cover
Contact Name
Anesa Surya
Contact Email
anesasurya@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anesasurya@staff.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Didaktika Dwija Indria
ISSN : 23378786     EISSN : 27752917     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini membahas tentang hal-hal yang terkait dengan bidang Ke SD an. Beberapa hal yang menjadi bahan kajian dalam jurnal ini yakni metode pembelajaran, model pembelajaran, Teknologi pembelajaran, media pembelajaran, majanemen sekolah, bahan ajar sekolah dasar.
Arjuna Subject : -
Articles 795 Documents
Internalisasi nilai karakter positif dalam pembelajaran karawitan di sekolah dasar berbasis trikon ki hajar dewantara Muhammad Ridwan Maulana; Joko Daryanto; Karsono Karsono
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.119863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi trikon Ki Hajar Dewantara dalam pembelajaran karawitan di sekolah dasar sebagai sarana internalisasi nilai-nilai karakter.; Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengkaji dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelatih, peserta didik, kepala sekolah serta aktivitas pembelajaran karawitan di sekolah dasar.; Internalisasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran karawitan terdapat dalam berbagai kegiatan pembelajaran serta interaksi peserta didik dengan teman serta pelatih didukung oleh berbagai komponen pembelajaran. Aspek kontinuitas tampak dalam pembelajaran karawitan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui urutan kegiatan dalam pembelajaran, penggunaan materi bertahap dari dasar ke variasi, serta pembiasaan tata krama dalam proses belajar. Aspek konvergensi terlihat dari perpaduan kesenian karawitan dengan unsur pendidikan karakter serta kolaborasi pembelajaran karawitan dengan kesenian lain. Aspek konsentrisitas dapat diamati melalui ciri khas pembelajaran karawitan yang menekankan pembentukan harmoni pada permainan karawitan.; Pembelajaran karawitan di sekolah dasar telah mengimplementasikan trikon serta internalisasi nilai-nilai karakter dari kebudayaan daerah.
Problem Based Learning untuk Menguatkan Analisis Unsur Intrinsik Cerita Fabel Siswa SD Ireneus Chandra Lintang Sasmita; Endrise Septina Rawanoko; Sandra Bayu Kurniawan
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.124509

Abstract

Kemampuan siswa SD dalam menganalisis unsur intrinsik cerita fabel belum mencapai level yang diharapkan, keadaan tersebut muncul karena pola interaksi di kelas masih bersifat satu arah, dengan guru sebagai sumber utama informasi, sementara siswa lebih banyak berperan sebagai pendengar. Fokus penelitian ini untuk mengkaji efektivitas penerapan PBL dalam memperkuat keterampilan analisis unsur intrinsik fabel pada siswa kelas V SDN se-Gugus Sriwijaya Kartasura. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan eksperimen semu dan berdesain nonequivalent control group design Pengumpulan data melalui tes kemampuan analisis unsur intrinsik fabel dan observasi keterlaksanaan pembelajaran PBL. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, keseimbangan, serta uji hipotesis menggunakan independent samples t-test. Hasil hipotesis menunjukkan PBL berpengaruh terhadap kemampuan analisis unsur intrinsik fabel dengan nilai sig. <0,001 < 0,05. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,54 melampaui kelas kontrol sebesar 69,20. Penerapan PBL mendorong siswa lebih aktif membaca, berdiskusi, serta menghubungkan unsur-unsur intrinsik cerita secara analitis. Dengan demikian, PBL efektif digunakan untuk menguatkan kemampuan analisis unsur intrinsik  fabel pada siswa sd.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Nearpod Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Sekolah Dasar Neo Fanda Bintang Purnalyta; Fadhil Purnama Adi; Roy Ardiansyah
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.123229

Abstract

Hasil belajar kognitif mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar tidak cukup hanya dengan menghafal, melainkan menuntut pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila secara bermakna. Rendahnya hasil belajar yang ditemukan di lapangan diduga berkaitan erat dengan penerapan model dan media pembelajaran yang konvensional, monoton, serta belum mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model Discovery Learning berbantuan media Nearpod terhadap hasil belajar kognitif materi "Makna Sila-Sila Pancasila di Masyarakat" pada peserta didik kelas IV SD Se-Gugus IV Kecamatan Laweyan, Surakarta. Penelitian ini mengadopsi jenis penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental bentuk Nonequivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 59 peserta didik dari dua kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, yang dipilih melalui teknik Simple Random Sampling. Merujuk pada temuan penelitian dan analisis data, hasil pengujian Mann Whitney U, nilai signifikansi 0,003 < 0,05, sehingga H₀ ditolak yang artinya terdapat pengaruh signifikan model Discovery Learning berbantuan media Nearpod terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Selain itu, ketuntasan belajar kelompok eksperimen meningkat dari 42% pada pretest menjadi 84% pada posttest. Temuan dalam penelitian ini terbukti secara signifikan meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi “Makna Sila-Sila Pancasila” di Masyarakat, menjadikannya alternatif pembelajaran inovatif yang layak diterapkan di sekolah dasar era digital.
Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecing, Extending) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Di Sekolah Dasar: SLR wahyu sugiati; Wahyu Sugiati
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.124093

Abstract

Elementary school students' learning outcomes remain a concern because the learning process tends to be teacher-centered, resulting in suboptimal student engagement in constructing knowledge. The CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending) learning model, based on constructivism theory, has the potential to create active and meaningful learning to improve learning outcomes. This study aims to analyze the implementation of the CORE learning model in improving elementary school students' learning outcomes using the Systematic Literature Review method following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines. Data were obtained from Google Scholar, Semantic Scholar, and Scopus in publications from 2020–2025. A total of 15 articles that met the inclusion criteria were analyzed using narrative synthesis techniques. The results showed that the implementation of the CORE learning model consistently improved student learning outcomes, as indicated by an increase in the average value of learning outcomes, percentage of learning completion, and statistical test results in the reviewed studies. The CORE stages encourage students to connect prior knowledge, build concepts, reflect on understanding, and develop knowledge in new situations so that learning becomes more meaningful. These findings indicate that the CORE learning model can be used as an alternative learning model to improve elementary school students' learning outcomes and as a reference for teachers in selecting learning models and for researchers in developing further research
Analisis Implementasi Pendidikan Karakter Religius di Sekolah Dasar Faradila Putri Tazkhiya; Fadhil Purnama Adi; Siti Istiyati Istiyati
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.124380

Abstract

Religious character education is a strategic effort in shaping a generation with noble morals, strong faith, and piety, as mandated by Law No. 20 of 2003 on the National Education System and Presidential Regulation No. 87 of 2017 on Character Education Strengthening. This study aims to: (1) describe the implementation of religious character education through habituation, exemplary behavior, and school activities at SD Negeri 1 Tempuran; (2) describe the roles of school members in implementing religious character education; and (3) identify the supporting and inhibiting factors that affect its successful implementation. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, with purposive sampling as the sampling technique. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman. The findings indicate that SD Negeri 1 Tempuran has implemented religious character education through daily habituation practices such as recitation of Asmaul Husna, congregational Dhuha prayers, and collective prayers before and after learning activities. The principal, teachers, and students each play complementary roles in the implementation process. Supporting factors include the commitment of school members and the availability of worship facilities. This study concludes that the implementation of religious character education at SD Negeri 1 Tempuran has been carried out consistently, yet still requires strengthened strategies in managing religious diversity in an inclusive and equitable manner.
Peningkatan Kemampuan Berhitung melalui Experiential Learning Berbantuan Sempoa pada Peserta Didik Kelas II Sekolah Dasar Isnaini Nurul Hidayati; Chumdari Chumdari; Septi Triyani
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.122040

Abstract

Kemampuan berhitung merupakan keterampilan dasar yang penting bagi peserta didik sekolah dasar, namun survei internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik kelas II melalui penerapan model Experiential Learning dengan media sempoa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II Abu Hurairah SD Aisyiyah Unggulan Sumberlawang tahun ajaran 2025/2026. Data penelitian diperoleh melalui teknik tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model Experiential Learning dengan media sempoa berjalan sesuai tahapan, yaitu concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, dan active experimentation, dengan peningkatan keterlaksanaan pada guru dari 85,62% menjadi 92,50% dan pada peserta didik dari 84,37% menjadi 90,62%. Selain itu, hasil belajar matematika juga mengalami peningkatan, ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan belajar dari 70,37% pada siklus I menjadi 96,29% pada siklus II dengan peningkatan rata-rata nilai dari 81,59 menjadi 91,08. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Experiential Learning dengan media sempoa dapat meningkatkan kemampuan berhitung peserta didik. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penerapan pembelajaran berbasis pengalaman dengan media konkret untuk menciptakan pembelajaran matematika yang lebih aktif, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Explicit Instruction Berbantuan Wordwall: Strategi Membangun Kompetensi Kewarganegaraan Siswa SD Lindha Puspitaning Cahya; Fadhil Purnama Adi; Deni Zein Tarsidi
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.122907

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation process of the Explicit Instruction learning model assisted by Wordwall media in supporting the civic competence of fifth-grade students at SDIT Al Anis in Pancasila Education learning. The civic competence examined consists of three main components, namely Civic Knowledge, Civic Skills, and Civic Disposition. This study used a qualitative approach with a case study design. The research subjects were the fifth-grade teacher and fifth-grade students at SDIT Al Anis, selected through purposive sampling. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis used the interactive model of Miles and Huberman with source and technique triangulation to ensure the validity of the data. The results showed that the implementation of the Explicit Instruction model assisted by Wordwall was able to support all three dimensions of civic competence in an integrated manner. In the Civic Knowledge dimension, the I Do–We Do –You Do syntax helped students build an understanding of Pancasila values gradually and contextually. In the Civic Skills dimension, group discussion activities and interactive Wordwall quizzes genuinely developed students' intellectual and participatory skills. In the Civic Disposition dimension, structured, experience-based learning authentically encouraged the growth of students' personal and public character. This study concludes that the integration of the Explicit Instruction model with the interactive digital media Wordwall is an effective and contextual approach for comprehensively developing the civic competence of elementary school students
Strategi Komunikasi Antara Guru Dan Orang Tua Dalam Mendukung Keberhasilan Belajar Siswa Gilang Pratama; Aah Ahmad Syahid; Dety Amelia Karlina
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i4.124777

Abstract

Komunikasi antara guru dan orang tua merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa melalui kemitraan antara sekolah dan keluarga. Namun, pelaksanaannya di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan respons orang tua dan hambatan dalam proses komunikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan guru, respons orang tua terhadap komunikasi tersebut, serta hambatan yang dihadapi dalam mendukung keberhasilan belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SDN Sukaraja I Kabupaten Sumedang. Partisipan penelitian terdiri atas satu guru wali kelas IV-B dan tujuh orang tua siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi terhadap komunikasi pada grup WhatsApp kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi komunikasi melalui pembangunan komunikasi sejak awal semester, penyesuaian komunikasi dengan karakteristik orang tua, pemanfaatan WhatsApp sebagai media utama, penentuan waktu penyampaian informasi, dan pemberian umpan balik. Respons orang tua tampak dalam bentuk respons kognitif, afektif, dan perilaku yang mendorong keterlibatan mereka dalam mendampingi belajar anak. Hambatan komunikasi meliputi keterbatasan teknis, keterbatasan waktu, keterbukaan orang tua, dan ketidakmerataan pendampingan belajar di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang adaptif dan berkelanjutan mampu memperkuat kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung keberhasilan belajar siswa.
Pembelajaran IPAS Berbasis Think Pair Share untuk Memperkuat Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas V Muhamad Nur Khafid; Siti Istyati; Joko Daryanto
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i5.123822

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep yang dimiliki siswa di pembelajaran IPAS kelas V pada beberapa SDN di Kecamatan Kartasura disebabkan oleh pendekatan pengajaran yang masih terfokus pada guru. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi pengaruh yang dihasilkan oleh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V SDN se-Kecamatan Kartasura. Metodologi penelitian yang diterapkan mencakup pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes pemahaman konsep dalam format pretest dan posttest, yang kemudian dianalisis menggunakan independen sample t-test. Hasil analisis menunjukkan signifikansi sebesar 0,046 yang berada di bawah ambang batas 0,05, yang mengindikasikan terdapat pengaruh signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Berdasarkan konfirmasi hasil penelitian , disimpulkan bahwa implementasi model Think Pair Share berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik kelas V sekolah dasar, dengan bukti bahwa peserta didik yang menjalani pembelajaran dengan model tersebut menunjukkan peningkatan pemahaman konsep IPAS.
Pelaksanaan Internalisasi Karakter Empati Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila Sebagai Strategi Pencegahan Perilaku Bullying di Sekolah Dasar Restina Salsabilla Eka Widyawati; Endrise Septina Rawanoko; Karsono Karsono Karsono
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan internalisasi karakter empati melalui pembelajaran pendidikan pancasila untuk mencegah perilaku bullying. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru wali kelas, dan peserta didik serta dokumentasi untuk melengkapi data berupa modul ajar, catatan kegiatan, dan foto. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik guna memastikan data yang diperoleh valid. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan internalisasi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai. Internalisasi karakter empati melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila memberikan kontribusi yang baik dalam mengurangi dan mencegah perilaku bullying di sekolah

Filter by Year

2000 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 6 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 5 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 4 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 6 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 5 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 4 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 3 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 2 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 13, No 1 (2025): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 6 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 5 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 4 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 3 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 2 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 12, No 1 (2024): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 6 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 5 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 4 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 3 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 2 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 11, No 1 (2023): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 6 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 5 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 4 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 3 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 1 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 10, No 2 (2022): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 6 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 5 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 4 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 3 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 2 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 9, No 1 (2021): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 6 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 5 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 4 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 3 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 2 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 8, No 1 (2020): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 7 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 6 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 5 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 4 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 3 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 2 (2019): Didaktika Dwija Indria Vol 7, No 1 (2019): Didaktika Dwija Indria More Issue