangat penting dalam sebuah pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning dengan media konkret untuk meningkatkan hasil belajar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sampel yang digunakan adalah 16 siswa kelas V yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data meliputi tes, dengan alat pengumpulan data berupa lembar evaluasi dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning, dari 68,80% menjadi 80,40%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar tentang materi luas bangun datar dengan media konkret pada siswa kelas V SD Negeri Pasarkliwon tahun ajaran 2023/2024.
Analisis Kebutuhan Buku Digital Berbasis Etnotematik untuk Meningkatkan Literasi Budaya dan Kewargaan Fitri Ayu Febrianti; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Moh Salimi; Lutfi Asy’ari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91643

Abstract

Sejatinya, Pendidikan Pancasila dapat mengakomodasi kemampuan literasi budaya dan kewargaan peserta didik di tingkat Sekolah Dasar. Oleh karena itu, buku digital berbasis Etnotematik menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik, termasuk kemampuan literasi budaya dan kewargaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan buku digital berbasis Etnotematik untuk meningkatkan kemampuan literasi budaya dan kewargaan peserta didik kelas V SD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (RnD) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini menggunakan tahap pertama dari model ADDIE, yaitu Analyze (Analisis). Analisis kebutuhan dilakukan melalui studi lapangan dengan instrumen berupa wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukannya pengembangan buku digital berbasis Etnotematik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD. Dengan tetap mempertimbangkan hasil analisis kebutuhan yang sudah dilakukan sebagai landasan dalam proses pengembangan.
Implementasi Pembelajaran Keberagaman Budaya dengan Menerapkan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbantuan Lapbook Astuti Yuniati; Mintasih Indriayu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91557

Abstract

Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran keberagaman budaya menggunakan model PjBL berbantuan Lapbook. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan analisis isi dokumen. Sedangkan analisis data menggunakan pengumpulan, reduksi, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik purposive sampling. Pesertanya adalah peserta didik pada salah satu SD negeri di Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran keberagaman budaya dilaksanakan dengan membuat modul ajar menggunakan model PjBL dengan proyek berupa Lapbook. Penerapan pembelajaran keberagaman budaya dilaksanakan dengan pembuatan proyek Lapbook keberagaman budaya dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar. Penilaian pembelajaran keberagaman budaya dilakukan dengan penilaian autentik. Kesimpulan penelitian ini adalah pembelajaran keberagaman budaya diimplementasikan dengan menerapkan sintaks PjBL berbantuan lapbook dengan memperhatikan penilaian portofolio, penilaian kinerja, penilaian tes serta penilaian proyek.
Analisis Tes Subjektif sebagai Evaluasi Pembelajaran Menulis Teks Cerita Inspiratif pada Siswa Kelas IX MTs Hidayatut Thalibin Siti Romlah El Busthami; Liana Rochmatul Wachidah; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92275

Abstract

Dalam proses pembelajaran guru harus mampu menentukan tes yang cocok untuk digunakan dalam menilai kemampuan siswa dalam memahami materi yang diajarkan. Dimana, instrumen penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil dari penggunaan tes subjektif dalam evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia pada materi keterampilan menulis teks cerita isnpiratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif berupa penjelasan mengenai penggunaan tes subjektif sebagai evaluasi keterampilan menulis teks cerita isnpiratif. Sumber data utama dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IX MTs Hidayatut Thalibin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan proses tes dan wawancara singkat. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penggunaan tes subjektif merupakan penilaian utama dalam pembelajaran cerita inspiratif, guna mengetahui kemampuan menuulis teks cerita inspiratif mulai dari kesesuaian isi dengan tema, pengorganisasian struktur, dan penggunaan diksi. Data yang didapat akan dianalisis, secara kualitatif melalui proses menulis, pengamatan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi cerita inspiratif dengan penggunaan tes subjektif ini hasil yang di dapat mencerminkan kemampuan peserta didik yang sebenarnya.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue