cover
Contact Name
Tri Hariyati Nur Indah Sari
Contact Email
pmat@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pmat@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 26216078     EISSN : 26217309     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal de Fermat adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Balikpapan. Terbit dalam dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 158 Documents
BILANGAN FIBONACCI DAN SPIRAL ALAM: HARMONI MATEMATIKA DALAM STRUKTUR ALAMIAH Mokodompit, Nadia Febriati; Nenobais, Asseline; Wohon, Friska; Maaromi, Fresli; Sumarauw, Sylvia Jane Annatje
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v8i1.2302

Abstract

Deret Fibonacci, yang didefinisikan melalui rumus rekursif sederhana, menunjukkan aplikasi yang luar biasa dalam berbagai fenomena alam. Salah satu manifestasinya yang paling menarik adalah keterkaitannya dengan pola spiral alami yang ditemukan pada bunga matahari, cangkang moluska, dan galaksi spiral. Studi ini bertujuan untuk memberikan analisis komprehensif mengenai hubungan antara deret Fibonacci, rasio emas, dan struktur spiral yang terjadi secara alami. Melalui eksplorasi teoretis dan kajian empiris terhadap literatur yang ada serta pengamatan ilmiah, terungkap bahwa formasi spiral berbasis Fibonacci tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mencerminkan efisiensi biologis dan keunggulan fungsional dalam pertumbuhan organisme. Makalah ini menyajikan sintesis interdisipliner antara matematika dan biologi, yang menyoroti keteraturan matematis yang melekat dalam dunia alam.
Pengaruh Penerapan Model Discovery Learning dan Guided Inquiry dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VII SMP Nabila, Febriati; Iriani, Dewi; Huda, Nizlel
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v8i1.2304

Abstract

Kemampuan yang dibutuhkan siswa agar dapat menginterpretasikan ide matematis secara lisan dan tertulis merupakan kemampuan komunikasi matematis. Agar dapat memenuhi hal itu dibutuhkan rencana pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk mengkomunikasi ide dan konsep matematis serta melatih keterampilan matematis dalam menyelesaikan permasalahan. Penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif ini berdesain penelitian True Experimental dan memakai Posttest-Only Control Group. Seluruh siswa kelas VII SMPN 4 Kota Jambi tahun ajaran 2024/2025 merupakan populasi penelitian, secara acak menentukan sampel dengan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen penelitiannya yaitu lembar observasi guru dan siswa terhadap keterlaksanaan kegiatan belajar mengajar serta tes kemampuan komunikasi matematis. Pemrolehan data berdasarkan hasil observasi yang ditunjukkan pada lembar observasi dan hasil tes kemampuan komunikasi matematis. Hasil analisis data yang didapat dari uji one-way anova menunjukkan  yang ditolak karena nilai signifikansi sebesar 0.002 < 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa yang diberi penerapan model Discovery Learning dan Guided Inquiry yang masing-masing modelnya dipadukan pendekatan CTL mempunyai kemampuan komunikasi matematis lebih baik daripada siswa yang diberi penerapan Direct Instruction, ditunjukkan dengan rata-rata posttest kelas Discovery Learning dengan CTL adalah 70,74 dan rata-rata posttest kelas Guided Inquiry dengan CTL adalah 72,82.
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN INQUIRY LEARNING MENGGUNAKAN PENDEKATAN SCL (STUDENT CENTERED LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP Putra, Chandana; Theis, Roseli; Huda, Nizlel
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v8i1.2306

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis merupakan suatu kemampuan untuk memahami, menyerap serta menafsirkan suatu kosep matematika. Dalam kegiatan pembelajaran diperlukan model pembelajaran dengan pendekatan yang sesuai agar memberikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Studi ini dilaksanakan guna mencari tahu pengaruh model discovery learning dan inquiry learning menggunakan pendekatan Student Centered Learning (SCL) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis pada materi kesebangunan di kelas VII SMP Negeri 4 Kota Jambi. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian berupa True Experimental Design. Populasi pada penelitian ini ialah semua siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kota Jambi dengan cluster random sampling sebagi teknik pengambilan sampel yang dipakai, dan diperoleh hasil kelas VII H, VII G, VII I  sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang diterapkan yaitu soal tes dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunkan adalah uji  shapiro-wilk, uji Levene’s, uji ANOVA satu arah, dan uji Tukey dengan berbantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis ANOVA menunjukkan nilai Asymp. Sig sebesar 0.000, dan nilai tersebut , sehingga  ditolak, dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model discovery learning dan inquiry learning menggunakan pendekatan Student Centered Learning (SCL) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP.
PENGARUH PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) DAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP Hazim, Anisah Nabilah; Simatupang, Gugun Manosor; Huda, Nizlel
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v8i1.2307

Abstract

Penalaran matematis merupakan kemampuan berpikir logis, melakukan pembuktian, serta menarik kesimpulan dari suatu permasalahan matematika. Dalam meningkatkan kemampuan ini, diperlukan model pembelajaran yang efektif salah satunya adalah model kooperatif. Tipe model kooperatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe Numbered Heads Together (NHT) dan Think Pair Share (TPS) dikombinasikan dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model kooperatif tipe NHT dan model kooperatif tipe TPS dengan pendekatan RME terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII SMP. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan true experimental design berbentuk posttest only control group design. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VII di SMP Negeri 4 Kota Jambi sebagai populasi, dengan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh kelas sampel yaitu VII A, VII B, dan VII E.  Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta hasil posttest. Analisis data menggunakan One Way ANOVA menghasilkan nilai Asymp. Sig sebesar 0,004 < 0,05 yang menunjukkan bahwa diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh signifikan model kooperatif tipe NHT dan model kooperatif tipe TPS dengan pendekatan RME terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII SMP.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: SELF CONFIDENCE DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIK Khoirunnisa, Mustika; Rahayu, Wardani
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v8i1.2308

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis hasil penelitian terdahulu mengenai self confidence dalam konteks pembelajaran matematika. Fokus utama kajian ini adalah untuk menggali pemahaman konseptual serta pengaruh self confidence terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan dua kriteria utama: (1) pembahasan secara eksplisit berkaitan dengan self confidence, dan (2) dipublikasikan dalam jurnal nasional terakreditasi minimal SINTA 4. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel menggunakan Google Scholar, Semantic Scholar, dan situs resmi jurnal nasional. Proses seleksi artikel mengikuti protokol PRISMA untuk memastikan sistematika dan transparansi dalam proses identifikasi, penyaringan, dan inklusi. Dari hasil seleksi, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria dan dianalisis secara kualitatif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Kepercayaan diri yang kuat menjadi modal penting bagi siswa untuk berani mencoba, mengatasi hambatan, dan mencapai prestasi yang optimal dalam pembelajaran matematika. Self confidence berperan penting dalam membentuk sikap belajar yang positif, meningkatkan partisipasi siswa, serta mendukung pencapaian akademik.
ANALISIS LITERASI MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MATERI PENYAJIAN DATA DITINJAU BELIEF MATHEMATICS: ANALISIS LITERASI MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MATERI PENYAJIAN DATA DITINJAU BELIEF MATHEMATICS Zahra, Nur Latifatul; Prabawati, Mega Nur; Natalliasari, Ike
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v8i1.2309

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan literasi matematis peserta didik pada materi penyajian data ditinjau dari belief mathematics berdasarkan tiga tingkatan, yaitu tertinggi, sedang, dan terendah. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui angket belief mathematics, soal tes literasi matematis dan wawancara. Penelitian ini menggunakan instrumen tes yang terdiri dari angket Belief Mathematics untuk mengidentifikasi tingkat Belief Mathematics peserta didik dalam matematika, serta soal literasi matematis untuk menilai kemampuan matematika peserta didik pada materi penyajian data. Subjek dalam penelitian ini dipilih secara purposive dengan melibatkan peserta didik dalam pengkategorian belief mathematics dan memenuhi aktivitas dari indikator proses literasi matematis yaitu Employ serta mampu berkomunikasi dengan baik. Teknik analisis data dalam penelittian ini mencakup tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan kategori belief mathematics tertinggi (S-11) mampu memenuhi seluruh tahapan aktivitas dari penerapan konsep, fakta, prosedur, serta penalaran matematis (Employ). Serta peserta didik dengan kategori belief mathematics sedang (S-3) dan belief mathematics rendah (S-4) hanya dapat memenuhi beberapa tahapan aktivitas dari proses penerapan konsep, fakta, prosedur, serta penalaran matematis (Employ).
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERNUANSA ETNOMATEMATIKA Rahmawati, Novia Dwi; Susilo, Ganjar
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v8i1.2311

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji menguji keefektifan pembelajaran mahasiswa pada penerapan model problem based learning yang bernuansa etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif. Subjek penelitian ini merupakan mahasiswa salah satu dari perguruan tinggi swasta Jombang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa data nilai pretest dan postest berpikir kritis mempunyai data berdistribusi normal, sehingga dapat dilanjutkan uji parametrik. Pada uji Paired Sampel T-Test menyatakan bahwa pembelajaran problem based learning bernuansa etnomatematika berpengaruh terhadap hasil post test. Kemudian Uji One Sample T-Test menunjukkan berpikir kritis matematis mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan problem based learning bernuansa etnomatematika dapat mencapai ketuntasan kriteria B, sedangkan Uji Gain Ternormalisasi (N-Gain) menyatakan bahwa antara berpikir kritis sebelum dan sesudah menggunakan model problem based learning bernuansa etnomatematika dengan rata-rata peningkatan Tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran problem based learning bernuansa etnomatematika memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa
MENINGKATKAN CREATIVE SELF-EFFICACY SISWA: PENGARUH MODEL CREATIVE COLLABORATIVE MATHEMATICAL REASONING PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Fajrul Hidayatullah Rizkia; Rohati Rohati; Ade Kumalasari
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v9i1.2481

Abstract

21st-century mathematics education demands students’ self-confidence in developing creative ideas; however, instructional practices remain teacher-centered, resulting in low student Creative Self-Efficacy (CSE). As a solution, a learning model that integrates creativity and collaboration through Creative Collaborative Mathematical Reasoning (CCMR) is required. This study aims to determine the effect of the CCMR model on the CSE of eighth-grade students at MTsN 1 Tanjung Jabung Barat. The research method employed was a quasi-experiment with a Non-Equivalent Control Group Design. The research population consisted of six classes, from which samples were selected using a purposive sampling technique based on an ANOVA equivalence test, resulting in class VIII A as the experimental group and class VIII B as the control group. The research instrument was a CSE questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis involved normality, homogeneity, and independent sample t-tests. The results showed a significant difference between the experimental and control classes, with a significance value of  and a  of  The average CSE of the experimental class was higher than that of the control class. Consequently, the CCMR learning model has a positive effect on increasing students’ Creative Self-Efficacy in mathematics21st-century mathematics education demands students’ self-confidence in developing creative ideas; however, instructional practices remain teacher-centered, resulting in low student Creative Self-Efficacy (CSE). As a solution, a learning model that integrates creativity and collaboration through Creative Collaborative Mathematical Reasoning (CCMR) is required. This study aims to determine the effect of the CCMR model on the CSE of eighth-grade students at MTsN 1 Tanjung Jabung Barat. The research method employed was a quasi-experiment with a Non-Equivalent Control Group Design. The research population consisted of six classes, from which samples were selected using a purposive sampling technique based on an ANOVA equivalence test, resulting in class VIII A as the experimental group and class VIII B as the control group. The research instrument was a CSE questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis involved normality, homogeneity, and independent sample t-tests. The results showed a significant difference between the experimental and control classes, with a significance value of  and a  of  The average CSE of the experimental class was higher than that of the control class. Consequently, the CCMR learning model has a positive effect on increasing students’ Creative Self-Efficacy in mathematics.
Kajian Literatur Sistematis : Penggunaan Tes Diagnostik Four-Tier dalam Mengidentifikasi Miskonsepsi Matematika Siswa SMP Dewi Gita; Heni Pujiastuti
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v9i1.2484

Abstract

The purpose of this study is to examine how the four-tier diagnostic test can recognize mathematical misconceptions in junior high school students. Data were obtained from GARUDA and Google Scholar, taking into inclusion criteria such as SINTA journals, full-text publications, Analyzing the implementation of four-tier diagnostic test, and studies to detect mathematical misconceptions at junior high school in the 2020–2026 period. Based on the PRISMA method, 10 articles were eligible for analysis. The results is the characteristics of four-tier diagnostic test include multiple-choice questions with four levels: question-answer, level of confidence, reason for answer, and confidence for the reason. The mathematical topics applied in this instrument include social arithmetic, linear equations with one variable, algebra, integers, root forms, triangles, geometric shapes, comparisons, quadratic functions, and the Pythagorean Theorem. The types of misconceptions identified include theoretical, classificational, and correlational misconceptions, as well as misconceptions based on response patterns such as pure misconceptions, false positives, and false negatives. Furthermore, misconceptions were categorized into high, medium, and low levels, as well as operational skill-based misconceptions in specific mathematics materials. Thus, the four-tier diagnostic test is effective to identifying misconceptions and can serve as a reference in designing more effective learning processes
YSTEMATIC LITERATURE REVIEW: INTEGRASI PRINSIP DEEP LEARNING DALAM MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MEREDUKSI KECEMASAN MATEMATIS SISWA SMP Adelia Putri; Heni Pujiastuti; Anwar Mutaqin
De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/defermat.v9i1.2485

Abstract

Mathematical anxiety remains a major obstacle for junior high school students in learning mathematics. The present study applied a Systematic Literature Review (SLR) framework guided by the PRISMA approach to investigate the integration of cooperative learning and deep learning as a means of addressing mathematical anxiety. Searches were carried out across the Garuda and Google Scholar databases covering publications from 2020–2026, producing an initial pool of 129 articles, subsequently narrowed down to 6 studies that satisfied the inclusion criteria. The data were analyzed qualitatively using a narrative analysis technique by categorizing findings based on learning characteristics, the effects on mathematical anxiety, as well as the strengths and limitations of each approach. The results demonstrate that combining these two approaches fosters deeper learning by facilitating social interaction and consolidating conceptual understanding, which in turn contributes to alleviating students' mathematical anxiety. However, the practical implementation of this integration continues to encounter obstacles, most notably concerning instructional time allocation and the preparedness of both teachers and students. In light of these findings, the integration of cooperative learning and deep learning emerges as a viable and effective strategy for enhancing the quality of mathematics instruction while simultaneously mitigating students' mathematical anxiety.