cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,150 Documents
Pengembangan E-LKPD Berbasis Discovery Learning pada Materi SPLTV untuk Siswa SMK Miftahul Jannah Nur Isnaeni; Sumargiyani Sumargiyani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4670

Abstract

Penelitian ini berawal dari kemampuan pemecahan masalah siswa yang rendah dan belum adanya Lembar Kerja Peserta Didik berbentuk Elektronik (E-LKPD) yang mendukung dalam pembelajaran pada matematika pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Penelitian ditujukan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis Discovery Learning pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) bagi siswa SMK dengan memenuhi kriteria valid dan praktis. Pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek pada penelitian ini terdiri atas 20 siswa kelas X SMK di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas 84,7% berdasarkan penilaian ahli materi dan 90,5% berdasarkan penilaian ahli media, yang keduanya termasuk kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase 81,6% dengan kategori sangat praktis berdasarkan respons siswa. E-LKPD yang dikembangkan mengintegrasikan seluruh sintaks Discovery Learning sehingga mendukung pelaksanaan pembelajaran yang lebih sistematis, interaktif, dan berpusat pada siswa dalam memahami konsep SPLTV. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa E-LKPD telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai bahan ajar digital dan berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran matematika pada materi SPLTV di SMK.
Strategi Guru dalam Pembelajaran IPA untuk Siswa Tunagrahita pada Sekolah Inklusif: Tren Riset 2020-2025 Andini Gita Miharja; Aisyah Azzahra Nabila; Riska Syafitri Ramadani; Rosita Oktafiani; Niki Dian Permana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pembelajaran guru dalam pembelajaran IPA bagi siswa dengan hambatan intelektual (AHI) di sekolah inklusif, menganalisis hambatan implementasinya, serta merumuskan rekomendasi berbasis bukti. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur menghasilkan 26 artikel, kemudian setelah proses penghapusan duplikasi, penyaringan judul dan abstrak, serta penilaian kualitas menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT), diperoleh 12 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Data selanjutnya disintesis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan enam strategi utama, yaitu pembelajaran adaptif dan fleksibel, pendekatan multisensori berbantuan media visual dan digital, Project-Based Learning (PjBL), pendekatan scientific berbasis akademik fungsional, strategi PAIKEM, dan strategi ekspositori terstruktur. Hambatan utama meliputi keterbatasan kompetensi guru, minimnya Guru Pendamping Khusus (GPK), keterbatasan sarana prasarana, stigma terhadap disabilitas, sistem evaluasi yang belum adaptif, serta dukungan kebijakan yang masih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran IPA bagi AHI memerlukan strategi pembelajaran yang adaptif serta dukungan sistem pendidikan yang komprehensif melalui penguatan kompetensi guru, penyediaan GPK, dan pengembangan pembelajaran inklusif.
Pengembangan Media Puzzle Konteks Kuliner Kaldu Kokot Terintegrasi Literasi Sains pada Materi Unsur, Senyawa, dan Campuran Widia Widia; Dwi Bagus Rendy Astid Putera; Ana Yuniasti Retno Wulandari; Wiwin Puspita Hadi; Rahmad Fajar Sidiq
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4700

Abstract

Berdasarkan hasil PISA 2022 rendahnya literasi sains menunjukkan perlunya mengembangkan media pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Materi IPA yang sulit dipahami, yaitu unsur, senyawa, dan campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media puzzle konteks kuliner Kaldu Kokot terintegrasi literasi sains yang valid digunakan serta mengetahui tanggapan siswa pada media yang dibuat. Model ADDIE digunakan pada penelitian ini, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi, akan tetapi terbatas pada tahap pengembangan pada uji coba produk terbatas. Validasi dilakukan oleh ahli media dan materi yang terdiri atas dosen Pendidikan IPA Universitas Trunodjoyo Madura dan guru IPA, kemudian diujicobakan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan validitas media berdasarkan penilaian ahli media dan materi masing-masing sebesar 90,28% dengan kriteria sangat valid. Respons pada uji coba one to one memperoleh persentase 86,67% dan small gorup sebesar 89,69% dengan kriteria sangat baik. Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan media puzzle yang mengintegrasikan kuliner lokal, dilengkapi ringkasan materi dan latihan soal berbasis literasi sains yang dikemas dalam berbagai barcode, sehingga mendukung pembelajaran secara mandiri. Maka dari itu, Produk yang dikembangkan valid digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA untuk mendukung peningkatan literasi sains siswa.
Profil Kompetensi Kognitif Operasi Aljabar dan Gaya Belajar Siswa melalui Asesmen Diagnostik untuk Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi Baiq Lili Royani; Dita Mauliddianti; Dwi Wulandari; Muhammad Irham
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4705

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu karakteristik utama Kurikulum Merdeka yang memerlukan informasi mengenai kesiapan belajar dan profil belajar siswa melalui asesmen diagnostik. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil kompetensi kognitif pada materi operasi bentuk aljabar dan kecenderungan gaya belajar siswa sebagai dasar perancangan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang melibatkan 13 siswa kelas VIII MTs NW Padasuka. Data dikumpulkan melalui tes asesmen diagnostik kognitif dan angket asesmen diagnostik non-kognitif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh persentase tingkat kompetensi kognitif dan kecenderungan gaya belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang mencapai kategori Paham Utuh, sementara 30,77% siswa berada pada kategori Paham Sebagian dan 69,23% siswa berada pada kategori Tidak Paham. Hasil asesmen non-kognitif menunjukkan bahwa 69,23% siswa memiliki kecenderungan gaya belajar visual dan 30,77% siswa memiliki kecenderungan gaya belajar auditori. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum menguasai kompetensi prasyarat yang diperlukan untuk mempelajari Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) serta memiliki profil belajar yang beragam. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan kerangka perancangan pembelajaran berdiferensiasi yang mengintegrasikan informasi mengenai kesiapan belajar dan profil belajar siswa sebagai dasar penentuan diferensiasi konten, proses, dan produk.
Systematic Literature Review: Faktor Penyebab Kecelakaan Kerja di Laboratorium Sains dan Upaya Pencegahannya Nurul Alya Fitri; Nur Zahra Fadhilah; Mutia Puspa Dila; Fakhrul Rozy; Niki Dian Permana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4732

Abstract

Kecelakaan kerja di laboratorium sains tetap menjadi isu yang mendapat perhatian banyak karena bisa mengganggu keselamatan orang yang menggunakan laboratorium, menghambat proses belajar mengajar, dan memengaruhi kegiatan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja di laboratorium sains serta cara-cara untuk mencegahnya dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang digabungkan dengan analisis bibliometrik. Penelitian dilakukan dengan mencari artikel di Google Scholar, dengan rentang tahun publikasi 2021 hingga 2026. Awalnya sebanyak 400 artikel diidentifikasi, kemudian diseleksi menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA 2020) melalui tahapan identification, screening, eligibility, dan included berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga tersisa 321 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Analisis bibliometrik dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak VOSviewer sebagai pemetaan hubungan antar kata kunci dan perkembangan tema penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyebab kecelakaan kerja di laboratorium dapat dibagi menjadi tiga aspek, yaitu faktor dari manusia seperti kurangnya penggunaan alat pelindung diri dan kurangnya kesadaran tentang keselamatan, faktor lingkungan kerja seperti paparan bahan kimia, ventilasi yang tidak cukup, serta pengelolaan sampah yang buruk, dan faktor manajemen seperti SOP yang tidak memadai, kurangnya pelatihan, serta minimnya komitmen dari institusi. Strategi utama untuk mencegah kecelakaan adalah menerapkan HIRARC/HIRADC, meningkatkan penggunaan alat pelindung diri secara tepat, memberikan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja secara rutin, serta memperkuat sistem manajemen laboratorium. Analisis VOSviewer menemukan lima klaster penelitian utama yang saling terhubung, di mana kata kunci "laboratorium", "kecelakaan kerja", dan "K3" menjadi node pusat. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menggabungkan hasil Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik, serta memetakan hubungan aspek manusia, lingkungan, dan manajemen dalam satu sistem analisis, sebagai dasar untuk menciptakan program pencegahan kecelakaan yang lebih baik di laboratorium sains.
Analisis Kesulitan Guru Biologi dalam Perencanaan, Pelaksanaan, dan Penilaian Pembelajaran pada Implementasi Kurikulum Nasional Thesa Safira Habibi; Muhammad Ali; Muliana Muliana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4768

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu apa saja kesulitan yang dialami guru Biologi dalam perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran berbasis Kurikulum Nasional di SMA Negeri 3 Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan guru Biologi dalam perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran berbasis Kurikulum Nasional di SMA Negeri 3 Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas lima guru Biologi sebagai informan utama dan satu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sebagai informan pendukung. Pemilihan informan dilakukan secara purposive karena mereka dianggap memiliki pengetahuan, pengalaman, dan keterlibatan langsung dalam pelaksanaan pembelajaran Biologi serta kebijakan kurikulum di sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan, guru mengalami kesulitan berupa keterbatasan waktu, kurangnya sosialisasi dan tingginya beban administrasi. Pada aspek pelaksanaan, guru mengalami kesulitan akibat rendahnya motivasi belajar peserta didik, penggunaan media pembelajaran yang kurang menarik, penerapan metode pembelajaran yang belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan Kurikulum Nasional, serta keterbatasan fasilitas pembelajaran. Pada aspek penilaian, guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan penilaian autentik, penggunaan rubrik penilaian dan pemberian umpan balik akibat kurangnya sosialisasi, padatnya materi pembelajaran dan banyaknya jumlah peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa guru Biologi di SMA Negeri 3 Bone masih mengalami berbagai kesulitan dalam mengimplementasikan Kurikulum Nasional
Pembelajaran IPA melalui Outdoor Study untuk Meningkatkan Kompetensi Peserta Didik : Systematic Literature Review Ulfa Himatul Azizah; Alfiah Nurul Aini; Dwi Upi Adellia; Dian Noviar
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4770

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah cenderung bersifat konvensional dan berpusat pada pendidik, sehingga peserta didik menjadi pasif dan kesulitan memahami konsep yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi materi IPA yang diimplementasikan melalui metode outdoor study, menganalisis cara meningkatkan kompetensi peserta didik, serta mengetahui dampaknya terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA. Proses pencarian literatur pada database Google Scholar dan Semantic Scholar menghasilkan 244 artikel dengan rentan waktu 2021-2026, yang kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 30 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi outdoor study paling banyak diterapkan pada materi IPA umum (46,7%) karena lebih mudah memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar kontekstual. Efektivitas outdoor study meningkat ketika dipadukan dengan model pembelajaran aktif, seperti inquiry learning, discovery learning, dan project-based learning, sehingga mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Dampak yang paling dominan adalah peningkatan hasil belajar (36,7%), diikuti pemahaman konsep (16,7%) serta kemampuan kognitif dan berpikir kritis (masing-masing 10%). Sementara itu, aspek minat belajar dan kesadaran keberlanjutan masih relatif sedikit dikaji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa outdoor study merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk menciptakan pembelajaran IPA yang kontekstual serta mendukung pengembangan kompetensi peserta didik.
Implementasi Metode Outdoor Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas III pada Mata Pelajaran IPA di MI Muhammadiyah Sambongsari Nur Aini; Rachmat Imam Muslim; Mar’atul Faida
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4800

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kreativitas siswa kelas III MI Muhammadiyah Sambongsari pada pembelajaran IPA yang masih didominasi oleh metode pembelajaran konvensional sehingga kesempatan siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peningkatan kreativitas siswa melalui penerapan metode outdoor learning dan  mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung serta menghambat pelaksanaannya pada pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif sederhana menggunakan subjek 30 siswa kelas III MI Muhammadiyah Sambongsari. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta evaluasi hasil karya siswa, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan perkembangan yang terjadi pada setiap siklus. Penerapan outdoor learning dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, serta refleksi secara berulang pada beberapa siklus. hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa yang ditandai dengan meningkatnya partisipasi aktif, keberanian mengemukakan gagasan, kemampuan mengeksplorasi lingkungan, dan  keterlibatan siswa pada pembelajaran IPA. dengan demikian, metode outdoor learning dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas siswa melalui pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan  bermakna.
Analisis Fenomenologi Learning Burnout Siswa SMA dalam Pembelajaran Materi Sistem Koordinasi Kelas XI-7 di SMAN 1 Jakarta Supardi U. S; Nur Nurlela; Apika Aprilia; Risma Permatasari; M. Farruq K; Edi Purnama; Habibah Habibah; Fatma Liliyana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4805

Abstract

Learning burnout merupakan salah satu permasalahan yang berpotensi muncul  pada pembelajaran Biologi karena karakteristik materi yang kompleks dan abstrak, khususnya pada materi Sistem Koordinasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman subjektif siswa terkait learning burnout, meliputi bentuk pengalaman, faktor penyebab, strategi mengatasi kejenuhan, dan harapan terhadap pembelajaran Biologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan perspektif fenomenologis. Sebanyak 33 siswa mengisi angket sebagai tahap awal penelitian, kemudian dipilih tujuh siswa sebagai informan utama melalui purposive sampling berdasarkan kecenderungan mengalami learning burnout, serta satu guru Biologi sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa learning burnout dimaknai siswa sebagai pengalaman bosan, kelelahan mental, menurunnya konsentrasi, motivasi, dan hasil belajar. Faktor penyebab meliputi faktor dalam diri siswa berupa kesulitan memahami konsep abstrak dan menurunnya konsentrasi, serta faktor luar berupa padatnya materi, keterbatasan waktu pembelajaran, metode dan media yang kurang variatif, serta lingkungan belajar yang kurang kondusif. Siswa mengatasi kejenuhan melalui strategi coping seperti beristirahat, berdiskusi, dan mencari hiburan, serta mengharapkan pembelajaran yang lebih interaktif melalui media visual, praktikum, dan diskusi. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran Biologi yang berpusat pada siswa untuk meminimalkan learning burnout.
Analisis Proksimat Pakan Benih Lobster Berbasis Ikan Rucah dengan Triptofan dan Potensinya sebagai Media Pembelajaran IPA Model PBL Lisa Kurnia Anggraeni Damayanti; Sugiyanto Sugiyanto; Bintan Baqiyatus Solikha
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4807

Abstract

Permasalahan rendahnya tingkat kelangsungan hidup benih akibat kanibalisme masih menjadi kendala dalam budidaya lobster air tawar. Perilaku tersebut berkaitan dengan ketidaksesuaian kandungan nutrisi pakan sehingga mendorong pemanfaatan ikan rucah sebagai bahan baku lokal alternatif dalam pengembangan formulasi pakan dengan suplementasi triptofan. Selain itu, permasalahan tersebut juga berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran IPA model PBL. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui hasil analisis proksimat pakan berbasis ikan rucah dengan triptofan, (2) Mengetahui kesesuaian kandungannya terhadap standar nutrisi pakan benih lobster air tawar, dan (3) Mengetahui potensi permasalahan tersebut sebagai media pembelajaran IPA model PBL. Penelitian meliputi dua bagian, yaitu analisis proksimat pakan dan analisis potensi media pembelajaran. Analisis proksimat dilakukan terhadap kadar protein, lemak, abu, dan air menggunakan metode deskriptif komparatif. Sedangkan potensi media dianalisis melalui validasi ahli menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan mengandung 40,33% potein; 8,14% lemak; 13,8% abu; dan 9,85% air sebagai kandungan nutrisi utama yang memenuhi standar pakan benih lobster. Sedangkan media pembelajaran memperoleh validitas 95% aspek isi, 100% aspek tampilan, 100% aspek bahasa, dan 96,92% aspek kelayakan media, dengan rata-rata validitas 97,98% berkategori sangat valid. Dengan demikian, pakan yang dikembangkan telah memenuhi standar nutrisi dan sangat potensial digunakan sebagai media pembelajaran IPA model PBL.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue