cover
Contact Name
Lailatuzzahro Al-Akhda Aulia
Contact Email
kalyla.zahra@yudharta.ac.id
Phone
+6281335555437
Journal Mail Official
jurnalpsikologi@yudharta.ac.id
Editorial Address
Jl. Yudharta No. 7, Sengonagung, Purwosari, Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan
ISSN : 20880634     EISSN : 27156206     DOI : -
Jurnal Psikologi ini dikelola oleh Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan dengan masa terbit satu kali dalam satu tahun. Jurnal Psikologi merupakan publikasi ilmiah yang terdiri dari kumpulan penelitian-penelitian di bidang Ilmu Psikologi yang mengacu pada tiga konsentrasi yaitu Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, dan Psikologi Industri Organisasi
Articles 231 Documents
Big Data Vortex: Data Visualization of The Impact of The Fatwa of The Indonesian Ulema Council On Social Control of Social Media Users Eva, Nur; Arsyiatul Alfath , Esa; Eko Wahyudi , Tedi; Myra Wahyu Arsyilia , Ern; Nugrahani, Rizka Fibria
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5017

Abstract

In recent times, there has been a phenomenon of social control carried out by the Indonesian Ulema Council through the MUI Fatwa Commission issued the Latest Fatwa Number 83 of 2023 concerning the Law of Support for the Palestinian Cause. The fatwa recommends Muslims avoid using Israeli-affiliated products as much as possible. These recommendations include an appeal to avoid transactions and use of products affiliated with Israel as well as those that support occupation and Zionism. Soekanto (1990) defines social control as a planned or unplanned process that aims to invite, direct, or even force certain communities or groups to comply with applicable values and norms. The purpose of this study is seeing how big the fatwa of the Indonesian Ulema Council's role is on social media users' social control.This research is a big data research with several stages, namely data collection, data has been obtained, then the pre-processing stage to data analysis in the form of visualization. The findings obtained when the fatwa was issued by the Indonesian Ulema Council on November 10, 2023, found that there was an increase in searches and trending topics on social media. On November 15, 2023, the Indonesian Ulema Council issued a statement regarding fatwa Number 83 of 2023 which did not mention specific products in terms of names, brands, and companies. After the release of the statement, there was a decrease in numbers on google trends.
Pengaruh Kepemimpinan Autetntik Terhadap Komitmen Organisasi Pada Pimpinan Organisasi Perempuan Melalui Readiness to Change Nur'Aini, Siti; Laili, Januariya
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5029

Abstract

Komitmen organisasi merupakan keterkaitan individu terhadap organisasi, sehingga individu sebagai anggota organisasi mampu memahami tujuan organisasi dan memiliki keinginan bekerja dan berkontribusi secara maksimal bagi organisasi. Nasyiatul Aisyiyah merupakan organisasi otonom Muhammadiyah memiliki peran penting dalam mewujudkan Perempuan Islam yang maju dan secara berkesinambungan mampu memberikan kontribusi terhadap Masyarakat. Komitmen organisasi dipengaruhi kesiapan individu untuk berubah dan gaya kepemimpinan. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran peran kepemimpinan otentik terhadap komitmen organisasi terhadap perubahan melalui kesiapan individu untuk berubah sebagai variabel mediator pada pimpinan Nasyiatul Aisyiyah di Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif asosiatif. Jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 109 orang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Teknik analisis yang digunakan yakni regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran readiness to change pada komitmen organisasi tidaklah signifikan. Selain itu melalui uji parsial diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan terhadap komitmen organisasi.
Gambaran Ketergantungan Emosional Dan Harga Diri Pada Korban Kekerasan Dalam Pacaran: Sistematik Review Irmayanti, Nur; Zuroidah, Aironi
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keterkaitan emosional, harga diri, dan pengalaman kekerasan dalam pacaran. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data dari berbagai sumber relevan. Data dikumpulkan melalui pencarian literatur di database elektronik seperti PubMed, PsycINFO, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan kata kunci seperti "dating violence", "emotional dependency", "self-esteem", "intimate partner violence", "psychological impact", dan "adolescents". Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif melalui identifikasi tema, sintesis informasi, dan evaluasi kritis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa korban kekerasan dalam pacaran sering mengalami keterkaitan emosional yang kuat dengan pelaku, yang diperkuat oleh rasa cinta, ketergantungan emosional, dan harapan akan perubahan pelaku. Ketergantungan emosional ini memperkuat siklus kekerasan dan menyulitkan korban untuk mengakhiri hubungan berbahaya. Kekerasan dalam pacaran juga berdampak signifikan pada harga diri korban, yang sering merasa tidak berharga, tidak berdaya, dan mengalami penurunan rasa percaya diri. Harga diri yang rendah menghambat korban untuk keluar dari hubungan yang penuh kekerasan. Penelitian ini menyoroti pentingnya intervensi yang mencakup dukungan emosional, penguatan harga diri, dan edukasi tentang hubungan sehat.
Coping Religius dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Muslim di Indonesia Efendy, Mamang; Pratitis, Nindia; Norhidayah, Meininda Rhivent; Aini Putri, Emilia Nur
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5506

Abstract

Kesejahteraan psikologis mahasiswa merupakan masalah penting yang berdampak pada kesehatan mental, seperti stres dan depresi, serta berdampak pada kualitas akademik dan keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan religious coping terhadap kesejahteraan psikologis. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana, penelitian ini melibatkan 524 mahasiswa Muslim di Indonesia yang diambil dengan teknik snowball sampling. Instrumen penelitian yaitu Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) untuk mengukur kesejahteraan psikologis, yang terdiri dari 29 item dengan nilai konsistensi internal α = 0,899. Skala Initial Development of the Iranian Religious coping Scale untuk mengukur coping religius, yang terdiri dari 22 item dengan nilai konsistensi internal α = 0,920. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan religious coping terhadap kesejahteraan psikologis sebesar 19,7%. Studi ini menyoroti pentingnya coping religius dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa di Indonesia, sehingga penelitian selanjutnya dapat menggunakan religious coping sebagai intervensi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa di Indonesia.
Pendekatan Kualitatif: Implementasi Program Buddy di Sekolah Anti-Bullying Indonesia Rosalina, Rosta; Rizkina, Athia Tri; Dharmastuti, Anjarie; Amin, Abdul
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5523

Abstract

Fenomena bullying masih marak terjadi di sekolah. Penelitian bertujuan untuk memaparkan seberapa penting dukungan teman sebaya berperan terhadap kesejahteraan korban bullying. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Systematic Literature Review berbasis big data software VOS Viewer dan Publish or Perish 8 dan wawancara semi-terstruktur. Hasil temuan peneliti dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua sangat penting dalam implementasi program dukungan teman sebaya (buddy) sehingga dapat menciptakan budaya empati dan well-being yang lebih baik di antara siswa.
Fear of Missing Out (FoMO) Ditinjau dari Kesejahteraan Psikologis Remaja Hammi, Irandha Meiveara Fahrina; Kholifah, Nanik
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5526

Abstract

Remaja mengalami fase perkembangan dengan perubahan signifikan secara fisik, emosional, dan sosial. Internet memungkinkan mereka terhubung dengan teman, yang dapat mempengaruhi fenomena seperti fear of missing out (FoMO). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kesejahteraan psikologis terhadap FoMO pada remaja di SMK Negeri 2 Sukorejo. Sebanyak 267 remaja dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian terdiri dari dua skala, yaitu skala FoMO dan skala kesejahteraan psikologis. Analisis dilakukan menggunakan metode kuantitatif, dengan regresi linier sebagai analisis yang digunakan. Adanya hasil dari uji hipotesis yang kemudian menunjukkan tingkatan dari nilai suatu koefisien yakni sebesar -0,253 dengan taraf signifikansi 0,000 (sig < 0,05), menandakan adanya pengaruh signifikan kesejahteraan psikologis terhadap FoMO. Nilai R-square sebesar 0,064 menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis menyumbang 6,4% terhadap FoMO, sementara faktor lain yang tidak diteliti mempengaruhi sisanya.
Analisis Perbedaan Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Baru Universitas X di Tangerang Permana, Audrey Asafita; Huang, Clarissa; Augustino, Jason Constantine; Kurniawan, Kevin; Kurniadi, Natasha; Novanto, Yusak
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5583

Abstract

Dalam proses menempuh pendidikan, stres akademik menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi oleh para mahasiswa/i. Tingkatan stres akademik yang dirasakan bergantung pada besarnya tekanan dari setiap fakultas. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan guna mengetahui dan menganalisis tingkat stres akademik pada mahasiswa tahun pertama antara tiga fakultas yaitu Fakultas Sains & Teknologi, Fakultas Ekonomi Bisnis, serta Fakultas Desain. Skala Stres Akademik Sarafino & Smith kemudian digunakan untuk mengukur stres akademik 90 mahasiswa baru yang terlibat dalam penelitian ini. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkatan stres akademik antara mahasiswa/i tahun pertama dari ketiga fakultas (F(2, 87) = 5.396, p = 0.006, ω2 = 0.089), di mana mahasiswa/i Fakultas Desain memiliki tingkat stres akademik tertinggi. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai evaluasi fakultas dalam menyadari dan menangani tingkat stres akademik mahasiswa serta menambah kajian Ilmu Psikologi Pendidikan mengenai respon mahasiswa terhadap tuntutan akademik.
Efek Moderasi Dukungan Sosial Dosen Pada Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Kelly, Estalita; Aulia, Lailatuzzahro Al-Akhda; Setianingrum, Margaretta Erna
ILMU PSIKOLOGI Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v11i2.5630

Abstract

Masalah prestasi akademik lebih sering terjadi pada siswa yang mengalami masalah psikologis seperti stres. Stres yang berlebihan dapat memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Salah satu permasalahannya adalah kurangnya resiliensi akademik mahasiswa, yaitu kemampuan mahasiswa untuk bertahan dalam berbagai kesulitan dan beradaptasi keadaan tersebut. Resiliensi akademik adalah proses perkembangan dinamis yang melibatkan faktor pelindung eksternal dan internal yang memiliki peranan penting dalam berkontribusi pada penyesuaian dan kesuksesan akademik. Salah satu faktor pelindung internal adalah regulasi emosi. Sedangkan faktor pelindung eksternal adalah dukungan sosial dosen. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah dukungan sosial dosen memoderasi pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi akademik. Metode penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Subjek adalah mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan sebanyak 366 orang, diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah adaptasi skala resiliensi akademik, skala dukungan sosial, dan adaptasi skala regulasi emosi. Analisis regresi moderasi (MRA) digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari dosen memperkuat pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi akademik siswa. Mahasiswa yang memiliki dukungan sosial dari dosen mereka lebih mampu menggunakan strategi regulasi emosi yang baik, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan mereka untuk bertahan dalam situasi sulit.
Financial Quotient Generasi Z: Lifestyle Exposure dan Strategi Manajemen Risiko dalam Penggunaan Pinjaman Online Firnando, Jefri; Rahmadani, Salwa Azzahra; Sejati, Risky Arum; Salzabillah, Ananda Zakiyyah; Rahma, Syahda Nabila; Sofia, Lisda
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.5638

Abstract

Generasi Z sering lebih memilih gaya hidup daripada mengelola keuangan untuk masa depan, yang menyebabkan mereka cenderung mencari pinjaman online sebagai solusi instan untuk memenuhi kebutuhan keuangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep paparan gaya hidup dan manajemen risiko secara teoritis pada Generasi Z dan merumuskan strategi untuk menghadapi implikasi penggunaan pinjaman online diantaranya. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pendekatan kualitatif dilakukan dengan mewawancarai 6 subjek yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, pinjaman online terbukti sangat efektif dalam menarik perhatian pengguna yang mencari solusi keuangan yang cepat dan praktis, memanfaatkan media digital untuk menciptakan ilusi kenyamanan. Namun, kenyamanan ini sering disertai dengan kurangnya pemahaman tentang risiko tidak membayar tepat waktu, yang dapat menyebabkan dampak psikologis dan sosial seperti stres, kecemasan, dan rasa malu. Subjek kurang mampu mengidentifikasi risiko secara efektif, meskipun subjek menyadari bahaya pinjaman online. Solusi yang diusulkan adalah meminjam dari kerabat dan membuat skala prioritas, yang mencerminkan upaya untuk mengurangi risiko dan mengelola keuangan dengan lebih baik. Implikasi dari penelitian ini yaitu diharapkan Generasi Z memperbaiki gaya hidup serta mengurangi risiko finansial yang terkait dengan penggunaan pinjaman online secara lebih bijak dan bertanggung jawab.
Harga Diri, Kecerdasan Emosional dan Pemaafan pada Emerging Adulthood yang Mengalami Putus Cinta Maharani , Kintan; Setiasih
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i1.5640

Abstract

Putus cinta umumnya berdampak negatif, yaitu merasa sedih, tidak berharga, marah hingga muncul keinginan bunuh diri. Pemaafan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk melepaskan emosi negatif akibat putus cinta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga diri, kecerdasan emosional, dan pemaafan pada emerging adulthood yang mengalami putus cinta. Partisipan penelitian ini sebanyak 330 individu berusia 18 dan 25 tahun yang mengalami putus cinta. Pengambilan data menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale, Emotional Intelligence Scale, dan Heartland Forgiveness Scale. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis regresi berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara harga diri, kecerdasan emosional, dan pemaafan pada emerging adulthood yang mengalami putus cinta. Dalam hal ini kemampuan untuk menilai dan bersikap secara tepat, didukung dengan pengendalian diri dan emosi yang baik memungkinkan individu mampu menghadapi situasi yang ada dan menentukan strategi koping yang tepat, apakah dirinya akan memaafkan atau tidak ketika dirinya mengalami putus cinta.