cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus" : 15 Documents clear
Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Perubahan Mean Arterial Pressure pada Pasien CHF Rumah Sakit Type A Kalimantan Barat Fauzan, Suhaimi; Novikadarti, RA Gabby; Lili Neri, Ervina; Ibnu Kahtan, Muhammad; Herdaningsih, Sulastri
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1073

Abstract

Pemantauan hemodinamik memiliki peran penting dalam manajemen pasien dengan gagal jantung. Perubahan MAP (Mean Arterial Pressure) harus selalu dalam pemantauan. Penatalaksanaan keperawatan yang dapat dilakukan antara lain istirahatkan klien untuk mengurangi konsumsi oksigen, pantau tanda-tanda vital, edukasikan tentang keadaan yang terjadi pada klien agar tidak timbul kecemasan, atur posisi (positioning) yang nyaman bagi klien. Tujuan:  Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisa Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler Terhadap Perubahan Mean Arterial Pressure Pada Pasien CHF Rumah Sakit Type A Kalimantan Barat. Metode: penelitian memiliki desain quasy-experimental dengan kelompok kontrol berjenis non-equivalent. Pengukuran data dilakukan pre dan post test. Jumlah sampel yang dibutuhkan sebanyak 80 orang yang terbagi atas 2 kelompok, kelompok kontrol akan diberikan posisi supinasi, sementara kelompok intervensi akan diberikan posisi semi-fowler. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample t test terhadap penilaian nilai pre-post test, sementara menentukan efektivitas kedua kelompok, dilakukan pengujian menggunakan independent sample t test. Hasil : Uji statistik paired sample T, pada kelompok intervensi nilai MAP dari pre ke-post, terjadi perbedaan dengan significant  nilai P = 0,013, (P < 0.005),  sedangkan kelompok kontrol nilai MAP dari pre-post tidak terjadi perbedaan dengan  nilai P= 0,980, (P>0.005). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian reposisi pasien dengan semi-fowler  terhadap perubahan tekanan MAP.
Efektivitas Kombinasi Daun Katuk (Sauropus Androgynus L.Merr) dan Susu Kedelai Terhadap Produksi Asi dengan Indikator Berat Badan Bayi Zain, Siti Mujahida; Ta’adi, Ta’adi; Ningtyas, Endah Aryati Eko
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1177

Abstract

Dalam proses pemberian ASI eksklusif terdapat kendala yang dialami oleh ibu yang menjadi penyebab kegagalan dalam pemberian ASI salah satunya disebabkan oleh produksi ASI ibu yang sedikit. Upaya yang dilakukan untuk peningkatan produksi ASI yaitu dengan cara non farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas tablet effervescent kombinasi daun katuk (Sauropus Androgynus L. Merr) dan susu kedelai terhadap produksi ASI pada ibu menyusui dengan indikator berat badan bayi. Metode dalam penelitian ini adalah Quasy experiment dengan pretest and posttest control group design. Pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Jumlah sampel sebanyak 68 ibu nifas normal hari ke 1-10. Analisis data menggunakan uji Repetaed Measures Anova, One Way Anova dan Uji Kruskal Wallis. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan dengan nilai signifikansi (p=0,000) < 0,05, yang artinya terdapat perbedaan rata-rata berat badan bayi pada kelompok intervensi yang diberikan tablet effervescent kombinasi daun katuk dan susu kedelai sebelum dan setelah diberikan perlakuan
Pengaruh Stabilisasi Suhu Penyimpanan Terhadap Kadar PH Pada ASI Perah Ibu Bekerja di Lingkungan Kampus I Poltekkes Kemenkes Semarang Roza, Safni Mulia; Fatmasari, Diyah; Mardiyono, Mardiyono; Widyawati, Melyana Nurul
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suhu penyimpanan terhadap kadar pH ASI sebagai indikator kualitasnya. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan variabel independen berupa suhu penyimpanan dan variabel dependen berupa kadar pH ASI. Metodeologi yang digunakan adalah pengukuran suhu penyimpanan ASI dalam dua kondisi: ASI yang di simpan pada suhu stabil pada 2-5 °C selama 6 jam, dan pada 2-4 °C selama 10 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kedua kondisi ini terdapat penurunan kadar pH ASI sebesar 0,13%. Analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata yang signifikan antara kedua kondisi ini (p = 0,739), menunjukkan bahwa suhu penyimpanan 2-5 °C selama 6 jam dan 2-4 °C selama 10 jam memiliki efek yang serupa terhadap kadar pH ASI. Perbandingan dengan metode lain, seperti penggunaan cooler bag dengan es gel, menunjukkan perbedaan yang signifikan. Cooler bag dengan es gel menghasilkan suhu yang lebih tinggi 4-9 °C setelah 6 jam, dan 13-16 °C setelah 10 jam serta penurunan kadar pH ASI yang lebih besar 2% setelah 6 jam, dan 3,47% setelah 10 jam (Vidianti, 2018; Yundelfa et al., 2018) dengan nilai p yang signifikan (p = 0,000). Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa suhu penyimpanan stabil pada 2-5 °C secara efektif mempertahankan kadar pH ASI, yang merupakan indikasi penting untuk menjaga kualitas ASI. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah untuk memberikan pemahaman kepada ibu menyusui mengenai pentingnya suhu penyimpanan yang tepat untuk meminimalkan perubahan kualitas ASI. Kebijakan untuk mendukung penyediaan fasilitas penyimpanan ASI yang memadai di tempat kerja juga dapat membantu mempertahankan praktik pemberian ASI eksklusif di tengah tantangan perubahan sosial seperti meningkatnya jumlah wanita yang bekerja.
Studi Evaluasi Kualitas Penggunaan Pewarna Giemsa Pada Pemeriksaan Mikroskopis Malaria di Laboratorium Fasilitas Layanan Kesehatan Kota Jayapura Tahun 2023 Hartati, Risda; Kurniawan, Fajar Bakti; Setiani, Dwi; Asrianto, Asrianto
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1237

Abstract

Malaria adalah penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di Jayapura, karena dapat menyebabkan angka kesakitan dan kematian yang tinggi serta memicu Kejadian Luar Biasa (KLB). Jayapura merupakan daerah endemik malaria. Salah satu upaya untuk menekan tingkat mortalitas dan morbiditas penyakit malaria adalah dengan pemeriksaan yang tepat, baik gejala maupun pengobatannya. Oleh karena itu, diagnosis laboratorium yang dilakukan oleh tenaga laboratorium mikroskopis malaria perlu di kontrol untuk memastikan kualitas dari tenaga laboratorium mikroskopis malaria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kemampuan tenaga laboratorium mikroskopis malaria di laboratorium Puskesmas di wilayah kota Jayapura dengan menghitung nilai sensitivitas, spesivitas, akurasi identifikasi spesies dan error rate. Jenis  Penelitian ini deskriptif dengan desain crossexional. Populasinya adalah semua slide malaria, yang telah  di periksa oleh tenaga laboratorium mikroskopis malaria di laboratorium puskesmas Kota Jayapura. Jumlah sampel sebanyak 13 tenaga laboratorium mikroskopis malaria di 13 Puskesmas Kota Jayapura. Hasil Penelitian : menunjukan terdapat 7 (53,8%) laboratorium Puskesmas yang mendapatkan nilai baik, terdapat 3 (23,1%) laboratorium mendapatkan nilai cukup dan ada 3 (23,1%) laboratorium mendapatkan nilai kurang.  Kesimpulan : Kualitas diagnosis malaria di Kota Jayapura secara umum sudah baik, tetapi masih ada potensi kesalahan diagnosis, terutama dalam hal membedakan spesies parasit malaria. Upaya peningkatan kualitas bisa dilakukan dengan memberikan pelatihan secara berkesinambungan untuk mencegah kesalahan diagnosis.
UJI SILANG TENAGA MIKROSKOPIS MALARIA DI LABORATORIUM PUSKESMAS KOTA JAYAPURA TAHUN 2023 Sahli, Indra Taufik; Herma Wardani, Afika; Asrori
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1359

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Malaria tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Jayapura sebagai daerah endemik dengan angka Annual Parasite Incidence 5 per 1000 penduduk. Pemeriksaan mikroskopis sebagai gold standard diagnosis memerlukan kontrol kualitas yang ketat untuk memastikan akurasi diagnostik. Tujuan: Mengevaluasi kemampuan tenaga laboratorium mikroskopis malaria di Puskesmas Kota Jayapura melalui perhitungan sensitivitas, spesifisitas, akurasi identifikasi spesies, dan error rate. Metode: Penelitian deskriptif cross-sectional pada 13 laboratorium Puskesmas menggunakan 132 slide malaria. Cross-checker malaria melakukan pemeriksaan ulang untuk menghitung parameter kinerja diagnostik berdasarkan Permenkes No. 68 Tahun 2015. Hasil: Sebanyak 7 laboratorium (53,8%) mencapai kategori baik, 3 laboratorium (23,1%) kategori cukup, dan 3 laboratorium (23,1%) kategori kurang. Rata-rata sensitivitas 98,5%, spesifisitas 89%, akurasi spesies 77,9%, dengan error rate 6%. Simpulan: Kualitas diagnosis malaria Kota Jayapura umumnya baik namun masih terdapat potensi kesalahan identifikasi spesies parasit. Saran: Diperlukan pelatihan berkesinambungan untuk mencegah kesalahan diagnosis dan meningkatkan akurasi identifikasi spesies.
Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Skala Nyeri Dismenore Pada Wanita Usia Subur dengan Infertilitas di Kota Kendari Herman, Herman; Jumatrin, Nur Fitriah; Budianti, Anastasia; Nurita, Nurita; Awalia, Putri
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1459

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Dismenore pada wanita usia subur dengan infertilitas dapat mengganggu keseimbangan hormonal dan kualitas hidup, sehingga memerlukan intervensi non-farmakologis efektif. Tujuan: Menilai pengaruh terapi bekam basah terhadap skala nyeri dismenore pada wanita usia subur dengan infertilitas di Kota Kendari. Metode: Quasi-eksperimen pre-post test nonequivalent control group pada 30 responden (15 intervensi, 15 kontrol) dengan teknik purposive sampling. Terapi bekam basah diberikan dua sesi sebulan sekali selama dua bulan. Skala nyeri diukur menggunakan Numerical Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi. Analisis menggunakan paired t-test (?=0,05). Hasil: Kelompok intervensi mengalami penurunan skor nyeri rata-rata 1,33 (p=0,00), sedangkan kontrol 0,53 (p=0,32). Simpulan: Terapi bekam basah signifikan menurunkan intensitas nyeri dismenore. Saran: Terapkan terapi bekam basah sebagai pelengkap manajemen dismenore pada pasien infertilitas.
Faktor Determinasi Pengetahuan Terhadap Dengue Vaccine: Cross-Sectional Study Pada Orang Tua di Sulawesi Tenggara Muhamad Ramadhan; Apriyanti, Rahayu; Midha Hayatin, Lutfia; Sundari Dinata, Ade
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1469

Abstract

Infeksi virus demam berdarah adalah penyakit menular yang ditularkan oleh nyamuk dan lebih dari 100 negara tropis dan subtropis dinyatakan endemik. Sulawesi Tenggara tercatat menjadi salah satu provinsi dengan Case Fatality Rate (CFR) tertinggi di Indonesia yaitu 1,9% dengan CFR nasional 0,96% dan IR mencapai 24,6/100.000 penduduk. Penelitian bertujuan untuk mengukur faktor determinan yang mempengaruhi tingkat pengetahuan orang tua. Pendekatan Multicenter Cross Sectional dan sampel dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Penelitian ini dilakukan selama bulan September-Oktober 2023 dan diikuti oleh 642 orang tua yang tersebar di Sulawesi Tenggara yaitu Kendari, Bau-Bau, Konawe Selatan, Muna, dan Wakatobi yang merupakan wilayah dengan daerah frekuensi demam berdarah tertinggi di Sulawesi Tenggara. Pengetahuan orang tua di Sulawesi Tenggara mengenai vaksin dan penyakit demam berdarah rata-rata sebesar 71,1%. Ada hubungan yang signifikan pada status pendidikan 0,000; pengalaman pernah mendengar penyakit demam berdarah 0,001; pengalaman pernah mendengar vaksin demam berdarah 0,000; serta sumber informasi 0,006. Perlu dilakukan sosialisasi mengenai vaksin dan penyakit demam berdarah oleh petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan orang tua, sehingga ketika vaksin sudah tersedia, orang tua dapat menerima untuk memvaksinasi anak mereka.
Freeze Drying Tomat Sebagai Upaya Peningkatan Status Anemia Pada Ibu Hamil (Studi Kadar Hemoglobin) Salma, Baiq Desi; Hadisaputro, Suharyo; Sudiyono
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1483

Abstract

Prevalensi ibu hamil anemia di kota Semarang sebesar 12,84%. program pemerintah dalam pencegahan anemia dengan pemberian Fe selama 90 hari kurang efektif dalam meningkatkan status anemia pada ibu hamil. Telah dilakukan upaya peningkatan status anemia melalui pemberian jus buah dan sayur. Untuk mengetahui apakah pemberian freeze drying tomat dapat memperbaiki status anemia pada ibu hamil anemia. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimen, pretest posttest with control group design. Variabel independen  pemberian freeze drying  tomat mengandung 50 mg vitamin C, variabel dependen kadar haemoglobin (Hb), teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling, jumlah sampel 40 ibu hamil trimester I, II, III yang anemia,  terbagi menjadi kelompok kontrol (pemberian tablet Fe) dan perlakuan (pemberian freeze drying buah tomat dan tablet Fe).Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan independen t test. Pemberian freeze drying buah tomat (FdT) yang mengandung 50 mg vitamin C pada ibu hamil yang mengalami anemia selama 10 hari berpengaruh terhadap perbaikan status anemia, yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan rata-rata kadar Hemoglobin dari 9,665 gr/dl menjadi 10,970 gr/dl pada kelompok intervensi. Freeze drying tomat berpotensi dapat digunakan sebagai pendamping tablet Fe dalam meningkatkan status anemia pada ibu hamil anemia.
Gambaran Status Gizi Balita Usia 0-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang Istiqomah, Nursita; Nurul Widyawati, Melyana; Kurnianingsih
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1487

Abstract

Kesehatan anak di bawah usia lima tahun adalah faktor penting untuk kelangsungan hidup generasi mendatang, sehingga penilaian status gizi balita penting dilakukan secara berkelanjutan untuk mengetahui status gzi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan status gizi balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo, Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan analisis uji korelasi chi-square. Sampel penelitian ini terdiri dari 360 balita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran status gizi dilakukan dengan mengukur berat badan dan tinggi badan, kemudian diklasifikasikan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) menurut standar WHO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi status gizi balita di wilayah Bandarharjo mengalami keragaman yang signifikan. Sebanyak 61,7% balita berusia 2-5 tahun, 59,7% berjenis kelamin laki-laki, 73,3% status gizi normal (TB/U), 75,8% status gizi normal (BB/U), 74,4% status gizi normal (BB/TB), 93,1% status gizi baik (LILA), dan 85,3% status gizi normal (lingkar kepala). Serta terdapat hubungan yang signifikan antara usia bayi, jenis kelamin bayi, pekerjaan orang tua dan agama terhadap status gizi (p<0,001) berdasarkan TB/U, BB/U, BB/TB dan Lila. Kesimpulan: usia bayi, jenis kelamin bayi, pekerjaan orang tua, dan agama memiliki hubungan signifikan dengan status gizi balita berdasarkan indikator-indikator TB/U, BB/U, BB/TB dan Lila. Mengingat pentingnya pemantauan gizi secara berkala, disarankan agar fasilitas pelayanan kesehatan terus melakukan evaluasi rutin terhadap status gizi balita untuk mendeteksi dan mencegah masalah gizi sedini mungkin.
The Efek Terapi Musik Alam Terhadap Intensitas Nyeri Pada Anak Usia 6-12 Tahun Selama Pemasangan Infus di Ruang IGD Puskesmas Puuwatu Kota Kendari islaeli, Islaeli; Nofitasari, Ari; Aisa Zoahira, Waode; Nurdin, Nurdin; Nawawi, Nawawi; Puspa Amandaty, Srikandi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1489

Abstract

Setiap pasien yang di rawat selalu menerima tindakan pemasangan infus, tindakan ini menyebabkan rasa sakit sehingga diperlukan tindakan non farmakologi untuk meminimalkan rasa sakit yang dirasakan oleh anak, terapi musik alam merupakan salah satu pilihan yang tepat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik alam terhadap intensitas nyeri anak usia 6-12 tahun selama prosedur pemasangan infus di ruang IGD Puskesmas Puuwatu Kendari. Jenis Penelitian ini adalah Kuantitatif dengan metode quasi eksperimen Non-Equivalent Control Group Design. Sampel adalah anak yang mendapatakan tindakan pemasangan infus usia 6-12 tahun yang dipilih dengan menggunakan metode convenience sampling terdiri dari 15 orang dalam kelompok intervensi dan 15 orang dalam kelompok kontrol. Terapi musik alam didengarkan oleh anak pada kelompok intervensi selama 30-45 menit mulai dari persiapan prosedur hingga selesai sedangkan pada kelompok kontrol tanpa terapi musik. Hasil uji paired t-test menunjukkan penurunan yang signifikan intensitas nyeri pada kelompok intervensi dengan nilai p-value <0,001 dan pada kelompok control p-value 0.055. Terapi musik alam efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada anak usia 6-12 tahun selama prosedur pemasangan infus.

Page 1 of 2 | Total Record : 15