cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 244 Documents
KAMPUNG ENTREPRENEUR BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI UMKM Andika Agung Sutrisno; Joko Samodra; Andreas Syah Pahlevi
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.807 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p171-176

Abstract

Tujuan program ini untuk mengembangkan dan memberikan pelatihan tentang bagaimana menggunakan media promosi yang efektif diwujudkan dalam bentuk sebuah platform pasar digital berbasis web. Sebagai tambahan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan citra Bumi Tunggul Wulung (BTWI) sebagai kampung entrepreneur, serta market place berbasis koperasi yang akan mewadahi setiap warga yang belum memiliki pasar produk dengan harapan dapat mingkatakan profit usaha serta terjadi kolaborasi antar warga. Kegiatan pengabdian masyrakat ini dilakukan melalui pelatihan branding, photo produk, pengolahan data pada website serta pelatihan e-commerce. Hasil dari kegiatan menjunjukkan bahwa dengan adanya Graphic Standard Manual (GSM) untuk Logo, maka identitas untuk mencapai brand awarness dapat diterapkan dalam berbagai atibut desain yang dialokasikan kedalam media promosi baik cetak maupun digital seperti website yang sudah dikembangkan. Dengan adanya website sebagai platform digital diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga BTWI yang ingin meningkatkan profit usahanya dengan nafas kampung etrepreneur sebabagai citra warga.Kata kunci—entrepreneur, branding, marketplace, website, UMKM AbstractThe purpose of this program is to develop and provide training on how to use effective promotion media in the form of a web-based digital market platform. In addition, this activity is carried out to improve the image of Bumi Tunggul Wulung (BTWI) as an entrepreneur village, as well as a cooperative-based market place that will accommodate every citizen who does not yet have a product market in the hope of increasing business profits and collaboration between citizens. Activities in community service are through branding training, product photos, data processing on the website and e-commerce training. The results of the activity show that with the Graphic Standard Manual (GSM) for the Logo, the identity to achieve brand awareness can be applied in a variety of design allocated to print and digital promotional media such as websites that have been developed. With the website as a digital platform it is hoped that it can become a forum for BTWI residents who want to increase their business profits with the breath of the entrepreneur's village because of the citizens' image.Keywords—entrepreneur, branding, marketplace, website, MSME
PENERAPAN SISTEM KONTROL DAN FILTRASI AIR LEDENG OTOMATIS DI DESA GADUNGSARI KECAMATAN TIRTOYUDO KABUPATEN MALANG Irham Fadlika; Irawan Dwi Wahyono; Ilham Garinsyah
Jurnal KARINOV Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.069 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i2p%p

Abstract

Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini adalah untuk membuat sistem otomatisasi kontrol air ledeng berdasarkan debit dan jadwal pengaliran di desa Gadungsari Kecamatan Tirtoyudo Malang. Hal ini perlu dilakukan karena pengelolaan air masih mandiri oleh pemerintah desa dan proses pengelolaan ini masih menggunakan teknologi konvensional dengan cara mengambil air dari sumber dan kemudian disalurkan ke setiap rumah warga. Selain itu, Pengelolaan yang dilakukan oleh mitra 1 dan 2 (HIPAM Ardi Tirta RT 07 dan RT 02) tidak memiliki proses filtrasi air untuk menentukan kadar kelayakan air sebelum dikonsumsi, terutama pada saat musim hujan. Kegiatan pengabdian ini menargetkan terwujudnya produk pengisi tandon dan penjernih air secara otomatis pada kedua mitra untuk untuk mempermudah proses filtrasi, sehingga lebih layak untuk dikonsumsi, meningkatan kualitas kejernihan air dan diperolehnya manfaat pengisian air serta penjernihan air secara otomatis. Selain itu, efisiensi waktu dan tenaga untuk tidak sesering mungkin menguras tandon  maupun kamar mandi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, permasalahan mitra khususnya untuk menyediakan jasa layanan air yang layak dan efisien dapat terpenuhi. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi referensi pada lokasi-lokasi lainnya yang mengalami permasalahan serupa. Kata kunci—sistem kontrol air ledeng otomatis, filtrasi air, efisien
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK MENUJU KAMPUNG SEHAT DI RW 15 KELURAHAN MADYOPURO KOTA MALANG Mohamad Amin; Mimien Henie Irawati; Vivi Novianti; Sugiantoro Sugiantoro; Fauziah Fauziah; Diana Hernawati; Dina Maulina; Siti Darwa Suryani
Jurnal KARINOV Vol 2, No 2 (2019): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.023 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i2p119-126

Abstract

Kelurahan Madyopuro merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang letaknya sangat strategis dengan sumber potensi yang dimiliki yaitu: Central Business (Pusat Perdagangan), sebagai kota mahasiswa, produksi dari hasil kreatifitas home industri berupa kue basah dan makanan ringan lainnya dan usia produktif mendominasi populasi, ketersediaan tenaga kerja yang besar. Salah satu wilayah yang berdekatan dengan pusat kegiatan masyarakat adalah wilayah Rukun Warga (RW) 15. Berdasarkan observasi dan analisis situasi dapat disampaikan bahwa rata-rata per KK di RW 15 di Kelurahan Madyopuro ini setiap hari menghasilkan tidak kurang dari 1kg sampah organik dan lebih dari 1kg sampah anorganik. Dengan demikian, dari RW 15 ini per hari tidak kurang dari 125kg sampah organik dan 185kg sampah anorganik per hari. Dengan demikian perlu ada usaha untuk mengelola sampah ini agar lebih berguna terutama untuk menjadikan kampong sehat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran yang tinggi dari peserta selama kegiatan berlangsung dan tingkat pemahaman yang tinggi pula selama proses pelatihan dan pendampingan mengacu pada survey yang dilakukan setelah kegiatan berlangsung. Saran untuk lanjutan kegiatan pelatihan PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK MENUJU KAMPUNG SEHAT Di RW 15 KELURAHAN MADYOPURO KOTA MALANG sebagai upaya untuk menuju kampung sehat adalah penambahan jumlah komposter di setiap RT (minimal setiap RT ada 10 – 15 komposter sehingga mampu mengolah kompos secara menyeluruh produk rumah tangga (per RT rata-rata memiliki jumlah KK 20 hingga 30 KK), pendampingan composting hingga produktif bahkan sampai strategi pengemasan dan pemasaran dan inisiasi Bank Sampah sebagai dampak dari pemilahan limbah domestic yang sudah diolah dengan composting ini
PEMANFAATAN AL-MAKTABAH AL-SYAMILAH UNTUK PENELUSURAN REFERENSI DIGITAL DALAM BAHTSUL MASAIL BAGI GURU GURU PESANTREN DI KOTA MALANG Ahmad Munjin Nasih; Lilik Nur Kholidah; Muhammad Rohmanan
Jurnal KARINOV Vol 1, No 1 (2018): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.152 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i1p%p

Abstract

AbstrakKeberadaan pondok pesantren yang ada di Indonesia, sangat mengagumkan. Pasalnya, selain karena pesantren merupakan model pendidikan asli Indonesia, dalam istilah Nurkholis Madjid (1997) disebut sebagai indegenous dari Indonesia, pondok pesantren juga dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki peranan penting dalam transfer dan transmisi ilmu pengetahuan keislaman. pelaksanaan kegiatan pelatihan pemanfaatan al-maktabah al-syamilah untuk menelusuri referensi digital dalam bahtsul masail bagi kalangan pesantren serta evaluasi yang dilakukan di akhir pelaksanaannya
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN KUALITAS AIR DAN KESEHATAN PADA BUDIDAYA IKAN KOI (CYPRINUS CARPIO) Uun Yanuhar; Muhammad Musa; Dyah Kinasih Wuragil
Jurnal KARINOV Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.227 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i1p69-74

Abstract

Ikan koi (Cyprinus carpio) merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi dan peminat yang sangat tinggi. Hal ini menjadi dorongan untuk para pembudidaya untuk meningkatkan usaha budidaya ikan koi. Kecamatan Nglegok adalah salah satu lokasi kawasan Minapolitan Nasional dengan komoditas unggulannya berupa ikan koi. Namun, dalam berbudiya ikan koi  sering terjadi masalah salah satunya adalah timbulnya penyakit pada ikan. Penyakit yang sering menjadi kendala dalam kegiatan budidaya ikan koi di Kecamatan Nglegok adalah penyakit Myxobolus sp. Infeksi Myxobolus sp. pada ikan menyebabkan terganggunya proses pernafasan hingga kematian. Dalam mengatasi permasalahan tersebut dilakukan beberapa upaya berupa penerapan IPTEK mengenai manajemen kesehatan untuk budidaya ikan koi melalui kegiatan Penyuluhan Manajemen Kualitas Air dan Kesehatan Ikan Koi, Pendampingan Pemeriksaan Kualitas Air, Pendampingan Pemeriksaan Penyakit Ikan Koi dan Pelatihan Penggunaan Probiotik. Berdasarkan pengembangan penanganan permasalahan tersebut, hasil yang diperoleh dari program ini bahwa seluruh anggota mitra hadir dan mengikuti kegiatan penyuluhan yang diadakan. Melalui program ini pula para anggota mitra mendapatkan pembekalan materi edukasi dalam melakukan kegiatan berbudidaya ikan koi agar di masa depan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dalam budidaya ikan koi sehingga kerugian yang terjadi akibat permasalahan dalam budidaya ikan koi berkurang dan perekonomian anggota mitra meningkat.
PEMBERDAYAAN BAGI ANAK ASUH LEMBAGA WINDYAS CLUB MELALUI PENINGKATAN VOKASIONAL BATIK TULIS MENUJU EKONOMI KREATIF Djoko Dwi Kusumanjanto; Dyah Ayu Mentari; Hanum Kartikasari; Andi Basuki
Jurnal KARINOV Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.83 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i1p15-18

Abstract

Universitas Negeri Malang sebagai salah satu Perguruan tinggi Negeri di Indonesia merupakan salah satu lembaga yang wajib berperan serta dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Kewajiban dosen sebagai civitas akademika Perguruan Tinggi adalah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat dapat diwujudkan dengan melaksanakan pemberdayaan masyarakat sekitar sebagai bentuk dari tanggung jawab Perguruan Tinggi terhadap pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Sehingga pembangunan harus merupakan perubahan sosial yang tidak hanya terjadi pada taraf kehidupan masyarakat belaka tetapi juga pada peranan unsur-unsur didalamnya. Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan tim pengabdian masyarakat adalah melalui pemberdayaan masyarakat yang sasarannya adalah anak-anak dari keluarga prasejatera dan anak yatim di Kelurahan Bakalan Krajan, Kota Malang bekerjasama dengan Lembaga Windyas Club sebagai orang tua asuhnya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan vokasional batik tulis. Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian masyarakat dimulai dari perekrutan dan sosialisasi peserta kemudian melakukan kunjungan industri di industri batik tulis dilanjutkan pelatihan. Pada saat pelatihan didatangkan pembatik profesional sehingga peserta dapat belajar dan dibina langsung tentang cara membatik yang benar. Tujuan dari pelatihan ini adalah membentuk wirausaha mandiri dan menjadi bagian dari peningkatan ekonomi kreatif Indonesia.
MENUMBUHKAN SEMANGAT BERWIRAUSAHA MELALUI DIVERSIFIKASI OLAHAN RUMPUT LAUT Rizky Dwi Putri; Rizza Megasari; Dian Rachmawati; Annur Ahadi A
Jurnal KARINOV Vol 1, No 3 (2018): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.479 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i3p%p

Abstract

Kabupaten Sumenep merupakan salah satu penghasil rumput laut berkualitas ekspor. Namun, masyarakat Desa Aengdake, Kecamatan Bluto yang merupakan penghasil dan pembudidaya masih melakukan penjualan rumput laut berupa raw material. Padahal rumput laut tersebut bisa ditingkatkan nilai ekonomisnya sehingga dapat meningkatkan juga kemandirian ekonomi. Kegiatan pengembangan produk dodol rumput laut sebagai diversifikasi olahan rumput laut dilakukan di lingkungan pondok pesantren Nasyrul Ulum Desa Aengdake yang melibatkan siswa SMK Perikanan sebagai role model tenant bagi masyarakat ini dilakukan dalam dua tahapan kegiatan, yaitu sosialisasi dan pemaparan materi serta simulasi produksi dodol rumput laut dan kegiatan kewirausahaan. Materi yang disampaikan meliputi potensi rumput laut di desa Aengdake, materi kewirausahaan termasuk pengelolaan keuangan sederhana dan pemasaran berbasis daring/online. Kegiatan pengabdian terbukti mampu memberikan stimulus bagi siswa untuk berpikir kreatif meningkatkan nilai ekonomis sumberdaya alam yang ada disekitar untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Hal ini salah satunya bisa dilihat dari antusiasme siswa dan santri untuk melakukan branding produk dodol rumput laut dengan merek “ekamato” yang telah diciptakan bersama. Kata kunci—rumput laut, pondok pesantren, kewirausahaan, media online, kearifan lokal
METODE ANJANGSANA PADA KOMUNITAS PEMELUK AGAMA MEMUPUK SIKAP TOLERANSI BERAGAMA BAGI KADER PEREMPUAN Yuliati Holifah; Irene Maya Simon; Ella Faridati Zen; Widya Multisari
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v2i3p146-151

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan penerapan metode kearifan lokal yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam menumbuhkan sikap saling tolong menolong dan saling hormat menghormati antar sesama.. Mengingat kader perempuan antar umat beragama merupakan figure dan perwakilan dari agamanya masing-masing, maka mereka harus dibekali sikap toleransi beragama yang cukup sebelum mensosialisasikan sikap toleransi beragama kepada umat yang lain. Program kemitraan masyarakat ini ditujukan untuk kader PAUB Kota Malang. Iptek yang diterapkan berupa strategi menumbuhkan sikap toleransi beragama melalui metode anjangsana. Dengan metode anjangsana ini dapat menumbuhkan penghayatan dan praktik kegamaan tidak hanya berhenti pada tahap klaim eksklusifisme (aku) yang berujung pada hubungan personal dengan Tuhan, tidak juga pada tahap inklusifisme (kamu) dengan perhatiannya pada perekrutan dukungan teologis atau ideologis (solidaritas), melainkan juga tahap keterbukaan (kita), dimana penghayatan religius atas nilai-nilai kemanusiaan dapat mewujudkan toleransi beragama tidak hanya pada level wacana.  Produk luaran yang dihasilkan berupa modul peningkatan sikap toleransi beragama bagi kader PAUB yang dapat diterapkan pada kader perempuan antar umat beragama di kota-kota lain di Jawa Timur. Kata kunci— Kader perempuan, Metode anjangsana, PAUB, Toleransi beragama.AbstractCommunity service activities are the application of local wisdom methods that have been carried out by the Indonesian people in fostering mutual assistance to help and respect each other respectfully. Considering women cadres among religious communities are figures and representatives of their respective religions, they sufficient religious tolerance must be provided before socializing the attitude of religious tolerance to other people. This community partnership program is intended for PAUB cadres in Malang. The applied science and technology in the form of strategies to foster an attitude of religious tolerance through the method of Anjangsana. With this method of Anjangsana can foster appreciation and religious practice not only stop at the stage of claims of exclusiveness (I) that lead to a personal relationship with God, not also at the stage of inclusiveism (you) with attention to the recruitment of theological or ideological support (solidarity), but also the stage of openness (us), where the religious appreciation of human values can realize religious tolerance not only at the level of discourse. The output products produced were in the form of modules to increase religious tolerance for PAUB cadres which could be applied to interfaith women cadres in other cities in East Java.Keywords— Female cadres, Anjangsana method, PAUB, religious tolerance
PENINGKATAN MUTU PRODUK UKM MELALUI SERTIFIKASI JAMINAN PRODUK HALAL Lulu Nurul Istanti; Heri Pratikto; Yuli Agustina; Madziatul Churiyah; Andi Basuki
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7349.13 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p198-203

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu produk melalui sertifikasi jaminan produk halal dengan memberikan pengetahuan, pemahaman dan pendampingan tentang pentingnya sertifikasi halal pada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Trenggalek. Sesuai edaran LPPOM MUI bahwasannya di tahun 2019 seluruh produk yang berkaitan dengan makan dan minum harus memiliki sertifikasi halal. Hal ini menjadi salah satu tantangan bagi para pelaku UKM dalam memahami tentang arti pentingnya memiliki sertifikasi halal terhadap produk yang dimiliki. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan menambah wawasan dan pengalaman yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bagi pelaku UKM. Kegiatan penyuluhan dilakukan melalui tahapan sosialisasi sampai pendampingan pendaftaran sertifikasi jaminan produk halal secara online pada 150 pelaku UKM yang bergerak di bidang kuliner, restoran, café maupun hotel. Penyuluhan Proses Sertifikasi Jaminan Produk Halal Usaha Kecil Menengah (UKM)  yang telah dilakukan dapat dilihat dari antusiasme keikutsertaan UKM Kabupaten Trenggalek dan Peningkatan Pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta pengembangan SDM bagi pelaku UKM di Kabupaten Trenggalek terkait jaminan produk halal.Kata kunci—Penyuluhan, Sertifikasi Jaminan Produk Halal, UKM, Kabupaten Trenggalek. AbstractThis Community Service activity aims to improve product quality through halal product assurance certification by providing knowledge, understanding and assistance on the importance of halal certification for Small and Medium Enterprises (SMEs) in Trenggalek Regency. According to the LPPOM MUI circular, in 2019 all products related to food and drink must have halal certification. This has become one of the challenges for SMEs in understanding the importance of having halal certification for their products. It is expected that this activity will add insight and experience that can increase productivity and competitiveness for SMEs. Counseling activities carried out through the stages of socialization to the assistance of online halal product assurance certification registration on 150 SMEs actors engaged in culinary, restaurants, cafes and hotels. Counseling of the Process of Certification of Halal Assurance for Small and Medium Enterprises (SMEs) that has been carried out can be seen from the enthusiasm of SME participation in Trenggalek Regency and the Increased Knowledge and public awareness and HR development for SMEs in Trenggalek Regency related to halal product guarantee.Keywords—Counseling, Halal Product Guarantee Certification, UKM, Trenggalek Regency
PASAR DESA DIGITAL BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI UMKM Joko Samodra; Andreas Syah Pahlevi; Yon Ade Lose Hermanto
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.29 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p177-180

Abstract

Permasalahan yang dimiliki pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di desa Tunjungtirto kecamatan Singosari Kabupaten Malang yaitu masih menjalankan usahanya dengan sistem tradisional, belum memiliki media promosi dan pemasaran serta belum memiliki ketrampilan yang memadai dalam menggunakan media berbasis web. Tujuan kegiatan ini agar para pelaku usaha  memiliki media promosi dan pemasaran yang efektif bagi peningkatan penjualan produknya. Metode pendekatannya adalah pelatihan dan pendampingan dengan konten pembuatan platform ecommerce pasar desa digital berbasis web, fungsi dan fitur media berbasis web, dan memberikan bekal ketrampilan yang memadai tentang cara menggunakan medianya. Hasil pengembangan dan evaluasi kegiatan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam hal pembuatan, pemanfaatan media berbasis web dengan indikator telah terwujudnya media online dan sekaligus diuji coba untuk kegiatan promosi dan pemasaran produk mereka.Kata kunci—Pasar Desa, Digital, Media Promosi, UMKM Abstract Problems that are owned by Micro and Medium Enterprises (SMEs) in the village of Tunjungtirto, Singosari sub-district, Malang Regency, are still running their business with traditional systems, do not have promotion and marketing media and do not yet have adequate skills in using web-based media. The purpose of this activity is for businesses to have effective promotional and marketing media to increase sales of their products. The approach method is training and mentoring with the content of making web-based digital village market ecommerce platforms, web-based media functions and features, and providing adequate skills on how to use the media. The results of the development and evaluation of activities can be concluded that there is an increase in knowledge and skills in terms of making, using web-based media with indicators that online media have been realized and at the same time being tested for promotional activities and marketing of their products.Keywords—Village Market, Digital, Media Promotion, SMEs

Page 6 of 25 | Total Record : 244