cover
Contact Name
Khaerus Syahidi
Contact Email
khaerussyahidi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
khaerussyahidi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kappa Journal
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25492950     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Kappa Journal (e-ISSN 2549-2950) mempublikasikan artikel hasil-hasil penelitian fisika, inovasi pembelajaran fisika, dan pemikiran-pemikiran kritis tentang fisika maupun pendidikan fisika. Kappa Journal diterbitkan oleh Universitas Hamzanwadi dua kali setahun yakni setiap bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
Analisis Konsep Fisika pada Kearifan Lokal Permainan Tradisional: Etnofisika Gasing Lombok Anton Samudra Fasai; Sapiruddin Sapiruddin; Alza Safira; Tarpin Juandi
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.31889

Abstract

Lombok adalah salah satu pulau yang kaya akan tradisi, salah satu tradisi yang ditemukan adalah permainan gasing. Gasing lombok memiliki keunikan tersendiri dibanding gasing-gasing lain, sehingga menarik untuk dikaji lebih mendalam. Penelitian terkait konsep fisika pada permainan tradisional gasing telah dilakukan oleh beberapa peneliti, namun, belum pernah dilakukan penelitian secara mendalam mengenai konsep fisika dalam permainan gasing tradisional khas Lombok, terutama Gasing Lengker. Gasing Lombok memiliki ciri khas yang berbeda dibandingkan gasing pada umumnya, yaitu penggunaan lapisan atau plat baja yang cukup tebal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep fisika pada kearifan lokal permainan tradisional gasing di Lombok. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan objek penelitiannya adalah gasing lengker khas Lombok. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Analisis konsep fisika dimulai saat akan melepas hingga gasing berhenti berputar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak konsep fisika pada kearifan lokal permainan tradisional gasing Lombok. Saat akan melepas gasing, terdapat konsep-konsep fisika berupa energi potensial elastis, tegangan tali, gaya gesek, torsi, dan momen inersia. Sedangkan, saat gasing berputar hingga berhenti, terdapat konsep-konsep fisika berupa transformasi energi, energi kinetik translasi dan rotasi, momentum sudut, efek giroskopik, serta fenomena presesi dan nutasi. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi baru dalam pengembangan media pembelajaran fisika berbasis etnofisika, dengan kasus studi yang relevan dan kontekstual bagi siswa di Lombok dan sekitarnya.
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Materi Gelombang Bunyi Sutrisno Sutrisno; Kartika Hajati; Muhammad Zulfikar Abubakar
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32239

Abstract

Type of this research is quasi-experimental researh with nonequivalent control group design. Purpose of this research was to determine the effect of Treffinger learning model on students’ creative thinking skills in soundwave material in class XI science major MAN 1 Majene. Data collection techniques through creative thinking ability test instruments. Data were analyze with the n-gain descriptive statistical approach and inferential parametric statistics using t-test. The result of this research showed there was significant difference between the two class groups with collective n-gain distribution index for experimental class is 0.81 in the high category and 0.65 in the control class in medium category. The results of the t hypothesis test show that there is an influence of the Treffinger learning model on the creative thinking ability in soundwave material in class XI science major MAN 1 Majene. Future research can broaden the study by applying this model to various educational levels or by comparing it with other creative learning models to examine its relative effectiveness. In addition, further studies are needed to explore students’ affective aspects and scientific process skills as the impact of the sustainable implementation of the Treffinger model.
Mindful Learning Berbantuan ChatGPT-4o Dalam Eksperimen Mandiri Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Charoline Indriani; Antomi Saregar; Hendri Noperi
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32260

Abstract

Pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran fisika masih tergolong rendah, karena kurangnya keteribatan aktif peserta didik dalam pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan yang menekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan mindful learning yang didukung oleh ChatGPT-4o dalam eksperimen mandiri terhadap pemahaman konsep peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperiment. Subjek penelitian yang terlibat dalam penelitian ini meliputi 60 peserta didik SMA kelas XI dari SMA Perintis 2 Bandar Lampung yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes berbentuk three tier multipel choice yang dirancang untuk mengukur pemahaman konsep peserta didik. Data dianalisis menggunakan uji independent sampel t-test dan uji N-Gain. Hasil uji independent sampel t-test menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 yang mengindikasikan bahwa pendekatan mindful learning berbantuan ChatGPT-4o berpengaruh terhadap pemahaman konsep peserta didik. Selain itu, hasil uji N-Gain kelas eksperimen sebesar 0.79 yang terkategori “Tinggi” dan kelas kontrol sebesar 0.64 yang terkategori “sedang”. Hasil ini menunjukkan peningkatan pemahaman di kelas eksperimen yang lebih tinggi dari kelas kontrol sehingga pendekatan mindful learning berbantuan ChatGPT-4o dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Dengan demikian, integrasi mindful learning berbantuan ChatGPT-4o mampu meningkatkan partisipasi dan konsentrasi peserta didik dalam pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi mindful learning berbantuan ChatGPT-4o dapat dimanfaatkan sebagai pendekatan pembelajaran fisika yang mendukung eksperimen mandiri dan peningkatan pemahaman konsep peserta didik.
Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pembelajaran Fisika pada Materi Fluida di Database Scopus (1995–2023) Rahma Diani; Adek Erni Kurnia; Dewi Tri Wulandri; Mukarramah Mustari; Muhammad Ridho Syarlisjiswan; Welly Anggraini; Hendri Noperi
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32420

Abstract

Pembelajaran fisika pada materi fluida sering dianggap abstrak dan kompleks sehingga menimbulkan kesulitan konseptual dan miskonsepsi bagi peserta didik. Kondisi ini diperburuk oleh keterbatasan strategi, model, dan media pembelajaran yang inovatif. Urgensi tersebut mendasari perlunya pemetaan komprehensif terhadap perkembangan riset dalam bidang ini. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan 29 tahun perkembangan dan tren global penelitian pembelajaran fisika pada materi fluida, yang belum pernah dilakukan secara sistematis dalam studi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan dan tren penelitian global terkait pembelajaran fisika pada materi fluida melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari database Scopus dengan kata kunci “Physics Learning on Fluid Concepts” pada periode 1995–2023, menghasilkan 179 dokumen yang dianalisis menggunakan perangkat lunak Mendeley dan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan publikasi sejak 2019, dengan Amerika Serikat dan Indonesia sebagai kontributor terbesar. Kata kunci yang dominan berkaitan dengan siswa, sistem pembelajaran, serta integrasi model berbasis masalah dan teknologi digital. Selain itu, kolaborasi internasional masih rendah. Hasil analisis ini dapat dimanfaatkan guru untuk memilih model dan media pembelajaran yang lebih efektif sesuai tren global,  peneliti untuk mengidentifikasi celah riset serta mengembangkan kajian lanjutan yang lebih terarah, dan pengembang kurikulum untuk menyelaraskan desain pembelajaran dengan kebutuhan konseptual materi fluida dan perkembangan riset internasional.
Dualisme Gelombang-Partikel: Landasan Teori, Transformasi Konsep Ilmiah, dan Implikasi pada Fisika Modern Margareth Jacoba Da Gomes; Elisabeth Endang Permata Simbolon; Loni Ignasia Lingga; Miftahul Jannah; Rizki Salsabila Batubara; Deo Demonta Panggabean; Ladestam Sitinjak
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32457

Abstract

Wave–particle dualism is a fundamental concept that has shaped physics since the early twentieth century and remains central to modern physics research. This study aims to examine the development of wave–particle dualism through three key phenomena: black-body radiation, the photoelectric effect, and Compton scattering. The method employed is a systematic literature review of 10 peer-reviewed journal articles published between 2018 and 2024, focusing on theoretical perspectives, experimental evidence, and conceptual implications. The results indicate that research on black-body radiation has progressed from the development of high-precision radiation sources toward the control of atomic energy shifts and light polarization. Studies on the photoelectric effect reveal its dual role as both an effective educational tool through simple, low-cost experiments and a platform for advanced investigations of electron momentum distribution. Meanwhile, research on Compton scattering spans practical applications such as radiation detector calibration and theoretical modeling of photon–electron interactions in extreme quantum fields. Overall, this study demonstrates that wave–particle dualism is not merely a historical concept but an evolving framework that continues to inform theoretical development, experimental validation, and technological innovation. The findings have implications for physics education, experimental design, and future research on quantum phenomena by highlighting the interconnected nature of foundational quantum effects.
Analisis Hubungan Sudut Hamburan terhadap Pergeseran Panjang Gelombang pada Efek Compton Menggunakan Simulasi GeoGebra Lourensia Bravini Lahera; Agnes Viola Manik; Novita Zuraida; Nazhira Mizilfa; Samuel Baringbing; Michelle Belinda; Ade Ayu Lestari; Indah Vanesa Br. Ginting; Putri Najwa Nasution; Fitria Fadila Harisi; Septya Wulandari; Novia Novia
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32473

Abstract

The Compton effect is an important phenomenon in modern physics that demonstrates the quantum nature of light through the wavelength shift due to the scattering of photons by electrons. However, this concept is often difficult for students to understand because it is abstract and involves complex mathematical equations. This study aims to analyze the relationship between the photon scattering angle and the wavelength shift (Δλ) in the Compton effect using GeoGebra simulation as an interactive visualization medium. This study uses a qualitative descriptive method with GeoGebra as the main simulation instrument. Simulations are carried out based on the Compton equation by varying the photon scattering angle by 30°, 60°, and 120°, while the initial photon energy is set at 2.81 MeV. Data in the form of initial wavelength, scattered wavelength, and wavelength shift are analyzed qualitatively to interpret the physical relationship between variables. The simulation results show that the wavelength shift increases with increasing photon scattering angle, in accordance with the predictions of the Compton effect theory and the law of conservation of energy and momentum. In addition to strengthening conceptual understanding of the Compton effect, this study shows that GeoGebra is effective as a visual learning medium to help students understand quantum phenomena in a more concrete and communicative way.
Pengembangan Modul Elektronika Berbasis Proyek (Project Based Learning) Pada Materi Sensor dan Transduser Ertina Novirasari; Nehru Nehru; Febri Berthalita Pujaningsih
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32684

Abstract

Permasalahan yang ditemukan pada pembelajaran elektronika materi sensor dan transduser adalah kurangnya bahan ajar yang sesuai dan mampu mendorong pemahaman mahasiswa secara mendalam. Sebanyak 82,6% mahasiswa menyatakan kesulitan dalam memahami materi dan 91,32% menyatakan perlunya pengembangan bahan ajar yang kontekstual dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul elektronika berbasis proyek (Project Based Learning) yang dapat memfasilitasi pembelajaran aktif, mandiri dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian model ADDIE. Subjek uji coba terdiri dari ahli materi, ahli media dan 26 mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jambi sebagai pengguna akhir. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi dan angket persepsi mahasiswa. Data analisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan kriteria kelayakan dan penerimaan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang tinggi dengan persentase dari ahli materi 83,1% dan ahli media 89%. Sementara itu, hasil persepsi mahasiswa terhadap modul menunjukkan kategori “sangat baik” dengan persentase sebesar 84,5 %. Dapat disimpulkan bahwa modul elektronika berbasis proyek pada materi sensor dan transduser dinyatakan valid dan sangat baik menurut ahli dan mahasiswa serta layak digunakan sebagai bahan ajar yang mendukung pembelajaran aktif dan kontekstual. Penggunaan modul ini diharapkan dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran elektronika di perguruan tinggi.
Testing Pulse Width Modulation on a TRIAC Using the Duty Cycle Approach on a Smart Conveyor Ledyana Fitriani
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32837

Abstract

Conveyor systems have been an important element in industrial operations for extended period of time, particularly in material management. The advantage of the conveyor developed in this research lies in its energy regulation that is modified to fit the current load, in the hope of increasing the efficiency of electrical energy use. The conveyor speed control method is based on PWM (pulse width modulation), which is the setting of pulse duration to deliver current to the motor. The ATMega328 microcontroller serves as the controller in the system. When the system starts, the controller shall drive the motor based on pulse width modulation (PWM). This TRIAC perform as a phase regulator which is linked to a single-phase induction motor to operates the conveyor. The outcome show that the power generated varies depending on the load and duty cycle. With a load of 0.4 kg and a duty cycle of 20%, the power generated is 50.4 watts. Conversely, if the load increases and the duty cycle is also large, the power generated will be higher; with a load of 9.6 kg and a duty cycle of 80%, the power generated reaches 113.4 watts.
Literature Study: Application of PhET Simulation-Assisted PBL Learning Module to Improve Students' Creative Thinking Skills Yani Martia Lestari; Tugiyo Aminoto; Erlida Amnie
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32886

Abstract

This study aims to review the effectiveness of the PBL model combined with the simulation of PhET in improving students' creative thinking skills on alternative energy materials. The study was conducted through a review of 19 selected articles from 49 relevant studies, based on the suitability of the research variables, the quality of the journals, and the clarity of the methodologies. The analysis showed that PBL improved students' learning outcomes, concept understanding, and creativity, while the PhET simulation helped visualise abstract concepts interactively. However, few studies have developed specialised PBL-based modules integrated with PhET to train creative thinking on alternative energy topics. Therefore, this study provides novelty by emphasising the importance of the direction of development of PBL-PhET modules as innovative teaching materials that support the learning needs of the 21st century.
Pengembangan Kit-PEKAT (Pengukur Konsentrasi Emisi Air-Udara di Area Estuari) Untuk Mengukur Tingkat Konsentrasi Emisi di Daerah Estuari Arif Budianto; Ni Ketut Anggriani; Kasnawi Al Hadi; Alfina Taurida Alaydrus; Mira Andini; Lalu Mokh Reza Anshari
Kappa Journal Vol 9 No 3 (2025): Kappa Journal
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v9i3.32897

Abstract

Kualitas udara di sekitaran area muara diindikasikan berhubungan dengan kualitas air muara tersebut. Di sisi lain, pengukuran kedua parameter ini belum banyak dilakukan secara simultan. Sejalan dengan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pengukuran kualitas air dan udara berbasis IoT melalui desain Kit-PEKAT bagi area estuari atau muara di Kabupaten Lombok Barat, NTB. Proses integrasi pengukuran berbasis sensor analog terkalibrasi, penambahan fitur IoT, dan sistem pemantauan yang ringkas dan real-time menjadikan nilai tambah dari sistem ini. Sistem Kit-PEKAT dirancang menggunakan tiga buah sensor, yakni sensor TDS (DF-Robot), sensor gas CO2 (DF-Robot), dan sensor PM2.5 (Winsen). Sensor tersebut dihubungkan ke sebuah mikrokontroller (AT-Mega2560 dan ESP8266) dan server ThingSpeak. Sistem ini dikalibrasi dan diuji, serta diimplementasikan secara langsung di area muara. Hasil pengukuran dan pengujian menunjukkan bahwa akurasi yang dihasilkan oleh ketiga sensor sebesar 96% hingga 99%, dengan tingkat kesalahan relatif <5%. Pengujian statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pembanding dan alat yang dikembangkan (kit-PEKAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kit-PEKAT dapat digunakan untuk mengalirkan air dan udara secara konsisten, dengan waktu pengisian dan pengosongan sebesar 14,09±0,15 s. Pengujian kualitas udara dan air di lokasi muara menunjukkan terdapat hubungan linear ekstrim antara konsentrasi TDS dalam air dengan kualitas udara. Semakin besar konsentrasi TDS, maka semakin besar pula konsentrasi CO2 dan PM2.5.