cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
An Analysis Tourist’s Perceptions Toward Tourism Development: Secondary Tourist Attraction Study Andri Machmury
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.96456

Abstract

The findings of this study highlight that Dante Pine's success as a tourist destination largely depends on its natural attractions, such as the scenic mountain views and the outdoor ambiance. However, several operational improvements are needed to enhance the overall visitor experience. First, addressing the inadequate parking facilities and improving access to the site would significantly enhance visitor convenience, especially during peak times. Second, improving service speed and food quality, along with offering a wider range of food and beverage options, is essential to meet the expectations of growing tourist numbers. Third, strengthening safety measures on slippery pathways and enhancing family-friendly amenities, such as providing clean water and safe play areas for children, would address concerns raised by visitors. Lastly, diversifying attractions by revitalizing adventure activities like the flying fox or introducing new, engaging experiences could attract a broader audience. Future research could focus on understanding the impact of these operational improvements on visitor satisfaction and retention, with a particular focus on how to balance environmental sustainability with infrastructure development.
Tren Hijau: Studi Komparatif Preferensi Hotel Ramah Lingkungan di Kalangan Milenial dan Gen Z Daniel Adolf Ohyver; St Raizah Adawiah; Mohd Khaerul Ikwan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.104975

Abstract

Kesadaran yang semakin meningkat terhadap keberlanjutan lingkungan telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku konsumen dalam industri pariwisata dan perhotelan terutama bagi generasi milenial dan Z. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan preferensi Milenial dan Gen Z terhadap konsep perhotelan ramah lingkungan, dengan fokus pada sikap, motivasi, dan niat perilaku mereka terhadap pilihan akomodasi yang berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei daring dari 350 responden (175 Milenial dan 175 Gen Z). Analisis data dilakukan dengan bantuan software statistik seperti SPSS atau AMOS. Temuan kuantitatif menunjukkan bahwa meskipun kedua generasi menghargai praktik yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, Gen Z lebih bersedia membayar lebih untuk hotel ramah lingkungan dan lebih mengandalkan platform digital serta influencer media sosial untuk menilai klaim keberlanjutan. Sebaliknya, Milenial lebih mengutamakan efektivitas biaya dan kepraktisan, serta cenderung mempertanyakan keaslian dari upaya pemasaran hijau. Wawasan kualitatif lebih lanjut menyoroti pentingnya transparansi, keaslian, dan tanggung jawab sosial dalam membentuk persepsi positif terhadap perhotelan ramah lingkungan. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan mengenai perbedaan antar generasi dalam konsumsi pariwisata berkelanjutan, serta memberikan wawasan praktis bagi para manajer perhotelan untuk menyesuaikan penawaran dan strategi komunikasi mereka demi memenuhi harapan para pelancong muda.
Design and Development of Problem-Based Flipbook Media for Geometry Learning Sri Nurrohmah; Riyadi Riyadi; Sudiyanto Sudiyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media flipbook berbasis masalah sebagai alternatif solusi pembelajaran bangun ruang yang relevan dan menarik. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE, meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media flipbook dirancang dengan fitur visualisasi 3D, soal berbasis masalah, dan panduan langkah demi langkah sesuai pendekatan problem-based learning (PBL). Hasil uji coba pada 55 peserta didik kelas V menunjukkan bahwa flipbook ini efektif meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap bangun ruang. Validasi ahli media, materi, dan bahasa menyatakan media ini valid untuk digunakan dalam pembelajaran. Selain itu, 80% peserta didik mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan mayoritas memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan flipbook. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa media flipbook berbasis masalah mampu meningkatkan pemahaman peserta didik secara konkret dan memotivasi mereka untuk berpikir kritis. Namun, keterbatasan perangkat teknologi di sekolah menjadi tantangan yang memerlukan solusi berupa pelatihan guru dan pengadaan fasilitas teknologi. Dengan implementasi yang tepat, flipbook ini dapat menjadi media pembelajaran inovatif yang mendukung pembelajaran matematika secara lebih bermakna.
Meningkatkan Kualitas Guru untuk Menjawab Tantangan Abad 21 Afiq Naufal Faliki; Alfiana Tri Nurkhasanah; Endah Soraya; Muhamad Chamdani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107199

