cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 353 Documents
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Unit Rawat Inap, Motivasi Kerja Dan Perilaku Caring Terhadap Loyalitas Kerja Perawat Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Hamidah, Siti
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8256

Abstract

Tenaga kesehatan merupakan kunci utama bagi kemajuan suatu tempat kesehatan. Agar dapat mencapai sumber daya yang berkualitas untuk fasilitas kesehatan maka dapat ditentukan oleh berbagai faktor yang dapat mempengaruhi loyalitas tenaga kesehatan tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk menguji pengaruh kepemimpinan transformasional kepala unit rawat inap, motivasi kerja, perilaku caring terhadap loyalitas kerja pada perawat unit rawat inap Rumah Sakit Dewi Sri Karawang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat unit rawat inap di RS Dewi Sri Karawang, yang berjumlah 110 orang perawat unit rawat inap. Proses perhitungannya dibantu dengan program aplikasi software SmartPLS versi 4. Maka didapatkanlah Kepemimpinan Transformasional berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Kerja (p value 0,002). Motivasi Kerja berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas (p value 0,001). Perilaku Caring berpengaruh positif signifikan terhadap Loyalitas Kerja (p value 0,000). Dan pengaruh variabel kepemimpinan transformasional, motivasi kerja dan perilaku caring secara simultan terhadap loyalitas kerja (0,752). Oleh sebab itu Manajemen rumah sakit perlu mengevaluasi secara berkala gaya kepemimpinan, tingkat motivasi kerja, dan penerapan perilaku Caring di unit rawat inap. Evaluasi ini dapat menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan dan program pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan loyalitas kerja perawat.
Analisis Pengaruh Pemasaran Digital Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pada Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Karunia Indah Medika Muara Enim Tahun 2025 Andriyani, Emi; Rumengan, Grace; Nurminingsih, Nurminingsih
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8500

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi informasi telah menggeser strategi pemasaran rumah sakit dari metode tradisional ke platform digital guna meningkatkan loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemasaran digital (indikator: perceived relevance, informativeness, usefulness, authenticity, entertainment, aesthetics, dan variety) terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat jalan di RS Karunia Indah Medika Muara Enim tahun 2025.Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling pada Desember 2025. Analisis data dilakukan melalui uji bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang, dengan usefulness (kebermanfaatan) sebagai faktor paling dominan. Data internal menunjukkan konten terkait Poli Obgyn, Anak, dan Penyakit Dalam memiliki keterlibatan tertinggi. Berdasarkan temuan tersebut, strategi direkomendasikan berfokus pada content marketing berbasis data dengan frekuensi unggahan 3–4 kali per minggu. Komposisi konten ideal terdiri dari 60–70% edukasi (tips kesehatan, FAQ, video singkat), 20% informasi layanan, dan 10–20% testimoni, dilengkapi call-to-action yang jelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran digital merupakan instrumen strategis dalam membangun nilai dan kepercayaan pasien. Manajemen rumah sakit perlu mengoptimalkan konten digital yang edukatif dan aplikatif untuk meningkatkan persepsi manfaat pasien, yang secara langsung berdampak pada peningkatan frekuensi kunjungan ulang dan daya saing rumah sakit di era digital.Kata Kunci: Pemasaran Digital, Minat Pasien, Layanan Rawat Jalan, Rumah Sakit.
Pengaruh Beban Kerja, Teknologi Informasi, Kualitas Layanan Terhadap Optimalisasi SDM dan Dampaknya Terhadap Pendapatan (Studi Pada Unit Farmasi RS Pelamonia) Lufie, Iwan Mustofa; Pangkey, Dicky Yulius; Ismaya, Sakti Brata
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8379

Abstract

Dalam pelayanan farmasi, kualitas layanan tercermin dari kecepatan pelayanan, ketepatan obat, serta sikap dan responsivitas petugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, teknologi informasi, dan kualitas layanan terhadap optimalisasi sumber daya manusia serta dampaknya terhadap pendapatan di Rumah Sakit Tk.II Pelamonia Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab–akibat antara variabel beban kerja, teknologi informasi, dan kualitas layanan terhadap optimalisasi sumber daya manusia farmasi serta dampaknya terhadap pendapatan rumah sakit. Hasil penelitian berdasarkan tujuan penelitian dan analisis Partial Least Squares (PLS) menunjukkan bahwa teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap optimalisasi sumber daya manusia (SDM), dengan nilai t-statistic sebesar 4,885 (>1,96) dan p-value sebesar 0,000 (
Determinan Yang Berhubungan Persepsi Perawat Terhadap Kepatuhan Penyuntikan Yang Aman dan Pencegahan Pajanan Benda Tajam di Rawat Inap RSAL Dr. Mintohardjo 2024 Rajagukguk, Riamayanti; Suratmi, Tri; Sumidjatun, Sumidjatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8334

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam dirawat inap RSAL dr.Mintohardjo tahun 2024. Data yang dianalisis menggunakan 150 sampel perawat yang mereprensentasikan populasi yang diambil secara random. Menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Instrumen penelitian dikonstruksi oleh peneliti sendiri dan telah dilakukan uji validitas dan reliabiltas. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan, tidak ada hubungan karakteristik individu dengan persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam di rawat inap RSAL dr.Mintohardjo. Motivasi perawat berhubungan dengan persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam dengan P-value = 0,000 ≤ α (0,05). Pelatihan yang dilaksanakan berhubungan dengan persepsi perawat terhadap kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam dengan P-value = 0,000 ≤ α (0,05), dan menjadi variable yang dominan berhubungan dengan kepatuhan penyuntikan yang aman dan pencegahan benda tajam dengan nilai OR= 16,905. Artinya, semakin intens menerima pelatihan tentang pencegahan terjadinya infeksi pada pasien terhadap Penyuntikan yang aman dan pencegahan pajanan benda tajam, para perawat akan lebih patuh sebesar 16 kali, dibandingkan jika tidak dilaksanakan pelatihan. Kata Kunci : Kepatuhan, Motivasi, Pelatihan terhadap Penyuntikan yang Aman dan Pencegahan Pajanan Benda Tajam
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Turnover Intention Perawat Di Unit Rawat Inap RS Juanda Kuningan Mulia, Dhimas Akbar; Yoshida, Eka; Jak, Yanuar
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8330

Abstract

Turnover intention pada perawat rawat inap merupakan indikator yang dapat mengganggu kontinuitas asuhan. Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan turnover intention pada perawat rawat inap di RS Juanda Kuningan, meliputi work life balance, kebijakan organisasi, lingkungan kerja, kepuasan pekerjaan, kepemimpinan transformasional, dan tuntutan pekerjaan. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan pengumpulan data melalui kuesioner pada 75 perawat rawat inap. Analisis dilakukan secara univariat, uji chi square disertai estimasi risk ratio, serta regresi logistik biner. Proporsi perawat dengan turnover intention sebesar 44,0%. Pada analisis bivariat, work life balance (p = 0,036), kebijakan organisasi (p = 0,050), kepuasan pekerjaan (p = 0,001), kepemimpinan transformasional (p = 0,014), dan tuntutan pekerjaan (p = 0,001) berhubungan bermakna dengan turnover intention, sedangkan lingkungan kerja tidak bermakna (p = 0,163). Pada model akhir multivariat, kebijakan organisasi (p = 0,041; OR = 3,776), kepuasan pekerjaan (p = 0,001; OR = 8,776), dan tuntutan pekerjaan (p = 0,001; OR = 12,348) merupakan prediktor bermakna, dengan tuntutan pekerjaan sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi retensi perlu diprioritaskan pada pengendalian tuntutan pekerjaan, perbaikan kebijakan organisasi, dan penguatan kepuasan pekerjaan pada perawat rawat inap. RS Juanda Kuningan disarankan mengembangkan program retensi melalui penataan uraian tugas keperawatan, optimalisasi sistem rekam medis elektronik, serta pembenahan kebijakan organisasi terkait mekanisme pengangkatan status kerja dan penyesuaian kompensasi berbasis jenjang karier Perawat Klinis.
Pengaruh Content digital marketing Melalui Media Sosial dan Iklan Berbayar Terhadap Minat Kunjungan Pasien Pada Layanan Unggulan RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Tandi Bongga, Desi; Suratmi, Tri; Andarusito, Nurcahyo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8408

