cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Analisis Hasil Belajar Materi Larutan Penyangga Melalui Pendekatan Discovery Learning Trifiani A.B Ena; Hironimus C. Tangi; Yustina D. Lawung; Erly Grizca Boelan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk ini adalah: 1) Untuk mengetahui keterlaksanaan pendekatan discovery learning pada materi larutan penyangga; 2) Untuk mengetahui hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang terhadap pendekatan discovery learning pada materi larutan penyangga, 3) Untuk mengetahui angket kepuasan peserta didik terhadap penerapan pendekatan discovery learning pada materi larutan penyangga; 4) Untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang; dan 5) Untuk mengetahui hubungan penerapan pendekatan discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi larutan penyangga. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif asosiatif. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI IPA 2 SMAK Sint. Carolus Kupang yang berjumlah 30 peserta didik. Dari hasil penelitian dan pengolahan data didapti bahwa: 1) penerapan pendekatan discovery learning pada materi larutan penyangga pada kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang termasuk dalam kategori baik dengan nilai reliabilitasnya yaitu 98%; 2) Hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 8; 3) Angket kepuasan peserta didik terhadap penerapan pendekatan discovery learning pada materi larutan penyangga termasuk kategori sangat baik dengan persentase 82%; 4) Adanya hubungan yang signifikan terhadap penerapan pendekatan discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik pada materi larutan penyangga dengan koefisien korelasi sebesar 0,40; 5) Adanya pengaruh yang signifikan terhadap penerapan pendekatan discovery learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA SMAK Sint Carolus Kupang dengan persamaan regresi sederhana sebesar Y = 70,338 + 0,173x.
Komparasi Hasil Belajar Kimia Menggunakan Pembelajaran Berbasis Penilaian Performens dan Project Based Learning (PjBL) Apriliana Drastisianti; Lis Setiyo Ningrum; Dante Alighiri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.696

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berpengaruh pada bidang pendidikan sehingga diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu cara meningkatkan kualitas SDM tersebut dengan memperbaiki konsep menghafal yang dipegang teguh oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kimia yang lebih baik antara pembelajaran berbasis penilaian performens dengan project based learning (PjBL). Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI IPA berjumlah 120 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen 1 yang menggunakan pembelajaran berbasis penilaian performens dan kelas eksperimen 2 yang menggunakan project based learning (PjBL). Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian berupa perangkat pembelajaran dan soal tes hasil belajar kimia. Analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji independent sample t-test nilai signifikansi 0,012 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2.
Pengembangan Bahan Ajar IPA Topik Pencemaran Lingkungan Berbasis Nilai-Nilai Keislaman pada Lingkungan Rawa Gambut Emilda Prasiska; Fitria Rizkiana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.697

Abstract

Pengembangan bahan ajar merupakan kegiatan mendesain bahan ajar yang sudah ada menjadi bahan ajar yang baru dengan tujuan menciptakan kegiatan belajar yang efektif dan efesien sesuai dengan kebutuhan siswa, dan memiliki nilai lebih dari bahan ajar sebelumnya. Bahan ajar yang terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an menjadi salah satu cara untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada siswa, selain itu perlu memberikan bahan ajar yang berkaitan dengan lingkungan sekitarnya sendiri, karena seperti yang diketahui Banjarmasin merupakan lingkungan Rawa Gambut yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar untuk siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian (R&D), yang dimana pada tahapan yang dilakukan pada penelitian yaitu melakukan (1) Studi Pendahuluan (Research and Information Collecting), (2) Merencanakan Penelitian (Planning Research), (3) Pengembangan Desain (Develop Preliminary Of Product), (4) Uji lapangan terbatas (Preliminary Field Testing), dan (5) Revisi Hasil Uji lapangan terbatas (Main Product Revision). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dihasilkan sangat layak dan sangat praktis untuk dapat digunakan oleh guru maupun siswa di sekolah sebagai bahan ajar. Selanjutnya bahan ajar dapat didesiminasikan ke uji lapangan yang lebih luas untuk mengukur keefektifan bahan ajar yang sudah dikembangkan.
Penggunaan Prinsip Recycle di Media Pembelajaran 3D untuk Meningkatkan Minat dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Konsep Tata Surya Astuti Salim; Vrita Tri Aryuni
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa MIN 1 Ternate tentang konsep tata surya melalui media pembelajaran 3 dimensi (3D). Desain penelitian yang digunakan adalah The One Group Pretest-Postes dengan menggunakan dua kali pengukuran yaitu sebelum dan sesudah pengujian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes soal essai untuk menilai kemampuan berpikir kritis siswa pada konsep tata surya melalui media pembelajaran 3 dimensi (3D) dan angket untuk mengukur minat belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji t- berpasangan dua sampel dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa melalui media pembelajaran 3 dimensi (3D) yakni pretest sebesar 54, posttest sebesar 81 dan N-gain sebesar 62. Data analisis setiap indikator berpikir kritis sangat baik 33%, baik 31%, sedang 22%, buruk 8% dan buruk sekali sebesar 6%. Sedangkan data hasil minat belajar siswa dijelaskan indikator pertama bahwa kesiapan siswa sebelum pembelajaran di sekolah yang menjawab sangat setuju sebesar 39% dan yang tidak setuju sebesar 13%, indikator kedua kesungguhan dalam mengikuti pembelajaran IPA yang menjawab sangat setuju sebesar 40% dan sangat tidak setuju sebesar 8%, dan indikator ke tiga ketertarikan mengerjakan tugas dan mengulang materi pelajaran IPA yang menjawab setuju sebesar 39% dan menjawab tidak setuju sebesar 7%.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Isi Bacaan melalui Model Content Literacy (CL) di Sekolah Dasar Kota Langsa Husaini Husaini; Maulida Sari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.700

