cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,167 Documents
Pengembangan LKPD Microlearning dengan Etnopedagogi Berbasis Case Study untuk Melatih Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik Tutik Yuliatun; Selestina Kostaria Jua; Merta Simbolon; Ivylentine Datu Palittin; Khusnatul Amaliah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5053

Abstract

Perkembangan teknologi begitu masif, sehingga salah satunya berdampak pada dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan LKPD microlearning berbasis etnopedagogi dan case study yang dirancang untuk melatih kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analysis, design, dan development; tahap implementation dan evaluation efektivitas belum dilakukan. Penelitian dilaksanakan di MTs Santri Perbatasan Timur pada Juni–November 2024. Produk ditujukan untuk peserta didik kelas VII, tetapi pada tahap penelitian ini belum dilakukan uji coba kepada peserta didik. Produk dikembangkan dalam unit belajar singkat yang memuat konteks budaya lokal, studi kasus pencemaran lingkungan, aktivitas identifikasi masalah, pengembangan solusi, dan evaluasi solusi. Kelayakan produk dinilai oleh dua ahli materi dan dua ahli media, sedangkan kepraktisan awal dinilai oleh satu guru IPA sebagai praktisi. Hasil validasi menunjukkan kelayakan materi sebesar 90,80% dan kelayakan media sebesar 91,67%, keduanya termasuk kategori sangat layak. Penilaian praktisi sebesar 93,33% menunjukkan kategori sangat baik pada aspek desain pembelajaran, kemenarikan dan kemudahan, serta karakteristik microlearning. Dengan demikian, LKPD yang dikembangkan dinyatakan layak untuk dilanjutkan ke tahap uji coba peserta didik. Penelitian ini belum membuktikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah secara empiris sehingga efektivitas produk perlu diuji pada penelitian lanjutan
Pengaruh Pembelajaran Mendalam Terintegrasi Education For Sustainable Development (ESD) terhadap Sustainable Consciousness pada Dimensi Pengetahuan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Alifya Zhafira; Julia Anis Handayani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5055

Abstract

Rendahnya sustainable consciousness siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya pembelajaran yang mampu menghubungkan materi dengan isu keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan Education for Sustainable Development (ESD) terhadap sustainable consciousness siswa kelas V sekolah dasar serta membandingkan capaian kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 77 siswa di SD Negeri Kalijaya 03 Kabupaten Bekasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi 41 siswa kelas eksperimen dan 36 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang mengukur dimensi pengetahuan sustainable consciousness dan dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Samples t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam yang terintegrasi dengan ESD memberikan pengaruh signifikan terhadap sustainable consciousness siswa (Sig. 2-tailed = 0,016; p < 0,05). Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (75,90) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (64,97). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran mendalam dengan ESD efektif meningkatkan sustainable consciousness siswa, khususnya pada dimensi pengetahuan dalam konteks pelestarian ekosistem air, serta mendukung implementasi pembelajaran berorientasi pembangunan berkelanjutan di sekolah dasar melalui pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, reflektif, dan mendorong kepedulian siswa terhadap lingkungan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari konsisten.
Tren dan Karakteristik Psikometri Model Testlet pada Pengukuran Literasi Sains Pendidikan Menengah: Tinjauan Sistematis dan Proyeksi Masa Depan Maulady An Nurul Islami; Djuniadi Djuniadi; Wiwi Isnaeni; Langlang Handayani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5061

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu kompetensi fundamental yang harus dikuasai pada keterampilan abad 21. Pengukuran literasi sains menuntut instrumen yang mampu memotret profil kemampuan kognitif tingkat tinggi. Penggunaan tes pilihan ganda konvensional dinilai kurang komprehensif, sementara asesmen berbasis kinerja seringkali kurang efisien. Model testlet yang terdiri dari sekumpulan butir soal dengan satu stimulus hadir sebagai solusi atas keterbatasan butir independen. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk menganalisis tren penggunaan, karakteristik psikometri, serta memproyeksikan masa depan instrumen model testlet dalam pengukuran literasi sains. Penelusuran literatur melalui Google Scholar dan Crossref pada periode 2020-2026 menghasilkan 25 studi yang memenuhi kriteria inklusi setelah melalui proses identifikasi, penyaringan, dan penilaian kelayakan berdasarkan PRISMA 2020. Hasil analisis dan sintesis menunjukkan bahwa mayoritas instrumen testlet literasi sains menggunakan konteks kontekstual, Artifisial Intelligence, dan deep learning. Berdasarkan analisis psikometri, Temuan studi menunjukkan bahwa tren pengukuran literasi sains beralih dari tes unidimensi diskrit menuju testlet yang dianalisis menggunakan Rasch Testlet Model (RTM) dan Multidimensional Item Response Theory (MIRT) untuk mengakomodasi Local Item Dependence (LID). Secara karakteristik, instrumen testlet terbukti menurunkan estimasi reliabilitas semu dan memberikan eror standar yang lebih presisi dibandingkan model TRB tradisional. Proyeksi ke depan menunjukkan integrasi Computerized Adaptive Testing (CAT) berbasis testlet dan STEM berbasis kecerdasan buatan sebagai inovasi utama dalam lanskap asesmen sains.
Pengembangan Media Stimulation Box Berbasis QR Code untuk Meningkatkan HOTS Peserta Didik pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Fatimatuzzahro Nur Titis; Faudina Permatasari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5081

Abstract

Pembelajaran IPA pada era digital menuntut pengintegrasian media interaktif untuk melatih Keterampilan Proses Sains (KPS) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik. Namun, keterbatasan alat peraga visual materi sistem pernapasan manusia di MTs Miftahul Huda Karangsono mengakibatkan belum optimalnya KPS dan HOTS peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan, serta efektivitas media Stimulation Box berbasis QR Code. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian meliputi uji coba kelompok kecil (4 peserta didik) dan uji coba kelompok besar (20 peserta didik) kelas VIII A. Data dikumpulkan melalui instrument lembar validasi ahli, angket respons guru dan peserta didik, serta tes pilihan ganda terintegrasi HOTS (pretest dan posttest). Hasil validasi menunjukkan persentase rata-rata kevalidan dari ahli materi sebesar 85,71% (sangat valid) dan ahli media sebesar 87,50% (sangat valid). Tingkat kepraktisan berdasarkan angket respons guru sebesar 87,50% (sangat praktis) dan direspons positif oleh peserta didik. Uji efektivitas menunjukkan kenaikan nilai rata-rata dari pretest sebesar 48,20 menjadi posttest sebesar 84,50 dengan perolehan N-Gain sebesar 0,701 (kategori tinggi) serta berpengaruh secara signifikan
Penggunaan Cooperative Learning STAD dan Board Game untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Matematis dan Kerja Sama Siswa: Bahasa Indonesia Julianto Patawaran; Adrie Frans Assa; Takim Andriono
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi peningkatan kemampuan literasi numerasi matematis melalui penerapan cooperative learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan Board Game, serta mendeskripsikan perkembangan kerja sama siswa kelas VIII SMP Kristen Elkana selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas 23 siswa kelas VIII semester 2 tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes literasi numerasi matematis, lembar observasi kerja sama, angket respons siswa, refleksi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor literasi numerasi matematis meningkat dari 59,96 pada pra-siklus menjadi 80,35 pada siklus I dan 84,57 pada siklus II, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 52,17% menjadi 78,26% dan 95,65%. Nilai uji N-Gain sebesar 0,55 pada pra-siklus ke siklus I dan 0,58 pada pra-siklus ke siklus II, keduanya berada pada kategori sedang. Data pendukung menunjukkan rata-rata observasi kerja sama meningkat dari 76,04% menjadi 83,33%. Dengan demikian, penerapan STAD berbantuan board game menunjukkan peningkatan kemampuan literasi numerasi matematis disertai perkembangan kerja sama selama tindakan, dalam konteks penelitian yang dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Kristen Elkana.
Pengaruh LKM Model Pembelajaran Generatif Berbasis Konflik Kognitif Materi Fluida untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Murid Kelas XI Fania Madeno Putri; Akmam Akmam; Hidayati Hidayati; Selma Riyasni
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5085

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran fisika, tetapi hasil observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis murid kelas XI SMA Pertiwi 1 Padang masih rendah dengan rata-rata 39,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Lembar Kerja Murid (LKM) pembelajaran generatif berbasis konflik kognitif pada materi fluida terhadap kemampuan berpikir kritis. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain posttest-only control group design. Sampel terdiri atas 60 murid yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kontrol, masing-masing 30 murid. Data dikumpulkan melalui tes uraian, observasi, dan dokumentasi, dengan kemampuan berpikir kritis diukur berdasarkan lima indikator Ennis. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 87,80, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 54,70. Uji-t Welch menunjukkan perbedaan yang signifikan pada taraf 0,05 dengan nilai t sebesar 17,40 dan derajat kebebasan 48,04. Nilai effect size Cohen’s d sebesar 4,49 menunjukkan ukuran efek yang sangat besar. Dengan demikian, penggunaan LKM model pembelajaran generatif berbasis konflik kognitif memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis murid.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Kelas V melalui Model Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Papan Kantong Bilangan Ninit Hestiana; Nuhyal Ulia; Rohmatun
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5087

Abstract

Temuan awal mengindikasikan siswa kelas V SD Negeri Tlogosari Wetan 02 belum memahami konsep matematis dengan optimal tentang materi bilangan cacah hingga 1.000.000. Kondisi tersebut ditunjukkan pada pengalaman belajar yang biasanya berpusat pada guru dengan menggunakan ceramah dan komunikasi satu arah, sehingga keterlibatan siswa belum optimal dan siswa kurang aktif dalam mengajukan pertanyaan. Perbaikan pembelajaran dilakukan melalui tindakan implementasi model Teams Games Tournament (TGT) dengan integrasi media Papan kantong bilangan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Riset ini dilaksanakan pada sejumlah 27 siswa kelas V. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas ini dirancang dalam dua siklus berulang, simana setiap siklusnya mengintegrasikan empat tahapan utama: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan dianalisis secara deskriptif dengan melihat perubahan nilai rata-rata pada setiap tahapan. Hasil membuktikan bahwa rata-rata capaian belajar siswa mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini terlihat pada rata-rata nilai tahap pra-siklus diperoleh nilai 46,43 meningkat menjadi 57,68 pada siklus I dan 82,50 pada siklus II. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa implementasi model TGT dan integrasi media Papan kantong bilangan mampu mendukung peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Dengan demikian, perpaduan pembelajaran kooperatif dan media konkret dapat dipertimbangkan sebagai alternatif dalam memfasilitasi proses belajar matematika yang dinamis, kooperatif, interaktif, dan mendalam.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue