cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 244 Documents
PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA UNTUK MENGURANGI FREKUENSI PERNIKAHAN DINI DI SISWA SMP DI KECAMATAN BANGSALSARI, JEMBER Wiwin Retnowati; Rize Budi Amalia
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.388 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p204-207

Abstract

Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk membekali siswa SMP di kelurahan Bangsalsari kecamatan Bangsalsari kabupaten Jember tentang pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi agar remaja putri akan lebih siap untuk menghadapi masa dewasa dan untuk mengurangi frekuensi pernikahan dini. Metode yang dilakukan adalah, penyuluhan reproduksi remaja, pelatihan dan pendampingan kader kesehatan. Hasil kegiatan adalah para remaja telah mampu mempraktekkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan reproduksinya dan sebagai pioner pada lingkungan sekitar maupun adik kelas mereka serta telah terbentuknya kader kesehatan reproduksi remaja putri. Kata kunci—kader kesehatan, pioneer siswa, reproduksi remaja. Abstract The purpose of this community service program is to equip Junior High School students in the Bangsalsari village, Bangsalsari sub-district, Jember Regency about knowledge about health, so that young women will be better prepared for the future and to multiply early marriages. The method used is youth counseling, training and health cadre assistance. The result of the activity is that young people who have successfully practiced their knowledge in daily life for reproductive health and as pioneers in the surrounding environment and their junior class have also developed a young female health cadre. Keywords—health cadres, pioneers of students, adolescent reproduction
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWERPOINT DAN PEMANFAATAN APLIKASI ANDROID UNTUK GURU BAHASA ARAB Nurhidayati Nurhidayati; Imam Asrori; Mohammad Ahsanuddin; M. Wahib Dariyadi
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.45 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p181-184

Abstract

Dari segi sarana dan prasarana, 109 MTs di Kabupaten Bojonegoro sudah memiliki sarana-prasarana yang memadai, di beberapa madrasah fasilitas Internet juga telah tersedia, namun dalam penggunaanya belum optimal. Para guru masih sangat jarang yang memanfaatkan komputer itu untuk tujuan peningkatan pembelajaran apalagi menggunakan media pembelajaran berbasis Powerpoint dengan berbagai aplikasinya ,pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan guru-guru bahasa Arab MTs di Bojonegoro  tentang konsep media pembelajaran berbasis powerpoint, materi yang dikembangkan adalah media  pembelajaran bahasa Arab dan pembuatan video pembelajaran melalui android, metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa keterampilan para guru cukup meningkat dengan indikator bahwa produk luaran pelatihan telah memenuhi standar media yang menarik serta berpotensi dapat mempercepat pencapaian kompetensi siswa dalam pembelajaran bahasa arab.Kata kunci— Media Pembelajaran, Pembelajaran inovatif, Bahasa Arab, Powerpoint AbstractIn terms of facilities and infrastructure, 109 MTs in Bojonegoro already have adequate infrastructure, in some madrasah Internet facilities are also available, but the use is not optimal yet. Teachers are still very rarely using the computer for the purpose of improving learning especially using Powerpoint-based learning media with a variety of applications, this dedication is done to increase knowledge and improve the skills of Arabic MTs teachers in Bojonegoro about the concept of powerpoint-based learning media, the material developed is a medium for learning Arabic and making learning videos through Android, the method used is training and mentoring. The results of this training show that the skills of teachers have improved considerably with indicators that the training output products have met attractive media standards and can potentially accelerate the achievement of student competencies in learning Arabic.Keywords—Learning Media, Innovative Learning, Arabic, Powerpoint
PENDAMPINGAN DESA MANDIRI DALAM STRATEGI BRANDING SIMPLISIA POTENSI LOKAL KEMASAN PRODUK GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KECAMATAN PONCOKUSUMO Sri Endah Indriwati; Eko Sri Sulasmi; Sri Rahayu Lestari; Bagus Priambodo; Hisyam Baidlowi; Lutfiyanti Fanani
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1635.366 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p185-190

Abstract

Kesejahteraan masyarakat merupakan hal penting yang perlu terus ditingkatkan, salah satunya dapat dilakukan dengan mengelola sumber daya alam atau potensi lokal. Kecamatan Poncokusumo merupakan bagian dari wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang menyimpan berbagai potensi lokal, salah satunya yaitu tanaman berpotensi obat. Keberadaan tanaman berpotensi obat dapat dijadikan sebagai tonggak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Poncokusumo, terutama di desa Argosuko. Berkaitan dengan permasalahan tersebut, dilakukan beberapa upaya pendampingan: 1) pembuatan simplisia, 2) penyusunan komposisi simplisia sebagai bahan obat, hingga 3) pengemasan dan pengurusan ijin PIRT/BPOM. Partisipan dalam penelitian dan pengabdian adalah ibu-ibu PKK desa Argosuko sebanyak 30 orang, berasal dari 3 dusun (Keden, Wangkal Kidul, dan Wangkal Lor). Hasil penelitian dan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa seluruh ibu-ibu PKK bisa mengikuti kegiatan pendampingan yang diadakan. Melalui program pendampingan, ibu-ibu PKK memperoleh pembekalan bagaimana memperkaya pengetahuan tentang pembuatan bermacam-macam simplisia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, bagaimana menyusun komposisi simplisia sebagai bahan jamu herbal, bagaimana cara melakukan pengemasan yang menarik konsumen, dan bagaimana mendapatkan legalitas dari dinas terkait. Sehingga harapannya, di masa depan ibu-ibu PKK dapat mengatasi masalah perekonomian akibat ketidaktahuan dalam mengelola potensi lokal sebagai sumber ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.Kata kunci—pendampingan, branding, simplisia, kesejahteraan masyarakatAbstractCommunity welfare is an important thing that needs to be improved, one of which can be done by managing natural resources or local potential. Poncokusumo Subdistrict is part of the Bromo Tengger Semeru National Park (TNBTS) which stores a variety of local potential, one of which is a potentially medicinal plant. The existence of potential medicinal plants can be used as a milestone in improving the welfare of the community in the District of Poncokusumo, especially in the village of Argosuko. In acquintance with this problem, several assistance efforts have been made: 1) manufacturing of simplicia, 2) preparation of the composition of simplicia as a medicinal ingredient, up to 3) packaging and processing of PIRT/BPOM permits. Participants in the research and service were 30 PKK Argosuko village women, coming from three hamlets (Keden, Wangkal Kidul, and Wangkal Lor). The results of research and community service show that all PKK can participate in the mentoring activities that are held. Through the mentoring program, PKK got a briefing on how to enrich their knowledge about making various kinds of simplicia that have high economic value, how to arrange the composition of simplicia as herbal medicinal ingredients, how to do packaging that attracts consumers, and how to obtain legality from related agencies. Therefore, it is expected in the future, PKK can overcome economic problems due to ignorance in managing local potential as an economic source to improve the welfare of families and communities.Keywords—assistance, branding, simplicia, community welfare
PENDAMPINGAN PENGUATAN PENGELOLAAN ORGANISASI BERBUDAYA WIRAUSAHA BERBASIS TECHNOPRENEUR PADA PESANTREN Buyung Adi Dharma; Madziatul Churiyah; Yuli Agustina; Agung Winarno
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2412.527 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p191-197

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Peningkatan pengetahuan dan keterampilan santri pondok pesantren salafiyah Al-Azhar, desa Patok Picis, kecamatan Wajak, kabupaten Malang; Peningkatan kesadaran dalam pemanfaatan lahan pondok serta pengelolaan kebersihannya; Peningkatan wawasan santri sehingga dapat memunculkan motivasi dan semangat berwirausaha; Peningkatan nilai ekonomis sumber daya hasil alam yang ada di pondok pesantren. Metode yang digunakan  adalah ceramah, pelatihan dan pendampingan, konten yang dikembangkan mencakup, materi technopreneurship dan kewirausahaan, pengelolaan lingkungan, keterampilan memijat dan pembuatan nugget ikan produk pesantren. Hasil kegiatan ini wawasan wirausaha santri telah meningkat, demikian pula keterampilan dalam pemanfaatan potensi bahan baku lokal untuk produk yang lebih bernilai ekonomi serta pemahaman penerapan teknologi yang lebih efektif untuk penguatan karakteristik pesantren wirausaha.Kata kunci—technopreneurship, santri, wirausaha, pesantreneurship AbstractThe aim of this community service is to increase the knowledge and skills of Al-Azhar Salafiyah Islamic Boarding School students, Patok Picis village, Wajak sub-district, Malang district; Increased awareness in the utilization of cottage land and cleanliness management; Increased students’ knowledge so that it can bring up the motivation and enthusiasm of entrepreneurship; Increasing the economic value of natural resource resources in boarding schools. The methods used are lectures, training and mentoring, content developed includes, technopreneurship and entrepreneurship materials, environmental management, massage skills and the production of pesantren fish nuggets. As a result of this activity, the insight of santri entrepreneurs has increased, as has the skill in utilizing the potential of local raw materials for products that are more economically valuable and understanding the application of more effective technology to strengthen the characteristics of pesantren entrepreneurship.Keywords—technopreneurship, santri, entrepreneurship, pesantreneurship
Pelatihan Perilaku 3R; Right, Reality, Responsible pada Anak Buruh Migran di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang Muslihati Muslihati; Yuliati Holifah; Ella Faridati Zen
Jurnal KARINOV Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i1p10-15

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan perilaku positif 3R (right, reality, and responsible) pada anak buruh migran di kecamatan Donomulyo Malang. Wilayah sasaran meliputi desa Mentaraman, Kedung Salam, dan Purwodadi karena memiliki populasi anak buruh migran yang cukup besar. Melalui kajian awal pada Forum Peduli Anak Kecamatan Donomulyo diketahui bahwa permasalahan mitra adalah anak-anak buruh migran cenderung berperilaku negatif, diantaranya suka pergi tanpa pamit, lalai belajar dan ibadah karena bermain, bolos sekolah, dan kurang hormat pada orang tua. Dengan kecenderungan tersebut diasumsikan anak-anak buruh migran perlu dibantu mengembangkan perilaku positif. Untuk itu diperlukan upaya edukasi pengembangan perilaku yang baik dan benar, perilaku realistis dan perilaku bertanggungjawab bagi anak buruh migran. Materi kegiatan meliputi (1) pemahaman diri (2) hakikat perilaku 3R (2) penyusunan rencana diri. Pelatihan dikemas dalam bimbingan kelompok dengan metode PIJAR yaitu Pahami diri, Identifikasi kebutuhan dan harapan, Jelaskan dan evaluasi perilaku saat ini, Arahkan rencana dan solusi dan Realisasi rencanaKata kunci— anak buruh migran, forum peduli anak, perilaku 3R, Metode Pijar. AbstractThis service activity aims to develop positive behaviors of 3R (right, reality, and responsible) for the children of migrant workers in Donomulyo district, Malang. The target areas include the villages of Mentaraman, Kedung Salam, and Purwodadi because they have a large population of migrant workers’ children. Through preliminary studies in the Donomulyo District Children's Care Forum it was found that the problem of partners was that migrant workers’ children tended to behave negatively, including leaving without saying goodbye, neglecting to study and worship because of playing, skipping school, and lacking respect for parents. With this tendency, it is assumed that children of migrant workers need to be helped to develop positive behavior. For this reason, education efforts to develop good and right behavior, realistic behavior and responsible behavior for migrant workers' children are needed. Material activities include (1) self-understanding (2) the nature of behavior 3R (2) preparation of self-plans. The training is packaged in group guidance with the PIJAR method namely Self-Understanding, Identification of needs and expectations, Explain and evaluate current behavior, Navigate plans and solutions and Realize plans.Keywords— child migrant worker, child care forum, 3R behavior, PIJAR Method
Gerakan Busaponik Sederhana untuk Mewujudkan Kelurahan Candirenggo yang Produktif, Kreatif, dan Inovatif Yudhi Utomo; Purwaning Rohmah; Nanda Satria Anggara
Jurnal KARINOV Vol 3, No 2 (2020): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i2p84-88

Abstract

Kesejahteraan masyarakat dapat diukur dari beberapa aspek salah satunya dari ketahanan pangan serta tingkat ekonomi masyarakat. Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, memberikan solusi dengan menggalakkan program kerja Gerakan BuSaPonik Sederhana dengan melibatkan organisasi masyarakat yaitu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Program kerja ini dapat ikut menyukseskan tiga program PKK seperti program pangan, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat. Selain itu, kegiatan ini dapat menjadikan ibu-ibu PKK lebih produktif dan kreatif dalam memenuhi kebutuhan keluarganya masing-masing. Bahkan lebih lanjut, dapat meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat Candirenggo melalui budidaya sayuran dari BuSaPonik.  Kata kunci— BuSaPonik Sederhana, budidaya sayuran, hidroponik sederhana Abstract Community welfare can be measured from several aspects, one of which is food security and the economic level of the community. In an effort to realize this, provides a solution by promoting the Simple BuSaPonik Movement work program by involving community organizations, Empowerment and Family Welfare (PKK). This work program can contribute to the success of three PKK programs such as the food program, environmental sustainability, and healthy planning. In addition, this activity can make PKK member (mothers) more productive and creative in meeting the needs of their respective families. Even further, it can improve the family and community economy of Candirenggo through the cultivation of vegetables from BuSaPonik. Keywords— BuSaPonik Simplified, vegetable cultivation, simple hydroponics, Kelurahan Candirenggo
Lampion Hias Bernilai Estetika untuk Meningkatkan Kreativitas Karang Taruna Fenny Rochbeind; Sumarwahyudi Sumarwahyudi; Lisa Sidyawati
Jurnal KARINOV Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i1p37-43

Abstract

Kegiatan pengabdian ini diperuntukkan bagi karang taruna dikawasan wisata Kampung Heritage Kajoetangan Kota Malang. Bertujuan untuk meningkatkan kreativitas peserta, potensi diri dibidang kreatif, menambah pengetahuan dan pengalaman artistik melalui pembuatan lampion hias. Kebutuhan akan pencahayaan dilokasi kawasan wisata bukan hanya untuk keindahan tetapi memeriahkan tampilan permukiman khususnya di malam hari. Pembekalan keterampilan bagi karang taruna sangat diharapkan dan dipastikan untuk kurun waktu tertentu, secara berkesinambungan kawasan ini menjadi sentra industri kreatif berbasis budaya lokal yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Masalahnya aktivitas karang taruna sangat kurang dibidang kreatif, belum memiliki kompetensi mengembangkan potensi kreatif berolah seni rupa dan kerajinan untuk memperindah lingkungan yang menjadi objek kunjungan wisata sehingga perlu dilatih. Metode yang digunakan diantaranya  pengayaan, metode pembelajaran, metode partisipatif, dan metode evaluasi untuk mengetahui perubahan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan/perilaku khalayak sasaran. Manfaat dari kegiatan pelatihan penting untuk meningkatkan kreativitas peserta, mampu berwirausaha, memiliki motivasi tinggi untuk mengembangkan potensi diri, dan menggunakan keterampilan yang dimiliki untuk memperindah, memelihara, dan melestarikan  lingkungan kawasan kampung wisata Kajoetangan.  Kata kunci— lampion hias, kreativitas, Kampung Heritage Kajoetangan Malang. Abstract Community service activity is for young people in the tourism area of Kajoetangan Heritage Village, Malang. Aiming to increase participant's creativity, self potential in the creative field, increase knowledge and artistic experience through making decorative lanterns. The need for lighting in the tourist area is not just for beauty but enliven the appearance of settlements, especially at night. Provision of skills for youth is highly expected and ensured for a certain period of time, this area will continuously become a center for creative industries based on local culture that has a high economic value. The problem is that the activities of the youth group are very lacking in the creative field, and do not yet have the competence to develop the creative potential to work in the arts and crafts to beautify the environment that is the object of a tourist visit so they need to be trained. The methods used include enrichment, learning methods, participatory methods, and evaluation methods to determine changes in knowledge, skills, and insights/behavior of the target audience. The benefits of the training activities are important to increase the creativity of the participants, being able to become entrepreneurs, have high motivation to develop their potential, and use their skills to beautify, maintain, and preserve the environment of the Kajoetangan tourist village. Keywords— ornamental lanterns, creativity, Kampung Heritage Kajoetangan Malang
Marketing Online untuk Memperluas Pangsa Pasar Inovasi Kerajinan Gerabah Desa Tondowulan Jombang Dias Nina Desita; M. Romadlon Deni; Nur Kholis; Sholikhatun Khasanah
Jurnal KARINOV Vol 3, No 2 (2020): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i2p111-115

Abstract

Salah satu desa yang dapat dikembangkan potensi kewirausahaannya adalah Desa Tondowulan Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Mayoritas masyarakat desa ini merupakan pengrajin gerabah dengan produk yang dibuat masih sebatas cobek dan layah. Pemasaran produk yang digunakan juga sebatas dari mulut ke mulut (mouth to mouth) sehingga usaha yang dijalankan masyarakat cenderung kurang berkembang. Melihat situasi semacam ini, warga Desa Tondowulan memerlukan adanya inovasi dalam pembuatan produk gerabah, misalnya pembuatan produk gerabah menjadi souvenir yang menarik dan bernilai ekonomi tinggi. Selain itu juga diperlukan pemasaran yang lebih efektif guna memperluas pangsa pasar agar permintaan terhadap gerabah meningkat. Berdasarkan hal ini memberikan solusi kepada masyarakat Desa Tondowulan berupa pelatihan pemasaran online dan pembuatan produk gerabah menjadi souvenir. Hasil yang dicapai pada pelaksanaan pengabdian ini terhitung memuaskan dengan rincian: 1) Pengrajin Gerabah Desa Tondowulan memiliki keahlian dalam membuat gerabah souvenir dan packaging-nya yang menarik; dan 2) Warga Desa Tondowulan memiliki akun penjualan online untuk  memasarkan produk gerabahnya secara lebih luas.  Kata kunci— marketing online, souvenir gerabah, Desa Tondowula Abstract One of the villages that can develop their entrepreneurial potential is Tondowulan Village, Plandaan District, in Jombang Regency. The majority of the village community are pottery artisans with products made that are still limited to mortification and disrepair. Marketing of products used is also limited, they just use word of mouth marketing strategy, so that businesses run by communities tend to be less developed. Seeing this kind of situation, the residents of Tondowulan Village need innovation in making pottery products, for example making pottery products into interesting souvenirs and high economic value. It also requires more effective marketing to expand market share so that demand for pottery increases. Based on this, provide solutions to the Tondowulan Village community in the form of online marketing training and making pottery products into souvenirs. The results achieved in the implementation of this service are satisfactory with the following details: 1) Pottery Craftsman in Tondowulan Village has expertise in making attractive souvenirs and packaging pottery; and 2) Residents of Tondowulan Village have an online sales account to market their pottery products more broadly. Keywords— online marketing, pottery souvenirs, Tondowulan Village
Budidaya Jamur Tiram dan Pengolahannya Sebagai Upaya Meningkatkan Ekonomi Kreatif Desa Kaulon Edy Triono
Jurnal KARINOV Vol 3, No 2 (2020): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i2p64-68

Abstract

Usaha jamur tiram putih sedang menjadi tren masa kini, sebagai upaya meningkatkan pendapatan dan memperbaiki gizi masyarakat. Usaha ini sangat menjanjikan karena harga serta minat masyarakat untuk mengkonsumsinya cukup tinggi. Di Kabupaten Blitar, tren usaha jamur tiram terus meningkat sehingga berpengaruh positif terhadap permintaan jamur. Pengabdian ini mendorong pelaksanaan usaha jamur tiram putih yang akan dijalankan oleh ibu-ibu PKK dan Karangtaruna. Usaha ini masih pertama kali akan dilakukan, sehingga peran dari mahasiswa KKN di Desa Kaulon, Kabupaten Blitar adalah mengawali usaha budidaya jamur tiram. Proses dari kegiatan budidaya jamur tiram adalah pembuatan media jamur, pembibitan, dan sampai ke pengolahan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah mahasiswa melakukan pengabdian kepada masyarakat yaitu melakukan program kerja besar pelatihan budidaya jamur tiram sampai pada tahap pengolahannya. Tujuan lanjutan dari kegiatan ini adalah meningkatkan produktivitas sektor ekonomi kreatif Desa Kaulon sehingga nanti menjadi kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).  Kata kunci—jamur tiram putih, Desa Kaulon Kabupaten Blitar, ekonomi kreatif Abstract White oyster mushroom business is becoming a trend nowadays, as an effort to increase income and improve community nutrition. This business is very promising because the price and community interest to consume it is quite high. In Blitar District, the business trend of oyster mushrooms continues to increase so that it has a positive effect on mushroom demand. This community service encourages the implementation of the white oyster mushroom business which will be run by PKK and Karangtaruna. This business is still the first time to be carried out, so the role of KKN students in Kaulon Village, Blitar Regency is to start an oyster mushroom cultivation business. The process of oyster mushroom cultivation activities are the making of mushroom media, nurseries and processing. The conclusion of this activity is students do community service which is doing a large work program of training in the cultivation of oyster mushrooms until the processing stage. The next objective of this activity is to increase the productivity of the creative economy sector of Kaulon Village so that it will later become a Micro and Small and Medium Enterprises (MSME) group. Keywords—white oyster mushroom, Kaulon Village, Blitar Regency, creative economy
Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Layak Jurnal Nasional Ber-ISBN Berbasis Sitasi Online Bagi Tenaga Pendidik Se-Kabupaten Bondowoso Imron Arifin; Juharyanto Juharyanto; Sultoni Sultoni; Bagus Rachmad Saputra; Maulana Amirul Adha; Athalla Nauval Bhayangkara; Karine Rizkita; Putri Wulandari
Jurnal KARINOV Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v3i1p16-21

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat melalui program pendampingan sitasi berbasis mendeley dalam penulisan artikel layak jurnal bereputasi bagi tenaga pendidik se Kabupaten Bondowoso ini adalah membekali pengetahuan dan keterampilan menyusun artikel kepada para tenaga pendidik se Kabupaten Bondowoso. Luaran dari kegiatan pendampingan tersebut antara lain: artikel layak jurnal berbasis sitasi otomatis dengan plug in mendeley dan artikel pengabdian.Strategi pelaksanaan kegiatan ini antara lain workshop, penugasan, pendampingan individual, fasilitasi pencarian jurnal untuk penerbitan artikel. Strategi pelaksanaan dilaksanakan secara terintegrasi dengan metode: ceramah, tanya jawab, diskusi, modelling, discovery, problem based learning, dan penugasan, serta advokasi.Hasil yang diperoleh adalah peserta memiliki kemampuan dan keterampilan dalam penyusunan artikel berbasis sitasi otomatis dengan plug in mendeley. Hal tersebut diketahui dari luaran berupa draf artikel berbasis sitasi otomatis dengan plug in mendeley yang disusun para guru yang dihasilkan dalam dua hari workshop. Kata kunci— pendampingan, penulisan, karya tulis ilmiah, artikel berbasis sitasi otomatis. Abstract The aim of community service through Mendeley-based citation assistance programs in writing articles worthy of reputable journals for educators in Bondowoso Regency is to equip knowledge and skills in preparing articles for educators in Bondowoso Regency. The outputs of the mentoring activities include: proper articles based on automatic citation-based journals with plug-in delays and service articles. The strategy for carrying out these activities includes workshops, assignments, individual assistance, facilitation of journal search for article publishing. The implementation strategy is implemented in an integrated manner with methods: lecture, question and answer, discussion, modeling, discovery, problem based learning, and assignment, as well as advocacy. The results obtained are participants have the ability and skills in preparing automatic citation-based articles with plug-in mendeley. This is known from the output in the form of an automatic citation-based article with a plug-in mendey prepared by the teachers produced in two days of the workshop.Keywords— assistance, writing, scientific papers, automatic citation-based articles

Page 7 of 25 | Total Record : 244