Abstract

RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta Utara memiliki berbagai layanan unggulan yang perlu disosialisasikan melalui platform digital, seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya akses internet yang mengubah cara masyarakat mencari informasi dan mengambil keputusan dalam memilih layanan kesehatan. Penelitian ini menganalisis pengaruh content digital marketing terhadap minat kunjungan pasien pada layanan unggulan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada November 2025–Januari 2026. Sampel sebanyak 132 dari 270 pasien rawat jalan jantung dan pembuluh darah dipilih secara acak, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner Likert 1–4 yang mengukur variabel independen (informasi content digital, frekuensi tayang, target audience, brand awareness, engagement konsumen, dan kepercayaan pasien) serta variabel dependen minat kunjungan. Hasil menunjukkan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap minat kunjungan pasien (p < 0,05) dengan target audience sebagai faktor dominan (t = 2,587; p < 0,05), serta secara simultan berpengaruh signifikan (F = 70,409; R² = 0,761); disimpulkan bahwa optimalisasi content digital marketing melalui media sosial dan iklan berbayar berkontribusi nyata dalam meningkatkan minat kunjungan pasien sehingga rumah sakit perlu mengoptimalkan kanal digital sebagai strategi komunikasi dan pemasaran berkelanjutan di era digital. Kata kunci: Content digital marketing, Media sosial, Iklan berbayar, Kepercayaan pasien, Minat kunjungan pasien
Analisis Hubungan Persepsi Perawat Tentang Rekam Medis Elektronik (Rme), Dukungan Manajemen Dan Dokumentasi Keperawatan Dengan Kecepatan Proses Klaim BPJS Nataly Samosir, Kasih Vicky; Indrawati, Lili; Ulfa, Laila
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8413

Abstract

Pendahuluan: Kecepatan klaim BPJS menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pelayanan rumah sakit dan arus kas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi perawat terhadap Rekam Medis Elektronik (RME), dukungan manajemen, dan kelengkapan dokumentasi keperawatan terhadap kecepatan klaim BPJS di Rumah Sakit X Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional kuantitatif dengan desain cross-sectional, dan sampel penelitian terdiri dari 64 perawat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan regresi logistik berganda. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan manajemen memiliki pengaruh signifikan terhadap kecepatan klaim (p = 0,000; Exp(B) = 0,170), sedangkan persepsi perawat terhadap RME dan kelengkapan dokumentasi keperawatan menunjukkan efek protektif meskipun secara individual belum signifikan. Secara simultan, ketiga faktor tersebut berkontribusi terhadap percepatan klaim dengan model regresi yang menjelaskan 93,1% variasi kecepatan klaim (R² = 0,931). Kesimpulan: Oleh karena itu, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan kualitas dukungan manajemen, pelatihan, dan kelengkapan administrasi, termasuk pemanfaatan RME, guna mempercepat proses klaim BPJS. Kata Kunci: Dokumentasi Keperawatan, Dukungan Manajemen Klaim BPJS, Persepsi Perawat, Rekam Medis Elektronik
Pengaruh Efisiensi Perawat Dan Budaya Kerja Terhadap Bor Dengan Mutu Pelayanan Keperawatan Sebagai Variabel Mediasi Di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta Selvia, Eka; Andarusito, Nurcahyo; Hutapea, Fresley
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8338

Abstract

Penurunan Bed Occupancy Ratio (BOR) Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta dalam tiga tahun terakhir (periode 2023 – 2025) mengindikasikan adanya potensi inefisiensi pemanfaatan tempat tidur. Permasalahan ini diduga berkaitan dengan faktor efisiensi sumber daya keperawatan yang meliputi beban kerja perawat, rasio perawat–pasien, dan kompetensi perawat, serta budaya kerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi perawat dan budaya kerja terhadap BOR dengan mutu pelayanan keperawatan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analitik korelasi dan analisis jalur dengan Sobel test. Sampel responden yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 113 perawat yang bekerja di RS Panti Waluyo dan memberikan pelayanan kepada pasien. Cara dan alat ukur yang digunakan adalah kuisioner yang diisi oleh responden. Hasil penelitian menunjukan Mutu Keperawatan mampu memediasi Pengaruh Efisiensi Perawat dan Budaya Kerja terhadap BOR. Temuan ini menegaskan bahwa mutu pelayanan keperawatan merupakan mekanisme kunci dalam menjembatani pengaruh faktor SDM dan budaya organisasi terhadap kinerja operasional rumah sakit. Secara manajerial, pengendalian beban kerja, pengaturan rasio perawat–pasien yang seimbang, peningkatan kompetensi klinis, serta penguatan budaya kerja kolaboratif menjadi strategi prioritas untuk meningkatkan mutu pelayanan dan optimalisasi BOR secara berkelanjutan di RS Panti Waluyo Surakarta.
Transformasi Alur Layanan Farmasi Pasca Implementasi Iterasi Peresepan Obat Kronis Program BPJS Kesehatan Di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam Yanto, Muhammad; Aria Santosa, Yaya; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8342

Abstract

Program Iterasi Resep Obat Kronis merupakan kebijakan pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan efisiensi layanan, mengurangi kepadatan poliklinik, serta menjamin kesinambungan terapi bagi pasien penyakit kronis. Implementasi kebijakan ini mendorong perubahan alur pelayanan farmasi dan berimplikasi pada sistem pelayanan rumah sakit secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi alur pelayanan farmasi pasca implementasi Iterasi Resep Obat Kronis di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam serta mengidentifikasi tantangan dan implikasi pelaksanaannya terhadap tata kelola pelayanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pelayanan iterasi resep. Analisis data dilakukan menggunakan Analisis Tematik sebagaimana dikembangkan oleh Braun dan Clarke melalui proses pengkodean, pengelompokan subtema, dan penarikan tema utama secara sistematis. Hasil analisis selanjutnya disintesis dalam pemetaan alur pelayanan, Matriks RACI, dan Key Performance Indicator (KPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi iterasi resep menghasilkan pemangkasan tahapan layanan dan perubahan jalur pelayanan pasien penyakit kronis, yang berdampak pada redistribusi beban kerja dari poliklinik ke Instalasi Farmasi. Kejelasan peran antar aktor pelayanan yang dirumuskan dalam Matriks RACI berkontribusi terhadap peningkatan koordinasi lintas unit dan akuntabilitas pelaksanaan kebijakan. Pemanfaatan teknologi informasi melalui integrasi SIMRS dan sistem BPJS Kesehatan mendukung pelayanan, namun juga menimbulkan ketergantungan sistem dan potensi gangguan operasional. Dari aspek sumber daya manusia, ditemukan peningkatan beban kerja serta kebutuhan adaptasi kompetensi tenaga kefarmasian. Evaluasi kinerja melalui KPI menunjukkan potensi peningkatan efisiensi pelayanan farmasi, namun masih memerlukan penguatan pada pengelolaan alur layanan, kesiapan sistem teknologi, dan edukasi pasien. Kata Kunci: Iterasi BPJS, Obat Kronis, Transformasi Layanan Farmasi, Analisis Tematik
Determinan Yang Berhubungan Dengan Mutu Layanan Keperawatan Rumah Sakit Waworuntu, Marshall Christopher; Indrawati, Lili; Prapanca, Yuli
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8412

Abstract

Pendahuluan: Era digitalisasi kesehatan telah mentransformasi sistem pelayanan rumah sakit melalui implementasi Rekam Medis Elektronik (RME). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja perawat, pelatihan RME, dan kepatuhan pengisian RME dengan mutu layanan di Unit Rawat Jalan dan Unit Rawat Inap Rumah Sakit X di Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, dan sampel penelitian terdiri dari 82 perawat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 40 pertanyaan yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi berganda. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan mutu pelayanan (p < 0,001). Kepatuhan pengisian RME memiliki hubungan positif paling kuat dengan mutu pelayanan (r = 0,642), diikuti pelatihan RME (r = 0,615), sementara beban kerja perawat menunjukkan hubungan negatif kuat (r = -0,530). Secara simultan, ketiga variabel memiliki hubungan sangat kuat dengan mutu pelayanan (R = 0,798) dan menjelaskan 63,7% varians mutu pelayanan. Kesimpulan: Manajemen rumah sakit perlu memprioritaskan program peningkatan kepatuhan RME, optimalisasi program pelatihan, dan pengelolaan beban kerja yang efektif, dengan kepatuhan pengisian RME sebagai faktor dominan dalam mencapai mutu pelayanan optimal. Kata Kunci: Beban kerja perawat, Kepatuhan pengisian, mutu pelayanan pelatihan RME, Rekam Medis Elektronik

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue