cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,150 Documents
Pengembangan Buku Elektronik Multimodal Digital Storytelling Pada Materi Ekosistem Rika Yuska; Eny Enawaty; Elvi Rusmayanto Pancaning Wardoyo
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku elektronik multimodal digital storytelling pada materi ekosistem kelas VII SMP, mengetahui kelayakan media, mendeskripsikan respons murid, serta menganalisis pengaruh penggunaannya terhadap motivasi belajar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Validasi media, materi, dan instrumen dilakukan oleh para ahli menggunakan koefisien Gregory. Uji coba pengembangan terdiri atas uji coba terbatas dan uji coba luas, sedangkan implementasi dilakukan menggunakan desain eksperimen dengan kelas eksperimen yang menggunakan buku elektronik multimodal digital storytelling dan kelas kontrol yang menggunakan buku cetak konvensional. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons murid, dan angket motivasi belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Kolmogorov–Smirnov, uji Levene, Independent Sample t-test, serta effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media, materi, dan instrumen memperoleh koefisien validitas Gregory sebesar 1,00 dengan kategori validitas tinggi. Respons murid terhadap media berada pada kategori positif dengan aspek afektif memperoleh persentase tertinggi. Hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (p > 0,05). Meskipun demikian, hasil perhitungan effect size memperoleh nilai Cohen's d sebesar 0,316 yang termasuk kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa buku elektronik multimodal digital storytelling memiliki makna praktis dalam meningkatkan motivasi belajar serta layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA pada materi ekosistem.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains pada Materi Siklus Hidup Hewan untuk Siswa Kelas III SDN Pucang 1 Sidoarjo Alam Arsy Ahmad; Novaria Lailatul Jannah; ArieWidya Murni
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4979

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan proses sains siswa kelas III SDN Pucang 1 Sidoarjo pada materi siklus hidup hewan, khususnya pada indikator menyimpulkan dan mengomunikasikan hasil pengamatan, akibat pembelajaran IPA yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental design berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 60 siswa kelas III yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (kelas III A, n=30) yang mendapat perlakuan model inkuiri terbimbing dan kelompok kontrol (kelas III B, n=30) dengan pembelajaran konvensional, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest keterampilan proses sains serta lembar observasi, dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene, paired sample t-test, independent sample t-test, dan uji N-Gain berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelompok eksperimen sebesar 85,77 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 66,97, dengan rata-rata N-Gain kelompok eksperimen 0,62 (kategori sedang) dan kelompok kontrol 0,08 (kategori rendah). Hasil uji independent sample t-test memperoleh nilai t hitung sebesar 13,776 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Analisis pada subsampel kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan tertinggi pada indikator menyimpulkan (53,3% menjadi 80,0%) dan mengamati (62,5% menjadi 75,0%), sementara indikator mengelompokkan relatif tidak berubah (72,2%) dan indikator mengomunikasikan menurun (72,8% menjadi 66,7%). Disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh signifikan terhadap keterampilan proses sains siswa kelas III pada materi siklus hidup hewan di SDN Pucang 1 Sidoarjo.
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan melalui Media Papan Penjumlahan pada Murid Disabilitas Rungu Indri Rahmadhani; Zulmiyetri Zulmiyetri; Mega Iswari; Safaruddin Safaruddin; Rila Muspita
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 melalui penggunaan media papan penjumlahan pada murid disabilitas rungu kelas II di SLB Haropana Hilmi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan Single Subject Research (SSR) dan desain A–B–A yang terdiri atas kondisi Baseline-1 (A1) sebanyak 3 sesi, Intervensi (B) sebanyak 8 sesi, dan Baseline-2 (A2) sebanyak 3 sesi. Subjek penelitian adalah seorang murid disabilitas rungu kelas II yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep penjumlahan dan menentukan hasil penjumlahan dalam bentuk simbol bilangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes perbuatan dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis visual dalam kondisi dan analisis visual antar kondisi yang meliputi kecenderungan arah, kecenderungan stabilitas, perubahan level, dan persentase overlap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 setelah diberikan intervensi menggunakan media papan penjumlahan. Pada kondisi Baseline-1 (A1), kemampuan murid berada pada persentase 30%, kemudian meningkat secara bertahap hingga mencapai 90% pada kondisi Intervensi (B). Selanjutnya, pada kondisi Baseline-2 (A2), kemampuan murid dapat dipertahankan pada persentase 90% pada setiap sesi. Hasil analisis persentase overlap antara kondisi Baseline-1 (A1) dan Intervensi (B) menunjukkan persentase sebesar 0%, yang menunjukkan tidak adanya data yang tumpang tindih antara kedua kondisi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media papan penjumlahan dapat meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 pada murid disabilitas rungu. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media papan penjumlahan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang konkret dan visual untuk membantu murid disabilitas rungu dalam memahami konsep penjumlahan bilangan 1–10.
Efektivitas Game Edukatif Interaktif dalam Meningkatkan Kemampuan Membilang 1 sampai 10 pada Anak Disabilitas Fisik Aminah Pebriani; Nurhastuti Nurhastuti; Zulmiyetri Zulmiyetri; Mardhatillah Zulpiani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4990

Abstract

Membilang adalah salah satu kemampuan dasar matematika yang sangat perlu untuk dikembangkan pada anak berkebutuhan khusus agar menjadi dasar dalam memahami konsep bilangan. Penelitian ini didasari karena rendahnya kemampuan membilang 1 sampai 10 pada anak disabilitas fisik kelas 1  yang sudah berusia 8 tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan game edukatif interaktif dalam meningkatkan kemampuan membilang 1 sampai 10 pada anak disabilitas fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak disabilitas fisik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan tes tentang kemampuan membilang 1-10 yang meliputi kemampuan menyebutkan, menunjukkan, dan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda. Analisis data dilakukan menggunakan analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukatif interaktif  dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran untuk membantu meningkatkan kemampuan membilang 1 sampai 10 pada anak disabilitas fisik. Penelitian selanjutnya direkomendasikan  untuk melibatkan subjek yang lebih banyak dengan karakteristik yang beragam.
Development and Validation of a Reading and Numeracy Literacy Asessment Instrument on Stoichiometry Using LMS Anugrance Citra Rahma Setiyani; Triannisa Rahmawati; Nahadi Nahadi; Wiwi Siswaningsih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4950

Abstract

According to PISA results, Indonesian students' reading and numeracy skills remain low. Therefore, a quality assessment tool is needed to evaluate students' reading and numeracy skills, especially in stoichiometry. The purpose of this study was to determine an appropriate instrument for assessment. The research method used was test design and development, as outlined in the Standards for Educational and Psychological Testing. The results showed that the instrument had adequate characteristics in content validation, empirical validity, reliability, difficulty level, and discriminatory power, with most falling into the good category. Therefore, this instrument can be used as an assessment to obtain evidence of the instrument's validity and psychometric characteristics. Further research is recommended to evaluate students' levels of critical thinking, reading literacy, and numeracy. In addition, the instrument can be tested on a more diverse sample and in more schools, expanding it to other chemistry materials.
Efektivitas Media Ajar Exploration Ludo Smart Mathematics (ELSM) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Eksponen Kelas X SMA Ikhsan Abdullah; Azis Muslim; Dina Maulida; Mia Fitria
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4835

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai respons terhadap rendahnya hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat eksponen yang dipengaruhi oleh karakteristik materi yang bersifat abstrak serta belum optimalnya penggunaan media pembelajaran dalam memfasilitasi pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media Exploration Ludo Smart Mathematics (ELSM) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Gambut pada materi sifat-sifat eksponen. Media ELSM mengintegrasikan permainan ludo, kartu soal, dan diskusi untuk memfasilitasi pemahaman konsep secara terstruktur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest. Sebanyak 30 siswa kelas X-2 dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh dari tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, N-Gain, dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ELSM dinyatakan sangat layak berdasarkan hasil validasi media (84%), materi (96%), dan instrumen tes (96%). Rata-rata hasil belajar meningkat dari 54,27 menjadi 80,53 dengan nilai N-Gain sebesar 0,5616 (kategori sedang). Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan nilai t hitung = 10,385 lebih besar daripada t tabel = 2,045 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Berdasarkan hasil tersebut, media ELSM efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sifat-sifat eksponen.
Hubungan Self-Efficacy dengan Kemampuan Menyelesaikan Soal IPA Materi Unsur, Senyawa, dan Campuran pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Luthfiatuzzahro&#039; Luthfiatuzzahro&#039;; Vindhy Dian Indah Pratika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4881

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh variasi tingkat self-efficacy peserta didik dalam pembelajaran IPA yang diduga berkaitan dengan kemampuan menyelesaikan soal pada materi unsur, senyawa, dan campuran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan kemampuan menyelesaikan soal IPA peserta didik kelas VIII SMP Raudlatul Musthofa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 146 peserta didik, sedangkan sampel sebanyak 63 peserta didik dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy dan tes kemampuan menyelesaikan soal IPA yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank berbantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy peserta didik berada pada kategori sedang, sedangkan kemampuan menyelesaikan soal IPA berada pada kategori sangat tinggi. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara self-efficacy dengan kemampuan menyelesaikan soal IPA (r = 0,253; p = 0,046) dengan kekuatan hubungan berkategori rendah. Disimpulkan bahwa self-efficacy memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan menyelesaikan soal IPA, namun kekuatan hubungan berada pada kategori rendah dengan kontribusi sebesar 6,40%, sehingga sebagian besar variasi kemampuan menyelesaikan soal dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Development of Reading and Numeracy Literacy Assessment Instrument in Electrolyte and Non-Electrolyte Solutions for Critical Thinking Skills Amelia Ineza Karima; Triannisa Rahmawati; Wiwi Siswaningsih; Nahadi Nahadi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4958

Abstract

The development of assessment instruments that can measure reading literacy, numeracy literacy, and critical thinking skills is still a necessity in chemistry learning. This study aims to develop reading literacy and numeracy assessment instruments to measure critical thinking skills in the material of electrolyte and non-electrolyte solutions. This study used a test design and development method based on the Standards for Educational and Psychological Testing. The instrument was validated by five experts and tested on 21 tenth-grade high school students. Data analysis included content validity (CVR), empirical validity (Pearson Product Moment), reliability (KR-20 and Cronbach's Alpha), difficulty level, and distinguishing power. The results showed excellent content validity, with CVR values of 0.992, 1.000, and 0.968, respectively. Of the 35 items, 23 (65.71%) were empirically valid. The reliability coefficients were 0.70 for multiple choice, 0.93 for essay, 0.72 for complex multiple choice – true/false, and 0.15 for matching. The difficulty level was dominated by the moderate category (57%). distinguishing power shows that 55% of the test items are in the fair to good category. Overall, the instrument met most of the quality criteria and showed potential for assessing reading comprehension, numeracy, and critical thinking skills, although further improvements were suggested.
Pelaksanaan Pembelajaran Berbantuan Virtual PhET pada Materi Rangkaian Listrik Kelas V Sekolah Dasar Ummi Muthi&#039;ah Zaujaha; Cucun Sunaengsih; Regina Lichteria Panjaitan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4966

Abstract

Siswa sekolah dasar membutuhkan media yang dapat membantu memvisualisasikan konsep-konsep abstrak dan mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran IPAS, khususnya pada materi rangkaian listrik. Simulasi virtual phET merupakan salah satu media yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berbantuan virtual phET pada materi rangkaian listrik di kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 32 peserta didik dan satu guru. Data dikumpulkan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran yang meliputi kinerja guru dan aktivitas peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keterlaksanaan pembelajaran oleh guru mencapai 97,22% dan aktivitas peserta didik mencapai 88,41%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat baik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran berbantuan virtual phET dapat diimplementasikan dengan baik sesuai sintaks guided inquiry sehingga mendukung pembelajaran yang interaktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
Penerapan Video Interaktif Berbasis Multimedia untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Siklus Air melalui Penelitian Tindakan Kelas di MI Muhammadiyah Gempolsewu Fatin Norma Maulidia; Rachmat Imam Muslim; Dian Kusumawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.4987

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan penggunaan media video interaktif dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan menganalisis peningkatan hasil belajar siswa kelas V MI Muhammadiyah Gempolsewu. Rendahnya capaian belajar IPA dipengaruhi oleh penggunaan metode ceramah yang dominan serta terbatasnya variasi media pembelajaran, sehingga siswa kurang aktif dan tidak antusias selama pembelajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas V, terdiri atas 15 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa, pedoman wawancara, serta tes formatif berbentuk soal uraian pada materi siklus air dengan kriteria ketuntasan minimal (KKM) 70. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan hasil belajar secara bertahap. Pada tahap pra-siklus, ketuntasan klasikal tercatat sebesar 58,4% dengan 6 dari 25 siswa mencapai ketuntasan. Setelah media video interaktif diterapkan pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 72,6% dengan 14 siswa tuntas. Pada siklus II, ketuntasan mencapai 84,2% dengan 21 siswa tuntas dan telah melampaui indikator keberhasilan sebesar 80%. Peningkatan tersebut didukung oleh antusiasme siswa, kemampuan guru dalam mengoperasikan media, dan ketersediaan sarana prasarana sekolah. Adapun kendala yang muncul berupa gangguan teknis perangkat serta durasi video yang perlu disesuaikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media video interaktif efektif meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran inovatif untuk membangun pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue