cover
Contact Name
Anesa Surya
Contact Email
anesasurya@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anesasurya@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Didaktika Dwija Indria
ISSN : 23378786     EISSN : 27752917     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini membahas tentang hal-hal yang terkait dengan bidang Ke SD an. Beberapa hal yang menjadi bahan kajian dalam jurnal ini yakni metode pembelajaran, model pembelajaran, Teknologi pembelajaran, media pembelajaran, majanemen sekolah, bahan ajar sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 795 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Joyfull Learning Terhadap Peningkatan Environmental Awareness di Sekolah Dasar Marsya Yarasyimah; Fatkhur Rohman; Fadhilah Khairani; Sowiyah Sowiyah
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116712

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya kesadaran lingkungan peserta didik kelas V karena kurangnya pendidik memvariasikan model pembelajaran dengan pendekatan dan strategi atau kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh model project based learning berbantuan joyfull learning terhadap peningkatan environmental awareness pada pembelajaran IPAS. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen semu (quasi experiment design) dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling non probability sampling dengan jenis teknik purposive sampling. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas V berjumlah 56. Sampel pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas V A sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas V B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes berupa lembar observasi dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier sederhana dengan hasil Fhitung > Ftabel , sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model project based learning berbantuan joyfull learning terhadap kesadaran lingkungan peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar.
Model Problem Based Learning Berbasis Media Quiqizz Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Wati, Fatma; Pangestu, Deviyanti; Izzatika, Amrina; Erni, Erni
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116418

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Muhammadiyah Metro Pusat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media quizizz terhadap hasil belajar IPAS. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 68 peserta didik yang terbagi menjadikelas eksperimen dan kelas control. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar pretest dan posstest. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel maka terdapat pengaruh signifikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media quizizz terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Muhammadiyah Metro Pusat. Kombinasi pendekatan berbasis masalah dan media yang interaktif mendorong partisipasi aktif peserta didik. Dampak dari penelitian ini mendukung penggunaan model dan media pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran IPAS di SD.
Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Rycco Febryan; Idam Ragil Widianto Atmojo; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117202

Abstract

Literasi ilmiah adalah kemampuan peserta didik untuk menghubungkan peristiwa dan teknologi kompleks di era globalisasi dengan pemahaman ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap literasi sains peserta didik kelas IV SD Negeri Bibis Luhur I Surakarta. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Kuasi-Eksperimental. Desain penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol Non-ekuivalen. Subjek penelitian diambil menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Subjek penelitian adalah 60 peserta didik yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV A dan IV B di SD Bibis Luhur I, Surakarta. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan beberapa cara termasuk observasi, dokumentasi, dan teknik pengujian. Penelitian ini dilakukan melalui pengujian hipotesis menggunakan uji T sampel independen. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene. Hasil Hasil uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa nilai signifikansi > 0,05 yaitu 0,290, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima, sehingga terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap literasi sains siswa kelas IV di SD Bibis Luhur I, Surakarta. Inkuiri terbimbing memiliki pengaruh positif pada setiap aspek literasi sains termasuk aspek proses sains, konten sains, dan konteks sains.
Quantum learning berbantuan audio visual: upaya meningkatkan keterampilan pemecahan masalah keragaman budaya Indonesia Ahmad Fadri; Joko Daryanto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.112360

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah peserta didik kelas IV SD Negeri Kedawung 3 dalam materi keragaman budaya Indonesia masih tergolong rendah, dengan rata-rata nilai pratindakan 49,5 dan ketuntasan hanya 14,29%. Pembelajaran konvensional dan minimnya media interaktif menjadi faktor utama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus, melibatkan guru kelas IV dan 28 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi; validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik; analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Penerapan model quantum learning berbantuan media audio visual meningkatkan keterampilan pemecahan masalah secara bertahap: rata-rata nilai meningkat dari 49,5 (pratindakan) menjadi 76,04 (Siklus II P2), dengan persentase ketuntasan akhir 82,14%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Kinerja guru meningkat dari 64,28% menjadi 96,42%, dan aktivitas peserta didik dari 48,61% menjadi 90,28%. Model quantum learning berbantuan media audio visual terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah pada materi kontekstual seperti keragaman budaya Indonesia.
Peningkatan keterampilan menulis teks basa krama alus melalui model project based learning Putri, Hananti Nindita; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117443

Abstract

Latar Belakang: Bahasa Jawa krama alus merupakan warisan budaya yang kian tergerus oleh dominasi bahasa Indonesia dan bahasa Jawa ngoko dalam komunikasi sehari-hari siswa sekolah dasar. Di SDN 1 Kebakan, sebanyak 92% siswa kelas V memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM 70) dalam menulis teks basa krama alus. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes unjuk kerja menulis, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil: Penerapan model Project Based Learning (PjBL) menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai rata-rata pratindakan 40,90 dengan ketuntasan 8% meningkat menjadi 82,52 dengan ketuntasan 84% pada akhir siklus II. Peningkatan terlihat pada aspek fonologi, diksi, struktur kalimat, kapitalisasi, dan tanda baca. Implikasi: Model PjBL terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran inovatif yang tidak hanya meningkatkan keterampilan menulis, tetapi juga menumbuhkan apresiasi siswa terhadap bahasa dan budaya Jawa sebagai bagian dari pelestarian identitas budaya lokal.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis IPAS Peserta Didik Kelas V SD Se- Gugus Grojogan Sewu Putra, David Bonaventura Helia; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) yang terdiferensiasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas lima SD dalam pembelajaran IPAS. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol pretest-posttest. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas lima SD negeri di wilayah Grojogan Sewu, Kabupaten Sukoharjo, sedangkan sampel dipilih melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penilaian berpikir kritis yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PjBL yang terdiferensiasi memiliki dampak yang signifikan secara statistik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,001, yang lebih rendah dari ambang batas 0,05. Model pembelajaran ini mendorong siswa untuk secara aktif membangun pemahaman mereka melalui kegiatan berorientasi proyek, sementara tugas yang terdiferensiasi membahas variasi preferensi belajar siswa, termasuk modalitas visual, auditori, dan kinestetik. Oleh karena itu, proses pembelajaran menjadi lebih menarik, bermakna, dan efektif dalam menumbuhkan pemikiran kritis dan reflektif.
Efektivitas Google Earth dalam Meningkatkan Kecerdasan Visual-Spasial Siswa SD Kelas IV Materi Ragam Bentang Alam Fariza, Aghisni Nur; Julia, Julia; Nugraha, Rana Gustian
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.119271

Abstract

Perkembangan pembelajaran abad ke-21 menuntut penggunaan media yang mampu mengembangkan kemampuan kognitif kompleks, termasuk kecerdasan visual-spasial siswa, namun pembelajaran di sekolah dasar masih didominasi media konvensional yang kurang merepresentasikan konsep spasial secara utuh; Oleh karena itu, tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh, perbedaan peningkatan, dan efektivitas penggunaan Google Earth pada berbagai materi di bentang alam. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen menggunakan desain nonequivalent control group , yang melibatkan kelompok kontrol dengan media konvensional serta kelompok eksperimen yang menggunakan Google Earth , dengan teknik pengumpulan data menggunakan pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-Test , Mann-Whitney U , N-Gain , dan effect size . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Google Earth memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecerdasan visual-spasial siswa (Sig. 0,000 < 0,05). Selain itu, ditemukan adanya perbedaan peningkatan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (Sig. 0,001 < 0,05) dengan nilai effect size sebesar 0,82 menunjukkan kategori tinggi, sedangkan tingkat efektivitas pembelajaran pada kelas eksperimen lebih besar dengan nilai N-Gain 0,5920 dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai N-Gain 0,2366.Temuan ini berarti bahwa penggunaan Google Earth lebih efektif dalam meningkatkan  kecerdasan visual-spasial siswa dibandingkan media konvensional, sehingga integrasi media geospasial interaktif dapat dijadikan sebagai pilihan alternatif strategi guna mendukung kegiatan belajar yang bersifat konkret dan bermakna di SD.
Analisis kesalahan berbahasa pada karangan deskripsi peserta didik kelas iv sekolah dasar Fadhilah, Siti; Slamet, St. Y; Atmojo, Idam Ragil Widianto
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 4 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i3.89392

