cover
Contact Name
Kiftian Hady Prasetya
Contact Email
kiftian@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pbsi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Basataka (JBT)
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26213826     EISSN : 26215977     DOI : -
Core Subject : Education,
Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian Literature.
Arjuna Subject : -
Articles 587 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR PADA SISWA KELAS III SDN 008 MELAK TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025 Ananda, Ivita; Makmun, Makmun; Hidayat, Taufik; Muhlis, Muhlis; Arafah, Andi Asrafiani; Wahyuningsih, Tri
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1308

Abstract

Kesulitan belajar pada siswa sekolah dasar merupakan permasalahan yang masih sering terjadi dan berdampak pada pencapaian hasil belajar sehingga perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kesulitan belajar pada siswa kelas III SDN 008 Melak tahun pembelajaran 2024/2025 serta mengkaji peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang wali kelas dan empat orang siswa kelas III yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya konsentrasi, motivasi belajar, dan kondisi fisik siswa, sedangkan faktor eksternal meliputi metode pembelajaran yang kurang bervariasi, keterbatasan media pembelajaran, pengaruh lingkungan sosial, serta kurangnya pengulangan materi. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar dilakukan melalui penerapan pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual, pemberian latihan dan tugas, pembatasan waktu pengerjaan, serta pendampingan individual kepada siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
KESALAHAN AFIKSASI DALAM KARANGAN TEKS PERSUASIF SISWA KELAS XI SMA SWASTA NURCAHAYA UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS MEDAN Purba, Yulica Sari Fransisca; Simanjuntak, Dairi Sapta Rindu; Pinem, Herlita Sari Br; Harianja, Putri Audy
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan afiksasi dalam teks persuasif siswa kelas XI SMA Swasta Nurcahaya Medan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa 20 teks persuasif karya siswa. Data penelitian berupa kata berimbuhan yang terdapat dalam teks siswa dan dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan jenis afiksasi, menjelaskan fungsi gramatikalnya, serta menafsirkan pengaruhnya terhadap kejelasan makna menggunakan teknik lesap dan teknik ganti serta model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan afiksasi meliputi kesalahan penggunaan prefiks, sufiks, konfiks, dan simulfiks, sedangkan kesalahan infiks tidak ditemukan. Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan penggunaan sufiks, khususnya sufiks -kan dan -an. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa.
KEPEMIMPINAN KRISTEN DAN PANCASILA: SUATU KAJIAN INTEGRATIF DALAM KONTEKS PENDIDIKAN KRISTEN Ranolius, Ranolius
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1319

Abstract

Artikel ini membahas integrasi antara nilai-nilai Pancasila dan kepemimpinan Kristen dalam konteks pendidikan, khususnya di sekolah Kristen di Indonesia. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini menguraikan bagaimana prinsip-prinsip kepemimpinan Kristen yang berbasis pada kasih, pelayanan, dan keadilan dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak titik temu antara kedua konsep tersebut sehingga dapat menjadi fondasi etis dan moral dalam pengelolaan pendidikan di sekolah Kristen. Implikasi praktisnya antara lain terlihat dalam kurikulum, pembinaan karakter, dan keteladanan kepemimpinan sekolah.
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PROGRAM KEAHLIAN PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK DAN GIM (PPLG) DI SMK AIRLANGGA BALIKPAPAN Lonteng, Imanuel Yosua; Rusliani, Lili; Rusdiana, Rusdiana; Arwiah, Arwiah; Mulawarman, Widyatmike Gede; Akhmad, Akhmad
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1332

Abstract

Program Keahlian Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) di SMK Airlangga Balikpapan merupakan jurusan strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia digital yang sesuai kebutuhan industri teknologi. Namun, percepatan perkembangan teknologi dan tuntutan kompetensi saat ini menunjukkan bahwa program ini masih menghadapi sejumlah tantangan dari faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi keberlanjutan serta pengembangan PPLG sebagai dasar perumusan strategi penguatan program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan survei digital yang melibatkan Kepala Program, Kepala Sarpras, guru produktif, dan siswa, dengan validitas diperkuat melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPLG memiliki kekuatan pada kompetensi guru, tingginya minat siswa, dan kurikulum yang relevan dengan industri, tetapi masih memiliki kelemahan berupa keterbatasan laboratorium, minimnya sertifikasi, dan hubungan industri yang belum optimal. Peluang berkembang dari pesatnya industri perangkat lunak dan dukungan pemerintah terhadap pendidikan vokasi, sementara ancaman timbul dari persaingan antarsekolah dan cepatnya perubahan teknologi. Temuan ini menjadi landasan strategi pengembangan PPLG menuju pusat unggulan talenta digital di masa depan.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR SBDP SISWA KELAS VI MELALUI PENGGUNAAN LIMBAH CANGKANG TELUR SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN KALIGRAFI DENGAN TEKNIK MOZAIK DI SD MUHAMMADIYAH 5 SAMARINDA Amanda, Putri; Muhlis, Muhlis; Sukriadi, Sukriadi; Septika, Hety Diana
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1337

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di SD Muhammadiyah 5 Samarinda menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar SBdP siswa kelas VI melalui pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai media pembuatan kaligrafi dengan teknik mozaik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan: pada siklus I hanya 14 siswa (48%) yang mencapai ketuntasan, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 26 siswa (89%). Aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan dari kategori “baik” menjadi “sangat baik”. Dengan demikian, penggunaan media kaligrafi mozaik berbahan cangkang telur terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar SBdP sekaligus menumbuhkan kreativitas dan kepedulian lingkungan siswa.
ANALISIS BENTUK PEMBENTUKAN DAN MAKNA BAHASA GAUL REMAJA DALAM KOMENTAR MEDIA SOSIAL X, INSTAGRAM, DAN TIKTOK Sartono, Ridhia Rahma; Nabilla, Nabilla; Sintyasari, Lidya; Amelia, Nur
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1338

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi tentu membuat perkembangan bahasa sebagai alat komunikasi semakin banyak. Salah satu bentuk berkembangnya bahasa adalah dengan banyaknya bermunculan bahasa-bahasa baru dalam kehidupan sehari-haru khususnya pada kehidupan remaja. Bahasa baru ini bisa disebut juga dengan bahasa gaul, yang mana bahasa ini bukan hanya punya satu bentuk, tetapi banyak sekali bentuknya. Tujuan penelitian ini dilakuan untuk menganalisis bentuk pembentukan dan makna bahasa gaul remaja dalam komentar pengguna X, Instagram dan Tiktok. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kulitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah peneliti mendapatkan 35 data mengenai bahasa gaul dengan enam bentuk bahasa gaul yaitu: 1) bahasa gaul bentuk akronim sebanyak 12 data, 2) Bahasa gaul bentuk kliping sebanyak 3 data, 3) bahasa gaul bentuk kontraksi sebanyak 4 data, 4) bahasa gaul bentuk abreviasi sebanyak 6 data, 5) penggunaan bahasa asing sebanyak 8 data, dan 6) bahasa gaul bentuk asosiasi sebanyak 2 data.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA SISWA DI SMP NEGERI 1 TANJUNGPINANG Putri, Hanita; Hutabarat, Rohana Friscilia; Norkalina, Norkalina; Putri, Rasti Dahnia; Simanjuntak, Kristian Paulus; Krisna, Marlini Yuniar; Satriawan, Nursafitri; Yarnalinda, Yarnalinda; Widayanti, Meirna
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis digital terhadap kemampuan bahasa siswa di SMP Negeri 1 Tanjungpinang. Metode yang digunakan adalah kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui angket yang diisi oleh 60 siswa, wawancara dengan beberapa guru mata pelajaran bahasa, serta observasi langsung proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik deskriptif dan inferensial untuk menilai pengaruh media digital terhadap motivasi, keterampilan menulis, berbicara, serta pemahaman materi bahasa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis digital memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan bahasa siswa. Motivasi belajar meningkat, siswa menjadi lebih aktif dan kreatif, serta keterampilan menulis dan berbicara mengalami peningkatan yang signifikan. Media digital memungkinkan pembelajaran bersifat interaktif, personalisasi, dan mendukung kemandirian belajar. Selain itu, kompetensi guru dalam mengelola media digital juga menjadi faktor kunci keberhasilan pembelajaran. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis digital efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa siswa, serta menumbuhkan kreativitas dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut pembelajaran digital dengan dukungan pelatihan guru, pemilihan media yang tepat, dan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas metode ini.
EMOSIONALITAS EKOLOGIS PADA BUKU TENTANG PUISI PENYAIR KALIMANTAN SELATAN KARYA TARMAN EFFENDI TARSYAD Anshar, Machyuddin; Sidik, Muhammad Nabil; Winda, Novia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1342

Abstract

Penelitian ini memiliki sebuah tujuan demi memahami bagaimana hubungan seorang manusia terhadap alam di sekitarnya yang digambarkan di dalam puisi-puisi bertemakan ekologi yang ada pada kumpulan puisi karya Tarman Effendi Tarsyad sebagai bagian dari seorang sastrawan daerah Kalimantan Selatan. Penelitian ini berfokus pada 10 judul puisi yang beberapa diyakini memiliki emosional ekologis. Puisi dipandang sebagai media yang bisa menyampaikan gagasan ekologis dan tentunya juga memperlihatkan pengalaman batin penyairnya ketika berhadapan dengan kondisi alam sekelilingnya, seperti rasa rindu, duka ekologis, kegelisahan, hingga harapan terhadap lingkungan yang terus mengalami banyaknya perubahan tanpa mereka sadari. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologis sastra dengan kerangka ekokritik afektif (Affective Ecocriticism) dan metode penelitian yang berfokus pada kualitatif deskriptif. Data pun dikumpulan melalui teknik pembacaan dekat (Close Reading), yang kemudian dianalisis dengan menelusuri di mana letak emosi ekologis yang muncul melalui beberapa pilihan diksi, citraan, dan metafora dalam puisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan yakni puisi-puisi tersebut tidak hanya menampilkan keindahan alam, namun juga menyampaikan kritik terhadap sikap manusia yang cenderung tidak peduli terhadap lingkungan dan bahkan berani merusaknya. Hubungan antara manusia dan alam dibangun secara emosional dan berpikir kritis, Affective Ecocriticism seperti mengajak pembaca untuk ikut merasakan (1) duka, (2) kerinduan, dan (3) rasa kehilangan terhadap alam. Maka dari itu, puisi tidak hanya berfungsi sebagai karya elegan yang menyebarkan bentuk kata yang indah, namun juga bisa menjadi sarana penyadaran ekologis yang juga mampu menumbuhkan empati dan kesadaran lingkungan pada manusia.
MAKNA GRAMATIKAL PADA KUMPULAN PUISI PATRIOTIK KARYA CHAIRIL ANWAR Anisawati, Tias Putri Nur; Melasarianti, Lalita; Riyanton, M.
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1350

Abstract

Kajian semantik yang mempelajari bahasa menyampaikan adanya sebuah makna yang ada pada karya sastra. Karya sastra yaitu hasil karya seseorang yang mempunyai keindahan. Sastra merupakan hasil dari sebuah imajinasi seorang penyair yang diperankan dengan adanya suatu benda dan makhluk hidup, sehingga pembaca dapat membayangkan. Makna gramatikal merupakan makna yang baru ada jika terjadi adanya proses gramatikal, seperti afiksasi, komposisi dan reduplikasi. Penelitian ini membahas mengenai makna gramatikal pada kumpulan puisi patriotik karya Chairil Anwar yang bertujuan untuk memahami puisi secara mendalam dari maksud terciptanya puisi yang ditulis oleh penyair. Jenis penelitian ini kualitatif pendekatan deskriptif, peneliti sebagai kunci utama. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat, digabung dengan analisis dokumen. Pada metode ini peneliti menyimak kata atau kalimat yang ada pada kumpulan puisi patriotik secara berulang-ulang. Selanjutnya, mengelompokkan kata atau kalimat ke dalam makna gramatikal dengan jenis-jenis makna gramatikal (afiksasi, komposisi, dan reduplikasi). Selanjutnya, mencatat data yang telah ditemukan dan menganalisisnya ke dalam tabel. Teknik analisis data menggunakan model Milles and Huberman. Hasil dari analisis yang telah dilakukan menunjukkan kumpulan puisi patriotik karya Chairil Anwar terdapat kutipan kata yang mengandung makna gramatikal, banyak menggunakan jenis makna afiksasi yang dapat memperkuat tema nasionalisme pengorbanan dari seorang prajurit demi bangsa merdeka.
BENTUK TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PROGRAM SHOPEE HAUL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Sholeha, Risma Amalia; Melasarianti, Lalita; Solikhati, Nur Indah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 9 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v9i1.1356

Abstract

Program Shopee Haul yang berada dalam media sosial Instagram dijadikan sebagi strategi pemasaran digital utama para afiliator. Melalui tuturannya penutur telah menggunakan strategi kebahasaan untuk mencapai keberhasilan promosi secara digital yang begantung pada penyampaiannya saat akan membujuk, merekomendasikan, atau menawarkan melakukan tindakan pembelian tanpa memaksa. Dalam hal ini, penggunaan tindak tutur direktif sebagai pemberian ulasan atau menjadi solusi yang memberikan kemanfaatan setelah memilkinya sehingga dijadikan sebagai kepentingan terhadap fenomena ini. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif yang digunakan oleh penutur ketika mempromosikan produknya. Metode penelitian yang digunakan dengan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan tuturan dari penggalan kalimat yang digunakan oleh afiliator dalam konten promosi tersebut bertema Shopee Haul di media sosial Instagram. Sumber data dari kumpulan konten video di Instagram yang diunggah oleh beberapa akun afiliator dari afiliasi resmi Shopee Haul. Teknik penggambilan data menggunakan metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik utama, kemudian dilanjutkan dengan teknik lanjutan berupa teknik Simak bebas libat cakap (SBLC), dan teknik catat. Hasil peneliti menemukan bentuk dari tindak tutur direktif dalam proses promosi yang dilakukan oleh afliator pada kegiatan Shopee Haul di reels Instagram meliputi bentuk permintaan, ajakan, nasihat, perintah, dan larangan. Berdasarkan sumber data tersebut terdapat 3 data direktif permintaan, 20 data bentuk direktif ajakan, 36 data direktif nasihat, dan 4 data direktif larangan. Bentuk dari tuturan direktif nasihat dengan jumlah 36 data menjadi yang dominan atau banyak di dapatkan dalam penelitian. Hal tersebut disebabkan karena penutur mengutamakan tujuan dari tuturannya untuk memengaruhi yang menawarkan serta meyakinkan terkait produk yang dipromosikan.