cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Praktikalitas E-Modul Berbasis Discovery Learning dengan Teknik Probing Promting pada Materi Hukum Dasar Kimia untuk Kelas X SMA/MA Haifa Hafifah; Hardeli Hardeli
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepraktisan e-modul berbasis discovery learning dengan teknik probing promting pada materi hukum dasar kimia untuk kelas X SMA. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model pengembangan Plomp. Pada penelitian ini dilakukan uji praktikalitas dari e-modul pada tahap penilaian dari fase model Plomp. Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA Pertiwi 1 Padang dengan jumlah siswa 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul memperoleh nilai kepraktisan sebesar 89,3 % dengan kategori sangat praktis Kesimpulannya, e-modul berbasis discovery learning dengan teknik probing promting pada materi hukum dasar kimia untuk kelas X SMA/MA dengan kategori sangat praktis.
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Guided Inquiry Learning dan Guided Discovery Learning pada Materi Larutan Penyangga di SMAN 1 Tigo Nagari Julia Helfira; Latisma Dj
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.645

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan hasil belajar siswa pada materi Larutan Penyangga menggunakan model pembelajaran guided inquiry learning dan guided discovery learning. Populasi merupakan seluruh siswa kelas XI Mipa Sman 1 Tigo nagari dengan jumlah populasi 125 siswa dan sampel 63 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan Randomized Control-Group Pretest-Posttest Design diperluas. Desain penelitian dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas eksperimen I dan eksperimen II. Kelas eksperimen I diajarkan dengan model guided inquiry learning dan kelas eksperimen II diajarkan dengan model guided discovery learning. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan nontes. Metode tes yang digunakan adalah soal tes hasil belajar kognitif siswa dan metoded nontes berupa observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh setelah penelitian dilakukan uji N-gain, uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatan hasil belajar siswa dikelas eksperimen I (54) lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen II (46). Data yang diperoleh normal dan homogen, selanjutnya dilakukan uji hipotesis sehingga diperoleh thitung (2,65) > ttabel (1,99962) pada α = 0,05 menunjukkan hipotesis diterima. Dapat disimpulkan bahwa model guided inquiry learning lebih dapat meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan model guided discovery learning.
Efektifitas E-Modul Praktikum Fisika Berbasis Model Problem Based Learning Menggunakan Smart Apps Creator terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA/MA Rachmat Rizaldi; Syahwin Syahwin; Ramadani Ramadani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.647

Abstract

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) mengakibatkan perubahan dan pertumbuhan kearah yang lebih kompleks. Perkembangan IPTEK menuntut siswa untuk bisa memanfaatkannya, salah satunya untuk melihat keterampilan proses sains. salah satu bahan ajar yang diinovasikan adalah modul berbasis elekronik (E-Modul) yang dapat membantu proses pembelajaran secara daring maupun tatap muka. Tujuan dalam penelitian ini adalah menghasilkan E-Modul Praktikum Fisika Berbasis Model Problem Based Learning menggunakan Smart Apps Creator terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA/MA dengan kriteria efektif menerapkannya pada cakupan yang lebih luas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research & Development) dengan model siklus 4-D. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat pada semester Genap tahun akademik 2021/2022 yaitu pada mata pelajaran Fisika pokok bahasan Fluida Statis. Adapun objek penelitian ini adalah segala aktivitas pengembangan E-Modul Praktikum Fisika Berbasis Model Problem Based Learning (PBL) dan penilaian terhadap keterampilan proses sains. Untuk tahap penyebaran dilaksanakan di SMAN 1 Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi provinsi Riau. Hasil pada tahap uji coba yang telah dilakukan di SMAN 1 Ranah Batahan diperoleh E-Modul Praktikum Fisika Berbasis Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa efektifitas pada penerapan E Modul Praktikum Fisika SMA Berbasis Model PBL diperoleh nilai 75,41 yang berarti Efektif digunakan pada aspek Keterampilan Proses Sains Siswa.
Pengaruh Perkuliahan Daring VS Perkuliahan Tatap Muka terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pasca Pandemi Covid-19 Jainal Abidin; Erwina Azizah Hasibuan; Mahdalia Harahap
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran perbandingan motivasi belajar pada saat belajar daring dan belajar tatap muka setelah pasca pandemic covid berakhir. Wabah penyakit covid-19 merupakan keadaan diluar prediksi telah membawa perubahan yang mendesak di berbagai sektor kegiatan diantaranya pada dunia pendidikan. Hal tersebut mempengaruhi kebijakan untuk diterapkan pada dunia pendidikan dengan merubah pembelajaran yang harus datang ke kelas menjadi cukup di rumah saja. Banyak tantangan penerapan pembelajaran secara daring yang didapatkan pada saat pandemic covid ini, salah satunya motivasi belajar. Motivasi belajar cenderung akan muncul dengan baik jika adanya interaksi langsung antara pendidik dengan peserta didiknya. Pembelajaran daring dilakukan dengan menggunakan aplikasi zoom, google meet, google classroom dan whatsapps yang proses pembelajarannya secara virtual. Banyak peserta didik hanya cuma mengikuti tetapi tidak memahami karena tidak adanya motivasi belajar. Sehingga diperlukan solusi untuk mengembalikan motivasi belajar. Pembelajaran tatap muka adalah solusi untuk meningkatkan motivasi belajar. Dengan dilaksanakannya kembali pembelajaran tatap muka terbatas yaitu dengan tetap menerapakan protocol kesehatan akan meningkatkan motivasi belajar. Sehingga pada penelitian ini didapatkan hasil dari perbandingan dari pengaruh pembelajaran secara daring dengan pembelajaran tatap muka didapatkan bahwa penerapan pembelajaran tatap muka menyebabkan meningkatnya motivasi belajar.
Meta Analisis Pengaruh Media Simulasi E-Learning PhET terhadap Hasil Belajar dalam Pembelajaran Fisika Suhardiman Suhardiman; Nur Asni; Andi Ika Prasasti Abrar; Ummul Hasanah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.652

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Meta-Analisis yang bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh Media Simulasi E-Learning PhET terhadap hasil belajar dalam pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah Meta Analisis, dengan populasi dan sampel penelitian adalah artikel ilmiah yang telah dipublikasikan melalui google scholar, berskala nasional membahas Media Simulasi E-Learning PhET terhadap hasil belajar fisika, pada tahun 2016-2022. Hasil penelitian diperoleh: 1) Penerapan media simulasi E-Learning PhET pada jenjang pendidikan diperoleh nilai effect size pada jenjang SMP lebih tinggi dibanding jenjang pendidikan SMA, 2) Penerapan media simulasi E-Learning PhET diperoleh nilai effect size jenis penelitian quasi eksperimen lebih tinggi dibanding true eksperimen 3) Penerapan media simulasi E-Learning PhET terhadap hasil belajar memiliki efek tertinggi pada materi suhu dan kalor.
Karakterisasi Sensor MAX30102 Sebagai Alat Ukur Detak Jantung dan Suhu Tubuh Berbasis Photoplethysmograph Muthmainnah Muthmainnah; Deni Bako Tabriawan; Imam Tazi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.655

Abstract

Karakterisasi sensor MAX30102 sebagai alat ukur detak jantung dan suhu tubuh telah dilakukan. Sensor dihubungkan dengan arduino uno dan LCD untuk menampilkan hasil pengukuran. Naracoba yang diukur ada delapan orang dengan usia yang bervariasi. Pengukuran dilakukan dengan menempelkan ujung jari telunjuk tangan kiri pada sensor. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai detak jantung dan suhu tubuh pada masing-masing naracoba berbeda. Rentang nilai detak jantung berkisar antara 76,4 bpm sampai dengan 110,4 bpm. Nilai suhu tubuh berkisar antara 36,320C sampai dengan 36,530C. Rata-rata standar deviasi pada pengukuran detak jantung adalah 1,19. Jika menganggap data dari pulse oximeter adalah valid maka sensor MAX30102 memiliki tingkat akurasi 97%. Rata-rata nilai standar deviasi sensor MAX3012 pada pegukuran suhu adalah 0,07. Rata-rata tingkat akurasi sensor jika dibandingkan dengan termometer adalah 99%.
Pengembangan Perangkat Pengukuran Variabel Cuaca Menggunakan Sensor Besaran Fisika Berbasis Internet of Things Muarif Islamiah; Neneng Triyunita; Nanang Suwondo
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.656

Abstract

Ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini telah berkembang dengan didukung oleh adanya sistem alat ukur dan kendali dengan komponen yang kompleks, sistem tersebut dibangun memanfaatkan sistem elektronik, optik, dan mekanik. Perkembangan dari teknologi dapat dijadikan sebagai media perantara dalam pelaksanaan pembelajaran. Salah satu faktor dari pengajaran baik diperlukan media pembelajaran menarik, sehingga bisa meningkatkan rasa ingin tahu, kognitif dan psikomotorik mahasiswa. Media pembelajaran untuk pengukuran variabel cuaca berbasis Internet of Things (IoT) belum ada pada mata kuliah ilmu kebumian dan instrumentasi fisika. Tahapan yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Data yang diperoleh akan divisualisasikan pada aplikasi Blynk yang dihubungkan dengan Arduino UNO dan ESP-01 sebagai Internet of Things. Alat peraga dan buku panduan yang dibuat sudah melalui tahap uji kelayakan media, uji kelayakan materi, dan uji kelayakan pengguna. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat peraga dapat mengukur seluruh variabel cuaca dengan menggunakan Arduino UNO dan ESP-01, proses pengambilan data dilakukan selama 2 hari, saat penelitian berlangsung terjadi hujan pada hari pertama sehingga alat curah hujan bisa menangkap adanya perubahan data setiap waktu diikuti dengan variabel cuaca lainnya yang mengalaminya juga. Penilaian yang dilakukan oleh ahli media dan materi memperoleh tingkat kelayakan alat peraga stasiun cuaca sebesar 91,4% dan tingkat kelayakan buku panduan sebesar 85,9%. Sedangkan, untuk respon pengguna (mahasiswa) diperoleh tingkat kelayakan sebesar 87,4%. Berdasarkan hasil validasi dari ahli media dan ahli materi, maka alat peraga serta buku panduan dari stasiun cuaca berbasis Internet of Things ini dikategorikan baik dan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran pada matakuliah ilmu kebumian dan instrumentasi fisika.
Pengembangan Modul Praktikum berbasis Green Chemistry untuk Menanamkan Karakter Peduli Lingkungan pada Calon Guru IPA Laily Yunita Susanti
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.657

Abstract

Analisis Senyawa Kimia (ASK) merupakan salah satu mata kuliah praktikum yang bertujuan untuk membekali calon guru IPA ilmu yang berkaitan dengan analisis senyawa organik maupun non organik, baik secara konvensial maupun dengan menggunakan instrument analisis modern. Namun demikian, praktikum ASK seringkali menggunakan bahan-bahan kimia yang kurang ramah lingkungan sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Peneliti telah berupaya mengembangkan modul praktikum berbasis green chemistry pada Mata Kuliah ASK agar calon guru dapat melaksanakan praktikum sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mendeskripsikan validitas dan uji respons modul praktikum berbasis green chemistry pada Mata Kuliah ASK bagi calon guru IPA; dan 2) Mendeskripsikan penerapan modul praktikum berbasis green chemistry pada Mata Kuliah ASK untuk menanamkan karakter peduli lingkungan. Data kuantitatif diperoleh dari angket penilaian produk pengembangan yang disusun dengan skala Likert oleh ahli materi, ahli desain, ahli bahasa/ kependidikan dan mahasiswa/ pengguna terbatas, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui pengisian komentar dan saran, baik dari ahli maupun pengguna terbatas. Validitas modul berdasarkan uji ahli yang dikembangkan memiliki skor pada komponen kelayakan materi adalah sebesar 3,88, komponen kelayakan desain adalah 3,71 dan komponen kelayakan kebahasaan adalah 3,31 (skala 1-4). Selanjutnya, hasil pengujian dengan angket respon mahasiswa memperoleh prosentase sebesar 90,6% untuk komponen kelayakan desain/ penyajian; sebesar 91,4% untuk komponen kelayakan materi dan 96,9% untuk aspek kebahasaan.
Variasi Ketinggian MDPL terhadap Nilai Percepatan Gravitasi Bumi pada Konsep Gerak Jatuh Bebas (GJB) untuk Pendekatan Pembelajaran Muhammad Subhan; Eka Rahmawati; Lis Suswati; Yus’iran Yus’iran; Fatimah Fatimah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.660

Abstract

Penelitian ini menjelaskan konsep fisika terhadap nilai percepatan gravitasi bumi pada gerak jatuh bebas. Percepatan gravitasi bumi yang dialami oleh suatu objek yang berada di permukaan laut khatulistiwa besarnya adalah 9,832 m/s2. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh ketinggian MDPL terhadap nilai percepatan gravitasi bumi. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen yang dilakukan pada tempat dan ketinggian (MDPL) yang berbeda-beda. Setiap tempat dilakukan pengambilan data berulang sebanyak mungkin. Data dianalisis menggunakan persamaan matematis fisika percepatan gravitasi untuk gerak jatuh bebas, kemudian dilihat margin error. Hasil penelitian menunjukkan nilai percepatan gravitasi dari enam tempat yang berbeda diantaranya 15 MDPL = 8,52 ± 2,3; 50 MDPL = 9,67 ± 2,9 sampai 237 MDPL = 10,23 ± 2,6 dan rata-rata tingkat kesalahan 27 %. Data dilakukan fitting dengan menggunakan persamaan linier y = ax + b dalam bentuk grafik korelasi dengan R2 = 0.65 dengan kategori cukup.
Keterampilan Generik Sains Mahasiswa dalam Blended Learning Eko Fery Haryadi Saputro; Novika Lestari; Nurul Apsari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.672

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur keterampilan generik sains mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi ketika menerapkan blended learning. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi eksperiment design) tipe time-series. Penelitian ini dilakukan dari November 2021 sampai Januari 2022. Lokasi penelitian dilaksanakan di STKIP Melawi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa STKIP Melawi semester tiga. Sampel berjumlah 114 mahasiswa. Instrumen dan pengumpulan data dilakukan secara tes. Analisis data penelitian ini menggunakan n-gain. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa peningkatan keterampilan generik sains setelah penerapan blended learning tergolong sedang. Hal tersebut ditunjukan dari 71,05% mahasiswa memperoleh nilai n-gain diantara 0,3 sampai 0,7. Dengan demikian, blended learning dapat digunakan dalam meningkatkan keterampilan generiks sains mahasiswa. Meskipun demikian, perlu dilakukan inovasi penelitian lebih lanjut terkait penerapan blended learning dengan dipadukan aktifitas lain agar mampu memaksimalkan peningkatan keterampilan generik.

Page 21 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue