cover
Contact Name
Euis Reni Yuslianti
Contact Email
ery.unjani@yahoo.co.id
Phone
+6282116560248
Journal Mail Official
medikakartika@unjani.ac.id
Editorial Address
Jalan Terusan Jend.Sudirman PO BOX 148 Cimahi
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 26139332     EISSN : 26556537     DOI : http://dx.doi.org/10.35990/mk
Core Subject : Health,
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan adalah jurnal yang mempublikasikan artikel hasil penelitian baik ilmu kedokteran dasar maupun terapan, tinjauan pustaka (artikel review), dan laporan kasus. Medika Kartika dipublikasikan dua kali dalam setahun (April dan Oktober) dengan jumlah enam artikel.
Articles 271 Documents
IDENTIFIKASI POLA BAKTERI PADA URINE PENGGUNA KATETER DENGAN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA I Gede Herry Ananta Wijaya; Rini Purbowati
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan masalah klinis yang sering terjadi baik di masyarakat maupun di kementerian kesehatan terkait. ISK adalah tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme abnormal di saluran kemih. Pemeriksaan kultur urine penting dalam menegakkan diagnosa ISK. Penderita yang dikatakan positif ISK bila jumlah bakteri dalam urine > 105 CFU/ml. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis mikroba patogen penyebab ISK yang menggunakan kateter di RSUD DR. Soetomo Surabaya Bulan Agustus sampai September 2016. Penelitian ini menggunakan 35 sampel urine ISK yang menggunakan kateter tersebut dilakukan kultur dan pengamatan secara makroskopik, mikroskopik, dan uji biokimia untuk menentukan spesies bakterinya menggunakan KB016 Hi24 Enterobacteriaceae Identification Kit. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 21 penderita ISK adalah perempuan sedangkan 14 penderita ISK adalah laki-laki . Ditinjau dari kelompok usia, kelompok usia 51-70 tahun lebih berisiko mengalami ISK yaitu sebanyak 16 kasus. Pola bakteri pada penderita ISK pengguna kateter di RSUD DR. Soetomo Surabaya bulan Agustus sampai September 2016 adalah Escherichia coli (20%), Providencia stuartii (14,28%), Klebsiella pneumonia (5,71%), dan Yeast (5,71%). DOI : 10.35990/mk.v5n3.p244-254
EFEK EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI PENCEGAH KERUSAKAN MUKOSA LAMBUNG Linlin Haeni; Ris Kristiana; Inge Lucya
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) mengandung xanthone dengan senyawa utama alfa mangostin dan gamma-mangostin yang berfungsi sebagai antioksidan dalam melindungi mukosa lambung. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit manggis sebagai pelindung mukosa lambung tikus yang diinduksi asam asetilsalisilat (ASA). Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus yang dibagi menjadi empat kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol negatif (K-), kontrol positif (K+), perlakuan dosis ekstrak 750mg/KgBB (P1), dan dosis ekstrak 1000mg/KgBB (P2). Perlakuan diberikan setiap hari selama 7 hari. Pada hari ke-8 tikus di eutanasia, dibedah, diambil organ lambung untuk dibuat sediaan histopatologi dengan pewarnaan HE. Uji Post Hoc Tukey menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit manggis dengan dosis 750mg/Kgbb (P1) dan dosis 1000mg/KgBB (P2) memiliki perbedaan yang signifikan (p<0.05) terhadap kontrol positif (K+), tetapi (P1) tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0.05) dibandingkan kelompok (P2). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian dosis ekstrak kulit manggis 750mg/KgBB efektif dalam mencegah kerusakan mukosa lambung tikus galur Wistar yang diinduksi asam asetilsalisilat dibandingkan dengan dosis ekstrak kulit manggis 1000mg/KgBB. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak kulit manggis memiliki kemampuan untuk mencegah kerusakan mukosa lambung tikus Wistar. DOI : 10.35990/mk.v5n3.p297-307
HUBUNGAN PEMAKAIAN MASKER DENGAN KEJADIAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI WILAYAH PUSKESMAS CIPAGERAN Desy Linasari; Yanti Nurrokhmawati; Hanifah Tri Octaviani
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease-19 (COVID 19) adalah penyakit yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corononavirus 2 (SARS-COV-2) yang ditularkan melalui cairan orang yang terinfeksi saat batuk, bersin, atau berbicara. Berdasarkan cara penularannya Kementerian Kesehatan RI menetapkan peraturan pencegahan COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan 5M, salah satunya memakai masker. Cipageran merupakan kelurahan dengan kejadian COVID-19 tertinggi di Cimahi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemakaian masker dengan kejadian COVID-19 pada masyarakat di wilayah Puskesmas Cipageran. Penelitian ini merupakan penelitian analitik case-control dengan membandingkan responden yang pernah dinyatakan positif COVID-19 (kasus) dengan responden yang tidak pernah menderita COVID-19 (kontrol). Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Didapatkan 56 kasus dan 97 kontrol. Data dianalisis dengan uji chi square, uji regresi logistik, dan uji Mann whitney, didapatkan 53,6% responden tertular COVID-19 yang berasal dari anggota keluarga. Kadang-kadang menggunakan masker (OR: 1,73) memiliki risiko lebih tinggi untuk tertular COVID-19 dibandingkan responden yang hampir selalu memakai masker. Tidak terdapat hubungan antara jenis masker dikarenakan berhubungan dengan cara pemakaian masker responden, durasi menggunakan masker dikarenakan aktivitas setiap orang berbeda, dan mengganti masker dikarenakan pemakaian masker yang berulang masih bersifat protektif dibandingkan dengan tidak menggunakan masker. Masyarakat disarankan untuk mematuhi protokol kesehatan di rumah saat sedang isolasi mandiri atau terdapat anggota keluarga yang menderita COVID-19. DOI : 10.35990/mk.v5n3.p255-264
UJI DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) TERHADAP BAKTERI Porphyromonas gingivalis SEBAGAI TERAPI PENUNJANG PERIODONTITIS KRONIS Frita Ferlita Shafri Djohan; Florence Meliawaty
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Porphyromonas gingivalis merupakan bakteri patogen dalam penyakit periodontitis kronis. Kandungan senyawa organik daun sirih merah (Piper crocatum) memiliki efek antibakteri. Ekstrak Piper crocatum diharapkan dapat digunakan sebagai terapi penunjang penyakit periodontitis kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak Piper crocatum melalui uji daya hambat terhadap Porphyromonas gingivalis. Prosedur kerja dengan membuat sampel ekstrak etanol 80% daun sirih merah dengan konsentrasi 2,5%; 5%; dan 10% dalam 10 mL DMSO 10%. Kultur biakan bakteri P. gingivalis ATCC 33277 di media Lempeng Agar Darah (LAD). Uji daya hambat dengan metode Kirby Bower pada konsentrasi ekstrak 2.5%, 5%, 10% pengulangan sebanyak tiga kali pada LAD berisi bakteri. Hasil uji daya hambat yaitu tidak didapat zona bening pada konsentrasi ekstrak 2.5%, 5%, 10%. Kontrol positif tidak ada dan kemungkinan bakteri terkontaminasi dapat menjadi penyebab zona bening tidak terbentuk. Ekstrak Piper crocatum pada konsentrasi 2,5%, 5%, dan 10% tidak memiliki efek terhadap bakteri P. gingivalis. DOI : 10.35990/mk.v5n3.p308-320
PROFIL ANTI-HBS PADA MAHASISWA TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS POLTEKKES KEMENKES BANJARMASIN Dinna Rakhmina; Aini Luthfiah Hayati; Tini Elyn Herlina
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepatitis B adalah infeksi yang disebabkan oleh virus Hepatitis B dan menyerang jaringan hati. Virus Hepatitis B dapat menular melalui darah dan cairan tubuh penderita. Infeksi Hepatitis B dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi. Kekebalan tubuh terhadap infeksi virus Hepatitis B ditandai dengan adanya kandungan Anti-HBs. Anti-HBs merupakan antibodi protektif terhadap infeksi virus Hepatitis B. Kadar protektif Anti-HBs terhadap infeksi virus Hepatitis B sebesar ≥10 mIU/mL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil anti-HBs pada mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Banjarmasin. Metode penelitian menggunakan survei deskriptif dengan rancangan cross sectional. Teknik penelitian yang digunakan yaitu purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 41 responden. Anti-HBs dalam darah dideteksi menggunakan rapid test HBsAb. Hasil penelitian menunjukkan pada 19 mahasiswa yang telah melakukan vaksinasi didapatkan hasil pemeriksaan Anti-HBs sebanyak 17 orang positif dan 2 orang negatif. Sedangkan, pada 22 mahasiswa yang belum melakukan vaksinasi didapatkan hasil pemeriksaan anti-HBs negatif pada seluruh responden. Sehingga diketahui bahwa antibodi anti-HBs pada mahasiswa muncul karena vaksinasi. Bagi penelitian selanjutnya disarankan menghitung titer anti-HBs kuantitatif menggunakan metode ELISA pada responden yang telah melengkapi dosis vaksinasi. DOI : 10.35990/mk.v5n3.p265-274
MANAJEMEN INTERVENSI NYERI PADA PLANTAR FASCIITIS: LAPORAN KASUS Erfan Efendi; Hairrudin Hairrudin; Sugiyanta Sugiyanta; Zahrah Febianti; Ika Rahmawati Sutejo
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plantar fasciitis memiliki manifestasi klinis nyeri tumit yang disebabkan oleh peradangan pada plantar fascia. Penderita nyeri akut yang berkembang menjadi kronis tidak hanya menimbulkan masalah medis, melainkan juga masalah individu serta sosial. Penanganan nyeri kronis dengan manajemen intervensi berkembang sangat cepat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Seorang perempuan berusia 57 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri pada telapak kaki kiri sejak kurang lebih 4 bulan yang lalu. Nyeri terutama dikeluhkan saat bangun tidur pagi dan dipakai berjalan. Anamnesis dan pemeriksaan fisik lebih lanjut mengarahkan pada diagnosis plantar fasciitis. Manajemen intervensi nyeri dilakukan dengan memblok nervus tibialis posterior untuk mengurangi rasa nyeri pada daerah telapak kaki bagian medial dan lateral. Selanjutnya, pasien mendapat injeksi lokal proloterapi kombinasi lidokain dan dextrose pada plantar fascia. Tindakan dilakukan dengan panduan ultrasonografi (USG). Follow up dilakukan setelah 2 minggu. Penderita menyatakan perbaikan dengan tidak adanya nyeri, serta dapat melakukan kegiatan sehari-hari secara optimal. DOI : 10.35990/mk.v5n3.p321-331
Ekstrak Etanol Kacang Tanah pada Malondialdehid Plasma dan Fungsi Motorik Tikus Model Stroke Iskemik Henny Juliastuti; Fairuz Rifani; Lia Siti Halimah
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi stroke di Indonesia berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 sebesar 7 per 1000 penduduk dengan stroke iskemik sebagai etiologi terbesar yaitu 87% kasus. Stroke iskemik terjadi akibat penurunan aliran darah otak sehingga menimbulkan cedera pada daerah yang dialirinya. Kacang tanah (Arachis hypogaea) memiliki kandungan resveratrol yang memiliki efek terapeutik pada penyakit neurodegeneratif, uptake glutamat, dan menurunkan produksi radikal bebas sehingga berperan dalam plastisitas neuron. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dan bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol kacang tanah terhadap malondialdehid (MDA) plasma dan fungsi motorik tikus jantan galur Wistar model stroke iskemik. Subjek penelitian berjumlah 23 ekor tikus, dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (KKN) yang tidak diberi perlakuan, kelompok kontrol positif (KKP) yang diinduksi stroke, kelompok perlakuan 1 (KP1) yang diinduksi stroke, dan diberi ekstrak etanol kacang tanah dosis 131 mg/250 gBB serta kelompok perlakuan 2 (KP2) yang diinduksi stroke, dan diberi ekstrak etanol kacang tanah dosis 262 mg/250 gBB. Penelitian dilakukan dengan cara menginduksi tikus dengan pengikatan arteri karotis komunis kiri selama 45 menit kemudian pemberian ekstrak secara peroral pada KP1 dan KP2 selama 2 minggu, selanjutnya dilakukan pemeriksaan fungsi motorik, dan MDA plasma. Berdasarkan uji one-way ANOVA tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil MDA pada KKN dan KP2 (p=0,065). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor ladder rung walking task pada KKN, dan KP2 (p=0,409). Ekstrak etanol kacang tanah dosis 262 mg/250 gBB merupakan dosis efektif dalam menurunkan kadar MDA, dan meningkatkan fungsi motorik pada tikus model stroke iskemik. DOI : 10.35990/mk.v4n2.p145-156
PROSES PENUAAN DALAM PERSPEKTIF KARDIOVASKULAR Nizamuddin Ubaidillah
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan morbiditas dan mortalitas penyakit yang berkaitan dengan peningkatan usia merupakan masalah yang akan dihadapi dalam beberapa dekade ke depan.Hal tersebut ditunjang pula dengan terjadinya pergeseran pola demografi penduduk pada usia tua akan semakin mendominasi di beberapa benua terutama Eropa, Amerika, dan sebagian dari Asia. Secara epidemiologi penyakit kardiovaskuler sampai saat ini tetap menjadi penyakit dengan angka mortalitas tertinggi. Penelitian Framingham telah mengungkapkan bahwa peningkatan usia bertindak sebagai salah satu faktor risiko yang akan meningkatkan insiden dan prevalensi penyakit kardiovaskular. Oleh sebab itu pengetahuan dasar dari segi fisiologis sistem kardiovaskular merupakan hal penting sebagai dasar pemahaman terjadinya peningkatan tersebut. Telaah pustaka ini mencoba menyajikan tentang perubahan fisiologis akibat penuaan pada sistem kardiovaskuler yang merupakan titik awal perubahan dalam pengaruh usia dalam kaitannya terhadap peningkatan insiden morbiditas dan mortalitas penyakit kardiovaskular. DOI : 10.35990/mk.v4n3.p211-219
KORELASI ANTARA JUMLAH TROMBOSIT, JENIS Plasmodium sp, DAN DERAJAT MALARIA PADA PASIEN MALARIA Susanti Ratunanda; Eddy Harjadi; Eka Ulfah R
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi yang mengancam jiwa di Indonesia terutama pada kelompok risiko tinggi yang disebabkan oleh Plasmodium sp.Malaria digolongkan menjadi malaria tanpa komplikasi dan derajat berat. Trombositopenia terkait dengan risiko hemoragik pada penderita malaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi antara jumlah trombosit dan jenis Plasmodium sp. dengan derajat malariadan jumlah trombosit dengan jenis Plasmodium sp. pada pasien malaria yang dirawat inap di Rumah Sakit Dustira Cimahi (RS Dustira). Penelitian cross-sectional ini menggunakan analisis uji Chi Square dan Pearson pada pasien malaria dengan atau tanpa komplikasi yang mempunyai hasil pemeriksaan hitung trombosit dan jenis Plasmodium sp., tanpa koinfeksi pada periode penyakit yang sama. Data diambil dari bagian rekam medik dan laboratorium RS Dustira periode 2014-2017. Dari 59 subyek yang memenuhi kriteria inklusi didapatkan penderita malaria terbanyak pada kelompok umur 26–45 tahun (62,7%) dan berjenis kelamin laki-laki (96,6%). Sebanyak 46 penderita malaria (78%) mengalami trombositopenia dengan jumlah trombosit rerata 110.000 mm/m3. Mayoritas Plasmodium sp. penyebab infeksi malaria adalah P. vivax(72,9%). Tidak terdapat hubungan bermakna antara jumlah trombosit dengan derajat penyakit malaria (p = 0,537, R = 0,082), hubungan bermakna antara jenis Plasmodium sp. dengan derajat penyakit malaria (p = 0,03, R = 0,375) dan tidak ada hubungan bermakna antara jumlah trombosit dengan jenis Plasmodium sp. (p = 0,133, R = 0,198). Hasil tidak bermakna dalam penelitian ini dapat disebabkan karena tidak diketahui data baseline jumlah trombosit dan riwayat pengobatan pasien malaria sebelumnya. DOI : 10.35990/mk.v4n3.p267-279
HUBUNGAN POSTUR TUBUH DAN LAMA BERDIRI DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA DI CIKARANG Mayang Ameilia Putri; Mila Citrawati; Riezky Valentina Astari
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 4 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan sebuah sindrom klinis ditandai dengan timbulnya gejala nyeri di sekitar punggung bawah yang tanpa atau dapat disertai penjalaran pada tungkai bawah. Posisi tidak ergonomis seperti membungkuk, memiringkan badan, dan posisi menggapai atau berlutut yang dapat menyebabkan beberapa dampak, salah satunya LBP. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan postur tubuh dan lama berdiri dengan kejadian LBP pada pekerja bidang produksi dan logistik di Cikarang. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain penelitian potong lintang karena membahas dua variabel (independen dan dependen) selanjutnya diobservasi atau diukur hanya sekali pada setiap variabel dalam waktu yang sama. Sampel penelitian berjenis kelamin lakilaki, berjumlah 62 responden, berusia 18-40 tahun dengan kata lain termasuk kriteria inklusi dan teknik pengambilan sampel berupa simple random sampling. Analisis postur tubuh menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), untuk lokasi serta pengukuran intensitas nyeri LBP menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan Numeric Rating Scale (NRS), analisis bersifat kuantitatif karena didasarkan pada skala yang tersedia pada kategori setiap instrumen penelitian. Hasil uji Fisher hubungan postur tubuh dengan kejadian LBP diperoleh nilai signifikansi p=1,000 (p> 0,05) dan untuk lama berdiri dengan kejadian LBP didapatkan nilai signifikansi p=0,067 (p> 0,05). Kesimpulan hasil tersebut tidak terdapat hubungan antara postur tubuh dan lama berdiri dengan kejadian LBP pada pekerja. Hal ini dapat dipengaruhi usia pekerja yang dominan termasuk kategori usia produktif sehingga sifat fisiologis otot masih sangat menunjang produktivitas kerja. Selain itu disela-sela kegiatan, para pekerja dapat leluasa melakukan peregangan minimal pada tubuhnya sehingga kekakuan pada otot di sekitar punggung bawah dapat dihindari. DOI : 10.35990/mk.v4n4.p331-342

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 4 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 3 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 2 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 4 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 3 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (Edisi PIT FK Unjani 2024) Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (Edisi PIT FK Unjani) Vol 6 No 4 (2023): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 3 (2023): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 2 (2023): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2023): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 4 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 3 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2022): Medika Kartika : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol 4 No 5 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 4 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 3 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4 No 1 (2020): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2020): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2019): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2018): Medika Kartika Edisi PIT 10 Kedokteran Gigi Vol 2 No 1 (2018): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2018): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan 2018 Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2017): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan More Issue