cover
Contact Name
Anesa Surya
Contact Email
anesasurya@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anesasurya@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Didaktika Dwija Indria
ISSN : 23378786     EISSN : 27752917     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini membahas tentang hal-hal yang terkait dengan bidang Ke SD an. Beberapa hal yang menjadi bahan kajian dalam jurnal ini yakni metode pembelajaran, model pembelajaran, Teknologi pembelajaran, media pembelajaran, majanemen sekolah, bahan ajar sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
Profil adversity quotient peserta didik kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Pedan Fidella Nur Khoir; Roy Ardiansyah
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.103312

Abstract

Kecerdasan intelektual (IQ) sering disebut sebagai faktor utama yang berkontribusi terhadap keberhasilan akademis, tetapi penelitian terkini menyoroti pentingnya kecerdasan menghadapi tantangan (AQ) untuk menentukan ketahanan siswa terhadap tantangan. AQ didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengatasi kesulitan, dan dikategorikan menjadi tiga tingkatan: Quitters, Campers, dan Climbers. Individu dengan AQ rendah cenderung menyerah ketika menghadapi rintangan, sedangkan individu dengan AQ tinggi menunjukkan kecenderungan untuk tekun dalam mencari solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil AQ siswa sekolah dasar kelas empat di kecamatan Pedan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan ukuran sampel 50 siswa dari tiga sekolah dasar negeri terakreditasi A dan B. Pengukuran AQ dilakukan berdasarkan empat aspek: Control, Origin and Ownership, Reach, dan Endurance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa tergolong Campers (58%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun peserta didik secara umum menunjukkan ketahanan dalam menghadapi tantangan, mereka mungkin belum mencapai tingkat kegigihan yang optimal. Studi ini merekomendasikan penelitian masa depan, pemeriksaan yang lebih mendalam terhadap faktor-faktor yang memengaruhi AQ dan pengembangan strategi pembelajaran untuk meningkatkan ketahanan akademis siswa.
Menanamkan kesadaran sosial dan ekologis pada siswa sekolah dasar: upaya menuju pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Ayu Andira; Mayang Rachmawati Adji; Zikri Akbar
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.113909

Abstract

This study aims to analyze strategies for instilling social and ecological awareness in elementary school students as part of the implementation of Education for Sustainable Development (ESD). Sustainability awareness is considered important to be formed from an early age considering the increasingly complex global challenges such as environmental damage and social inequality. Using a qualitative approach based on literature review, this study examines the integration of sustainability values in the thematic curriculum, the application of contextual learning approaches (such as PjBL, PBL, experiential, and service learning), and the role of teachers as role models and facilitators of values. Furthermore, it discusses the role of school culture and environment as well as support from national education policies such as the Independent Curriculum and the Pancasila Student Profile. The study results indicate that the success of ESD at the elementary school level is strongly influenced by the synergy between the curriculum, learning methods, teacher capacity, institutional support, and community involvement. This study recommends the importance of strengthening teacher training, providing contextual teaching media, and developing a school culture that supports the internalization of sustainability values in a comprehensive and sustainable manner.
Analisis self-efficacy pada peserta didik di sekolah dasar se-kota surakarta Adlian Dema Cesaria; Supianto Supianto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.103791

Abstract

Abstract. This study aims to describe the self-efficacy of students in elementary schools in city of surakarta. The research method used is descriptive quantitative with a sample of 178 students from grades III and IV at SD Negeri Danukusuman, SD Negeri Manahan, and SD Negeri Munggung, selected using purposive sampling techniques. Data collection used a non-test method in the form of self-assessment. The instruments used have three dimensions, namely the level dimension, generality dimension, and strength dimension. The results show that the self-efficacy of students in the very good category consists of 15 students with a percentage of 8.45%, the good category consists of 89 students with a percentage of 50%, the sufficient category consists of 56 students with a percentage of 31.45%, and the inadequate category consists of 18 students with a percentage of 10.1%. All dimensions, namely the level dimension, generality dimension, and strength dimension, are categorized as good.
Penerapan model pembelajaran means ends analysis untuk meningkatkan keterampilan penalaran matematis pada materi keliling dan luas bangun datar peserta didik kelas V sd Shifa Ramadhana Indra; Jenny Indrastoeti Siti Poerwanti
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.108690

Abstract

This study aims to improve mathematical reasoning skills in the subject of perimeter and area of flat shapes through the application of the Means Ends Analysis (MEA) learning model to fifth-grade students at Trombol 2 Public Elementary School, Mondokan, Sragen, in the 2024/2025 academic year. The research method used was qualitative, specifically Classroom Action Research, which was carried out in two cycles. Each cycle included the stages of planning, implementation, observation, and reflection. There were 16 students participating in the study. Data collection was conducted through observation, interviews, documentation, and tests. Data validity was tested through source triangulation and technique triangulation. The data analysis technique referred to the Miles and Huberman model. The results showed improvement in each cycle. The average pre-action test score was 35.5 with a classical mastery level of 0%. In cycle I, the average test score was 66 with a classical mastery level of 37.5% in the first meeting and increased to 74 with a classical mastery level of 62.5% in the second meeting. In cycle II, the average score increased to 80.5 with a classical mastery of 81.25% in the first meeting and reached an average score of 84 with a classical mastery of 87.5% in the second meeting. Based on this data, it can be concluded that the mathematical reasoning skills of fifth-grade students at Trombol 2 Public Elementary School, Mondokan, Sragen, in the 2024/2025 academic year improved after the implementation of the Means Ends Analysis (MEA) learning model.
Penggunaan E-LKPD berbasis problem based learning terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas IV sekolah dasar Ricca Tri Fadillah; Deviyanti Pangestu; Siti Nurjanah
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.114803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan lembar kerja siswa elektronik (E-LKPD) berbasis Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Partisipan penelitian adalah siswa kelas empat SD 4 Kedondong, terdiri dari 18 siswa di kelas eksperimen dan 17 siswa di kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah tes esai yang dirancang berdasarkan indikator pemahaman konsep. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan E-LKPD berbasis PBL mengalami peningkatan pemahaman konsep yang signifikan lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar menggunakan lembar kerja konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis PBL mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep siswa terhadap IPAS.
Model cooperative integrated reading and composition (circ) berbantuan aplikasi canva terhadap kemampuan menulis narasi Ira Fitri Yanti; Matsuri Matsuri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh terhadap kemampuan menulis naratif siswa kelas IV SD akibat penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) yang dikombinasikan dengan penggunaan aplikasi Canva. Penelitian kuantitatif merupakan metode yang diterapkan dalam penelitian ini dengan desain kuasi-eksperimental. Tes menulis naratif digunakan untuk mengumpulkan data, sedangkan uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, dan uji-t merupakan serangkaian uji yang diterapkan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata post-test kelas eksperimen dan kelompok kontrol secara statistik berbeda secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan keterampilan menulis naratif siswa sekolah dasar dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh penerapan model CIRC yang dibantu oleh aplikasi Canva.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Joyfull Learning Terhadap Peningkatan Environmental Awareness di Sekolah Dasar Marsya Yarasyimah; Fatkhur Rohman; Fadhilah Khairani; Sowiyah Sowiyah
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116712

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu rendahnya kesadaran lingkungan peserta didik kelas V karena kurangnya pendidik memvariasikan model pembelajaran dengan pendekatan dan strategi atau kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh model project based learning berbantuan joyfull learning terhadap peningkatan environmental awareness pada pembelajaran IPAS. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen semu (quasi experiment design) dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling non probability sampling dengan jenis teknik purposive sampling. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas V berjumlah 56. Sampel pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas V A sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas V B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes berupa lembar observasi dan dokumentasi. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier sederhana dengan hasil Fhitung > Ftabel , sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model project based learning berbantuan joyfull learning terhadap kesadaran lingkungan peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar.
Model Problem Based Learning Berbasis Media Quiqizz Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Fatma Wati; Deviyanti Pangestu; Amrina Izzatika; Erni Erni
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116418

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Muhammadiyah Metro Pusat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media quizizz terhadap hasil belajar IPAS. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 68 peserta didik yang terbagi menjadikelas eksperimen dan kelas control. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar pretest dan posstest. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel maka terdapat pengaruh signifikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media quizizz terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV SD Muhammadiyah Metro Pusat. Kombinasi pendekatan berbasis masalah dan media yang interaktif mendorong partisipasi aktif peserta didik. Dampak dari penelitian ini mendukung penggunaan model dan media pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran IPAS di SD.
Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Rycco Febryan; Idam Ragil Widianto Atmojo; Dwi Yuniasih Saputri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117202

Abstract

Literasi ilmiah adalah kemampuan peserta didik untuk menghubungkan peristiwa dan teknologi kompleks di era globalisasi dengan pemahaman ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap literasi sains peserta didik kelas IV SD Negeri Bibis Luhur I Surakarta. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Kuasi-Eksperimental. Desain penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol Non-ekuivalen. Subjek penelitian diambil menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Subjek penelitian adalah 60 peserta didik yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV A dan IV B di SD Bibis Luhur I, Surakarta. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan beberapa cara termasuk observasi, dokumentasi, dan teknik pengujian. Penelitian ini dilakukan melalui pengujian hipotesis menggunakan uji T sampel independen. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji homogenitas Levene. Hasil Hasil uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa nilai signifikansi > 0,05 yaitu 0,290, maka H₀ ditolak dan H₁ diterima, sehingga terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap literasi sains siswa kelas IV di SD Bibis Luhur I, Surakarta. Inkuiri terbimbing memiliki pengaruh positif pada setiap aspek literasi sains termasuk aspek proses sains, konten sains, dan konteks sains.
Quantum learning berbantuan audio visual: upaya meningkatkan keterampilan pemecahan masalah keragaman budaya Indonesia Ahmad Fadri; Joko Daryanto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.112360

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah peserta didik kelas IV SD Negeri Kedawung 3 dalam materi keragaman budaya Indonesia masih tergolong rendah, dengan rata-rata nilai pratindakan 49,5 dan ketuntasan hanya 14,29%. Pembelajaran konvensional dan minimnya media interaktif menjadi faktor utama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus, melibatkan guru kelas IV dan 28 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi; validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik; analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Penerapan model quantum learning berbantuan media audio visual meningkatkan keterampilan pemecahan masalah secara bertahap: rata-rata nilai meningkat dari 49,5 (pratindakan) menjadi 76,04 (Siklus II P2), dengan persentase ketuntasan akhir 82,14%, melampaui indikator keberhasilan 80%. Kinerja guru meningkat dari 64,28% menjadi 96,42%, dan aktivitas peserta didik dari 48,61% menjadi 90,28%. Model quantum learning berbantuan media audio visual terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah pada materi kontekstual seperti keragaman budaya Indonesia.