cover
Contact Name
Anesa Surya
Contact Email
anesasurya@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anesasurya@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Didaktika Dwija Indria
ISSN : 23378786     EISSN : 27752917     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini membahas tentang hal-hal yang terkait dengan bidang Ke SD an. Beberapa hal yang menjadi bahan kajian dalam jurnal ini yakni metode pembelajaran, model pembelajaran, Teknologi pembelajaran, media pembelajaran, majanemen sekolah, bahan ajar sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 541 Documents
Profil keterampilan berpikir kritis pada pembelajaran ipas di sekolah dasar Kota Surakarta yulaikasari, ismunisa pingki; Saputri, Dwi Yuniasih
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.107241

Abstract

This study aims to assess the level of students’ critical thinking skills in science learning at elementary schools in Surakarta City. A descriptive qualitative approach was used, involving an experimental group and a control group. Data were collected through pretests and posttests. The validity of the instrument was evaluated based on specific indicators and tested on sample groups after expert validation. The results showed that students in the experimental group, who used augmented reality media combined with the Jigsaw learning model, demonstrated more effective improvements in critical thinking skills in science learning compared to the control group that used conventional methods. The N-gain scores in the experimental group ranged from medium to high categories, while those in the control group fell into the low to medium categories. This study recommends the implementation of innovative learning models to foster students’ critical thinking skills from an early age in basic education.
Pengaruh model value clarificatuion technique pada materi pantun nasihat terhadap perilaku peduli lingkungan peserta didik kelas v sekolah dasar Febriyani, Icha Febriyani; Rukayah, Rukayah Rukayah; Yulisetiani, Septi Yulisetiani
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.95482

Abstract

This research was conducted to determine the effect of using the VCT (Value Clarification Technique) model in advice rhyme material on the environmental care behavior of grade 5 elementary school students. The method used is a quantitative design with One-Group PreTest-PostTest Design. This research was conducted to assess whether the application of the VCT Model through advice rhyme material has a significant influence on students' environmental care behavior. Apart from that, this research also aims to compare the average environmental care behavior of students who use the VCT model in rhyme advice material with those who do not. It is hoped that the research results will provide a better understanding of the VCT model in increasing environmental care behavior among grade 5 elementary school students. It is also hoped that this research can provide input for teachers regarding the use of advice rhyme material in the learning process. Thus, this research has important implications in developing more effective learning models in the field of environmental care behavior skills at the basic education level
Komparasi model pembelajaran Problem Based Learning dan Case Based Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada mata pelajaran IPAS Munawaroh, Desiyamti; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Ardiansyah, Roy
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.114932

Abstract

This research aims to investigate differences in creative thinking abilities among students in the fifth grade when employing problem based learning versus case based learning in science education. A quantitative research approach was utilized in this study with a quasi-experimental design. The sample consisted of 23 students from class VA and 20 students from Class VB at SD N 1 Delanggu. Data were obtained through pre-test and post-tests administered before and after the learning interventions. Data analysis was conducted using t-tests. Findings revealed no significant difference between the two instructional approaches (sig = 0.095 > sig 0.05). Consequently, both approaches demonstrate comparable effectiveness in fostering creative thinking skills. This study indicates that educators may employ either PBL or CBL, provided adjustments are made to suit student characteristics and learning objectives. This research may also serve as a reference for other scholars in related fields.
Membumikan kearifan lokal dalam bahan ajar: strategi inovatif meningkatkan minat belajar siswa madrasah ibtidaiyah Andira, Ayu; Akbar, Zikri
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 2 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i2.101524

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa madrasah ibtidaiyah, penelitian ini mengkaji bagaimana membuat bahan ajar yang menekankan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan menggunakan studi pustaka kualitatif, berbagai literatur terkait kearifan lokal, pembelajaran di madrasah ibtidaiyah, dan strategi pengembangan bahan ajar dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan unsur-unsur kearifan lokal, seperti cerita rakyat, permainan tradisional, dan kegiatan budaya, dapat memperkaya konteks pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan siswa. Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi, termasuk kompetensi guru yang terbatas, kurangnya dukungan dari sekolah, dan kurangnya referensi terkait penerapan kearifan lokal dalam pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, masyarakat setempat, dan pemerintah. Bahan ajar berbasis kearifan lokal memiliki potensi besar untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan secara budaya sekaligus berkontribusi pada pelestarian budaya lokal.
Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Mewujudkan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar Matsuri, I.R.W Atmojo, Roy Ardiansyah Dwi Yuniasih Saputri, Fadhil PA,
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i5.106422

Abstract

The Artificial Intelligence in Education training based on deep learning aimed to improve digital literacy, AI understanding, and the ability of elementary teachers to design adaptive learning. The method included needs analysis, hands-on workshops, and pre-post evaluation. Results showed a significant improvement in teachers’ competence in integrating AI, particularly in designing STEAM-based learning tools. This training positively impacted teaching motivation and classroom learning quality. The program supports the implementation of the Merdeka Curriculum and the fourth SDG (quality education). Further studies are recommended to assess the impact of AI on student learning outcomes and to develop AI-based LMS tailored to elementary education.
Hubungan literasi sains dan computational thinking peserta didik kelas V SD se-Kecamatan Laweyan Kusumastuti, Wulan Novi; Ardiansyah, Roy
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.104301

Abstract

Keterampilan Abad ke-21 menjadi keterampilan yang penting dikuasai agar mampu beradaptasi, berinovasi, dan berkontribusi dalam kehidupan sosial yang kini semakin kompleks. Salah satu keterampilan abad-21 adalah computational thinking. Keterampilan ini membimbing individu berpikir kritis dan memungkinkan pemecahan masalah secara logis, sistematis, efektif, dan efisien. Keterampilan ini tidak datang sendiri, melainkan harus dilatih dengan literasi sains. Permasalahan lebih mudah diatasi dengan mengaplikasikan computational thinking dengan menerapkan keterampilan dan konsep sains yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara literasi sains dan computational thinking pada peserta didik kelas V SD se-Kecamatan Laweyan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Sumber data penelitian ini yaitu peserta didik kelas V di SDN Totosari, SDN Soropadan, SDN Dukuhan Kerten, dan SDN Ta’mirul Islam Surakarta dengan sampel sebanyak 201 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster sampling.  Pengumpulan data dilakukan dengan tes. Teknik validasi yang digunakan meliputi uji validitas, uji konsistensi internal, dan uji reliabilitas. Selanjutnya dilanjutkan uji hipotesis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek-aspek literasi sains dan computational thinking saling berkaitan sehingga meningkatnya literasi sains diikuti dengan meningkatnya computational thinking.
Pengaruh Model Role Playing Berbantuan Media Komik Terhadap Keterampilan Berbicara Peserta Didik Putri, Rahma Aulia; Diana, Siska Mega; Fitriadi, Fitriadi; Destini, Frida
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.118634

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara peserta didik kelas V SD IT Wahdatul Ummah Metro Timur. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran role playing berbantuan media komik terhadap keterampilan berbicara peserta didik. (2) untuk mengetahui perbedaan penerapan model pembelajaran role playing dengan model cooperative script terhadap keterampilan berbicara peserta didik kelas. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 125 peserta didik. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, yaitu 34 peserta didik sebagai kelas eksperimen dan 30 peserta didik sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan penilaian kinerja (performance assessment) melalui unjuk kerja yang dinilai menggunakan rubrik keterampilan berbicara. Pengujian data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana dan uji t. Hasil data menunjukkan: (1) terdapat pengaruh model role playing berbantuan media komik terhadap keterampilan berbicara  peserta didik dengan nilai . (2) terdapat perbedaan pengaruh penerapan model role playing berbantuan media komik dengan model cooperative script terhadap keterampilan berbicara  peserta didik dengan nilai
Analisis peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca peserta didik kelas 1 sd Dwicahyanti, Rahma Hardyan; Kurniawan, Sandra Bayu; Budiharto, Tri
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 4 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i3.90110

Abstract

Guru mempunyai peran penting dalam perkembangan kemampuan membaca siswa. Namun, banyak siswa yang memiliki kemampuan membaca kurang baik. Oleh karena itu, guru perlu melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SDN Setono. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, serta observasi tidak terstruktur. Analisis yang digunakan adalah teknik analisis kesalahan berbahasa Tarigan yang didukung dengan triangulasi sumber dan teknik keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa guru terbukti mampu berperan sebagai demonstran, pengelola kelas, dan mediator dalam kemampuan membaca siswa kelas I dengan baik. Guru menjelaskan materi bacaan permulaan dengan jelas, mengelola kelas dengan suasana dan aturan yang cukup jelas, serta guru juga menggunakan media bacaan permulaan yang cukup bervariasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa guru telah berperan cukup baik melalui berbagai upaya yang dilakukan untuk mengembangkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I.
Implementasi metode inkuiri dalam meningkatkan keterampilan sains siswa kelas V pada materi membuat magnet di SD Inpres Pannujuang, Sulawesi Selatan Magfirah, Magfirah; Iswatiningsih, Daroe
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.110349

Abstract

This study aims to describe the implementation of the inquiry method in teaching Social Science (IPAS) on the topic of making magnets and to analyze its impact on the science process skills of fifth-grade students at SD Inpres Pannujuang, South Sulawesi. The study addresses students’ low understanding of magnetic force concepts and their practical applications. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results show that the inquiry method, implemented through orientation, problem formulation, hypothesis formulation, data collection, data analysis, and conclusion stages, effectively improved students’ science process skills, including observing, questioning, experimenting, and drawing evidence-based conclusions. The method also enhanced students’ curiosity, activeness, collaboration, and scientific communication. In conclusion, the inquiry method is effective in fostering science process skills and scientific literacy in primary school students. It is recommended to apply this method to other IPAS topics requiring investigative learning.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV A Dilihat dari Karya Geguritan Pada Pembelajaran Bahasa Jawa Sekolah Dasar Kirana, Indah Ratna; Daryanto, Joko
Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v13i6.106669

Abstract

Geguritan adalah warisan budaya Indonesia yang kini mulai terlupakan akibat percepatan modernisasi. Tidak hanya terbatas pada karya seni yang menikmati keindahannya, geguritan juga merupakan bahan pembelajaran bagi siswa. Proses penulisan geguritan tidak dapat dipisahkan dari kemampuan berpikir kritis, seperti dalam menuangkan ide, memilih kata-kata, menggunakan tata bahasa yang benar, dan sebagainya. Proses ini tentu tidak mudah bagi siswa, sehingga diperlukan penelitian untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis mereka dan kesulitan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dua teknik pengumpulan data, yaitu studi dokumentasi dan wawancara. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dan diuji validitasnya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV A SD Negeri Dukuhan Kerten Surakarta masih perlu dikembangkan, karena ada aspek yang belum tercapai secara optimal oleh siswa karena terkendala oleh keterbatasan kosakata. Oleh karena itu, sekolah diimbau untuk menyelenggarakan program untuk mendukung peningkatan kosakata Jawa siswa.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 4 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 3 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 2 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 1 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 6 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 5 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 4 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 3 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 2 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 1 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 6 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 5 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 4 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 3 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 2 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 1 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 6 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 5 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 4 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 3 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 2 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 1 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 6 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 5 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 4 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 3 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 2 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 1 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 6 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 5 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 4 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 3 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 2 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 1 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 7 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 6 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 5 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 4 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 3 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 2 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 1 (2019): Didaktika Dwija Indria More Issue