Abstract

Teacher quality is a key factor in the success of education, especially in facing the challenges of 21st-century learning, which demands digital literacy, critical thinking, creativity, collaboration, and effective communication. This study aims to systematically review the literature related to improving teacher quality within this context. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of ten selected articles published between 2018 and 2023, sourced from Google Scholar based on scientific credibility and relevance. The review findings indicate that improving teacher quality involves mastery of educational technology, pedagogical competence, reflective thinking skills, and strong professional character. In addition, continuous training, learning communities, and adaptive educational policies also play a significant role in preparing teachers for changing times. Therefore, a comprehensive, sustainable, and needs-based strategy is essential to enhance teacher quality and support educators in adapting and innovating in the teaching and learning process.Kualitas guru merupakan kunci keberhasilan pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan abad ke-21 yang menuntut literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi efektif. Penelitian ini bertujuan menelaah literatur secara sistematis terkait peningkatan kualitas guru dalam konteks tersebut. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap sepuluh artikel terpilih yang diterbitkan pada 2018–2023 melalui penelusuran Google Scholar berdasarkan kriteria keilmiahan dan relevansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas guru mencakup penguasaan teknologi pendidikan, kompetensi pedagogik, kemampuan reflektif, dan karakter profesional. Selain itu, pelatihan berkelanjutan, komunitas belajar, serta kebijakan pendidikan yang adaptif turut mendukung kesiapan guru menghadapi perubahan zaman. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan mutu guru yang menyeluruh, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan guna menciptakan tenaga pendidik yang mampu beradaptasi dan berinovasi dalam proses pembelajaran.
Perancangan Sistem Digital Penerimaan Siswa Baru Berbasis Web Pesantren IIT Rabbani Pondok Kubang Kota Bengkulu Tiara Ayu Lestari; Marhalim Marhalim
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107888

Abstract

Saat ini proses penerimaan santri baru di pesantren IIT Rabani Pondok Kubang masih menggunakan sistem manual berupa pendaftaran langsung, penumpukan berkas fisik, dan pencatatan data yang rentan kesalahan sehingga menyebabkan seleksi tidak efisien, memakan waktu, dan kurang transparan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah sebuah sistem informasi berbasis web yang bertujuan untuk mempermudah pendaftaran secara online, mengelola data santri secara digital dan terintegrasi, serta memfasilitasi proses verifikasi berkas oleh admin. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur pengumuman otomatis dan kemampuan untuk mencetak bukti pendaftaran. Penelitian ini menguraikan tahap-tahap perancangan sistem dengan menggunakan metode Waterfall, yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan sistem yang terdiri dari diagram konteks, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), dan desain antarmuka pengguna, yang dapat dijadikan panduan untuk pengembangan sistem informasi penerimaan santri baru di Pesantren IIT Rabbani.
Pengembangan Media Interaktif "DIDAYA" (Mading Budaya Kaltara) sebagai Pengenalan Budaya pada AUD Ari Rahmi Hasfaraini; Kusumawati Kusumawati; Nur Pangesti Apriliyana; Aldo Maolana; Firda Yunias Leban
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107226

Abstract

There are various cultures that can be introduced to early childhood, such as introducing the diversity of tribes, races, religions, customs and others. Therefore, it is very important for the rest to be introduced to this diverse culture from an early age, so that the next generation still knows their own culture. Early childhood (AUD) is the next generation of the nation and has a high absorption capacity, it is very important to introduce the culture around them. However, the current situation, the lack of children's knowledge about their own culture. The cause is the lack of APE related to the introduction of culture in schools. Therefore, this study seeks to develop interactive media as an introduction to culture to early childhood. The development of this interactive media is important to do because diversity is an extraordinary wealth that must be accepted, maintained, and used as a tool to unite the nation. This study uses the Research and Development (R&D) method with the Borg and Gall model with the results of expert validation of material and media feasibility obtained an ideal of 82% included in the very good category and the results of users reaching a percentage of 90% with a very good category. Therefore, with thw existence of DIDAYA, it is hoped that at the early childhood education level, teachers will find it easier to introduce the local culture around the children in a more enjoyable way.Ada berbagai ragam budaya yang dapat dikenalkan pada anak usia dini, seperti mengenalkan keberagaman suku, ras, agama, adat istiadat dan lain-lain. Maka dari itu, sangat penting bagi sisa untuk dikenalkan dengan budaya yang beragam ini sejak dini, agar generasi penerus tetap mengenal budayanya sendiri. Anak usia dini (AUD) adalah generasi penerus bangsa dan memiliki daya serap yang tinggi, sangat penting untuk mengenalkan budaya disekitarnya. Namun, keadaan sekarang ini, minimnya pengetahuan anak mengenai budaya mereja sendiri. Penyebabnya adalah kurangnya APE yang berkaitan dengan pengenalan budaya yang ada disekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif sebagai pengenalan budaya kepada anak usia dini. Pengembangan media interaktif ini penting untuk dilakukan karena keberagaman adalah kekayaan luar biada yang harus diterima, dipelihara, dan digunakan sebagai alat untuk mempersatukan bangsa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall dengan hasil validasi ahli materi dan kelayakan media diperoleh keidealan 82% termasuk dalam kategori sangat baik dan hasil dari pengguna mencapai persentase 90% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, dengan adanya DIDAYA ini diharapkan pada jenjang PAUD guru-guru lebih mudah mengenalkan budaya yang ada disekitar anak dengan lebih menyenangkan
Peran Self-Esteem terhadap Online Grooming Risk pada Remaja di Sumatera Barat Sri Wahyuni; Maya Yasmin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115786

