cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
PENGEMBANGAN PEMASARAN EKONOMI KREATIF MELALUI DIGITAL MARKETING UNTUK UMKM DI DESA CILEUNGSING KECAMATAN CIKAKAK KABUPATEN SUKABUMI Suherman, *Muhammad Tanziil; Siwiyanti, Leonita
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.49963

Abstract

Penjualan produk bagi UMKM merupakan masalah klasik yang sering dihadapi bagi UMKM yang berada di perkotaan dan di pedesaan. Masalah bertambah pelik ketika UMKM tersebut masih menggunakan cara konvensional. Terkait masalah penjualan dan tidak mengikuti perkembangan menuju penjualan digital yang lebih efektif dan lebih menguntungkan bagi UMKM. Hal ini masih banyak dijumpai pada UMKM di Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada warga dan UMKM yang terdapat di Desa Cileungsing mengenai promosi melalui media digital. Begitupula terkait media sosial dalam meningkatkaan promosi untuk keberlangsungan UMKM yang ada. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan Kecamatan Cikakak Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi khususnya warga desa dan UMKM yang berada di Desa Cileungsing. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan terkait digital marketing yang dilanjutkan dengan pendampingan kepada UMKM yang ada. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan warga dan pelaku UMKM di Desa Cileungsing tentang pentingnya pemasaran secara digital. Efektivitas dari pemasaran secara digital baik kegunaan serta kemudahan yang didapat serta pengoperasian platform digital yang dapat dilakukan secara mandiri oleh para pelaku UMKM. Product sales for MSMEs is a classic problem that is often faced by MSMEs in urban and rural areas. The problem gets more complicated when these MSMEs still use conventional methods. Related to sales issues and not following developments towards digital sales that are more effective and more profitable for MSMEs. This is still widely found in MSMEs in Cileungsing village, Cikakak Pelabuhan Ratu District, Sukabumi Regency. The purpose of this activity is to provide knowledge to residents and MSMEs in Cileungsing village regarding promotion through digital media. Similarly, related to social media in increasing promotion for the sustainability of existing MSMEs. This service activity is in partnership with Ciadik District, Pelabuhan Ratu, Sukabumi Regency, especially villagers and MSMEs in Cileungsing village. This activity is carried out with counseling methods related to digital marketing followed by assistance to existing MSMEs. The result of this service activity is the increasing knowledge of residents and MSME actors in Cileungsing Village about the importance of digital marketing. The effectiveness of digital marketing both the usability and convenience obtained as well as the operation of digital platforms that can be done independently by MSMEs actors.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK HAYATI DI DESA KWEDENKEMBAR KECAMATAN MOJOANYAR KABUPATEN MOJOKERTO Sutarman, Sutarman; Putri, Dini Eka
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.52199

Abstract

Pupuk organik hayati adalah pupuk organik yang dibuat dari bahan sisa hewan atau tumbuhan dan kaya akan mikroba agen hayati. Kotoran hewan ternak yang berlimpah di desa bisa diolah secara maksimal  dan dimanfaatkan sebagai pupuk organik hayati. Pupuk hayati mampu menghasilkan nutrisi bagi pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan kesuburan dan kesehatan tanah lahan pertanian. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat di Desa Kwedenkembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto ini memperoleh informasi tingkat kompetensi dan kesiapan kader Gapoktan melalui pelatihan dalam memanfaatkan agen hayati Trichoderma sebagai pupuk hayati dalam rangka memulihkan kesuburan dan kesehatan lahan pertanian. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipasif dalam penyuluhandan pelatihan materi pemanfaatan agen hayati yang diikuti oleh praktek pengolahan bahan dan produksi pupuk hayati Trichoderma. Evaluasi capaian penguasaan dilakukan di awal sebaga pre test dan di akhir penelitian sebaga post test dengan target skor di atas 70 (sakala 0-100). Hasil kegiatan abdimas ini menunjukkan bahwa tingkat capaian penguasaan materi sebesar 77,0-79,6 masuk kategori “baik” dan memenuhi target. Kader Mitra Gapoktan siap dalam menyediakan pupuk hayati Trichoderma dan mengaplikasikannya ke lahan pertanian dalam rangka memulihkan kesuburan dan kesehatan lahan.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SILASE DALAM PETERNAKAN DOMBA: PENDEKATAN PEMBANGUNAN KOMUNITAS PETERNAK DI DESA BANGUNJAYA KAB. PANGANDARAN Ismiraj, Muhammad Rifqi; Tanuwiria, Ujang Hidayat; Setiyatwan, Hendi; Mayasari, Novi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yuniarti, Endah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.52323

Abstract

Pelaksanaan Program Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang diimplementasikan di Desa Bangunjaya, di Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada komunitas tentang nutrisi ternak domba, dan kedua, untuk mendidik mereka tentang prinsip dan teknik pengawetan pakan hijauan melalui silase. PPM terdiri dari pelatihan yang dirancang dengan tema "Implementasi Teknologi Silase dalam Peternakan Domba," yang menggabungkan instruksi teoretis dengan pelatihan praktis dalam produksi silase. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif, program ini melibatkan 24 peternak domba lokal, menekankan pentingnya mengintegrasikan teknik pertanian tradisional dengan metode pengawetan silase untuk meningkatkan kualitas pakan dan produktivitas ternak secara keseluruhan. Analisis data kuantitatif dari kuesioner pra- dan pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya dalam aspek yang berkaitan dengan nutrisi silase dan produksinya, yang mencerminkan efektivitas dan dampak dari pelatihan. Pengamatan kualitatif menunjukkan perubahan sikap komunitas terhadap praktik pertanian inovatif, menyarankan dampak yang lebih luas terhadap pengembangan pertanian desa. Inisiatif ini menunjukkan potensi program pendidikan yang disesuaikan dengan konteks sosial-ekonomi lokal untuk mewujudkan perubahan yang bermakna, yang berfungsi sebagai model untuk pengembangan pedesaan yang dapat diperluas dan berkelanjutan melalui pendidikan agribisnis, menyoroti kebutuhan akan pembelajaran berkelanjutan, kurikulum adaptif, dan sistem dukungan untuk pemberdayaan komunitas. This article presents the implementation of a Community Service Program (CSP) in Desa Bangunjaya, a highland village in the Langkaplancar Subdistrict of Pangandaran Regency, West Java. Addressing a critical knowledge gap in sheep nutrition and silage technology among local farmers, the program aimed to enhance community capacity in sustainable livestock management and promote innovation-oriented agribusiness practices. The CSP consisted of a workshop designed around the theme "Sheep Farming Strategies as a Source of Family Income," which combined theoretical instruction with practical training in silage production. Utilizing a participatory approach, the program involved 24 local sheep farmers, emphasizing the importance of integrating traditional farming techniques with new silage preservation methods to improve feed quality and overall livestock productivity. Quantitative data analysis from pre- and post-workshop questionnaires demonstrated significant improvements in participants' knowledge and skills, particularly regarding silage nutrition and its production, reflecting the effectiveness and impact of the workshop. Qualitative observations indicated a shift in community attitudes towards innovative farming practices, suggesting a broader impact on the village's agricultural development. This initiative shows the potential for education programs tailored to the local socio-economic context to effect meaningful change, serving as a model for scalable and sustainable rural development through agribusiness education, highlighting the need for continuous learning, adaptive curriculum, and support systems for community empowerment.
PENYULUHAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI DESA CILIANG KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Alamsah Deliarnoor, Nandang; Taryana, *Agus; Rudiana, Rudiana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.49932

Abstract

Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Universitas Padjadjaran di Desa Ciliang Kecamatan Paragi Kabupaten Pangandaran dengan kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa. PPM ini dilakukan untuk untuk mengetahui peran pemerintah desa maupun faktor penghambat dalam meningkatkan ketahanan pangan di Desa Ciliang. Hal ini didasarkan pada pesatnya permasalahan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, sehingga peran pemangku kebijakan politik menjadi begitu penting dan krusial terhadap isu tersebut. Metode pada kegiatan ini berupa assessment atau penghimpunan kritik dan saran dari masyarakat Desa Ciliang guna mendapatkan data maupun informasi yang ditujukan kepada pemerintah Desa Ciliang. Hasil yang didapatkan melalui kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan kompetensi aparatur Desa tentang pengelolaan pemerintah serta memeberikan informasi bagiamana bentuk pelayanan di Desa Ciliang untuk masyarakat setempat. The Padjadjaran University Community Service Program (PKM) in Ciliang Village, Paragi District, Pangandaran Regency with Village Apparatus Capacity Building activities. This PKM was conducted to find out the role of the village government and the inhibiting factors in increasing food security in Ciliang Village. This is based on the rapid pace of problems related to food security so the role of policymakers is so crucial to this issue. The method for this activity is in the form of an assessment or collection of criticisms and suggestions from the Ciliang Village community to obtain data and information aimed at the Ciliang Village government. So that through counseling activities not only help the management of the government of Ciliang Village but also improve the welfare of the Ciliang Village community
PELATIHAN GURU MEMODIFIKASI DAN MEMBERIKAN AKOMODASI YANG LAYAK UNTUK PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS Rofiah, Nurul Hidayati; Satrianawati, Satrianawati; Hayati, Elli Nur
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.51531

Abstract

Guru berperan penting dalam keberhasilan Pendidikan inklusif. Salah satu kendala dalam pelaksanaan Pendidikan inklusif di sekolah adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam memodifikasi dan mengakomodasi anak berkebutuhan khusus. Tujuan yang ingin dicapai guru mampu dan terampil melakukan akomodasi dan modifikasi pembelajaran di kelas inklusi. Metode yang digunakan dalam pencapaian tujuan tersebut adalah dengan model pembelajaran aktif dan partisipatif dengan dimulai dari persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evalusi, serta mentoring. Dalam pelaksanaannya digunakan pendekatan andragogik dan pembelajaran aktif. Pelaksanaan dilakukan di sekolah mitra yaitu SD Muhammadiyah Purbayan yang ada di wilayah kota Yogyakarta. Hasil pengabdian menunjukkan selama tahun pelaksanaan pengabdian, tim melakukan survei dan wawancara dengan guru-guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Purbayan untuk mengidentifikasi kebutuhan mereka dalam memahami dan mendukung siswa berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, kami mengembangkan materi pelatihan yang mencakup pemahaman tentang berbagai kebutuhan khusus, strategi modifikasi kurikulum, penggunaan teknologi pendidikan, dan manajemen kelas inklusif. Pelatihan intensif dilaksanakan dengan melibatkan 35 guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Purbayan. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan inklusi dan akomodasi untuk siswa berkebutuhan khusus. Teachers play a crucial role in the success of inclusive education. One of the challenges in implementing inclusive education in schools is the lack of knowledge and skills among teachers in modifying and accommodating students with special needs. The goal is for teachers to be capable and skilled in making accommodations and modifications in inclusive classrooms. The method used to achieve this goal is through an active and participatory learning model, starting from preparation, implementation, monitoring, and evaluation, to mentoring. The approach used involves andragogy and active learning. The implementation takes place in partner schools, namely SD Muhammadiyah Purbayan in the Yogyakarta city area. The results of the service show that during the service year, the team conducted surveys and interviews with teachers at SD Muhammadiyah Purbayan Elementary School to identify their needs in understanding and supporting students with special needs. Based on the results of the needs identification, we developed training materials covering an understanding of various special needs, curriculum modification strategies, the use of educational technology, and inclusive classroom management. Intensive training was conducted involving 35 teachers from SD Muhammadiyah Purbayan Elementary School. There was an improvement in knowledge and skills related to inclusion and accommodations for students with special needs.
KAJI TERAP MESIN PENGHANCUR ES BALOK (CRUSHER) UNTUK PENDINGIN IKAN Imansyah, *Fitri; Arsyad, Iqbal; Sujana, Ivan; Djanggu, Noveicalistus H
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.48571

Abstract

Desa Sungai Kakap merupakan salah satu penghasil ikan tangkapan terbesar di Kalimantan Barat. Rata-rata tangkapan ikan sebanyak 1.400,20 ton maka diperlukan penanganan yang tepat untuk mencegah terjadinya pembusukan ikan mentah. Nelayan setempat khususnya nelayan UMKM Pesisir yang beranggotakan 12 nelayan aktif umumnya menggunakan metode pendinginan untuk mencegah terjadinya proses pembusukan. Metode ini dilakukan dengan menghancurkan es batu balok berukuran 1kg menggunakan alat bantu manual dimana metode ini tidak mampu memenuhi kebutuhan pendinginan ikan yang sangat banyak. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas es batu balok yang dihancurkan sehingga waktu penghancuran menjadi lebih singkat dengan merancang mesin penghancur es batu balok. Pendinginan merupakan perlakuan yang paling umum dalam mempertahankan mutu hasil perikanan terutama dalam tahap penanganan. Mesin penghancur es balok ini merupakan mesin teknologi tepat guna yang dapat di gunakan para nelayan untuk menghancurkan es balok sebagai pendingin ikan hasil tangkapan. Dari jumlah produksi tangkapan yang banyak dan temperatur pantai yang panas serta daya tahan hasil laut yang singkat (cepat membusuk), maka diperlukan mesin penghancur es balok yang cepat, effisien dan higenis. Perancangan mesin penghancur es balok ini memiliki kapasitas 1440 kg/jam dengan dimensi es balok 120 x 270 x 840 mm dan menghasilkan butiran es dengan ukuran 2 mm sampai dengan 10 mm. Sehingga memungkinkan untuk memenuhi kebutukan nelayan yang membutuhkan 10 sampai 15 es balok untuk mengisi wadah. Desa Sungai Kakap is one of the largest producers of caught fish in West Kalimantan. The average fish catch is 1.400.20 tons, so proper handling is needed to prevent the occurrence of raw fish decay. Local fishermen, especially Coastal UMKM fishermen with 12 active fishermen, generally use the cooling method to prevent the decay process. This method is done by crushing 1kg block ice cubes using manual tools where this method is not able to meet the cooling needs of very many fish. This activity is carried out to increase the productivity of crushed ice cubes so that the crushing time becomes shorter by designing an ice cube block crusher. Cooling is the most common treatment in maintaining the quality of fishery products, especially in the handling stage. This ice block crusher machine is an appropriate technology machine that can be used by fishermen to crush ice blocks as a cooler for caught fish. From the large amount of catch production and hot coastal temperatures and the short durability of marine products (fast decay), a fast, efficient and hygienic block ice crusher is needed. The design of this block ice crusher has a capacity of 1440 kg / hour with ice block dimensions of 120 x 270 x 840 mm and produces ice grains with a size of 2 mm to 10 mm. So it is possible to meet the needs of fishermen who need 10 to 15 ice blocks to fill the container.
PENYULUHAN KOMPLIKASI DIABETES PADA SISTEM SARAF UNTUK LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I DENPASAR SELATAN Widyadharma, I Putu Eka; Adnyana, I Made Oka; Utami, Desak Ketut Indrasari; Widyastuti, Ketut; Tini, Kumara; Susilawathi, Ni Made; Wijayanti, Ida Ayu Sri; Mahadewi, Ni Putu Ayu Putri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.46978

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik menahun yang paling sering di dunia, dengan tren yang semakin meningkat dan juga berdampak pada masyarakat di Indonesia. Komplikasi dari penyakit DM dapat berdampak pada angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penyakit DM memiliki komplikasi yang berdampak ke sistem saraf seperti stroke, gangguan fungsi kognitif, gangguan tidur, serta nyeri neuropati diabetik (NND). Komplikasi diabetes sering tidak diketahui oleh masyarakat. Kurangnya pemahaman masyarakat indonesia terhadap DM, komplikasi dan upaya pencegahan menjadi salah satu kendala yang masih terjadi. Komplikasi ini semakin meningkat risikonya pada kelompok usia lanjut (lansia) dan menganggu kualitas hidup hingga segi ekonomi di masyarakat. Peran fase kesehatan pertama yaitu Puskesmas sangat berperan penting dalam upaya pencegahan penyakit diabetes, seperti deteksi dini sehingga dapat pencegahan dan penanganan kepada pasien diabetes. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang komplikasi DM pada sistem saraf di area kerja Puskesmas I Denpasar Selatan. Metode kegiatan yang akan dilakukan yaitu ceramah, diskusi, hand-on dalam penegakan diagnosis dan kuisioner pre dan post-test terselenggara pada tanggal 30 Oktober 2022 di Banjar Pegok, Denpasar. Hasil kuisioner pre dan post-test didapatkan adanya peningkatan nilai pengetahuan peserta setelah dilakukan pelatihan. Simpulan dan implikasi yang didapatkan yaitu diharapkan setelah adanya pelatihan ini, para masyarakat di Puskesmas I Denpasar Selatan dapat lebih memahami tentang penyakit DM dan komplikasinya terhadap sistem saraf.
PENYULUHAN PENCEGAHAN PENYAKIT PASCA BANJIR DENGAN MENERAPKAN POLA PHBS DI DUSUN RANGKASAN Pratita, Anindita Tri Kusuma; Mabruro, *De Hiban Fauzan; Bahri, Heri Syaiful; Amrullah, Muhammad Muzaki Fikri; Rabbani, Dzilla Fadillah; Fauziah, Siska Rahmatul; Jenika, Vika; Fathurohman, Mochamad
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.47787

Abstract

Bencana banjir yang terjadi di Dusun Rangkasan, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja menyebabkan timbulnya penyakit pasca banjir yang dialami oleh masyarakat. Penyakit pasca banjir adalah suatu penyakit yang timbul setelah terjadinya bencana banjir diantaranya penyakit kulit (kurap), diare, demam dan lainnya yang terjadi apabila turunnya hujan deras setiap tahun, yang mengakibatkan air sungai meluap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan dan memberikan kontribusi dalam pemahaman masyarakat Dusun Rangkasan mengenai cara penanggulangan terhadap penyakit pasca banjir dengan menerapkan pola PHBS. Metode dalam penelitian ini menggunakan One Group Pretest Posttest Design dengan menganalisis data secara Deskriptif. Hasil yang didapatkan dengan adanya perbandingan usia, yaitu antara usia 22-27 tahun diperoleh nilai persentase tertinggi 30,43478 %. Sedangkan hasil dengan perbandingan pendidikan terakhir terdapat dalam pendidikan SMP dengan nilai persentase tertinggi 56,5 %.  Dapat disimpulkan terdapat 23 responden yang menghadiri penyuluhan ini dengan adanya perubahan signifikan sangat mempengaruhi terhadap data hasil perbandingan tingkat pengetahuan antar usia dengan pendidikan terakhir berdasarkan pengetahuan sebelum dan sesudah penyampaian materi. The flood disaster that occurred in Rangkasan Hamlet, Tarisi Village, Wanareja District caused the emergence of post-flood diseases experienced by the community. Post-flood disease is a disease that arises after a flood disaster, including skin diseases (ringworm), diarrhea, fevers, and others that occur when there is heavy rain every year, which causes river water to overflow. This study aims to compare the level of knowledge and contribute to the understanding of the people of Rangkasan Hamlet regarding how to deal with post-flood diseases by applying the PHBS pattern. The method in this study used the One Group Pretest Posttest Design by analyzing the data descriptively. The results obtained by comparison of age, namely between the ages of 22-27 years, obtained the highest percentage value of 30.43478%. While the results with the last comparison of education are in junior high school education with the highest percentage value of 56.5%. It can be concluded that there were 23 respondents who attended this counseling with a significant change that greatly affected the data resulting from a comparison of knowledge levels between ages and recent education based on knowledge before and after delivering the material.Bencana banjir yang terjadi di Dusun Rangkasan, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja menyebabkan timbulnya penyakit pasca banjir yang dialami oleh masyarakat. Penyakit pasca banjir adalah suatu penyakit yang timbul setelah terjadinya bencana banjir diantaranya penyakit kulit (kurap), diare, demam dan lainnya yang terjadi apabila turunnya hujan deras setiap tahun, yang mengakibatkan air sungai meluap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan dan memberikan kontribusi dalam pemahaman masyarakat Dusun Rangkasan mengenai cara penanggulangan terhadap penyakit pasca banjir dengan menerapkan pola PHBS. Metode dalam penelitian ini menggunakan One Group Pretest Posttest Design dengan menganalisis data secara Deskriptif. Hasil yang didapatkan dengan adanya perbandingan usia, yaitu antara usia 22-27 tahun diperoleh nilai persentase tertinggi 30,43478 %. Sedangkan hasil dengan perbandingan pendidikan terakhir terdapat dalam pendidikan SMP dengan nilai persentase tertinggi 56,5 %.  Dapat disimpulkan terdapat 23 responden yang menghadiri penyuluhan ini dengan adanya perubahan signifikan sangat mempengaruhi terhadap data hasil perbandingan tingkat pengetahuan antar usia dengan pendidikan terakhir berdasarkan pengetahuan sebelum dan sesudah penyampaian materi. Kata Kunci: Penyakit Pasca Banjir; PHBS; Usia; Pendidikan Terakhir
PENGELOLAAN KEUANGAN DI AGROWISATA PALOH NAGA MELALUI PENDEKATAN COMMUNITY BASED PARTICIPATORY ACTION RESEARCH Irawan, Muhammad Dedi; Syafina, Laylan; Putri, Raissa Amanda; Siregar, Yustria Handika
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i2.54870

Abstract

Agrowisata Paloh Naga, destinasi wisata di Desa Denai Lama, masih menggunakan pencatatan keuangan manual, yang meningkatkan risiko kesalahan perhitungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan transparansi laporan keuangan dan memudahkan pengelola Agrowisata Paloh Naga dalam menggunakan Tempu sebagai alat pembayaran. Metodologi yang digunakan adalah Community Based Participatory Action Research (CBPAR), melibatkan mitra seperti BumDes Sastro 3-16, Unity Academy, dan Lembaga Penelitian dan Publikasi Ali. Hasil menunjukkan bahwa pendampingan pengelolaan keuangan di Agrowisata Paloh Naga membawa manfaat signifikan, termasuk peningkatan pemahaman melalui pelatihan, penerapan aplikasi laporan keuangan, kemudahan mencetak laporan dengan printer kasir, dan pembuatan video dokumenter kegiatan
PENDAMPINGAN PEMBUATAN ECO-ENZYME SEBAGAI PROGRAM PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA WARGA KELURAHAN BANJARSARI, GRESIK Prasidya, Denaya Andrya; Syakbanah, Nur Lathifah; Aniriani, Gading Wilda; Sameida, Sameida
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.48483

Abstract

Permasalahan timbunan sampah yang semakin meningkat setiap hari dan kurangnya lahan pembuangan sampah menjadi masalah utama lingkungan. Selain itu, pemilahan dan pengolahan sampah yang kurang efektif sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan oleh sampah. Eco- enzyme merupakan metode inovasi yang dibuat dari sampah organik rumah tangga sehingga dapat mengurangi pembuangan sampah organik ke TPA. Wilayah RW 12 Cluster Sportivo Desa Banjarsari, Gresik belum ada pelopor penggerak warga sekitar untuk dapat melakukan pemilahan dan pengolahan sampah terutama eco- enzyme ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan warga agar dapat mengolah sampah organik menjadi bahan yang dapat dipergunakan kembali dan mencegah pencemaran lingkungan. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pendidikan atau penyuluhan kesehatan lingkungan, demonstrasi pembuatan ecoenzyme, dan pendampingan. Setelah dilakukan penyuluhan, warga mendapatkan pengetahuan yang baik mengenai pengolahan sampah organik dengan eco- enzyme. Kegiatan demonstrasi pembuatan eco- enzyme dilakukan secara langsung di fasilitas umum. Kegiatan yang terakhir adalah pendampingan, yaitu dilakukan selama 2 minggu berdiskusi mengenai kesulitan selama membuat eco- enzyme ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon positif dari mitra. Pengetahuan serta keterampilan warga untuk mengolah sampah organic menjadi meningkat. Untuk kegiatan selanjutnya yaitu mengadakan pengolahan sampah dalam bentuk lain sehingga lingkungan terpelihara dengan baik. The problem of landfills that are increasing every day and the lack of land for waste disposal is a major environmental problem. In addition, the sorting and processing of waste is less effective, causing environmental pollution by waste. Eco-enzyme is an innovative method made from household organic waste so that it can reduce the disposal of organic waste to landfill. In the area of RW 12 Cluster Sportivo, Banjarsari Village, Gresik, there are no pioneers to mobilize local residents to conduct sorting and processing of waste, especially this eco-enzyme. This community service activities aims to increase the knowledge and skills of citizens so that they can process organic waste into materials that can be reused and prevent environmental pollution. Activities are carried out in the form of 3 activities, namely environmental health education or counseling, demonstrations for making ecoenzymes, and mentoring. After counseling, residents get good knowledge about processing organic waste with eco-enzyme. Activity demonstrations of making eco-enzymes are carried out directly in public facilities. The last activity is mentoring, which is carried out for 2 weeks using it to discuss the difficulties in making this eco-enzyme. This community service activity can run smoothly and get a positive response from partners. The knowledge and skills of residents to process organic waste increased. Suggestions for further activities are holding deep waste processing other forms so that the environment around can be maintained properly.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue