cover
Contact Name
Yufira Media
Contact Email
fira.media@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
thegar.risky@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pembangunan Nagari
ISSN : -     EISSN : 25276387     DOI : -
Jurnal Pembangunan Nagari is focusing on disseminating cutting-edge research that explores the interrelationship development regional area in Indonesia, particularly in West Sumatera. However, it is also open for publishing research from any region from any other region in the world. It aims to provide a medium for researchers, academics, and professionals, interested in the interaction between regional development and several disciplines, health, environment, transportation, economic, social science, and humanities, and other issues related to policy making.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
Strategi Optimalisasi Pengelolaan DAS Terpadu di Indonesia melalui Kolaborasi Pembangunan Pusat dan Daerah Pambudi, Andi Setyo
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v8i2.418

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai bagian dari pembangunan wilayah di Indonesia, saling terkait dengan konsep ekologi, yang melibatkan hubungan timbal balik antar pelaku dalam sebuah ekosistem. Pengelolaan DAS di Indonesia identik dengan kompleksitas kewenangan, regulasi, kebijakan, dan lintas disiplin keilmuan. Pengelolaan DAS di Indonesia masih belum optimal. Penelitian tentang kebijakan yang terkait dengan ekologi dan pengelolaan DAS di Indonesia sangat penting untuk mengatasi tantangan lingkungan hidup dan memastikan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi pengembangan dan optimalisasi pengelolaan DAS secara kelembagaan dan kebijakan di Indonesia untuk dapat diberikan rekomendasi perbaikan atau penguatan yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats). Analisis tersebut mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan DAS di Indonesia. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pemangku kepentingan yang berkecimpung sebagai pengambil kebijakan maupun pelaksanaan pengelolaan DAS sampai tingkat tapak. Solusi untuk mengatasi permasalahan sekaligus optimalisasi pengelolaan DAS terpadu di Indonesia melibatkan langkah-langkah, seperti peningkatan koordinasi antarinstansi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan partisipasi masyarakat, dan integrasi perencanaan. Selain itu, penting untuk mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan untuk mencapai pengelolaan DAS, yang lebih berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Daya Dukung Lingkungan Tambek Udang Vanname pada Kawasan Pesisir Kabupaten Padang Pariaman Yolarita, Elsa; Kusuma, Desi Widia; Desrizal, Desrizal
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i1.459

Abstract

Udang Venname merupakan salah satu komoditas prioritas sektor perikanan karena bernilai ekonomis tinggi. Saat ini sedang marak dibudidayakan di kawasan pesisir Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup (DDDTLH) tambak udang Venname di kawasan pesisir Kabupaten Padang Pariaman berbasis 3 (tiga) jasa ekosistem. Penelitian dilakukan pada Bulan Juni-Oktober 2021. Data dianalisis menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS) dengan melakukan overlay terhadap peta DDDTLH dan peta lokasi tambak udang. Peta DDDTLH dioverlay terhadap peta tutupan lahan dan peta ekoregion serta pembobotan para ahli. Peta lokasi tambak udang dibuat dengan mendeliniasi lokasi tambak udang pada peta google earth tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan jasa ekosistem pengaturan tata aliran alir dan banjir didominasi kelas sedang, berada di Kecamatan Batang Anai. Jasa ekosistem pengaturan pencegahan dan perlindungan bencana didominasi kelas sangat rendah, terdapat di Kecamatan Batang Anai. Jasa pengaturan pengolahan dan penguraian limbah didominasi kelas sangat tinggi, berada di Kecamatan Batang Anai. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat maupun Dinas Lingkungan Kabupaten Padang Pariaman perlu melakukan pengawasan yang ketat dan penaatan hukum terhadap keberadaan tambak Udang Venname di Kecamatan Batang Anai karena rawan bencana untuk pengembangan budidaya ke depannya.
Indonesia Putri, Winda Dahlia; Silfia, Silfia; Nefri, John
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v8i2.343

Abstract

Pengembangan gambir terkendala rendahnya produktivitas dan kualitas, minimnya dukungan teknologi dan pembentukan harga gambir yang ditentukan oleh eksportir dan importer. Pendirian pabrik pengolahan gambir menjadi harapan karena keberadaan industri di suatu daerah berdampak bagi sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis dampak pabrik pengolahan gambir terhadap kondisi sosial ekonomi petani gambir, 2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang berperan terhadap petani gambir dengan adanya pabrik pengolahan gambir. Pemilihan lokasi secara purposive di Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Metode analisis bersifat mix methods. Hasil penelitian menunjukkan signifikansi pengaruh pabrik pengolahan gambir (X) terhadap kondisi sosial ekonomi petani gambir, dimana (Y) adalah 0,00 < 0,05 dan nilai thitung 5,468 > ttabel1,660 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh antara pabrik pengolahan gambir terhadap kondisi sosial ekonomi petani gambir secara signifikan. Faktor yang berperan terhadap petani gambir akibat adanya pabrik pengolahan gambir di Kecamatan Pangkalan Koto Baru yaitu keuntungan relatif dari segi biaya, waktu dan jumlah tenaga kerja, kompatibilitas, kompleksitas dan triabilitas.
Tantangan dan Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Lansia di Posyandu Lansia Puskesmas Ulak Karang Oktarina, Sri; Adhyka, Nurmaines; Fadilla, Nadya
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i1.444

Abstract

Angka kunjungan lansia ke posyandu lansia di Puskesmas Ulak Karang menurun tercatat dari tahun 2020 sebesar 53%, tahun 2021 sebesar 33% dan menjadi 30.59% pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan rendahnya kunjungan lansia (60 tahun ke atas) ke posyandu lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Ulak Karang. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu 153 lansia yang berumur 60 tahun ke atas dan sampel sebanyak 109 lansia.Teknik pengambilan sampel Proportional Random Sampling. Pengolahan data dengan aplikasi komputer yaitu SPSS. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 58.7% memiliki pengetahuan lansia yang kurang baik, 65.1% memiliki motivasi lansia yang kurang baik, 66.1% memiliki dukungan keluarga yang kurang mendukung serta sarana dan prasaran yang tidak lengkap membuat lansia tidak tertarik mengikuti posyandu lansia. Hasil bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan lansia (p-value 0,000), motivasi lansia (p-value 0,012), dan dukungan keluarga (p-value 0,008). Diharapkan kepada seluruh tenaga kesehatan pemegang khususnya program lansia di wilayah kerja Puskesmas Ulak Karang untuk memaksimalkan penyuluhan secara door to door dan memberikan motivasi lansia dan memberikan informasi tentang pentingnya berkunjung ke posyandu lansia.
Analisis Kesehatan Mental Remaja Berdasarkan Global School Based Student Health Survey (GSHS) Siswa di Pesantren Modern Adhyka, Nurmaines; Aisyah, Intan Kamala; Yurizal, Bun
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v8i2.425

Abstract

Kesehatan mental remaja seringkali dikaitkan dengan peranan dari orang tua, keluarga, guru dan teman sejawat. Peranan itu penting dalam mencegah remaja untuk memunculkan ide bunuh diri, tindakan bunuh diri ataupun hal negatif lainnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran dan menganalisis kesehatan mental remaja yang menempuh pendidikan di sebuah pesantren modern. Metode penelitian ini adalah cross sectional dengan menggunakan instrument Global School-Based Student Health Survey (GSHS) tahun 2021 yang telah divalidasi untuk versi bahasa Indonesia. Siswa mengisi kuesioner dengan menggunakan lembar kuesioner yang sudah dipersiapkan yang diisi tanpa tekanan dan dilakukan di lingkungan sekolah secara mandiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakan sampel adalah wanita (96%), dengan rentang usia 12 hingga 17 tahun dan duduk di bangku kelas 8 hingga kelas 12. Hasil penelitian ditemukan bahwa 43% responden mencoba hal negatif untuk merasakan hal yang lebih tenang, dan 9% dari siswa pernah mencoba melakukan bunuh diri. Keterlibatan orang tua mampu mencegah terjadinya hal ini, dan dukungan serta pola asuh dari orang tua berpengaruh positif terhadap gangguan kesehatan mental remaja. Perlunya dukungan dari berbagai pihak agar kesehatan mental remaja khususnya di pesantren dapat terpelihara. Direkomendasikan sekolah memiliki program kesehatan sekolah yang dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang suportif dan peduli.
Analisa Kelayakan Proyek Pembangunan Gedung Parkir Di Kawasan Pasar Raya Kota Solok Febrian, Viky; Purnawan, Purnawan; Yosritzal, Yosritzal
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i2.508

Abstract

Kawasan Pasar Raya terletak pada daerah pusat kegiatan Kota Solok. Kawasan ini merupakan tempat yang paling banyak dikunjungi masyarakat. Banyaknya pengunjung tidak disertai dengan penyediaan fasilitas parkir yang memadai serta fasilitas parkir badan jalan yang tidak sesuai aturan. Oleh karena itu perlu pembangunan gedung parkir di kawasan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan finansial pembangunan gedung parkir Kota Solok. Metode yang digunakan adalah menghitung NVP, BCR, IRR Payback Periode dan analisa sensitivitas dengan skenario tarif flat dan tarif progresif. Kedua skenario tersebut dikatakan layak karena nilai NVP positif, (BCR>1) dan IRR lebih dari tingkat suku bunga 4,87%. Analisa sensitivitas untuk skenario tarif flat tidak layak apabila terjadi peningkatan biaya konstruksi hingga 80%, peningkatan tingkat suku bunga diatas 8% dan penurunan pengguna parkir hingga 40%. Sedangkan Analisa sensitivitas tarif progresif tidak layak ketika terjadi peningkatan tingkat suku bunga di atas 12% dan tetap layak walaupun terjadi peningkatan biaya konstruksi hingga 100% atau penurunan pengguna parkir hingga 50%. Berdasarkan hasil analisa di atas direkomendasikan pembangunan Gedung Parkir lokasi eksisting yang ada dengan luas bangunan 5.866 m² yang dibagi menjadi 3 lantai. Lantai 1 merupakan parkir motor dengan jumlah 2.250 SRP serta lantai 2 dan 3 merupakan parkir mobil dengan jumlah 348 SRP.
Refleksi Pembangunan Konservasi Sumber Daya Air 2005-2025 Menuju Visi 2025-2045 Pambudi, Andi Setyo
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i2.464

Abstract

Ketahanan air di Indonesia menghadapi tantangan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersedian air. Aspek konservasi menjadi kunci menuju pembangunan berkelanjutan. Penjabaran potret sumber daya air, baik dari sisi regulasi maupun kebijakan menjadi hal yang perlu diulas lebih lanjut untuk memberikan rekomendasi perencanaan yang lebih cermat menuju Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan memberikan analisis kondisi sumber daya air di Indonesia, serta refleksi terhadap regulasi dan kebijakan sebagai pertimbangan penyusunan rancangan kebijakan pembangunan jangka panjang 2025-2045. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan Focus Group Discussion bersama instansi-instansi terkait. Berdasarkan analisis, indikator dan target kinerja untuk pelaksana konservasi sumber daya air perlu dirancang lebih matang dan komprehensif memperhatikan kebutuhan lintas sektor, lintas wilayah, serta lintas disiplin keilmuan. Visi besar konservasi sumber daya air 2025-2045 dilandasi semangat keberlanjutan, melindungi ekosistem air yang vital, dan memastikan ketersediaan air yang cukup bagi kebutuhan manusia dan ekosistem. Penelitian ini merekomendasikan penguatan keberlanjutan ekosistem terkait air, efisiensi air, pengendalian pencemaran air, penguatan integrasi perencanaan, termasuk monitoring dan evaluasinya.
Analisis Pengaruh Pengetahuan dan Status Sosial terhadap Persepsi Masyarakat pada Perbankan Syariah Sari, Reci Puspita; Budiman, Fajar; Eriawati, Yossi; Elfadhli, Elfadhli
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i2.482

Abstract

Studi ini melihat bagaimana pengetahuan dan status sosial mempengaruhi cara masyarakat melihat perbankan syariah. Sejak tahun 1990-an, perbankan syariah di Indonesia telah berkembang pesat, tetapi orang masih jarang menggunakannya, terutama di daerah pedesaan dan kelompok berpenghasilan rendah. Sementara itu, persepsi masyarakat tentang bank syariah sangat memengaruhi keputusan mereka untuk menggunakan layanan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis multiple linear regression, dan 177 orang berpatisipasi sebagai respoden penelitian. Disamping itu analisis deskriptif juga dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang perbankan syariah secara signifikan dipengaruhi oleh status sosial mereka dan pengetahuan mereka tentang subjek tersebut. Orang-orang yang lebih berpengetahuan dan memiliki status sosial yang lebih baik cenderung memiliki persepsi yang lebih baik tentang perbankan syariah. Selain itu, perspektif masyarakat juga dipengaruhi oleh komponen risiko dan keuntungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan pengembangan layanan perbankan syariah sangat penting untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, terutama di kalangan masyarakat ekonomi bawah. Hasilnya memberikan rekomendasi untuk pengembangan kebijakan yang lebih responsif dan inklusif yang membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.
Strategi Pengembangan Kompetensi Sosial Kultural Dalam Perspektif GEDSI (Gender Equality, Disability and Social Inclusion) Dewi, Herita; Silitonga, Mala Sondang; Huseno, Tun
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i2.495

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat adalah kurangnya kepekaan dalam mengelola keragaman, serta memperhatikan kepekaan gender dan disabilitas dalam pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan kompetensi sosial kultural dalam perspektif GEDSI (Gender Equality Disability and Social Inclusion) dan strategi pengembangannya pada ASN di Sumatera Barat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling dengan melibatkan delapan informan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial kultural ASN dalam perspektif GEDSI, yang mencakup keragaman budaya, empati sosial, kepekaan gender, disabilitas, serta kelompok rentan lainnya, belum optimal. Diperlukan political will dan komitmen yang lebih kuat untuk mengarusutamakan GEDSI di seluruh sektor pembangunan. Strategi yang dirancang meliputi internalisasi dimensi sosial kultural, penguatan pra-syarat pengarusutamaan GEDSI, dan perencanaan anggaran yang responsif GEDSI. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya memasukkan perspektif GEDSI dalam dokumen perencanaan strategis, operasional, dan penganggaran untuk mendukung pembangunan inklusif dan berkeadilan.
Analisis Implementasi Kebijakan Pengelolaan Barang Milik Daerah di Kota Tangerang Selatan Lestariningsih, Wahyuni Sri
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v9i2.500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi implementasi kebijakan pengelolaan BMD di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tangerang Selatan dengan menggunakan model analisis George C. Edward III, yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan informan dari BPKAD, Inspektorat Daerah, dan Kementerian Dalam Negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun implementasi kebijakan pengelolaan BMD sudah cukup baik, masih terdapat aspek regulasi yang belum sepenuhnya diterapkan. Faktor pendukung implementasi kebijakan ini meliputi komunikasi yang efektif, disposisi yang mendukung, struktur birokrasi yang tepat, dan ketersediaan sumber daya yang memadai. Sebaliknya, faktor penghambat mencakup ketidaksesuaian dalam struktur birokrasi, kurangnya sumber daya, dan rendahnya disposisi pelaksanaan. Rekomendasi penelitian ini mencakup penyesuaian pencatatan aset sesuai peraturan yang berlaku dan peningkatan pelatihan bagi pegawai mengenai pengelolaan BMD guna mendukung good governance.