cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 372 Documents
LINTASAN BELAJAR KELAS 5 MATERI JARING-JARING KUBUS DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN ENGKLEK Narotama, Angga; Ismail, Budi Nur; Zuliana, Eka
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.119-124

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk merancang lintasan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan menarik bagi siswa dengan memanfaatkan permainan engklek dan pendekatan PMRI. Dengan mengaitkan konsep jaring -jaring kubus dan balok dalam permainan engklek yang akrab bagi siswa, diharapkan pembelajaran matematika materi ini menjadi lebih menarik dan bermakna bagi siswa. Pemahaman siswa terhadap materi pelajaran diharapkan dapat meningkatMetode yang dipilih untuk penelitian ini adalah metode Penelitian Kualitatif Deskriptif. Dalam metode ini, peneliti menampilkan data yang diperoleh apa adanya tanpa melakukan proses manipulasi atau pengubahan. Penekanan utamanya adalah pada penyajian gambaran yang lengkap mengenai pembelajaran matematika dengan pendekatan yang berbeda. Penelitian ini mengungkap bahwa penggunaan permainan tradisional engklek sebagai lintasan belajar bagi siswa kelas 5 dalam memahami materi jaring-jaring kubus yang signifikan. Melalui pendekatan PMRI, pendidikan Matematika Realistik Indonesia, siswa dapat dengan lebih mudah menginternalisasi konsep tersebut serta mengaitkannya dengan konteks kehidupan sehari-hari. Pemahaman permainan engklek juga terkait erat dengan konsep jaring-jaring, yang merupakan topik penting dalam matematika Sekolah Dasar. Integrasi permainan engklek dalam pembelajaran matematika bukan hanya meningkatkan keterlibatan siswa tetapi juga memfasilitasi pemahaman konsep matematika yang lebih baik melalui pendekatan yang interaktif dan kontekstual.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF CANVA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS KELAS VIII SMPN 4 PASURUAN Pramita, Andalusia; Supriyo, Supriyo
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.74-81

Abstract

Pendidikan adalah salah satu aspek penting dalam pembentukan individu yang kompeten dan berdaya saing. Pada zaman kemajuan teknologi saat ini, guru diharuskan mampu melakukan usaha pembaharuan dalam proses pembelajaran yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tanggapan peserta didik dan pendidik mengenai media pembelajaran berbasis Canva pada materi Persamaan Garis Lurus di SMPN 4 Pasuruan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Pada penelitian ini, model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE,yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu yang pertama Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Dengan menggunakan teknik analisis data kuantitatif. Adapun hasil penelitian yang diperoleh dari angket respon peserta didik dan pendidik terhadap media pembelajaran berbasis android pada materi Persamaan Garis Lurus didapatkan hasil validasi  dari ahli media sebesar 80% dengan kriteria layak, dari ahli materi sebesar 90% dengan kriteria sangat layak dari angket respon guru sebesar 86% dengan kriteria sangat efektif dan dari angket respon peserta didik sebesar 89% dengan kriteria sangat efektif. Dari hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Canva adalah layak digunakan pada proses pembelajaran serta efektif meningkatkan minat belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
ANALISIS SELF-CONFIDENCE SISWA KELAS VII SMP PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Santika, Cili Tia; Rahmi, Depriwana; Yuniati, Suci; Kurniati, Annisa
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.112-118

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-confidence atau rasa percaya diri siswa SMPN 23 Pekanbaru dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Seluruh  siswa kelas VII SMPN 23 Pekanbaru tahun ajaran 2023/2024 merupakan pupulasi yang digunakan dalam penelitian ini. Sampel dipilih secara simple random sampling dan  diperoleh 25 siswa yang diambil secara acak dari 6 kelas. Penelitian ini menggunakan instrumen non-tes berupa angket rasa percaya diri yang terdiri dari 30 pernyataan atau pertanyaan yang dibagikan kepada siswa kemudian dilakukan analisis. Tujuan pengambilan data adalah untuk mengukur tingkat rasa percaya diri siswa dalam mempelajari matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari siswa memiliki rasa percaya diri dengan perolehan presentase sebesar 34,60%.                                                                                                                                                           
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI PECAHAN DENGAN MEDIA RODA PECAHAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DI SEKOLAH DASAR Norlita, Devina; Nageta, Putri Wanda; Zuliana, Eka
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.68-73

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah mendesain atau menggambar lintasan belajar pecahan melalui pendekatan pendidikan matematika realistik indonesia dan dengan menerapkan metode PTK (Penelitian Tindakan Kelas), adapun juga metode yang digunakan atau diterapkan guru masih bersifat sedikit monoton dimana cara guru menyampaikan atau menjelaskan sementara para siswa hanya mencatat, masih kurang dalam interaksi timbal balik antara guru dan siswa pada proses penerapan pembelajaran sehingga menyebabkan belajar mengajar menjadi pasif. Berdasarkan hal dan latar belakang itu , oleh karena itu peningkatan pembelajaran perlu dan harus dilakukan dan menjadi tujuan yang perlu diwujudkan oleh peneliti. Untuk meningkatkan sebuah hasil belajar mengajar, peneliti menerapkan model pembelajaran matematika realistik untuk pelajar siswa pada kelas 5 SD N Pati Wetan setiap siklus. Pada siklus memiliki 4 tahap yang pertama tahap perencanaan, kedua tahap pelaksanaan, ketiga tahap observasi dan terakhir tahap tahap refleksi, kemudian hasil data yang sudah diperoleh dapat dianalisis. Pada hasil dari penelitian ini penerapan dikelas ini dengan model pembelajaran matematika Realistik bisa memberikan peningkatan hasil pembelajaran Matematika siswa kelas 5 SD Pati Wetan 3.
ANALISIS LITERASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT Iryanto, Wahyu; Aminah, Neneng
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.13-22

Abstract

Literasi matematis dapat diartikan sebagai kemampuan matematika yang memiliki cakupan sangat luas meliputi kemampuan dalam mengartikan, menggunakan, serta menafsirkan keilmuan matematika yang dihubungkan dengan berbagai situasi maupun kondisi dalam kehidupan sehari-hari. Pentingnya kemampuan literasi matematis tersebut, rupanya masih belum searah dengan capaian hasil siswa Indonesia di tingkat Internasional, perolehan nilai pada PISA 2018 membuktikan bahwa siswa Indonesia memiliki literasi dalam matematika masih di bawah standar yang diharapkan. Penyebab rendahnya literasi matematis dapat disebabkan oleh faktor personal berupa Adversity Quotient. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi matematis siswa ditinjau dari Adversity Quotient tipe Quitters, Campers, dan Climbers. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII dari salah satu SMP Negeri yang ada di Cirebon sebanyak 29 orang yang kemudian dipilih 3 subjek dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah subjek Quitters hanya dapat untuk memenuhi satu tahap proses literasi matematis yaitu merumuskan (formulate). Subjek Campers dapat untuk memenuhi dua tahap proses literasi matematis yaitu merumuskan (formulate), dan menggunakan (employ). Subjek Climbers telah dapat untuk memenuhi tiga tahap proses literasi matematis yaitu merumuskan (formulate), menggunakan (employ), dan menafsirkan (interpret).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT BERBANTUAN MEDIA POP UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV Yusnia, Yusnia; Kurniawati, Ike; Agusdianita, Neza; Supriatna, Irfan
JP2MS Vol 7 No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.3.462-467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Matematika berbantuan media pembelajaran pop up book terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 17 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 17 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian adalah lembar tes yang berjumlah 5 butir soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif. Pengolahan dan analisis data yang dilakukan meliputi penentuan skor soal analisis deskriptif, analisis uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas, dan analisis inferensial/hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil uji hipotesis motivasi belajar menunjukkan bahwa nilai thitung dengan menggunakan Equal Variences Assumed = 2,859 dan nilai Sig. (2-tailed) bernilai 0,005 serta nilai distribusi ttabel adalah 2,011. Sehingga thitung> ttabel (2,959 > 2,011) dan Sig.(2-tailed) 0,005 < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh yang signifikan pembelajaran Matematika berbantuan media pembelajaran pop up book terhadap hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 17 Kota Bengkulu.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Musaidah, Evadatul; Sulandari, Dewi; Mariani, Scolastika
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.125-132

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika adalah kemampuan yang penting untuk dimiliki siswa. Artikel ini berisi tentang hasil penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI-1. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus dengan 2 pertemuan tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi turunan fungsi trigonometri. Hasil dari tes kemampuan pemecahan masalah matematika mengalami peningkatan dari rata-rata hasil tes pada pratindakan yaitu 40,28 siklus I yaitu 64,89 menjadi 78,56 pada siklus II. Dari penelitian ini disarankan para guru untuk memberikan pengetahuan prasyarat untuk materi yang akan diajarkan supaya siswa bisa memprediksi apa yang akan dipelajari. Selain itu guru disarankan memberi scaffolding secara khusus kepada siswa yang membutuhkan bantuan agar siswa aktif dalam berdiskusi dan dapat membangun pengetahuannya sendiri serta sebaiknya guru mengelompokkan kelompok belajar secara acak agar siswa dapat menjadi tutor sebaya bagi teman lainnya.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL UNTUK SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 PEUSANGAN Jannah, Miftahul; Fonna, Mutia; Isfayani, Erna; Nufus, Hayatun; Qausar, Haves
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.82-94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan modul yang dikembangkan berdasarkan penilaian dari ahli media dan penilaian dari ahli materi, kepraktisan modul berdasarkan respon angket peserta didik kelompok kecil serta keefektifan modul berdasarkan ketuntasan belajar peserta didik. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Peusangan yang berjumlah 26 orang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi 7 tahapan yaitu: 1) Research and Information Collection, 2) Planning, 3) Develop Preliminary Form of Produc, 4) Preliminary Field Testing, 5) Main Product Revision, 6) Develop Preliminary Form of Product, 7) Operational Product Revision. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Validasi ahli media sebesar 86,66% dan validasi ahli materi bernilai 86,53% dikatagorikan “sangat valid”, (2) Hasil analisis angket respon uji coba kelompok kecil peserta didik sebesar 95% dikategorikan “sangat praktis”, (3) Ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal sebesar 100% dengan katagori “sangat efektif”. Dengan demikian, pengembangan modul matematika berbasis model pembelajaran PBL pada materi SPLTV dinyatakan layak, praktis dan efektif untuk digunakan sebagai bahan ajar. 
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Lestari, Amelia; Afvadila, Dhea; Salim, Ovalia Fransiska; Aziz, Salsabila; Muchlis, Effie Efrida; Rahimah, Dewi
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.23-33

Abstract

Pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa dalam belajar matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mengkaji, serta membuat kesimpulan terkait keseluruhan dari hasil penelitian yang berkaitan dengan pengaruh gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada matematika. Metode penelitian yang dipilih dalam penelitian ini ialah metode SLR (Systematic Literature Review). Pengumpulan data dilakukan dengan mereview semua artikel terkait pemecahan masalah matematis dalam kurun waktu 2017 – 2022. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 7 artikel jurnal nasional dan internasional terakreditasi yang diperoleh dari Google Schoolar dan SINTA. Berdasarkan penelitian ini didapatkan bahwa tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis memiliki hubungan dengan gaya kognitif serta mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Dalam penelitian ini kemampuan pemecahan masalah di tinjau dari gaya kognitif pada subjek Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berbeda berdasarkan tingkat ditinjau dari gaya kognitif pada mata pelajaran matematika. Mayoritas siswa jenis FI lebih baik dalam menyelesaikan masalah matematis dibandingkan dengan siswa jenis FD.
ANALISIS KECERDASAN EMOSIONAL SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Astuti, Isma; Rahmi, Depriwana; Yuniati, Suci; Kurniati, Annisah
JP2MS Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.1.34-45

Abstract

Kecerdasan emosional memegang peranan penting dalam pembelajaran matematika, karena kecerdasan emosional bisa memberikan kontribusi terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kecerdasan emosional siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian ialah siswa yang berada di kelas yang sama di salah satu sekolah yang ada di Kampar dengan jumlah siswa sebanyak 27 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrument non tes berupa angket kecerdasan emosional yang dianalisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa jika secara keseluruhan berada pada kriteria rendah. Berdasarkan beberapa dimensi yang terdapat dalam angket kecerdasan emosional, dimensi motivasi dengan indikator mampu memusatkan perhatian pada tugas yang diberikan diperoleh persentase sebesar 35,25% dan indikator mengambil inisiatif dan bertindak efektif diperoleh persentase sebesar 28,81%  memiliki interpretasi kriteria yang paling rendah. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya untuk melakukan peningkatkan kecerdasan emosional siswa khususnya peningkatan pada dimensi motivasi,  karena dengan adanya motivasi itulah siswa dapat mengembangkan aktivitas dan inisiatif sehingga siswa bisa memelihara ketekunan dalam belajar dan siswa juga bisa lebih terarah dalam proses pembelajaran. Melalui kecerdasan emosional pula tinggi rendahnya motivasi belajar siswa sangat berpengaruh dalam kegiatan belajar.