Abstract

This research aims to: (1) describe the forms of language errors found in the descriptive essays of fourth grade students at SDN 1 Cepedak for the 2023/2024 academic year, (2) describe the factors that cause language errors in students' descriptive essays, and (3) describe the teacher's efforts to overcome language errors that occur in students' descriptive essays.This research is a qualitative descriptive research with a case study approach. The data sources for this research include offline learning activities, informants (grade IV teachers and fourth grade students), and documents (students' descriptive essays). Data collection was carried out using passive participant observation techniques, in-depth interviews with teachers and students, and document analysis. The data validity testing techniques used are source triangulation and technical triangulation.The results of this research are as follows. First, errors in the use of letters are the category of errors that are most often found and errors in writing absorption elements are the errors that are made the least by students. Second, the cause of these errors is students' lack of understanding of language rules. Teachers also have not used strategies or media to support writing learning activities in their classes. The teacher's effort to overcome this problem is by holding activities that involve composition skills regularly so that students get used to writing essays. Teachers also provide direct direction to students when they find errors in students' writing.
Penggunaan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan youtube untuk meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik kelas v di sekolah dasar Karisma, Mia; Chumdari, Chumdari
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.109073

Abstract

This research aims to improve the speaking skills of fifth grade students at Langenharjo 01 Sukoharjo Elementary School through the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model supported by YouTube media. This research is categorized as Classroom Action Research (CAR), designed to take place over two cycles. Each cycle involves four key steps: planning, implementation of actions, observation, and reflection. The subjects is 17 students. Data collection was observation, interviews, documentation, and tests, then analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The results of the study showed an increase in the speaking skills of students after using the Problem Based Learning (PBL) model with the help of YouTube. The evidence is that the students' learning completeness increased from 12% in the pre-action phase, to 44% in Cycle I, and finally reaching 83% in Cycle II. The average score of the students also improved, from 63 (pre-action), to 72 (Cycle I), and 82 (Cycle II). This, it can be concluded the implementation PBL model supported by YouTube media is effective in improving the speaking skills of fifth-grade students at SD Negeri Langenharjo 01 Sukoharjo.
Analisis kesalahan ejaan bahasa jawa pada karangan narasi peserta didik kelas v sekolah dasar Medy Hanida; Joko Daryanto; Hadiyah Hadiyah
Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 3 (2023): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v11i3.76688

Abstract

Javanese language becomes important to be learned by students due to the lack of preservation of the use of Javanese language. Javanese language lessons are needed which can also preserve Indonesian culture. There are still found spelling errors in the Javanese spelling among the students. So, this study is about examine the errors of Javanese Language rules in fifth grade elementary student’s narrative essay. The aims of the study is for analyzing Javanese misspellings and the causes of these errors. This study is a qualitative research which describes the data detailed. This research data is taken from document studies of narrative text, interviews with teachers and learning observations. Data validity check used in this research are theoretical triangulation and source triangulation. This research was conducted with 12 data samples from students' narrative essays. Spelling errors that were found included errors in the use of letters, writing words, using punctuation marks and language interference. There are three dominant factors that cause language errors that occur in students, the influence of other languages that are more mastered than Javanese, lack of understanding of Javanese, lack of lessons that discuss in detail about the rules of Javanese writing.

Filter by Year

2000 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 6 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 4 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 3 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 2 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 1 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 6 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 5 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 4 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 3 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 2 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 1 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 6 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 5 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 4 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 3 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 2 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 1 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 6 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 5 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 4 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 3 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 1 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 2 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 6 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 5 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 4 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 3 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 2 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 1 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 6 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 5 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 4 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 3 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 2 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 1 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 7 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 6 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 5 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 4 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 3 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 2 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 1 (2019): Didaktika Dwija Indria More Issue