cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Integration of Puppet Story Cultural Values in Strengthening the Character of Elementary School Students Nuryanti Nuryanti; St. Y. Slamet; Joko Daryanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109818

Abstract

This study aims to analyze the form of integration of the cultural value of wayang stories in Indonesian learning in elementary schools, describe the perception of teachers and students of the character values contained in the puppet story, and identify the challenges of its implementation as a character strengthening strategy. The research uses a descriptive qualitative approach with a staked case study design focused on grade IV of SDN 1 Tawangharjo involving 1 classroom teacher and 25 fourth-grade students as research subjects. Data was collected through in-depth interviews, participant observations, and documentation, and analyzed using thematic-interactive analysis techniques with data triangulation. The results of the study show that wayang stories are used contextually in the planning and implementation of learning that contains character values such as responsibility, courage, and mutual cooperation. Teachers develop thematic modules based on local stories, but still face obstacles in the formulation of value indicators, limitations in visual media, and students' symbolic understanding. The implications of these findings underscore the need to develop a curriculum based on local culture, value literacy training for teachers, and continuous evaluation of students' character. This research contributes significantly to strengthening culturally and contextually relevant character learning in elementary schools by providing a practical framework for integrating local cultural values into formal education curricula.
Penerapan Metode Simulasi Pada Mata Pelajaran Ekonomi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik (Studi Pada Kelas XI SMA PGRI 2 Denpasar) Made Anggi Raditya Satrya; Sundari Sundari; Umar Yeni Suyanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.111463

Abstract

Tujuan dari riset ini adalah mengetahui bagaimana metode simulasi dapat menyebabkan meningkatnya hasil belajar siswa dan mengetahui kendala dalam saat diterapkannya metode di kelas XI MIPA SMAS PGRI 2 Denpasar pada mata pelajaran ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis & Taggart yang terdiri dari empat tahapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, dilanjutkan ke siklus berikutnya dengan teknik pengumpul data hasil belajar dengan teknik observasi melalui tes ujian tertulis yang dilakukan di akhir siklus 1 dan 2. Data dari riset ini dianalisis dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penilaian persentase peningkatan dan hasil belajar siswa. Dari hasil riset ini, dapat temukan terjadi adanya kenaikan nilai rata-rata siswa dari Prasiklus 63,8 ke 72,2 di siklus I dan meningkat menjadi 84 pada siklus II. Berdasarkan kenaikan hasil belajar siswa tersebut dapat disimpulkan jika pembelajaran dengan menggunakan metode simulasi memberikan peningkatan pada minat siswa dalam pelajaran ekonomi terkait materi kebijakan moneterdengan yang dibuktikan dari adanya peningkatan dari tiap siklus.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Komunitas Vespa Gembel Putri Rahma Oktafia; Rida Yanna Primanita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115035

Abstract

Keberadaan komunitas Vespa Gembel kerap dihadapkan pada stigma sosial yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis anggotanya, sehingga dukungan sosial memungkinkan faktor penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan agar menganalisis hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada anggota komunitas Vespa Gembel di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Metode sampling incidental digunakan untuk memilih 50 anggota komunitas Vespa Gembel untuk penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala yang mengukur variabel kesejahteraan psikologis dan dukungan sosial. Korelasi Pearson Product Moment digunakan untuk menganalisis data. Ada hubungan positif yang signifikan dan kuat antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis (r = 0,922; p = 0,001; p < 0,05). Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat dukungan sosial yang diterima seseorang terkait dengan tingkat kesejahteraan psikologisnya.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Sendi dan Otot pada Peserta Didik Kelas VIC SDIT Insan Mulia Surakarta Tahun Ajaran 2024/2025 Khusnul Khotimah; Wilis Erila Citra; Idam Ragil Widianto Atmojo; Tri Widyarini
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil belajar peserta didik menggunakan model Problem Based Learning (PBL) mata pelajaran IPAS materi sendi dan otot kelas VIC SDIT Insan Mulia. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIC SDIT Insan Mulia yang berjumlah 28 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Tes dilaksanakan 3 kali yakni 1 kali tes awal untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam memahami materi pembelajaran, dan 2 kali tes dengan tingkatan soal yang lebih tinggi untuk menilai peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL  mampu meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik yang dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase hasil belajar peserta didik. Persentase tersebut yaitu dari pra tindakan 42,86% menjadi 67,86% pada siklus I, dan meningkat kembali sebanyak 89,29% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik.
Peningkatan Keterampilan Penggunaan Software Quantum Gis (QGIS) pada Kelompok Guru Geografi Madrasah Aliyah (MA) Se Kabupaten Batang Ariyani Indrayati; Ananto Aji; Alfa Narendra; Wahyu Setyaningsih; Halim Sukma Aji
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107329

Abstract

Improving the quality of teachers must and must always be improved in order to support learning activities in schools, especially geography teachers. In geography subjects, teachers must be able to teach students directly how to make thematic maps digitally, therefore, learning in class is not only limited to theory but also directly practiced so that students can understand more easily and learning in class becomes effective. However, the conditions in the field are that teachers still experience difficulties and obstacles in teaching students how to practice making maps digitally using software. One of the obstacles faced by teachers is because the price of the software is so expensive, therefore our community service team tries to use free software (open source), namely Quantum GIS (QGIS). The development of geographic information system technology, especially software, is developing very rapidly and quickly. therefore it is important for teachers to be able to follow technological developments in the field of geographic information systems, especially Quantum GIS (QGIS) software. This community service activity aims to improve practical skills and also update the development of geographic information system technology, especially using Quantum GIS (QGIS) software in the geography teacher group in the Madrasah Aliyah environment in Batang Regency. The activity will be carried out in the form of socialization to provide knowledge for geography teachers regarding updates on the development of geographic information system technology, as well as workshop activities and practical training in data processing and digital map making using Quantum GIS (QGIS) software..Peningkatan kualitas guru harus dan wajib selalu ditingkatkan dalam rangka mendukung kegiatan pembelajaran disekolah dalam hal ini khususnya guru geografi. Pada mata pelajaran geografi guru harus mampu mengajarkan kepada siswa secara langsung bagaimana cara membuat peta tematik secara digital oleh karena itu pembelajaran dikelas bukan hanya sebatas teori namun juga langsung dipraktikan sehingga siswa lebih mudah memahami dan pembelajaran dikelas menjadi efektif. Namun kondisi dilapangan faktanya para guru masih mengalami kesusahan dan kendala dalam mengajarkan kepada siswa bagaimana praktik membuat peta secara digital menggunakan software. Kendala yag dihadapi guru salah satunya adalah karena harga software yang begitu mahal, oleh karena itu kami tim pengabdi mencoba untuk menggunakan software yang tidak berbayar (opensource) yaitu Quantum GIS (QGIS) Perkembangangan teknologi sistem informasi geografis khususnya pada software sangat berkembang pesat dan cepat. oleh karena itu hal ini menjadi penting bagi guru untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dibidang sistem informasi geografis khususnya software Quantum GIS (QGIS) . Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktek dan juga update perkembangan teknologi sistem informasi geografis khususnya menggunakan software Quantum GIS (QGIS) pada kelompok guru geografi di lingkungan Madrasah Aliyah di Kabupaten Batang. Kegiatan akan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi untuk memberikan pengetahuan bagi guru-guru geografi terkait update perkembangan teknologi sistem informasi geografis, serta kegiatan workshop dan pelatihan praktek pengolahan data dan pembuatan peta digital menggunakan software Quantum GIS (QGIS).
Kepuasan Pernikahan: Penilaian Generasi Milenial dan Z terkait Pernikahan yang Mereka Jalani Rahmah Rezki Elvika; Maya Yasmin; Yolivia Irna Aviani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.109261

Abstract

Menikah dan membangun keluarga adalah salah satu tugas perkembangan individu usia dewasa (khususnya dewasa awal dan seterusnya). Individu dewasa saat ini yang sedang dihadapkan pada keputusan untuk menikah dan membangun keluarga adalah individu generasi Milenial dan Z. Akan tetapi saat ini terdapat fenomena dimana para generasi Milenial dan Z ini memiliki kekhawatiran dan keengganan untuk menghadapi pernikahan dan maraknya perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pernikahan para generasi Milenial dan Z yang memilih menikah di tengah fenomena kekhawatiran dan keengganan sebagian dari generasi mereka untuk menikah. Partisipan yang terlibat pada penelitian ini adalah 175 orang (Milenial = 96; Z = 79) yang kemudian mengisi kuesioner kepuasan pernikahan. Data penelitian diolah dengan SPSS untuk mendapatkan data deskriptif dan perbandingan tingkat kepuasan pernikahan antar gender, antar generasi, dan antar gender di generasi yang berbeda menggunakan uji T-Test. Temuan penelitian ini adalah mayoritas generasi Milenial dan Z merasa puas dengan pernikahan yang mereka jalani. Selanjutnya, tidak terdapat perbedaan kepuasan pernikahan antara generasi Milenial dan Z, antar gender di masing-masing generasi, dan antar gender di generasi Milenial dan Z.
Kesalahan Pemecahan Masalah Soal Cerita Pecahan pada Peserta Didik Sekolah Dasar: Systematic Literature Review (SLR) Serlia Nurul Aizzah; Anesa Surya
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107437

Abstract

Problem solving in mathematics, especially fraction word problems, is a challenge for elementary school students which can affect understanding of concepts. This research aims to examine the literature on the forms of errors made by students in solving fraction story problems and the factors that cause them. The method used is Systematic Literature Review (SLR), analyzing scientific articles published between 2015 and 2025, through the Google Scholar database with the keywords: "problem solving", "fraction word problems", and "mathematical errors". The research results show that the dominant types of student errors in problem solving include: (1) errors in understanding the problem; (2) errors in selecting surgery; (3) errors in calculating; (4) errors in interpreting answers. The causal factors include: (1) lack of understanding of the concept of fractions; (2) low reading ability; (3) limited problem solving strategies. The teacher's role in providing scaffolding and selecting a contextual approach is very important to reduce student errors. Thus, learning intervention based on error diagnosis is an important step to increase the effectiveness of solving fraction story problems in elementary school students.Pemecahan masalah dalam matematika, khususnya pada soal cerita pecahan, menjadi tantangan bagi peserta didik sekolah dasar yang dapat memengaruhi pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur tentang bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan peserta didik dalam memcahkan masalah soal cerita pecahan serta faktor-faktor penyebabnya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) artikel-artikel ilmiah yang dianalisis dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2025, melalui database Google Scholar dengan kata kunci: "problem solving", "fraction word problems", dan "mathematical errors". Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesalahan peserta didik dalam pemecahan masalah yang dominan meliputi: (1) kesalahan dalam memahami masalah; (2) kesalahan dalam memilih operasi; (3) kesalahan dalam melakukan perhitungan; (4) kesalahan dalam menafsirkan jawaban. Faktor penyebabnya antara lain: (1) kurangnya pemahaman konsep pecahan; (2) rendahnya kemampuan membaca; (3) keterbatasan strategi pemecahan masalah. Peran guru dalam memberikan scaffolding dan pemilihan pendekatan kontekstual sangat penting untuk mengurangi kesalahan peserta didik. Dengan demikian, intervensi pembelajaran berbasis diagnosis kesalahan menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pemecahan masalah soal cerita pecahan pada peserta didik sekolah dasar.
Pengaruh Gadget Terhadap Pemerolehan Bahasa Anak (Kajian Psikolinguistik) Lutfi Eskawati; Hidayat Nur Septiadi; Fidyah Khasanah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i1.95430

Abstract

Dampak gadget terhadap penguasaan bahasa diperoleh melalui pengamatan pada seorang anak laki-laki berusia tiga tahun yang bernama Naufal. Metode pengumpulan data didapat melalui observasi dan dialog. Studi ini diharapkan dapat berguna dalam pengamatan pemerolehan bahasa anak-anak dan menjadi peringatan terhadap semua bentuk pemerolehan bahasa anak-anak melalui televisi. Penguasaan bahasa dikenal sebagai sintaksis dan semantik. Anak berusia tiga tahun adalah tahap yang paling penting dalam perkembangan kemampuan bahasanya. Anak-anak pada usia ini sering berbicara saat bermain atau ketika sendirian, mampu mengisahkan cerita sederhana seperti Naufal yang berperan sebagai narasumber. Penguasaan bahasa melalui gadget ini tidak dapat diawasi, sehingga bahasa yang dipakai dalam dialog di kartun animasi juga diadopsi oleh anak-anak. Pemakaian bahasa-bahasa ini juga berdampak pada tingkah laku anak. Anak biasanya meniru apa yang mereka saksikan dan dengarkan.
Analisis Kelayakan Penyajian dan Kegrafikaan Dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas III Sekolah Dasar Bening Setia Ilafi; Dedy Irawan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107239

Abstract

Textbooks are the most important instructional resources used in schools, and their quality greatly affects the effectiveness of classroom learning. Throughout the learning process, the textbooks used must meet established feasibility standards, particularly in terms of content presentation and graphical elements. This study aims to analyze the feasibility of content presentation and graphical design in the Bahasa Indonesia textbook for third-grade elementary school students published by EG. A qualitative approach with content analysis methodology was employed. The findings show that the textbook's presentation is well-structured and detailed, the layout and composition are visually proportional and harmonious. The cover design utilizes fresh and contrasting colors, the dimensions and format of the textbook are carefully and accurately designed. Images and illustrations are realistic and appropriate, avoiding potential student misinterpretations. This study concludes that the Bahasa Indonesia textbook published by EG a meets the feasibility criteria for both presentation and graphical design and is therefore suitable for use as a companion textbook during the learning process. Buku teks menjadi sumber ajar paling penting dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, sehingga kualitas buku teks sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran di sekolah. Selama proses pembelajaran, buku teks yang digunakan harus memenuhi standar kelayakan terutama kelayakan penyajian dan kegrafikaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penyajian dan kegrafikaan pada buku teks Bahasa Indonesia kelas III Sekolah Dasar dari penerbit EG. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Penyajian buku tersusun secara terstruktur dan rinci, tata letak dan komposisi buku terlihat proporsional dan harmonis. Kulit buku menggunakan kontras warna yang segar, ukuran dan bentuk buku teks didesain dengan rinci dan aktual. Gambar dan ilustrasi sesuai dengan kenyataan sehingga tidak menyebabkan salah tafsir siswa. Penelitian ini menunjukan bahwa buku teks EG sudah memenuhi kriteria kelayakan penyajian dan kegrafikaan sehingga layak digunakan menjadi buku teks pendamping selama proses pembelajaran oleh siswa.
Literasi Keuangan dan Perilaku Perencanaan Keuangan Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo Diah Pramesti; Endang Martini; Rosita Mei Damayanti; Mehilda Rosdaliva; Lintang Ayuninggar
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107261

Abstract

This study aims to examine financial literacy and financial planning behavior among housewives in Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. A survey conducted by the Financial Services Authority (OJK) indicates that financial literacy among housewives remains lower than financial inclusion, which may influence household financial planning. This research adopts a descriptive quantitative approach, utilizing primary data collected through questionnaires. The study population comprises housewives residing in Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo, with a sample of 85 respondents selected using random sampling. The data were analyzed using descriptive statistics. The findings reveal financial literacy through behaviors such as saving, borrowing from financial institutions, and investing. However, there are inconsistencies in expense recording and a lack of investment activity. Although financial planning is generally practiced, it remains inconsistent. These findings highlight the importance of empowerment and mentoring programs for women, particularly housewives, in financial management.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi keuangan dan perilaku perencanaan keuangan pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. Survey OJK menunjukkan literasi keuangan pada Ibu Rumah Tangga masih lebih rendah dibandingkan inklusinya, sehingga dapat berpengaruh pada perencanaan keuangan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner. Populasi dari penelitian adalah Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. Sampel sebanyak  85 orang dengan metode random sampling dengan teknik analisis menggunakan statistik deskriptif. menunjukkan literasi keuangan dari perilaku menabung, meminjam uang dari lembaga keuangan dan melakukan investasi. Namun, masih terdapat pencatatan pengeluaran yang belum konsisten, serta belum melakukan investasi. Perencanaan keuangan keluarga sendiri sudah banyak dilakukan namun belum konsisten. Hal ini memberikan gambaran pentingnya program pemberdayaan dan pendampingan perempuan, khususnya Ibu Rumah Tangga dalam pengelolaan keuangan.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue