cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,015 Documents
Penyimpangan Prinsip Kerjasama dan Kesantunan Tindak Tutur: Analisis Pragmatik Penguatan Etika Komunikasi Siswa Miftahul Himmatinnur; Benedictus Sudiyana; Suwarto Suwarto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/bp68g655

Abstract

Penyimpangan prinsip kerja sama dan kesantunan berbahasa dalam tindak tutur siswa Sekolah Dasar kepada guru serta temannya seringkali dilakukan dengan kesengajaan maupun tidak, sudah menjadi kebiasaan yang melanggar etika komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk penyimpangan tersebut serta mengaitkannya dengan upaya penguatan etika komunikasi di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas V dan VI SDN 1 Ronggojati, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri pada tahun ajaran 2024/2025. Data penelitian berupa tindak tutur siswa kepada guru maupun antar siswa saat pembelajaran yang menyimpang dari kedua prinsip pragmatik tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, simak, catat, dan wawancara, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi metode. Analisis data mengikuti tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pelanggaran pada empat maksim prinsip kerja sama, yaitu kuantitas, kualitas, relevansi, dan pelaksanaan, dengan dominasi pelanggaran pada maksim kuantitas dan kualitas. Selain itu, ditemukan pula penyimpangan pada enam maksim prinsip kesantunan, yaitu kebijaksanaan, kedermawanan, kerendahan hati, pujian, simpati, dan persetujuan, dengan dominasi pelanggaran maksim kerendahan hati dan simpati. Fenomena penyimpangan tindak tutur berimplikasi pada perlunya penanaman etika komunikasi siswa melalui rehabilitasi tata krama berbahasa berbasis karakter yang lebih sistematis agar tercipta interaksi belajar yang harmonis serta karakter santun siswa  sekolah dasar.
Transformasi Proses Menulis melalui Voice Typing dalam Pembelajaran Teks Deskripsi SMP Sugeng Yuli Irianto; Benedictus Sudiyana; Nurnaningsih Nurnaningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/rmyawg56

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi voice typing dalam pembelajaran teks deskripsi dan mendeskripsikan transformasi proses menulis murid menggunakan voice typing. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yaitu penggunaan voice typing dalam pembelajaran menulis deskripsi. Data penelitian meliputi aktivitas guru, aktivitas murid, situasi pembelajaran, transformasi proses menulis, dan catatan observasi perubahan perilaku menulis murid. Sumber data meliputi narasumber, aktivitas pembelajaran, dan dokumen pembelajaran. Dokumen pembelajaran dan hasil deskripsi murid menjadi sumber data teks. Narasumber meliputi satu orang guru Bahasa Indonesia dan murid kelas VII-A SMP 4 Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, yaitu penentuan sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan voice typing membantu murid dalam menuangkan ide secara lebih lancar melalui dikte suara sebelum dilakukan penyuntingan. Penggunaan voice typing memberikan kontribusi positif terhadap proses menulis teks deskripsi murid. Teknologi ini membantu murid menuangkan ide secara lebih spontan melalui ujaran yang secara otomatis ditranskripsikan menjadi teks. Penggunaan voice typing menunjukkan adanya transformasi dalam proses menulis murid.
Investigating the Use of Kahoot for Long-Term Vocabulary Retention among Grade XI EFL Students at SMAN 12 Enrekang Aisa Fitri; Musdalifah Musdalifah; Sri Rosmiana; Ismail Ismail; Umiyati Jabri
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/v1nzf734

Abstract

Despite growing evidence supporting game-based learning in EFL vocabulary instruction, long-term retention effects of Kahoot remain largely underexplored, as most existing studies are limited to immediate post-test measurements, leaving its longitudinal impact on vocabulary retention empirically unverified. This study aimed to investigate the effectiveness of Kahoot-based instruction on long-term vocabulary retention and students' perceptions toward Kahoot among Grade XI EFL students at SMAN 12 Enrekang, Indonesia. Employing a quantitative quasi-experimental design with a non-equivalent control group, 48 students were divided into an experimental group (n = 24) receiving Kahoot-based instruction and a control group (n = 24) following rote learning methods across six instructional sessions. Data were collected through a 20-item vocabulary test administered at four measurement points, namely pre-test, post-test, and two delayed post-tests, and a 10-item Likert-scale questionnaire administered to the experimental group. Mixed ANOVA results revealed a significant Time * Group interaction effect (F(2.503, 115.145) = 3.277, p = .031,  = .067), with the experimental group demonstrating significantly superior retention at the second delayed post-test (F(1, 46) = 5.126, p = .028,  = .100), approximately five weeks after the completion of instruction, retaining a mean score of 62.29 compared to 45.62 in the control group. Students reported very positive perceptions toward Kahoot (overall M = 4.32), with enthusiasm (M = 4.71) and enjoyable learning atmosphere (M = 4.67) as the most valued features. These findings indicate that Kahoot-based instruction is significantly more effective than rote learning in sustaining long-term vocabulary retention, with practical implications for EFL teachers to integrate retrieval-based and game-based tools as a strategic approach to vocabulary instruction.
Pergolakan Batin Tokoh Pambudi dalam Novel Di Kaki Bukit Cibalak Karya Ahmad Tohari: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud Naurah Athaya Putri; Isti Haryati; Widyastuti Purbani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/kn256302

Abstract

Representasi konflik batin dalam tokoh karya sastra memberikan perspektif penting untuk memahami dinamika kepribadian dalam konteks social dan budaya. Novel Di Kaki Bukit Cibalak karya Ahmad Tohari menampilkan pergolakan psikologis tokoh Pambudi setelah kembali ke kampung halamannya, sehingga relevan dikaji melalui pendekatan psikoanalisis. Penelitian ini menganalisis perubahan kehidupan dan kepribadian tokoh Pambudi berdasarkan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud, khususnya interaksi antara id, ego, dan superego. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa pembacaan mendalam (close reading), serta teknik baca dan catat dengan kutipan teks menjadi data utama. Analisis data dilakukan melalui model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan (Ummah). Keabsahan data dan realibilitas data pada penelitian ini menggunakan metode triangulasi teori dan triangulasi data. Peneliti akan membandingkan hasil temuan dengan berbagai teori yang relevan deangan psikologi sastra. Data dikumpulkan peniliti melalui kutipan-kutioan novel yang menggambarkan konflik batin tokoh Pambudi. Hasil penelitian ini menunjukkan tokoh Pambudi sering mengalami pergolakan batin antara keinginan pribadinya dan norma yang ia yakni. Id tokoh Pambudi muncul dalam bentuk hasrat dan ambisi, ego-nya bekerja sebagai penengah situasi secara logis, dan superego-nya terkait dengan tindakan moral. Temuan ini menegaskan relevansi pendekatan psikonalisis dalam kajian sastra serta membuka peluang penelitian selanjutnya.
Kesalahan Afiksasi pada Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X MAN 1 Magelang Naswa Maulida; Mimi Mulyani; Herpindo Herpindo
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/w7rq5f95

Abstract

Ketepatan penggunaan afiks menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan dalam keterampilan menulis siswa. Dalam implementasinya, masih terdapat banyak kesalahan penulisan afiksasi, salah satunya dalam teks laporan hasil observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan afiksasi pada teks laporan hasil observasi siswa kelas X MAN 1 Magelang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian yakni teks laporan hasil observasi milik siswa kelas X MAN 1 Magelang. Pengumpulan data melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil temuan menunjukkan terdapat 133 data kesalahan afiksasi. Kesalahan paling dominan terdapat pada prefiks di- sebanyak 45 data. Selain itu, ditemukan kesalahan lain pada prefiks me(N)- sebanyak 4 data, sufiks -nya sebanyak 21 data, kombinasi afiks me-i sejumlah 3 data, kombinasi afiks di-i sejumlah 11 data, kombinasi afiks me-kan sebanyak 10 data, kombinasi afiks di-kan sejumlah 24 data, kombinasi afiks diper-kan sebanyak 1 data, kemudian kesalahan konfiks ber-an sebanyak 10 data, konfiks pe-an dan konfiks ke-an yang masing-masing berjumlah 2 data. Kesalahan-kesalahan afiksasi tersebut meliputi penulisan di- yang terpisah, ketidaktepatan penerapan kaidah morfofonemik, penghilangan unsur afiks tertentu, serta ketidaktepatan penggunaan alomorf.
Dekonstruksi Kasta dalam Novel Tarian Bumi: Analisis Semiotika Sebagai Literasi Kritis dalam Pendidikan Sastra Berbasis SDGs Widya Riantika; Isti Haryati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/q0302p43

Abstract

Literasi kritis menjadi salah satu kompetensi penting dalam pendidikan karena membantu peserta didik memahami dan mengkritisi berbagai bentuk ketidaksetaraan yang direpresentasikan dalam teks sastra. Penelitian ini bertujuan mengkaji representasi sistem kasta dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini melalui pendekatan semiotika Roland Barthes serta menjelaskan kontribusinya terhadap pengembangan literasi kritis berbasis Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data analisis melalui tahapan denotasi, konotasi dan mitos Barthes. Dengan hasil penelitian menemukan 52 data yang diklasifikasikan ke dalam tiga tema utama, yaitu kasta sebagai instrumen hierarki sosial (18 data), kasta sebagai pengontrol identitas dan tubuh perempuan (17 data), serta kasta sebagai mekanisme reproduksi kekuasaan (17 data). Temuan menunjukkan bahwa sistem kasta tidak hanya direpresentasikan sebagai identitas budaya, tetapi juga sebagai konstruksi sosial yang dinaturalisasi melalui bahasa, simbol dan mitos mengenai kebangsawanan, kemurnian keturunan, serta kehormatan sosial. Kondisi tersebut, menyebabkan ketimpangan sosial dan subordinasi perempuan diterima sebagai sesuatu yang wajar dan alami. Penelitian menunjukkan bahwa analisis semiotika Barthes dapat dimanfaatkan sebagai kerangka literasi kritis untuk membantu peserta didik memahami iau keteraan sosial dan gender yang selaras dengan Sustainable Development Goals 4 dan 5.
Pengaruh  Metode  Shared  Reading  Berbasis Deep Learning terhadap Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar Kabupaten Bone St. Maryam Aras; A. Muh. Taufiq; Muh. Safar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/ssgp2b74

Abstract

           Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V SD di Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan metode Shared Reading berbasis Deep Learning dan peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional; (2) perbedaan minat baca peserta didik antara kedua kelompok tersebut; dan (3) pengaruh signifikan metode Shared Reading berbasis Deep Learning terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen dan dilaksanakan di SD Inpres 12/79 Jeppe’e dan SDN 23 Jeppe’e dengan peserta didik kelas V sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Shared Reading berbasis Deep Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca peserta didik (Sig. = 0,000 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan motivasi membaca peserta didik.
Pemertahanan Bahasa Lauje di kalangan Generasi Muda Kabupaten Parigi Moutong (Kajian Sosiolinguistik) Fara Klara Dita; Yunidar Yunidar; Arum Pujining Tyas; Syamsuddin Syamsuddin; Ulinsa Ulinsa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/7c63p366

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkurangnya penggunaan bahasa Lauje di kalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari, generasi muda lebih sering menggunakan bahasa Indonesia dibandingkan bahasa Lauje, baik lingkungan keluarga, bertetangga, maupun ranah umum. Kondisi tersebut menunjukkan adanya gejala pergeseran bahasa yang dapat memengaruhi keberlangsungan bahasa Lauje sebagai bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemertahanan bahasa Lauje serta faktor-faktor yang mempengaruhi pemertahanan bahasa pada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah generasi muda penutur bahasa Lauje berusia 15-28 tahun. Sumber data penelitian ini berupa tuturan dalam berbagai situasi komunikasi yang diperoleh melalui observasi, simak libat catat, dan teknik rekam. Data kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa bahasa Lauje bahwa penggunaan Bahasa Lauje masih ditemukan, tetapi berada dalam kondisi yang terbatas dan tidak dominan. Bahasa Indonesia lebih banyak digunakan, terutama dalam interaksi antar generasi muda dan dalam ranah formal. Hal ini menunjukkan bahwa pemertahanan Bahasa Lauje masih terjadi dalam bentuk terbatas, disertai dengan kecenderungan pergeseran bahasa di kalangan generasi muda. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi peran keluarga, kegiatan sosial dan budaya masyarakat, serta lingkungan sosial dan sikap bahasa. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keberlangsungan Bahasa Lauje berada pada fase transisi antara pemertahanan terbatas dan pergeseran bahasa di kalangan generasi muda.
Eksistensi Tokoh Perempuan dalam Novel Pelarian Dua Arah Karya Olen Saddha: Feminisme Eksistensialis Simone de Beauvoir Muchammad Kholiq Ivansyah; Jendriadi Jendriadi; Yanti Sariasih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/8wm2jd86

Abstract

Pelarian Dua Arah karya Olen Saddha menjelaskan rangkaian cerita dan pengorbanan yang dilakukan oleh tokoh Bia dalam melawan praktik patriarki dan eksistensinya untuk keluar dari praktik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis ketidakadilan gender dan diskriminasi terhadap perempuan di era modern yang ditemukan dalam novel Pelarian Dua Arah karya Olen Saddha serta bentuk eksitensinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang berarti mendeskripsikan atau menggambarkan hasil penelitian sebagaimana adanya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat yang melibatkan analisis teks dan identifikasi pola yang menunjukkan kebutuhan bagi perempuan untuk bekerja, menjadi intelektual, transformatif secara sosial, dan menantang dominasi dalam novel. Hasil analisis menunjukan bahwa adanya bentuk ketidakadilan gender seperti stereotip perempuan, subordinasi terhadap perempuan, objektifikasi perempuan dan menemukan bentuk-bentuk eksistensi tokoh perempuan dalam memperjuangkan haknya yang dilakukan dengan cara bekerja, perempuan memperoleh intelektual, transformasi sosial dan penolakan terhadap dominasi. Novel ini akan memberikan banyak gambaran dalam memahami pentingnya eksistensi perempuan dalam ranah modern.
Representasi dan Relevansi Nilai Sosial dalam Cerpen Bali Modern Gita Kauripan: Kajian Sosiologi Sastra Kadek Yudha Wijaya Kusuma; Mad Iwan Indrawan Jendra; I Made wiradnyana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/9aemgj69

Abstract

Dalam Cerpen Gita Kauripan, cerpen Bali kontemporer yang ditulis oleh Ida Ayu Nyoman Puspita pada tahun 2025, nilai-nilai sosial modern dibahas dalam penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi jenis nilai sosial dalam cerpen tersebut, yang sebelumnya hanya disebutkan secara umum tanpa memeriksa apakah nilai sosial tersebut benar-benar ada dalam cerpen, dan (2) menganalisis bagaimana nilai tersebut berhubungan dengan kehidupan sosial masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah sosiologi sastra yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dengan membaca, mencatat, dan mengelompokkan kutipan teks yang relevan, data dikumpulkan melalui studi pustaka. Proses analisis data dilakukan dengan menyederhanakan hasil, menampilkan hasil, dan membuat kesimpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa cerpen Gita Kauripan mengandung tujuh nilai sosial: nilai kepribadian, nilai kebendaan, nilai biologis, nilai kepatuhan hukum, nilai pengetahuan, nilai agama, dan nilai keindahan. Tokoh, dialog, dan jalan cerita menunjukkan prinsip-prinsip tersebut. Selain mengidentifikasi nilai kepribadian, kebendaan, biologis, kepatuhan hukum, pengetahuan, agama, dan keindahan, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut merepresentasikan dinamika sosial budaya masyarakat Bali kontemporer. Melalui pendekatan sosiologi sastra, cerpen Gita Kauripan dianalisis sebagai refleksi hubungan antara karya sastra dan realitas sosial yang meliputi persoalan identitas budaya, keberlanjutan tradisi, religiusitas, relasi keluarga, serta negosiasi antara nilai lokal dan pengaruh modernitas. Temuan penelitian menegaskan bahwa karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai media estetis, tetapi juga sebagai dokumen sosial yang merekam perubahan dan dinamika masyarakat Bali modern.