Abstract

Tingginya intensitas penggunaan internet pada remaja meningkatkan risiko terpapar kejahatan seksual daring seperti online grooming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self-esteem terhadap online grooming risk pada remaja di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan 368 remaja berusia 13–18 tahun di Sumatera Barat. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale yang dikembangkan oleh Rosenberg (1965) serta skala online grooming risk berdasarkan aspek Pasca (2022), kemudian data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-esteem berperan signifikan terhadap online grooming risk pada remaja (p = 0,003). Nilai R² sebesar 0,023 menunjukkan bahwa self-esteem memberikan kontribusi sebesar 2,3% terhadap variasi online grooming risk. Temuan ini menunjukkan bahwa self-esteem merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan risiko online grooming pada remaja.
Kontribusi Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual Siswa SMP di Pasaman Barat Putri Aurel Violeta; Rida Yanna Primanita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115639

Abstract

Konformitas teman sebaya merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perilaku seksual remaja, dikarenakan adanya kecenderungan remaja untuk menyesuaikan diri dengan norma, nilai, dan perilaku yang ada dalam lingkaran pertemanan mereka. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kontribusi konformitas teman sebaya terhadap perilaku seksual siswa SMP di Pasaman Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan analisis regresi sederhana. Sampel penelitian sebanyak 100 siswa dengan purposive sampling yang diukur berdasarkan skala perilaku seksual dan skala konformitas teman sebaya yang telah teruji. Hasil penelitian menemukan bahwa mayoritas siswa berada pada kategori perilaku seksual tinggi (43%) dan konformitas teman sebaya sedang (44%). Analisis regresi menunjukkan adanya kontribusi positif dan signifikan konformitas teman sebaya terhadap perilaku seksual (R² = 0,685; p < 0,001), yang berarti konformitas teman sebaya memberikan sumbangan sebesar 68,5% terhadap perilaku seksual. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat konformitas teman sebaya, semakin tinggi juga perilaku seksual siswa SMP di Pasaman Barat.
Hubungan Social Support dengan Life Satisfaction pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Sumatera Barat Kania Jeanrita; Rida Yanna Primanita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115798

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir kerap menghadapi tekanan akademik yang tinggi seperti tuntutan penyelesaian skripsi serta kecemasan terkait dunia kerja. Dalam situasi tersebut dengan adanya dukungan sosial yang bersumber dari keluarga maupun teman dan lingkungan sekitar menjadi faktor krusial dalam meningkatkan kepuasan hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara social support dan life satisfaction pada mahasiswa tingkat akhir di Sumatera Barat. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif studi ini melibatkan 349 mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi melalui teknik convenience sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi product moment Pearson. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara social support dan life satisfaction (r = 0,669; p < 0,05) di mana kedua variabel berada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial dari lingkungan sekitar memberikan kontribusi positif terhadap kepuasan hidup mahasiswa pada fase penyusunan tugas akhir di Sumatera Barat. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan dukungan sosial untuk meningkatkan kepuasan hidup mahasiswa di fase akhir studi mereka.
Efektivitas Penerapan Teknik Behavioral Contract Dalam Konseling Kelompok untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa SMP Yosefina Rosari Essen; Kristinus Sembiring; Dhiu Margaretha
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115641

Abstract

Perilaku membolos yang masih sering terjadi pada siswa menunjukkan perlunya intervensi efektif, salah satunya melalui penerapan teknik behavioral contract dalam konseling kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik behavioral contract dalam konseling kelompok untuk mengurangi perilaku membolos siswa Kelas VIII A UPTD SMPN 10 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pre-experimental design (one group-pretest-posttest design) pada 30 siswa, dengan pengumpulan data menggunakan angket perilaku membolos dan pedoman intervensi sebagai instrumen perlakuan. Hasil analisis menunjukkan nilai ?ℎ????? sebesar 20,733 sedangkan nilai ?????? pada taraf signifikan 5% sebesar 2,364, sehingga ?ℎ????? > ??????, yang menandakan adanya pengurangan perilaku membolos secara signifikan. Dengan demikian, penerapan teknik behavioral contract dalam konseling kelompok terbukti efektif untuk mengurangi perilaku membolos siswa kelas VIII A UPTD SMPN 10 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue