cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,178 Documents
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Aplikasi Desmos pada Materi Lingkaran dan Busur Lingkaran Hendrika Sesilia Fernandez; Irwanius Piter Muaraya; Bernadus Bin Frans Resi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i5.5099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan aplikasi Desmos serta kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi lingkaran dan busur lingkaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X-E1 semester II. Data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berbantuan Desmos dapat diterapkan dengan menyesuaikan pembelajaran berdasarkan kesiapan belajar siswa dan memanfaatkan Desmos sebagai media visualisasi konsep secara interaktif. Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dianalisis berdasarkan lima indikator, yaitu menyatakan ulang konsep, mengklasifikasikan objek berdasarkan sifatnya, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, mengaplikasikan konsep dalam penyelesaian masalah, dan menjelaskan hubungan antarkonsep. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu memenuhi kelima indikator tersebut. Capaian tertinggi terdapat pada indikator mengklasifikasikan objek berdasarkan sifatnya sebesar 100%, sedangkan capaian terendah terdapat pada indikator menyatakan ulang konsep sebesar 90,32%. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berbantuan aplikasi Desmos dapat mendukung proses pembelajaran yang mengakomodasi perbedaan kesiapan belajar serta membantu siswa dalam memahami konsep lingkaran dan busur lingkaran.
Kebutuhan Bahan Ajar Matematika Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Pembelajaran Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Nita Purnamasari; Rina Agustina; Ira Vahlia
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i5.5104

Abstract

Matematika berperan penting dalam mengembangkan kemampuan bernalar logis, terstruktur, dan analitis, namun anggapan bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang sulit masih melekat di kalangan peserta didik akibat pembelajaran yang cenderung berfokus pada perhitungan dan simbol tanpa pengalaman belajar yang bermakna, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan aktif siswa, khususnya pada materi eksponen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan bahan ajar matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) guna menunjang proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek satu guru matematika dan 28 peserta didik kelas X di salah satu SMK swasta di Kota Metro, di mana 6 siswa dipilih sebagai informan wawancara melalui teknik purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru. Data dikumpulkan melalui dokumentasi hasil belajar serta wawancara terhadap guru dan siswa, kemudian dianalisis dan dikategorikan berdasarkan lima aspek: metode, kesulitan, media, bahan ajar, dan materi, dengan triangulasi sumber antara guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,2% siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), dengan bahan ajar yang tersedia saat ini dinilai belum memadai dalam mendukung pemahaman konsep. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan bahan ajar matematika berbasis PBL yang lebih interaktif dan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep serta keterlibatan aktif peserta didik.
Do Students Understand the Concept of Science? Diagnostic Studies of Comprehension in Elementary School Urmila Umardianti; Fery Muhammad Firdaus; Latifa Putri Ridhaningtyas
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i5.5112

Abstract

Science learning in elementary schools plays a crucial role in building students' scientific thinking skills and science literacy from an early age. However, reality shows that students' understanding of science concepts in Indonesia is still low, as reflected in the consistent decline in PISA scores from 2015 to 2022. This study aims to objectively describe the conditions of understanding science concepts of grade IV students in three elementary schools in the Caturtunggal cluster, Sleman. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through observation, interviews, and document analysis of 107 students. The results showed that 87% of students had scores below the Minimum Completeness Criteria (KKM), with an average score of only 52.16. Factors indicated related to students' understanding of concepts include the lack of direct scientific learning experience during the COVID-19 pandemic transition period and the limited availability of learning media that are adaptive to their needs. Based on these findings, this study emphasizes the urgency of developing instructional media innovations, especially Student Worksheets (LKPD) which are designed adaptively and relevant to improve mastery of science concepts optimally.
Respons Mahasiswa terhadap Pemanfaatan Video YouTube sebagai Media Pembelajaran Biologi Ditinjau dari Indikator Motivasi Belajar Arina Aisyah; Nuri Rimbawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5116

Abstract

Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran memberikan peluang bagi mahasiswa untuk mengakses materi secara fleksibel, salah satunya melalui video YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons mahasiswa terhadap pemanfaatan video YouTube sebagai media pembelajaran Biologi ditinjau dari indikator motivasi belajar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 16 mahasiswa Pendidikan IPA tahun 2025. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert dengan empat pilihan respons, yaitu sangat setuju (SS), setuju (S), ragu-ragu (R), dan tidak setuju (TS) yang disusun berdasarkan indikator motivasi belajar. Instrumen terdiri dari 12 butir valid dan dinyatakan reliabel. Data dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 192 respons (16 mahasiswa menjawab masing-masing 12 pernyataan), sebanyak 50 (26,04%) berada pada kategori SS dan 117 (60,94%) pada kategori S, sehingga 86,98% respons menunjukkan kecenderungan positif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memberikan respons positif terhadap pemanfaatan video YouTube dalam pembelajaran Biologi pada indikator motivasi belajar yang diukur.
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa Calon Guru IPA dalam Menyelesaikan Soal Elektrostatis Berdasarkan Tahapan Polya Nuri Rimbawati; Arina Aisyah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i4.5117

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan indikator penting dalam keberhasilan mahasiswa dalam pembelajaran fisika, khususnya pada materi elektrostatis yang bersifat abstrak dan menuntut penalaran tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemmpuan pemecahan masalah mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Sinar Cendekia pada mata kuliah Fisika dasar II materi elektrostatis berdasarkan empat tahapan Polya, yaitu memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana dan mengevaluasi hasil. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan subjek 18 mahasiswa kelas RG 02 yang dipilih secara teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes uraian pemecahan masalah pada sub-materi Hukum Coulomb, Medan Listrik, Potesnsial Listrik, dan Kapasitor keping Sejajar, serta diperkuat dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa secara keseluruhan berada pada kategori cukup dengan skor rata-rata 79,28 dari 100. Sub-materi Hukum Coulomb mencapai capaian tertinggi (83,8%) dan Potensial Listrik terendah (74,4%). Berdasarkan tahapan Polya, capaian tertinggi terdapat pada tahap memahami masalah (67%) dan terendah pada tahap Mengevaluasi hasil (25%). Kesenjangan deskriptif yang cukup besar ditemukan antara mahasiswa berkemampuan tinggi, sedanag, dan rendah, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur untuk melatih tahapan pemecahan masalah secara menyeluruh.
Peningkatan Keaktifan Belajar IPAS melalui Discovery Learning Berbantuan Wordwall pada Materi Harmoni dalam Ekosistem Kelas V SDN Muktiharjo Lor Umi Amiroh Dwi Herawati; Mochamad Abdul Basir; Tri Ayu Carika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i5.5126

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar peserta didik kelas V SDN Muktiharjo Lor pada muatan IPAS materi Harmoni dalam Ekosistem akibat pembelajaran konvensional yang didominasi metode ceramah tanpa media interaktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media Wordwall dengan model Discovery Learning, mengetahui besarnya peningkatan keaktifan belajar terhadap penerapan tersebut. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus terhadap 28 peserta didik kelas V. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan keaktifan belajar meningkat dari 32,14% pada kondisi awal menjadi 78,57% pada Siklus I, dan mencapai 85,71% pada Siklus II, melampaui kriteria keberhasilan minimal 80%. Peningkatan ini terjadi seiring perbaikan pengelolaan waktu, pemerataan bimbingan kelompok, dan penguatan yang konsisten. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan media Wordwall dapat meningkatkan keaktifan belajar IPAS peserta didik kelas V. Guru disarankan menerapkan kombinasi ini dengan petunjuk penggunaan jelas dan bimbingan merata, sementara peneliti selanjutnya disarankan mengujicobakan pada subjek, materi, atau jenjang yang berbeda.
Penerapan Teams Games Tournament Berbantuan Flash Card KARTANUSA Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Penalaran Matematika Pecahan Murid Kelas V Tika Kartika Kusumaningsih; Nila Ubaidah; Tri Wahyuni
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i5.5129

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep dan kemampuan penalaran matematika murid pada materi pecahan. Kesulitan tersebut berkaitan dengan karakteristik materi pecahan yang menuntut murid menghubungkan simbol, representasi visual, kuantitas, dan konteks permasalahan. Pembelajaran sebelumnya belum memberikan kesempatan yang cukup kepada murid untuk memahami hubungan tersebut, menjelaskan alasan, dan menyampaikan proses berpikir. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan penalaran matematika melalui penerapan model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan flash card KARTANUSA pada materi pecahan kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 murid kelas V. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan penalaran matematika, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif melalui nilai rata-rata, persentase ketuntasan, dan perkembangan skor, serta secara deskriptif berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas meningkat dari 68,35 pada pra-siklus menjadi 78,75 pada Siklus I dan 86,57 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 39,29% menjadi 67,86% dan 85,71%. Aktivitas murid meningkat dari 70% pada Siklus I menjadi 95% pada Siklus II. Keterlaksanaan sintaks TGT mencapai 100% pada kedua siklus, sedangkan penggunaan flash card KARTANUSA meningkat dari 71% menjadi 96,88%. Perbaikan aturan permainan dan pemerataan kesempatan berpartisipasi mendorong murid untuk membaca informasi, berdiskusi, menentukan jawaban, dan memberikan alasan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan TGT berbantuan flash card KARTANUSA dapat meningkatkan capaian pembelajaran pecahan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi berkembangnya penalaran matematika murid.
Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Fisika Berbasis Scientific Evidence: Systematic Literature Review terhadap Literasi Sains dan Kemampuan Pemecahan Masalah Andrilana Andrilana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i5.5130

Abstract

Artificial Intelligence (AI) semakin digunakan dalam pembelajaran fisika, tetapi kemampuan menghasilkan jawaban yang meyakinkan tidak selalu identik dengan penalaran ilmiah yang benar. Penelitian ini bertujuan menyintesis integrasi AI dengan menempatkan scientific evidence sebagai penghubung antara penggunaan AI, literasi sains, dan kemampuan pemecahan masalah. SLR dengan pelaporan seleksi studi yang diadaptasi dari alur PRISMA dilakukan pada publikasi 2021–15 September 2026 melalui penelusuran ilmiah terarah, verifikasi DOI/penerbit, dan citation tracking. Dari 27 rekaman kandidat, 15 studi memenuhi kriteria dan quality assessment. Sintesis menunjukkan AI efektif sebagai scaffolding pada tugas terstruktur, tetapi lebih rapuh pada pemodelan, interpretasi representasi, data tidak lengkap, dan evaluasi asumsi. Kajian mengusulkan kerangka AI–Evidence–Reasoning yang menempatkan verifikasi data, asumsi, representasi, satuan, dan konsistensi konsep sebagai mekanisme inti agar AI memperkuat, bukan menggantikan, penalaran fisika.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 5 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 3 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue