cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
ENHANCE FOOD SECURITY SUPPORT AFTER COVID-19 RANCABUNGUR VILLAGE, BOGOR REGENCY Aini, Nur; Ambardi, Ambardi; Go, *Ratna Yulika; Go, Riska Tezara
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.49619

Abstract

Akses masyarakat kota terhadap pangan segar dan sehat serta mura, terutama ditengah pandemi COVID-19 sulit untuk dipenuhi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan atas permasalahan tersebut adalah dengan mendirian urban farming (pertanian perkotaan). Tidak hanya terpenuhinya kebutuhan pangan yang sehat, segar, dan murah, urban farming juga berpotensi menghasilkan pendapatan keluarga (masyarakat). Masih banyak masyarakat perkotaan yang belum memanfaatkan pekarangan rumah atau pekarangan komplek dimanfaatkan menggunakan sampah organik. Salah satu komplek perumahan yang memiliki potensi menggunakan sampah organik adalah di Perumahan Ambar Telaga Residence 1, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan urban farming (Kebun Warga) guna mendukung ketahanan pangan masyarakat. Khalayak sasaran (mitra) dalam kegiatan pengabdian ini warga Perumahan Ambar Telaga Residence 1, Rw. 011, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan PRA (Model Participatory Rural Appraisal). Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu: identifikasi masalah dan penentuan program, pelaksanaan program, observasi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat 16 bibit yang disemai dalam lahan. Setelah dilakukan observasi selama satu bulan terdapat tujuh bibit dengan hasil perkembangan baik, enam bibit masih dalam masa pertumbuhan, tiga bibit yang gagal berkembang.  The access of urban communities to fresh, healthy, and affordable food, especially amidst the COVID-19 pandemic, is difficult to fulfill. One of the efforts that can be undertaken to address this issue is by establishing urban farming. Urban farming not only fulfills the need for healthy, fresh, and inexpensive food but also has the potential to generate income for families (communities). Many urban residents still have not utilized their home gardens or communal areas by utilizing organic waste. Ambar Telaga Residence 1, Bogor Regency, West Java is one residential complex with the potential to use organic waste. The objective of this community service initiative is to establish urban farming (Community Garden) to support the food security of the community. The target audience (partners) for this community service activity are the residents of Perumahan Ambar Telaga Residence 1, Rw. 011, Rancabungur Village, Rancabungur District, Bogor Regency, West Java. This activity is implemented through the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach. The activity is carried out in several stages, including problem identification and program determination, implementation, observation, and evaluation. The results of this activity discovered that 16 seeds were planted on the site, with varying effects. Seven seedlings are in good growing condition, six are developing leaves, and three are not.
PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA PADA PERPUSTAKAAN DESA UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA MASYARAKAT Nuryanto, Yayan; Saefulrahman, Iyep; Yuningsih, Neneng Yani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.52273

Abstract

The good quality human resource are the hope of old but it is hard to be by. It is associated with the problems in the field of education and a lack of public interests in reading including in rural areas, and means to read it had been prepared with the village library. Related to these problems, this Community Service (PKM) activity is intended to assist the village government in cultivating community interest in reading by revitalizing the village library through the processing of library materials so that it can attract public interest to visit and read its book collection. The method chosen in their activities which were training material is a cognitive process in material and technical. library. PKM can be implemented according to plan and run smoothly with increased knowledge and technical skills of library managers. In addition, the village library can be managed properly, including the processing of library materials. However, the village and the supra village government should supported real action to develop public interest in reading including by increasing the collection of books in the library because the beneficiaries of the growing interest in reading are not only the community itself but also the government, both village, regional and national. Tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas merupakan harapan yang sudah lama dicanangkan tetapi sulit untuk diwujudkan. Hal ini terkait dengan adanya permasalahan dalam bidang pendidikan yaitu kurangnya minat baca masyarakat termasuk di perdesaan, padahal sarana untuk membacanya sudah disiapkan dengan adanya perpustakaan desa.  Terkait dengan permasalahan tersebut,  kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dimaksudkan untuk membantu pemerintah desa dalam menumbuhkan minat baca masyarakat dengan merevitalisasi perpustakaan desa melalui pengolahan bahan pustakanya agar  dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan membaca koleksi bukunya. Metode yang dipilih dalam kegiatannya yaitu pelatihan singkat dengan materi yang bersifat kognitif dan teknis dalam mengolah bahan pustaka. PKM dapat dilaksanakan sesuai rencana dan berjalan lancar dengan bertambahnya pengetahuan dan keterampilan teknis pengelola perpustakaan. Selain itu, perpustakaan desa dapat ditata kelola dengan baik termasuk dalam pengolahan bahan pustakanya. Namun begitu, untuk menumbuhkan minat baca masyarakat perlu didukung tindakan nyata dari pemerintah desa  dan pemerintah supra desa.  Penambahan koleksi buku di perpustakaannya menjadi hal penting untuk segera dilakukan karena penerima manfaat atas tumbuhnya minat baca tidak hanya bagi masyarakat sendiri tetapi juga bagi pemerintah baik desa, daerah maupun nasional.
PENGUATAN BRANDING PRODUK AYAM DAN LELE HASIL PEMBERIAN PAKAN MAGGOT DI BUMDES SEKAR SEJAHTERA DESA SEKARAN Rusminah, Sani; Agatha Putri, Marsha Savira; Fadlilah, Anik
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.47883

Abstract

Budidaya Maggot dapat dijadikan sebagai alternatif pakan ternak ayam dan lele. Saat ini BUMDes Sekar Sejahtera telah memiliki kolam lele serta kandang ayam sebagai salah satu usaha yang dijalankan. Selama ini budidaya maggot tersebut selain dijual langsung, juga dijadikan sebagai pakan ternak ayam dan lele yang dikelola oleh pihak BUMDes. Produk ayam dan lele yang dikembangkan sebagai usaha tersebut telah siap dijual kepada masyarakat luas, namun pengurus BUMDes masih mengalami kesulitan dalam memasarkan produk tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menambah pendapatan BUMDEs melalui penguatuan branding produk ayam dan lele hasil pemberian pakan maggot agar bisa memperluas pangsa pasarnya. Metode dalam kegiatan ini yakni penyuluhan dan praktik kepada pengurus BUMDes terkait strategi branding produk melalui penggunaan media sosial. Hasil dari kegiatan ini yakni pengurus BUMDes dapat menggunakan media sosial Instagram dan Facebook sebagai strategi pemasaran produk ayam dan lele hasil pemberian pakan maggot sehingga dapat memperkenalkan produk hasil ternak tersebut kepada masyarakat luas dan diharapkan mampu meningkatkan volume penjualan untuk mendapatkan laba yang maksimal.Maggot cultivation can be used as an alternative to chicken and catfish feed. Currently the Sekar Sejahtera BUMDes has a catfish pond and chicken coop as one of the businesses it is running. So far, besides being sold directly, maggot cultivation is also used as chicken and catfish feed which is managed by the BUMDes. The chicken and catfish products developed as a business are ready to be sold to the wider community, but BUMDes officials are still having difficulties marketing these products. The purpose of this service activity is to increase BUMDEs' income through strengthening the branding of chicken and catfish products resulting from feeding maggot so that they can expand their market share. The method in this activity is counseling and practice to BUMDes management regarding product branding strategies through the use of social media. The result of this activity is that BUMDes administrators can use Instagram and Facebook social media as a marketing strategy for chicken and catfish products resulting from maggot feeding so that they can introduce these livestock products to the wider community and are expected to be able to increase sales volume to get maximum profits.  
PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KELOMPOK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI EMPLASEMEN PERKEBUNAN TEH GAMBUNG Herawati, Erna; Sita, Kralawi; Nasasra, Valerina
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.56772

Abstract

lahan. Hal ini tidak hanya berdampak pada perusahaan tetapi juga berdampak pada menurunnya penghasilan rumah tangga para pekerja perkebunan. Merespon problem ini perusahaan perkebunan, termasuk perkebunan teh Gambung, berupaya untuk mencari sumber pendapatan baru tetapi yang tetap mengakar pada perkebunan  teh dan melibatkan para pekerja beserta keluarganya. Pengembangan agro-eko-eduwisata teh adalah sumber pendapatan baru yang dipilih. Di dalam rangka persiapan usaha baru tersebut, perusahaan menelusuri potensi keterampilan para pekerja dan keluarganya, terutama para perempuan yang tinggal di emplasemen. Potensi keterampilan itu  difasilitasi pengembangannya agar dapat menyokong agro-eko-eduwisata teh. Kegiatan pengabdian ini merupakan kolaborasi antara staf di perkebunan teh Gambung  dan akademisi di Dept/Prodi Antropologi FISIP Universitas Padjadjaran untuk memfasilitasi para perempuan di di emplasemen Giriwangi di perkebunan teh Gambung. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian ini pengembangan masyarakat yang dilakukan dalam beberapa tahap yaitu perumusan visi, pembentukan kelompok, pemetaan potensi keterampilan, dan pengembangan potensi keterampilan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terbentuknya kelompok pemberdayaan perempuan bernama Kalintem Sabeungkeutan yang menjadi arena bagi perempuan untuk mengasah keterampilan dalam hal kerajinan tangan, pengolahan pangan, dan berkebun di pekarangan. Ketrampilan itu kelak mereka gunakan untuk mencari penghasilan melalui partisipasi dalam kegiatan agri-eko-eduwisata.
PENINGKATAN POTENSI PEMASARAN BENGKEL DLWK DENGAN PELATIHAN DAN PERANCANGAN STRATEGI PEMASARAN Lestari, Alvera Sinta; Wawolangi, Kristian Yosua; Adriel, Nicholas; M. Djae, Zaim Katarabumi; Halim, Winda; Leony, Florence; Christina, Christina; Hermawan, Melina; Elizabeth, Elizabeth
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.46050

Abstract

Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sangat penting karena UMKM merupakan salah satu penopang perekonomian negara. Jenis dan bidang usaha yang dimiliki oleh UMKM sangat beragam, mulai dari bidang yang menghasilkan barang hingga jasa. Salah satu UMKM yang bergerak dalam bidang jasa adalah bengkel. Bengkel yang menjadi mitra adalah bengkel yang berlokasi di daerah Cibogo Bandung yang dikelola oleh sepasang suami istri dengan 2 orang staf yang membantu. Kendala yang dimiliki oleh UMKM ini adalah lokasi yang kurang strategis dan pemilik memiliki keinginan untuk memperkenalkan bengkelnya secara lebih luas. Berdasarkan kebutuhan yang dimiliki oleh mitra maka tim pengabdi berusaha membantu dengan melakukan beberapa hal, antara lain melakukan rebranding terhadap nama bengkel yang semula bernama Bengkel DLWK menjadi New DLWK Racing Team, sehingga nama bengkel menjadi lebih komersial. Selain itu, diusulkan juga untuk pembuatan topi, sticker, dan banner untuk lebih memperkenalkan bengkel tersebut saat mengikuti event tertentu. Pelatihan lebih lanjut juga dilakukan untuk mengembangkan media sosial Instagram yang telah mereka miliki dengan jumlah pengikut yang cukup banyak. Selain itu, juga dilakukan pemberian usulan untuk membuat media sosial lainnya seperti pembuatan konten pada Youtube, Tik Tok, Facebook, dan Whatsapp.
PERMAINAN ULAR TANGGA SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI KEBIASAAN HIDUP SEHAT DI SDN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Dewi, Retasari; Dida, Susanne; Lusiana, Elnovani; Yuliani, Rostika
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.54505

Abstract

Pandemi Covid 19 sedikit banyak mengubah cara pandang dan cara masyarakat mengelola kesehatan. Beberapa protokol kesehatan tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit. Kebiasaan sehat ini harus di sosialisasikan juga pada anak-anak sebagai kelompok yang rentan terkena infeksi pernapasan. Salah satu cara menyosialisasikan pentingnya menerapkan kebiasaan hidup sehat kepada anak-anak dilakukan melalui permainan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyosialisasikan kebiasaan hidup sehat dengan memanfaatkan permainan ular tangga sebagai media sosialisasi. Kegiatan ini dilakukan di SDN Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode permainan interaktif dan hasilnya diukur dengan menggunakan pre test dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre test dan post test pada sampel. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan permainan ular tangga efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar di SDN Jatinangor Kabupaten Sumedang tentang kebiasaan hidup sehat.
PELATIHAN PENGOLAHAN BISKUIT DAUN KELOR SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MANANGGU, KABUPATEN BOALEMO, GORONTALO Rasdianah, Nur; Makkulawu, Andi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.50124

Abstract

Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab semua pihak, baik itu pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Salah satu cara untuk pencegahan stunting adalah dengan memberikan makanan tambahan yang mengandung tinggi gizi. Kekurangan  gizi  yang  terjadi  pada  periode  emas  tersebut dapat menyebabkan berbagai masalah. Salah satu upaya dalam pencegahan stunting  adalah  dengan  pemanfaatan  tanaman  lokal  sebagai  bahan  pangan. Tanaman  Kelor  (Moringa oleifera)  merupakan tanaman yang banyak tumbuh dan mudah didapatkan. Selain itu, tanaman ini memiliki  sejuta  manfaat  untuk  kesehatan dan  memiliki  sumber  gizi  tinggi. Tujuan dari kegitan ini adalah melakukan sosialisai tentang stunting termasuk pemberian makan tambahan, pemanfaatan tanaman lokal yaitu daun kelor sebagai sumber gizi, dan memberikan pelatihan kepada masyarakat desa terkait pengolahan biskuit dari bahan daun kelor sebagai makan pendamping untuk pencegahan stunting. Sebanyak 32 peserta yang hadir dalam kegiatan ini yang terdiri dari ibu yang memiliki balita, wanita hamil, dan warga sekitar. Tahapan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah terlebih dahulu dilakukan sosialisai atau pemberian materi tentang stunting dan pemanfaatan tanaman lokal. Kemudian berikutnya dilakukan demonstrasi dan pelatihan pembutan biskuit daun kelor sebagai bahan makan tambahan penunjang gizi. Tahap akhir dilakukan evaluasi dimana sekitar 85% warga dapat menjawab dengan baik dan benar pertanyaan yang diberikan oleh tim. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman warga tentang stunting dan pemanfaatan tanaman lokal. Stunting prevention is the responsibility of all parties, including the government, community and family. One way to prevent stunting is to provide additional food that contains high nutrition. Malnutrition that occurs during the golden period can cause various problems. One effort to prevent stunting is by using local plants as food. The Moringa plant (Moringa oleifera) is a plant that grows widely and is easy to obtain. Apart from that, this plant has a million health benefits and is a source of high nutrition. The aim of this activity is to provide outreach about stunting, including providing additional food, cultivating local plants, namely Moringa leaves as a source of nutrition, and providing training to village communities regarding processing biscuits from Moringa leaves as a complementary food to prevent stunting. A total of 32 participants who attended this activity consisted of mothers with toddlers, pregnant women, and local residents. The stages carried out in this activity are first to carry out socialization or provide material about stunting and the use of local plants. Then the next step was intensification and training in making Moringa leaf biscuits as an additional food ingredient to support nutrition. The final stage was an evaluation where around 85% of residents were able to answer the questions given by the team well and correctly. This activity is expected to increase residents' understanding about stunting and the use of local plants.
PENGUATAN PEDAGOGIK: PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PENGEMBANGAN BUKU AJAR MODEL PKM EDUCATIONAL ACTION RESEARCH Purnomo, Singgih; Nastiti, Faulinda Ely
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.46927

Abstract

Pemanfaatan Kecerdasan Buatan , Artificial Intelligance (AI) dalam pendidikan dapat meningkatkan komunikasi, mengurangi tindakan plagiarisme, mengorganisir referensi, mengelola data, dan mendorong pengembangan literasi digital. Pretest dilakukan kepada 12 guru Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan telah diuji sebelumnya tentang kesadaran AI. Tidak ada seorangpun dari 12 guru menggunakan AI dalam produksi buku ajar. Oleh sebab itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui pembinaan intensif dan komperhensif dilakukan untuk melatih dosen mengembangan buku ajar menggunakan teknologi AI. Program ini memaksimalkan teknologi AI seperti Mendeley, ChatGPT, Parafraser, dan Turnitin untuk membuat buku ajar siap terbit. Participatory Action Research (PAR) digunakan untuk mengimplementasikan program PKM , dengan peserta 12 guru SMK Kesehatan dari Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (PERSEMKI). Ke-12 guru tersebut dibagi menjadi 7 kelompok bidang ilmu. Evaluasi dengan Post test telah dilakukan dengan hasil 12 dosen setuju bahwa aplikasi AI dapat membantu guru dalam mengembangkan buku ajar. Tujuan PKM dikatakan berhasil dengan bukti para peserta telah menghasilkan 7 buku ajar yang terpublikasi di penerbit CV. Pustaka Bengawan. The implementation of artificial intelligence (AI) in education can enhance communication, reduce plagiarism, organize references, manage data, and promote the development of digital literacy. Twelve Vocational Health School teachers who had previously been tested on AI awareness were given the pretest. None of the twelve professors used AI to create textbooks. Therefore, Community Service activities are conducted to train lecturers to develop textbooks using AI technology through intensive and comprehensive instruction. The program uses artificial intelligence (AI) technologies such as Mendeley, ChatGPT, Paraphraser, and Turnitin to generate textbooks that are publication-ready. Participatory Action Research (PAR) was used to implement the PKM program, which targeted 12 SMK Health teachers from the Indonesian Vocational Health Association (PERSEMKI). The twelve instructors were separated into seven study groups. The results of the Post-test evaluation indicate that 12 teachers concur that AI applications can assist instructors in developing textbooks. It was determined that the Community Service activities were a success based on the fact that the participants produced seven textbooks that were published by CV. Pustaka Bengawan.
PEMENUHAN ASUPAN GIZI SEIMBANG ANAK MELALUI WORKSHOP PEMBUATAN CAMILAN SEHAT PADA IBU-IBU PKK DI JAKARTA Mil, Silvie; Praptiningsih, Novi Andayani; Ekawati, Anita Dewi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.53596

Abstract

Lebih menyukai makanan jajanan dan pilih-pilih makanan merupakan salah satu fase pola makan yag dialami hampir seluruh anak usia dini. Jajanan yang sering dikonsumsi oleh anak-anak seringkali minim zat gizi dan banyak mengandung bahan tambahan dan berpengawet.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kaum ibu melalui Program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tentang pemenuhan asupan gizi melalui camilan sehat. Sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu yang tergabung dalam PKK yang memiliki anak usia dini yang tinggal di wilayah Jakarta. Kegiatan dilakukan dengan memberikan paparan materi tentang konsep makanan bergizi seimbang dan pentingnya pemenuhan asupan gizi pada anak usia dini melalui makanan serta workshop membuat camilan sehat berupa drumstick nasi isi ayam dan nugget tempe. Pemilihan kedua menu camilan ini berdasarkan hasil analisis kebutuhan dimana anak-anak senang mengkonsumsi makanan siap saji dalam bentuk makanan beku (frozen food) dalam bentuk nugget dan juga drumstick. Untuk menjaga asupan gizi anak dapat terpenuhi, maka kedua menu ini dibuat agar anak mendapatkan asupan nilai gizi yang lebih baik walaupun makanan yang dikonsumsi dalam bentuk camilan. Diharapkan setelah melakukan workshop, ibu-ibu peserta kegiatan dapat mempraktekkan di rumah menu camilan sehat tersebut dan menjadi alternatif camilan baru bagi anak, sehingga anak lebih terpantau asupan makanannya dan wawasan ibu-ibu peserta kegiatan dapat bertambah tentang makanan bergizi seimbang.
IMPLEMENTASI MSMES DEVELOPMENT DI TAMAN LIMO JATIWANGI DARI PROGRAM COMMUNITY EMPOWERMENT COCA-COLA EUROPACIFIC PARTNERS INDONESIA Herdiyani, Sankist; Barkah, Cecep Safa'atul
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.52547

Abstract

Untuk menjadi negara maju pada tahun 2045, Indonesia harus memiliki rasio kewirausahaan minimal sebesar 4% dari populasi penduduk. Kini, Indonesia baru mencapai rasio kewirausahaan sebesar 3,74%. Maka perlunya peningkatan jumlah wirausaha melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Departemen Public Affairs, Communications and Sustainability (PACS) di Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEPI) Bekasi 2 Plant berkontribusi pada pemerintah dalam mengembangkan UMKM agar berpotensi menjadi wirausaha melalui program community empowerment dengan merealisasikan MSMEs Development pada UMKM di Taman Limo Jatiwangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dari program MSMEs Development CCEPI pada UMKM dan dampak yang dirasakan bagi UMKM dan CCEPI. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualititatif deskriptif. Proses analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Keabsahan data diperiksa dengan menggunakan teknik triagulasi sumber. Hasil dari penelitian ini ialah terealisasinya program MSMEs Development dengan memberikan dampak yang baik pada UMKM dan tercapainya tujuan CCEPI sehingga membuahkan hasil kontribusi pengembangan UMKM terhadap program pemerintah dalam meningkatkan wirausaha di Indonesia. To become a developed country in 2045, Indonesia must have an entrepreneurship ratio of at least 4% of the population. Currently, Indonesia has only reached an entrepreneurship ratio of 3.74%. So, there is a need to increase the number of entrepreneurs through Micro, Small, and Medium-sized Enterprises (MSMEs). The Public Affairs, Communications, and Sustainability (PACS) Department at Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEPI) Bekasi 2 Plant contributes to the government in developing MSMEs to have the potential to become entrepreneurs through the community empowerment program by realizing MSMEs Development in MSMEs in Taman Limo Jatiwangi. This research aims to determine the implementation of the MSMEs Development CCEPI program on MSMEs and the impact felt on MSMEs and CCEPI. This type of research uses descriptive qualitative methods. The data analysis process in this research is data collection, data reduction, data display, and data verification. The validity of the data was checked using source triangulation techniques. The result of this research is the realization of the MSMEs Development program by having a good impact on MSMEs and CCEPI resulting in the contribution of MSME development to government programs in increasing entrepreneurship in Indonesia.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue