cover
Contact Name
Lailatuzzahro Al-Akhda Aulia
Contact Email
kalyla.zahra@yudharta.ac.id
Phone
+6281335555437
Journal Mail Official
jurnalpsikologi@yudharta.ac.id
Editorial Address
Jl. Yudharta No. 7, Sengonagung, Purwosari, Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan
ISSN : 20880634     EISSN : 27156206     DOI : -
Jurnal Psikologi ini dikelola oleh Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan dengan masa terbit satu kali dalam satu tahun. Jurnal Psikologi merupakan publikasi ilmiah yang terdiri dari kumpulan penelitian-penelitian di bidang Ilmu Psikologi yang mengacu pada tiga konsentrasi yaitu Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, dan Psikologi Industri Organisasi
Articles 231 Documents
Gambaran Ketergantungan Emosional Dan Harga Diri Pada Korban Kekerasan Dalam Pacaran: Sistematik Review Irmayanti, Nur; Zuroidah, Aironi

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterkaitan emosional, harga diri, dan pengalaman kekerasan dalam pacaran. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data dari berbagai sumber relevan. Data dikumpulkan melalui pencarian literatur di database elektronik seperti PubMed, PsycINFO, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci seperti "dating violence", "emotional dependency", "self-esteem", "intimate partner violence", "psychological impact", dan "adolescents". Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif melalui identifikasi tema, sintesis informasi, dan evaluasi kritis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa korban kekerasan dalam pacaran sering mengalami keterkaitan emosional yang kuat dengan pelaku, yang diperkuat oleh rasa cinta, ketergantungan emosional, dan harapan akan perubahan pelaku. Ketergantungan emosional ini memperkuat siklus kekerasan dan menyulitkan korban untuk mengakhiri hubungan berbahaya. Kekerasan dalam pacaran juga berdampak signifikan pada harga diri korban, yang sering merasa tidak berharga, tidak berdaya, dan mengalami penurunan rasa percaya diri. Harga diri yang rendah menghambat korban untuk keluar dari hubungan yang penuh kekerasan. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi yang mencakup dukungan emosional, penguatan harga diri, dan edukasi tentang hubungan sehat.
Coping Religius dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Muslim di Indonesia Efendy, Mamang; Pratitis, Nindia; Norhidayah, Meininda Rhivent; Aini Putri, Emilia Nur

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5506

Abstract

Kesejahteraan psikologis mahasiswa merupakan masalah penting yang berdampak pada kesehatan mental, seperti stres dan depresi, serta berdampak pada kualitas akademik dan keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan religious coping terhadap kesejahteraan psikologis. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana, penelitian ini melibatkan 524 mahasiswa Muslim di Indonesia yang diambil dengan teknik snowball sampling. Instrumen penelitian yaitu Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) untuk mengukur kesejahteraan psikologis, yang terdiri dari 29 item dengan nilai konsistensi internal α = 0,899. Skala Initial Development of the Iranian Religious coping Scale untuk mengukur coping religius, yang terdiri dari 22 item dengan nilai konsistensi internal α = 0,920. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan religious coping terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 19,7%. Studi ini menyoroti pentingnya coping religius dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa di Indonesia, sehingga penelitian selanjutnya dapat menggunakan religious coping sebagai intervensi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa di Indonesia.
Pendekatan Kualitatif: Implementasi Program Buddy di Sekolah Anti-Bullying Indonesia Rosalina, Rosta; Rizkina, Athia Tri; Dharmastuti, Anjarie; Amin, Abdul

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5523

Abstract

Fenomena bullying masih marak terjadi di sekolah. Penelitian bertujuan untuk memaparkan seberapa penting dukungan teman sebaya berperan terhadap kesejahteraan korban bullying. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Systematic Literature Review berbasis big data software VOS Viewer dan Publish or Perish 8 dan wawancara semi-terstruktur. Hasil temuan peneliti dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua sangat penting dalam implementasi program dukungan teman sebaya (buddy) sehingga dapat menciptakan budaya empati dan well-being yang lebih baik di antara siswa.
Analisis Perbedaan Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Baru Universitas X di Tangerang Permana, Audrey Asafita; Huang, Clarissa; Augustino, Jason Constantine; Kurniawan, Kevin; Kurniadi, Natasha; Novanto, Yusak

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5583

Abstract

Dalam proses menempuh pendidikan, stres akademik menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi oleh para mahasiswa/i. Tingkatan stres akademik yang dirasakan bergantung pada besarnya tekanan dari setiap fakultas. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui dan menganalisis tingkat stres akademik pada mahasiswa tahun pertama antara tiga fakultas yaitu Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Ekonomi Bisnis, serta Fakultas Desain. Skala Stres Akademik Sarafino & Smith kemudian digunakan untuk mengukur stres akademik 90 mahasiswa baru yang terlibat dalam penelitian ini. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkatan stres akademik antara mahasiswa/i tahun pertama dari ketiga fakultas (F(2, 87) = 5.396, p = 0.006, ω2 = 0.089), di mana mahasiswa/i Fakultas Desain memiliki tingkat stres akademik tertinggi. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai evaluasi fakultas dalam menyadari dan menangani tingkat stres akademik mahasiswa serta menambah kajian Ilmu Psikologi Pendidikan mengenai respon mahasiswa terhadap tuntutan akademik.
Efek Moderasi Dukungan Sosial Dosen Pada Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Kelly, Estalita; Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda; Setianingrum, Margaretta Erna

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5630

Abstract

Masalah prestasi akademik lebih sering terjadi pada siswa yang mengalami masalah psikologis seperti stres. Stres yang berlebihan dapat memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Salah satu permasalahannya adalah kurangnya resiliensi akademik mahasiswa, yaitu kemampuan mahasiswa untuk bertahan dalam berbagai kesulitan dan beradaptasi keadaan tersebut. Resiliensi akademik adalah proses perkembangan dinamis yang melibatkan faktor pelindung eksternal dan internal yang memiliki peranan penting dalam berkontribusi pada penyesuaian dan kesuksesan akademik. Salah satu faktor pelindung internal adalah regulasi emosi. Sedangkan faktor pelindung eksternal adalah dukungan sosial dosen. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah dukungan sosial dosen memoderasi pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi akademik. Metode penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Subjek adalah mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan sebanyak 366 orang, diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah adaptasi skala resiliensi akademik, skala dukungan sosial, dan adaptasi skala regulasi emosi. Analisis regresi moderasi (MRA) digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari dosen memperkuat pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi akademik siswa. Mahasiswa yang memiliki dukungan sosial dari dosen mereka lebih mampu menggunakan strategi regulasi emosi yang baik, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan mereka untuk bertahan dalam situasi sulit.
Hubungan Motivasi Kerja dengan Adversity Quotient pada Karyawan Divisi Marketing dan Debcollector Multifinance Nugraha, Muhammad Irfan; Arisandy, Desy

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.4937

Abstract

Perusahaan multifinance X Palembang adalah salah satu perusahaan multifinance yang berfokus kepada kredit kendaraan bermotor, kredit elektronik, pinjaman pribadi, dan sejenisnya. Perusahaan ini memberikan beban target capaian kinerja kepada divisi marketing dan debt collector yang cukup berat. Sehingga menimbulkan kedua divisi ini mengalami involuntary turnover. Meskipun mengalami involuntary turnover, namun masih terdapat para karyawan yang tetap bertahan dan bekerja di perusahaan ini, karena memiliki adversity quotient dalam diri. Salah satu faktor yang mempengaruhi adversity quotient ini adalah motivasi kerja. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dan adversity quotient. Jumlah sampel dalam penelitian ini sejumlah 75 karyawan yang merupakan bagian dari populasi sebanyak 95 karyawan divisi marketing dan debt collector. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan skala motivasi kerja dan adversity quotient. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan nilai korelasi yang didapatkan antara variabel motivasi kerja dan adversity quotient, yaitu dengan nilai R = 0,716, nilai R Square= 0,512 nilai F = 92.459 dan p = 0,000 dimana nilai p < 0,01. Hal ini menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara motivasi kerja dan adversity quotient karyawan divisi marketing dan debt collector perusahaan multifinance X Palembang.
Efektivitas Yoga untuk Meningkatkan Kualitas Tidur: Studi Meta-Analisis Widiana, Luh Bella Elistya; Yudiarso, Ananta

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.4967

Abstract

Kualitas tidur berperan penting dalam kesehatan fisik dan psikologis individu dalam jangka panjang. Berdasarkan hal tersebut diketahui bahwa kualitas tidur perlu diperhatikan untuk meminimalisir konsekuensi fisik maupun psikologis yang bisa terjadi. Intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur salah satunya adalah yoga. Namun, terdapat temuan yang beragam sehingga menimbulkan inkonsistensi antara beberapa penelitian sehingga dibutuhkan studi meta-analisis untuk melihat besaran efek serta kategorisasinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas yoga untuk meningkatkan kualitas tidur individu. Penelitian ini adalah studi meta-analisis menggunakan N, M, dan SD kelompok kontrol dan kelompok eksperimen untuk dianalisis sehingga mendapatkan nilai effect size (g = 0,647, Cl -0,736 – 2,030, efek medium). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yoga efektif dalam meningkatkan kualitas tidur individu. Oleh karena itu, yoga dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi non-farmakologis bagi individu yang mengalami gangguan tidur atau ingin meningkatkan kualitas tidur.
Pengaruh Disregulasi Emosi Terhadap Keterampilan Pengambilan Keputusan pada ASN Andromeda, Nadiya; Kristanti, Essha Paulina

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.4969

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh disregulasi emosi terhadap kemampuan dalam mengambil keputusan pada aparatur sipil negara di lingkungan pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan tehnik analisis regresi linier. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 201 ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya. Matode sampelnya menggunakan sampel populasi. Instrumen yang digunakan adalah skala pengambilan keputusan yang diturunkan dari kompetensi pengambilan Keputusan berdasarkan Perka BKN RI 2019 dan Skala DERS. Hasil analisis melalui regresi linier dalam penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh disregulasi emosi terhadap pengambilan keputusan diperoleh koefisien regresi sebesar -0,345 dengan nilai t statistik sebesar 5,255 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Hasil tersebut menunjukkan adanya pengaruh negatif signifikan, artinya semakin tinggi disregulasi emosi akan berpengaruh terhadap semakin rendah pengambilan keputusan.
Financial Quotient Generasi Z: Lifestyle Exposure dan Strategi Manajemen Risiko dalam Penggunaan Pinjaman Online Firnando, Jefri; Rahmadani, Salwa Azzahra; Sejati, Risky Arum; Salzabillah, Ananda Zakiyyah; Rahma, Syahda Nabila; Sofia, Lisda

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.5638

Abstract

Generasi Z sering lebih memilih gaya hidup daripada mengelola keuangan untuk masa depan, yang menyebabkan mereka cenderung mencari pinjaman online sebagai solusi instan untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep paparan gaya hidup dan manajemen risiko secara teoritis pada Generasi Z dan merumuskan strategi untuk menghadapi implikasi penggunaan pinjaman online diantaranya. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pendekatan kualitatif dilakukan dengan mewawancarai 6 subjek yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, pinjaman online terbukti sangat efektif dalam menarik perhatian pengguna yang mencari solusi keuangan yang cepat dan praktis, memanfaatkan media digital untuk menciptakan ilusi kenyamanan. Namun, kenyamanan ini sering disertai dengan kurangnya pemahaman tentang risiko tidak membayar tepat waktu, yang dapat menyebabkan dampak psikologis dan sosial seperti stres, kecemasan, dan rasa malu. Subjek kurang mampu mengidentifikasi risiko secara efektif, meskipun subjek menyadari bahaya pinjaman online. Solusi yang diusulkan adalah meminjam dari kerabat dan membuat skala prioritas, yang mencerminkan upaya untuk mengurangi risiko dan mengelola keuangan dengan lebih baik. Implikasi dari penelitian ini yaitu diharapkan Generasi Z memperbaiki gaya hidup serta mengurangi risiko finansial yang terkait dengan penggunaan pinjaman online secara lebih bijak dan bertanggung jawab.
Harga Diri, Kecerdasan Emosional dan Pemaafan pada Emerging Adulthood yang Mengalami Putus Cinta Maharani , Kintan; Setiasih

Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.5640

Abstract

Putus cinta umumnya berdampak negatif, yaitu merasa sedih, tidak berharga, marah hingga muncul keinginan bunuh diri. Pemaafan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk melepaskan emosi negatif akibat putus cinta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga diri, kecerdasan emosional, dan pemaafan pada emerging adulthood yang mengalami putus cinta. Partisipan penelitian ini sebanyak 330 individu berusia 18 dan 25 tahun yang mengalami putus cinta. Pengambilan data menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale, Emotional Intelligence Scale, dan Heartland Forgiveness Scale. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara harga diri, kecerdasan emosional, dan pemaafan pada emerging adulthood yang mengalami putus cinta. Dalam hal ini kemampuan untuk menilai dan bersikap secara tepat, didukung dengan pengendalian diri dan emosi yang baik memungkinkan individu mampu menghadapi situasi yang ada dan menentukan strategi koping yang tepat, apakah dirinya akan memaafkan atau tidak ketika dirinya mengalami putus cinta.