Abstract

Membaca merupakan salah satu kegiatan kebahasaan yang sangat diperlukan oleh pesrta didik. Membaca tidak hanya melafalkan kata-kata yang tertulis disebuh teks namun juga pemindahan informasi sesuai denga apa yang dikehendaki penulis (transfer ilmu). Transfer ilmu ini sendiri sangat bergantung pada pemahaman peserta didik terkait isi bacaan. Salah satu metode yang ingin penulis kembangkan adalah Content Literacy (CL). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman isi bacaan siswa kelas IV Kota Langsa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Deskripsi Kuantitatif dengan desain penelitian Pre-test Post-Test Group Desain Sampel pada penelitian ini adalah tiga sekolah SD/MIN Kota Langsa yaitu MIN 2 Kota Langsa, SD IT Al-Marhamah, dan SD Negri 1 Langsa. berdasarkan penerapan metode tersebut, ditemukan bahwa penggunaan metode CL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilxocon dengan nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Kelas pembelajaran CL mengalami peningkatan sebesar 4,81. Hal tersebut membuktikan pembelajaran model Cl dapat meningkatkan kemampuan isi bacaan siswa sekolah dasar di Kota Langsa.
Analisis Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa SMP pada Pembelajaran Fisika Yeni Nurpatri; Dini Maielfi; Zaturrahmi Zaturrahmi; Ena Suma Indrawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.701

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah fisika pada peserta didik tingkat SMP, dan menganalisis penyebab peserta didik mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah fisika. Pengumpulan data diperoleh dari bacaan 10 artikel yang berkaitan dengan upaya peningkatan pemecahan masalah Fisika pada siswa SMP. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisa dan disimpulkan. Teknik analisis data dilakukan secara kualittaif dengan mengutip pendapat yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa model pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah fisika pada siswa SMP yaitu dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL), direct instruction, Jigsaw, PKPM (Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah), Inkuiri Terbimbing, dan Cooperative problem solving. Kemudian penyebab siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah fisika adalah siswa kurang mampu dalam menganalisa rumus-rumus fisika sehingga sulit dalam menjawab soal.
Eksplorasi Keterampilan Argumentasi Ilmiah Mahasiswa melalui Media Sosial: Topik Kasus Bioteknologi Dita Puji Rahayu; Antuni Wiyarsi; Amaira Utami
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketrampilan argumentasi ilmiah mahasiswa dalam mengerjakan tugas di media sosial dengan topik bioteknologi. Peserta penelitian ini adalah 38 mahasiswa semester 5 yang sedang mengambil mata kuliah IPA sekolah III. Metode survei dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pertanyaan tentang argumen mengenai krisis pangan dan hubungannya dengan bioteknologi diberikan di akhir kuliah kepada mahasiswa untuk direspon melalui media sosial. Penggunaan media sosial dimaksudkan untuk mengembangkan ketrampilan mahasiswa dalam berkomunikasi secara ilmiah dengan masyarakat serta membuka wawasan (literasi ilmiah) kepada masyarakat. Penilaian ketrampilan argumentasi didasarkan pada kategori argumentasi Toulmin yang terdiri dari lima tingkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ketrampilan argumentasi mahasiswa (36%) masih berada di level 2, yang terdiri dari claim dan data. Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa argumen ilmiah mahasiswa masih relatif rendah. Mahasiswa masih kesulitan dalam menyampaikan Warrant (W), Backing (B), Qualifier (Q) dan Rebuttal (R). Keterampilan argumentasi mahasiswa masih perlu dilatih melalui perkuliahan. Beberapa temuan dan implikasi dibahas dalam artikel ini.
Kajian Literatur Sistematis: Integrasi Model Inkuiri Berbasis Socioscientific Issues pada Pembelajaran IPA I Made Tri Pramana Putra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan ulasan terhadap integrasi pembelajaran inkuiri berbasis Socioscientific Issues (SSI) dalam pembelajaran IPA. Bagaimana peran model Inkuiri berbasis SSI pada pembelajaran IPA; Bagaimana subjek penelitian yang digunakan pada penelitian model Inkuiri berbasis SSI di berbagai negara; dan Bagaimana topik SSI yang dapat digunakan pada pembelajaran IPA menjadi fokus pertanyaan dalam penelitian ini. Beberapa penelitian telah membahas pembelajaran inkuiri berbasis SSI dalam pembelajaran IPA, namun sedikit yang melakukan kajian literatur secara sistematis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kajian literatur sistematis (Systematic Literature Review) dengan teknik PRISMA. Berdasarkan 950 artikel yang diperoleh, dilakukan seleksi dengan kriteria inklusi, sehingga diperoleh 10 artikel yang akan dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Inkuiri berbasis SSI berperan dalam pembelajaran IPA; penelitian Inkuiri berbasis SSI dilakukan terhadap siswa SMP, SMA/SMK, dan Guru prajabatan; dan pemilihan topik SSI dipertimbangkan dari segi sains, teknologi, dan dampak sosialnya.
Analisis Keterampilan Praktik Ilmiah Siswa dalam Pembelajaran IPA SMP berciri Inkuiri Induktif Muhamad Arif Mahdiannur
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.705

Abstract

Pembelajaran berciri inkuiri telah mendominasi aktivitas belajar IPA di sekolah secara internasional. Pengembangan budaya ilmiah telah menjadi salah satu tujuan pendidikan IPA yang ditandai dengan keterampilan praktik ilmiah yang menekankan pada indikator keterampilan manipulatif/psikomotor dan keterampilan proses sains. Studi ini berusaha untuk menemukan, mengungkap, dan menganalisis atribut-atribut keterampilan praktik ilmiah dalam pembelajaran IPA dengan pendekatan inkuiri induktif terbimbing sebagai intervensi. Studi ini menerapkan pendekatan pra-eksperimen pada skala mikro dengan mengutamakan classroom natural setting. Partisipan yang terlibat dalam studi ini sebanyak 30 orang siswa kelas VII SMP. Proses belajar-mengajar di kelas disesuaikan dengan tahapan pendekatan inkuiri induktif terbimbing. Pengukuran atas performa siswa dilakukan secara langsung saat unjuk kerja, maupun tidak langsung berdasarkan jawaban partisipan di lembar kerja. Berdasarkan hasil data hasil keterampilan praktik ilmiah serta analisis pola transisi respons (retensi, gain, dan loss), studi ini mengonfirmasikan bahwa pendekatan inkuiri induktif terbimbing dapat mengenalkan dan meningkatkan keterampilan praktik ilmiah siswa. Kemampuan siswa untuk memanipulasi objek yang diteliti sesuai prosedur eksperimen, mengembangkan hipotesis tentatif, dan memprediksi berdasarkan data hasil eksperimen perlu menjadi perhatian para guru IPA dalam mengembangkan perangkat pembelajaran. Meskipun ada beberapa batasan, studi ini juga membahas beberapa hal terkait pengembangan profesionalitas dan pedagogi guru IPA untuk mewujudkan budaya ilmiah dalam kelas.
Pengembangan Instrumen Tes Two-Tier Multiple Choice Berbasis HOTS Tema Pemanfaatan Gelombang untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Viera Rahmaniasan; Liska Berlian; Dwi Indah Suryani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.706

Abstract

Pada kurikulum 2013, siswa dituntut mempunyai kemampuan berpikir secara tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS), yaitu berpikir secara kritis, pemecahan masalah hingga kreatif. Maka dari itu, diperlukannya instrumen tes yang bisa menumbuhkan kemampuan berpikir secara tingkat tinggi, yaitu instrumen tes two-tier multiple choice dengan tema pemanfaatan gelombang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan dan mengetahui tingkat validasi dari instrumen tes two-tier multiple choice pada tema pemanfaatan gelombang. Metode yang dipakai yaitu R&D dengan modifikasi model pengembangan 4-D. Hasil penelitian ini memperlihatkan secara keseluruhan tingkat validasi yang didapat yaitu sebesar 94% dengan kriteria sangat valid, dengan rincian validasi ahli materi sebesar 92%, validasi ahli evaluasi 93% dan evaluasi ahli guru IPA sebesar 97%, maka dari itu instrumen tes tes two-tier multiple choice pada tema pemanfaatan gelombang ini sangat valid.

Page 23 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue