cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada Mata Pelajaran Matematika Soal Cerita tentang Perbandingan Bilangan Cacah Zulfatun Nikmah; Fitriyana Rahmawati; Giovani Marganing Ratri; Matsuri Matsuri; Muhdi Santoso
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada mata pelajaran Matematika soal cerita tentang perbandingan bilangan cacah. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Kawatan Surakarta yang berjumlah 29 siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan instrumen penelitian lembar observasi dan soal tes. Penelitian dilakukan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), Pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan siswa yang tuntas dari pra siklus ke siklus I sebesar 16,7%, kemudian pada siklus I ke siklus II meningkat sebesar 23,8%. Perolehan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I rata-rata 80,81 dan siklus II memiliki rata-rata 97,12.
Efektivitas Konseling Kelompok Teknik Self-Regulated Learning untuk Mereduksi Perilaku Prokastinasi Akademik Siswa yang Mengikuti Organisasi Nikmah Maulina; Yusuf Hasan Baharudin; Endang Rifani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107393

Abstract

The activity of postponing assignments in psychology is known as academic procrastination. Factors causing academic procrastination found in students of SMK Ma'arif NU 1 Rawalo include assignments that are considered less interesting, playing with cellphones, playing, video calls with girlfriends, being busy with organizational activities, and low self-regulation in learning. This study aims to test the Self-regulated learning technique to reduce the level of academic procrastination of students who join organizations at SMK Ma'arif NU 1 Rawalo. The method used is a quasi-experimental design with a nonequivalent (pre-test and post-test) control group design. Sampling was carried out using a purposive sampling technique. Data collection techniques used observation, interviews and academic procrastination questionnaires. The sample in this study amounted to 10 students who actively participate in the PK IPNU IPPNU and Pramuka organizations with a division of 5 students as a control group and 5 students as an experimental group. The data analysis technique used a Paired Sample T-Test, with statistical results showing a significance figure (2-tailed) of 0.001 < 0.005, which means H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that self-regulated learning techniques are effective in reducing the level of academic procrastination in students.Kegiatan menunda-nunda mengerjakan tugas dalam dunia psikologi dikenal dengan istilah prokastinasi akademik. Faktor-faktor penyebab prokrastinasi akademik yang ditemukan pada siswa SMK Ma’arif NU 1 Rawalo diantaranya adalah tugas yang dianggap kurang menarik, bermain handphone, bermian, video call dengan pacar, sibuk kegiatan organisasi, dan rendahnya regulasi diri dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji teknik Self-regulated learning untuk mereduksi tingkat prokrastinasi akademik siswa yang mengikuti organisasi di SMK Ma’arif NU 1 Rawalo. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan nonequivalent (pre-test dan post-test) control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan angket prokastinasi akademik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa yang aktif mengikuti organisasi PK IPNU IPPNU dan Pramuka dengan pembagian 5 siswa sebagai kelompok kontrol dan 5 siswa sebagai kelompok eksperimen. Teknik analisis data menggunakan Paired Sample T-Test, dimana hasil statistik menunjukkan angka signifikansi (2-tailed) yaitu 0,001<0,005 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan jika teknik Self-regulated learning efektif untuk mereduksi tingkat prokastinasi akademik siswa.
Perbedaan Motivasi Berprestasi Berdasarkan Gender pada Siswa SMP Anselmus Tupen Knotan; Rosa Mustika Bulor; Dhiu Margaretha
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109338

Abstract

Motivasi berprestasi merupakan dorongan internal yang mendorong individu untuk mencapai hasil optimal. Namun, berdasarkan observasi di SMPK St. Theresia “Disamakan” Kupang, terlihat adanya perbedaan tingkat motivasi berprestasi antara siswa laki-laki dan perempuan. Siswa perempuan cenderung lebih tekun, aktif, dan bertanggung jawab dalam belajar, sedangkan siswa laki-laki menunjukkan keterlibatan yang lebih rendah. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan motivasi berprestasi berdasarkan gender yang perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi berprestasi berdasarkan gender pada siswa kelas VIII SMPK St. Theresia”Disamakan”  Kupang  Tahun Pelajaran 2024 / 2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi penelitian berjumlah 120 siswa  kelas VIII dari 25% maka sampel penelitian sebanyak 32 siswa  yang diambil menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi berprestasi. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, homogenitas, serta uji-t dan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa perempuan memiliki rata-rata motivasi berprestasi lebih tinggi (117,50) dibandingkan siswa laki-laki (89,86). Uji-t menghasilkan nilai thitung = 3,793 dengan signifikansi 0,001 (<0,05), serta uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan motivasi berprestasi berdasarkan gender.
Pengaruh Variasi Sosial Terhadap Register Pertanian Dialek Banyumas M. Riyanton; Mustasyfa Thabib Kariadi; Dani Arifudin; Supriyono Supriyono; Riska Hanifah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.108869

Abstract

Bahasa memiliki peran penting tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas sosial dan budaya suatu komunitas. Dalam konteks pertanian padi di Banyumas, muncul ragam bahasa khusus atau register yang merefleksikan aktivitas, alat, ukuran, maupun praktik budaya petani. Namun, keberadaan variasi sosial seperti usia, jenis kelamin, kelas sosial, dan tingkat pendidikan menimbulkan perbedaan dalam penggunaan register sehingga berpotensi menggeser istilah tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi sosial terhadap penggunaan register pertanian padi pada dialek Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur dengan petani padi, kemudian dianalisis menggunakan metode padan referensial serta diuji keabsahannya melalui triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar register berbentuk kata tunggal dengan fungsi utama sebagai sarana penyampaian informasi. Beberapa istilah khas yang ditemukan meliputi ani-ani, weluku, sebawang, pari gandamana, ngileni, bawon, segula, dan teng. Petani tua lebih mempertahankan istilah tradisional, sementara generasi muda cenderung memakai istilah modern. Penelitian ini menegaskan pentingnya dokumentasi register untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus menjembatani komunikasi antargenerasi.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Kelas IV SDICT Al Abidin Surakarta Riyadi Riyadi; Choirul Anwar; Naelufar Indy Khamroh; Reny Harpiyani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas IV SDICT Al Abidin Surakarta melalui penerapan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 25 siswa dan dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan proses sains siswa, terutama pada aspek mengamati, mengelompokkan, dan menerapkan. Analisis N-gain menunjukkan sebagian besar siswa mengalami peningkatan pada kategori sedang, dengan nilai tertinggi pada aspek penerapan. Penelitian ini menyarankan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa serta meningkatkan keterlibatan dan kolaborasi di kelas.
Model Pengembangan Kompetensi Mahasiswa dalam Pengembangan Bahan Ajar Digital Pada Program Pendidikan Guru: Studi Kasus Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru MI Nurhidayah Nurhidayah; Fikria Najitama
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107409

Abstract

Social studies education is one of the compulsory subjects given to elementary school (SD) or Madrasah Ibtidaiyyah (MI) students which aims to form good citizens, so that its achievement is highly dependent on the quality of learning they receive in this case the use of teaching materials that suit the student's learning profile.The purpose of this study was to describe the model of student competency development in compiling digital teaching materials for social studies subjects. The approach used in this study is a qualitative approach with case studies. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation studies. The results of the study showed that the student competency development model was carried out using democratic participatory techniques, and was differentiated. Students carried out self-development in compiling digital teaching materials through theoretical and practical reinforcement. So that students not only have theoretical knowledge but can also practice. The result is that students are able to develop digital teaching materials that are in accordance with the analysis of content needs and are interesting. The conclusion of the study shows that the competency development model accommodates the uniqueness of students so that the digital learning materials developed are able to adjust the demands of digital-based educational transformation that are interesting, effective and efficient according to the expected learning outcomes.Pendidikan IPS adalah salah satu mata pelajaran wajib yang diberikan pada siswa usia Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyyah (MI) yang bertujuan untuk membentuk  warga Negara yang baik (good citizen), sehingga dalam pencapaiannya sangat bergantung pada kualitas pembelajaran yang  diterimanya, dalam hal ini penggunaan bahan ajar yang sesuai profil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan  model pengembangan kompetensi  mahasiswa dalam penyusunan bahan ajar digital mata pelajaran IPS. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa model Pengembangan kompetensi mahasiswa dilakukan dengan teknik partisipatif demokratis, dan berdifferensiasi. Mahasiswa melakukan Pengembangan diri dalam penyusun bahan ajar digital  melalui penguatan teoritis dan praktik. Sehingga  mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis namun juga bisa melakukan praktik. Hasilnya mahasiswa mampu mengembangkan bahan ajar digital yang sesuai  dengan analisis kebutuhan konten dan menarik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan kompetensi mengakomodir keunikan  mahasiswa sehingga bahan pembelajaran digital yang dikembangkan mampu menyesuaikan tuntutan dalam tranformasi pendidikan berbasis digital yang menarik, efektif dan efisien sesuai capaian pembelajaran yang diharapkan.
Ketika Bertemu Dunia Virtual: Social Comparison dan Loneliness Pecandu Game Online Adila Tsurayya; Rida Yanna Primanita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109610

Abstract

Fenomena kecanduan game online pada remaja menjadi isu yang semakin mendapat perhatian karena berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental dan kualitas hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara social comparison dengan tingkat kesepian (loneliness) pada remaja yang mengalami kecanduan game online di Sumatera Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan metode purposive sampling yang melibatkan 100 responden dari kalangan siswa SMP dan SMA. Instrumen yang digunakan adalah skala Social Comparison dan UCLA Loneliness Scale Version 3. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho, yang menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara social comparison dan loneliness (r = 0.349; p < 0.001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas individu melakukan perbandingan sosial khususnya upward comparison maka semakin tinggi pula tingkat kesepian yang dirasakan. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks kecanduan game online, social comparison dapat menjadi faktor stresor yang memperkuat perasaan keterasingan dan ketidakpuasan sosial.
Analysis of How Critical Thinking Skills Affect Students' Essay Writing Ability Retno Satuti; Retno Winarni; Eka Budhi Santosa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109461

Abstract

This study aims to analyze the influence of critical thinking skills on the essay writing ability of elementary school students. The research was conducted at SDN Gugus Gajah Mada Giriwoyo using a quantitative ex post facto approach. The research sample consisted of 52 students determined through cluster random sampling techniques. Critical thinking skills data were obtained based on scores on several essay questions, while essay writing skills were measured based on indicators of coherence, cohesion, sentence structure, and idea development. Data analysis employed descriptive statistics, normality tests, validity tests, and simple regression analyses. The results showed that critical thinking skills had a significant impact on the ability to write essays, accounting for 37% of the variance. These findings confirm the importance of integrating critical thinking-based learning in literacy learning in elementary schools.
Pengaruh Model Auditory Intellectually Repetition berbasis Metode Ekstempooran terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar Risma Nuriyanti; Dea Asri Pujiasti; Dani Gunawan; Yennie Indriati Widyaningsih; Lina Karlina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107426

Abstract

Students' speaking skills require serious attention due to their relatively low levels. The purpose of this study is to determine the effect of the AIR model based on the extemporaneous method on students’ speaking skills. The method used was a quantitative method with a pre-experimental design consisting of one group of pre-tests and post-tests. The sample used was a class of 30 fifth-grade students selected using purposive sampling. The measurement tool used was a speech test that referred to five indicators: intonation, pronunciation, facial expressions, vocabulary, and fluency. These four indicators were evaluated using a rubric validated by experts, and the data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis techniques. The research results showed that based on the t-test calculation, the significance value obtained was 0.001 at a significance level of ? = 0.05, thus sig. < ?, which means that Ho is rejected. Therefore, based on the hypothesis test results, it can be concluded that the AIR model based on the extemporaneous method has an effect on elementary school students’ speaking skills. Hence, the AIR model based on the extemporaneous method can be considered an alternative solution to improve students' speaking skills by stimulating and enhancing their vocabulary mastery in expressing ideas or thoughts verbally.Keterampilan berbicara mahasiswa perlu mendapatkan perhatian yang serius karena dinilai masih rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model AIR berbasis metode ekstemporan terhadap keterampilan berbicara mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis preeksperimen desain one group pretest postes. Sampel yang digunakan yaitu kelas V yang berjumlah 30 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu instrument tes bentuk lisan yang merujuk pada lima indicator yakni intonasi, pelafalan, mimic, kosakata, dan kelancaran. Keempat indicator tersebut dinilai menggunakan rubrik penilaian yan diuji validitas isi oleh ahli dan data diolah dengan menggunakan teknis analisis data deskriptif dan analisis data inferensial. Hasil penelitian menunjukan berdasarkan perhitungan uji t diperoleh nilai sig. sebesar 0,001 pada taraf signifikan ? = 0,05 sehingga sig. < ? yang berarti Ho ditolak. Demikian berdasarkan hasil uji hipotesis dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model AIR berbasis metode ekstemporan terhadap keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Demikian metode AIR berbasis metode ekstemporan bisa menjadi salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa untuk menstimulus dan meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam mengungkapkan ide atau gagasan ke dalam bunyi Bahasa.
Kecerdasan Emosional Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan Tahun 2023 Di Unwira Berdasarkan Jenis Kelamin Yohana Imelda Harapan; Rosa Mustika Bulor; Gracianus Edwin T. P. Lejap
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110370

Abstract

Perbedaan kecerdasan emosional antara mahasiswa laki-laki dan perempuan masih menjadi permasalahan yang perlu dikaji lebih mendalam, mengingat kecerdasan emosional berperan penting dalam keberhasilan akademik, pengelolaan stres, dan hubungan sosial di lingkungan perguruan tingg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan Tahun 2023 di Universitas Katolik Widya Mandira. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 yang berjumlah 85 mahasiswa. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data menggunakan uji T. Hasil uji independent Samples T- Test menunjukan nilai signifikan sebesar 0,015 (p<0,05), yang berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kecerdasaan emosional pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan tahun 2023 berdasarkan jenis kelamin.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue