cover
Contact Name
Selvi Qomariah
Contact Email
selviadp09@gmail.com
Phone
+6282231230066
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan
ISSN : 19793340     EISSN : 26857987     DOI : https://doi.org/10.36089/job
Core Subject : Health, Science,
JURNAL ILMIAH OBSGIN is a national midwifery journal which publishes scientific works for midwives, academic people and practitioners. Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 942 Documents
SISTEMATIS REVIEW: PERAN TENAGA KESEHATAN DALAM MENGATASI KEJADIAN HIPERTENSI BERULANG PADA PENDERITA HIPERTENSI Saranga', Jenita Laurensia; Abu, Muhammad; Masahuddin, La; Rasimin, Rosmini
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i2.2279

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kesehatan kronis yang memerlukan pengelolaan efektif untuk mencegah komplikasi serius dan kejadian berulang. Tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam pengelolaan hipertensi, namun efektivitas berbagai strategi intervensi perlu dievaluasi lebih mendalam. Review ini bertujuan untuk menilai peran tenaga kesehatan dalam mencegah hipertensi berulang melalui berbagai pendekatan intervensi. Sistematis review ini mencakup analisis dari lima studi utama yang mengevaluasi berbagai intervensi pengelolaan hipertensi yang melibatkan tenaga kesehatan, termasuk program perawat, pemantauan oleh dokter umum, intervensi apoteker, dan pendekatan berbasis perilaku. Studi menunjukkan bahwa program manajemen hipertensi yang dipimpin oleh perawat dan intervensi apoteker efektif dalam mengontrol tekanan darah dan mencegah hipertensi berulang. Model perawatan kolaboratif yang melibatkan dokter, perawat, dan apoteker juga menunjukkan hasil positif, terutama dalam hal koordinasi perawatan dan pemantauan berkelanjutan. Edukasi pasien tentang pengelolaan hipertensi serta dukungan perilaku dari tenaga kesehatan berkontribusi pada peningkatan kepatuhan pasien dan pengurangan risiko hipertensi berulang. Tenaga kesehatan berperan penting dalam pengelolaan hipertensi dan pencegahan kejadian berulang. Implementasi model perawatan kolaboratif dan strategi berbasis perilaku dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan hipertensi. Koordinasi yang baik antara dokter, perawat, dan apoteker diperlukan untuk hasil yang optimal.
Analisis Diagnostik Pemeriksaan Penunjang Persalinan Preterm Birth Pada Ibu Postpartum Di Rumah Sakit Kota Makassar Alanti, Alanti; Herman, Sriyana; Handayani, Rika; Ramli, Anwar; Fitrianingsih, Julia; Syamsuriyati, Syamsuriyati; Wilma, Wilma; Rusli, Rusli
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi preterm birth Ibu Postpartum di Rumah Sakit Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 65 orang ibu postpartum dengan Riwayat preterm birth. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengaruh flour albus terhadap ibu nifas dengan Riwayat preterm spontan di Kota Makassar dengan p Value = 0,000 < 0,05, Tidak terdapat pengaruh HBsAG terhadap ibu nifas dengan Riwayat preterm spontan di Kota Makassar dengan p Value = 0,393 > 0,05, Tidak terdapat pengaruh Syphilis terhadap ibu nifas dengan Riwayat preterm spontan di Kota Makassar dengan p Value = 0,436 > 0,05, dan Terdapat pengaruh HIV/AIDS terhadap ibu nifas dengan Riwayat preterm spontan di Kota Makassar dengan p Value = 0,016. Faktor yang secara dominan mempengaruhi preterm adalah pemeriksaan penunjang Flour Albus dengan p value = 0,000.
Analisis Faktor Risiko Terhadap Kejadian Depresi Pada Ibu Postpartum Di RSIA Kartini Kota Makassar Andriani, Andriani; Handayani, Rina; Syamsuriyati, Syamsuriyati; Fitrianingsih, Julia; Herman, Sriyana; Wilma, Wilma; Rusli, Rusli
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah prevalensi gangguan mental pada depresi postpartum (pasca persalinan) sebesar 13% dan lebih tinggi 20% di negara berkembang. Angka kejadian depresi postpartum di negara Asia sebesar 26-85% sedangkan di Indonesia 50-70%. Wanita pada periode postpartum cenderung mengalami depresi karena keterbatasan kondisi fisik dan proses adaptasi menjadi seorang ibu sehingga memiliki keinginan bunuh diri dan infanticide. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi kejadian depresi pada Ibu Postpartum di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kartini Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebesar 75 orang ibu postpartum. Teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan Bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh usia yakni 0,004 < 0,05, status ekonomi yakni 0,000 <0,05, dan Paritas yakni 0,040 < 0,05 dengan kejadian depresi pada ibu postpartum. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mencegah dan menangani kejadian depresi pada ibu postpartum diantaranya adalah dengan melakukan deteksi dini menggunakan EPDS, melaksanakan edukasi pada ibu postpartum, dan melakukan terapi pengobatan bagi ibu yang mengalami depresi.
Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan dan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Di Desa Hitu Daerah Pesisir Pantai Pulau Ambon 2024 Senduk, Rahmawati; Fitrianingsih, Julia; jumrah, Jumrah; Herman, Sriyana; Handayani, Rika; Syamsuriyati, Syamsuriyati; Wilma, Wilma; ru, Rusli
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi ibu dan janin yang dikandungnya. Ibu hamil dengan anemia yang lebih parah dapat mengalami kesulitan yang lebih serius selama kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan, termasuk keguguran (aborsi), persalinan prematur, kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah, perdarahan pasca persalinan akibat atonia uteri, syok, infeksi intrapartum, dan postpartum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan media booklet terhadap pengetahuan dan kadar hemoglobin ibu hamil di Desa Hitu Daerah Pesisir Pantai Pulau Ambon 2024. Jenis penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan non-equivalent control group design. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian penelitian kualitatif. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan Bivariat. Hasil penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 15-25 tahun (26,7%), dengan kehamilan di usia <20 dan >35 tahun menjadi faktor risiko anemia. Sebagian besar responden berada pada usia kehamilan 11-20 minggu (60%) pada pretest, yang berkurang menjadi 53,3% pada posttest. Usia kehamilan mempengaruhi kadar hemoglobin, yang menurun seiring bertambahnya usia kehamilan. Analisis univariat menunjukkan bahwa edukasi gizi melalui booklet efektif meningkatkan pengetahuan dan kadar hemoglobin ibu hamil. Sebelum intervensi, banyak ibu hamil memiliki pengetahuan dan kadar hemoglobin rendah, namun setelah intervensi keduanya meningkat signifikan. Analisis bivariat dan uji hipotesis mengonfirmasi bahwa edukasi gizi dengan booklet secara signifikan meningkatkan pengetahuan dan kadar hemoglobin ibu hamil. Edukasi gizi sangat penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil.
Pengaruh Pemberian Minuman Kunyit Dan Minuman Jahe Terhadap Penurunan Nyeri Haid (Dismenorea) Pada Siswi Kelas X Di SMA Karya Bakti Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Tahun 2024 Nurdiana, Siti; Yusrotul Khasanah, Yosi; Puspasari, Heny; Yulia Ria Dini, Agi; Agustina, Yuli
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore adalah salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh para remaja putri. Data di Indonesia tercatat bahwa angka kejadian dismenore sebanyak 64,52% dengan sebaran sebanyak 54,89% dismenorea primer dan 9,36% dismenorea sekunder. Salah satu terapi non-farmakologis yang telah banyak diterapkan yaitu dengan memanfaatkan tanaman herbal seperti jahe dan kunyit. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui nyeri haid (dismenorea) sebelum dan sesudah diberikan minuman kunyit dan minuman jahe pada Siswi Kelas X di SMA Karya Bakti Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimen. Populasi adalah Siswi Kelas X di SMA Karya Bakti Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka yang berjumlah 77 siswi. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling dan sampel berjumlah 30 siswi. Analisa data secara statistik univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian minuman kunyit dan minuman jahe terhadap penurunan disminorhea pada Siswi Karya Bakti Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Tahun 2024 (p value = 0,017 < α = 0,05). Disarankan pihak sekolah dapat menggunakan sarana PIK-KRR yang ada disekolah untuk bisa mensosialisasikan hasil penelitian bahwa penggunaan minuman kunyit dan minuman jahe bisa digunakan sebagai salah satu cara untuk menurunkan nyeri disminorhea.
Kajian pembuatan snack bar Tepung pisang (musa sapientum) dan kacang merah (phaseolus vulgaris l.) Sebagai alternatif selingan rendah indeks glikemik bagi penderita diabetes melitus tipe II Nugroho, Arie; Amir, Aswita; Sunarto, Sunarto; Tamrin, Abdullah
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is one of the most common chronic diseases faced by people around the world. In patients with diabetes mellitus, blood glycose levels increase due to a deficiency of the hormone insulin. Blood sugar levels can be controlled by food intake. In this study, a processed product was made in the form of a snack bar that is suitable for consumption by people with DM as one of the choices of snack food. The snack bar is made from banana flour which has a high fiber content, and red beans which have a low glycemic index (GI) value. The purpose of this study was to determine the characteristics of banana and red bean flour snack bars with natural sweeteners for patients with type II diabetes mellitus.This study used an experimental method with one repetition. Observations consisted of four formulations of banana flour: red bean ratio including F1 (100.0), F2 (90:10), F3 (80:20), (70:30). The parameters studied in this study were orgonoleptic test using hedonic test (color, aroma, taste, and overall acceptance of the product). The snack bar made from banana flour and red beans that is most preferred with the highest overall acceptance likert scale value is F4, which has a ratio of 70% banana flour and 30% red beans The price of the snack bar per portion weighing 30 grams is Rp 4,500 It contains 187 kcal of energy, 596 grams of protein, 485 grams of fat, 3163 grams of carbohydrates, and 314 grams of fiber. In further research, it is necessary to conduct a proximate test to determine the nutritional content of snack bars made from banana flour and red beans specifically. And to increase fiber content in snack bar products can be done by adding ingredients that are rich in fiber, such as oatmeal, nuts, and seeds.
Efektivitas Pelatihan Konseling Menyusui bagi Tenaga Kesehatan sebagai Upaya Promotif dan Preventif Masalah Gizi di Kota Bandar Lampung Novika J., Yulia; Mustamin, Mustamin; Asikin, Hijrah; Chaerunnimah, Chaerunnimah
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi yang dialami balita Indonesia sejalan dengan praktik pemberian ASI eksklusif yang belum optimal yaitu sebesar 55,5%. Adanya tenaga kesehatan terlatih konseling menyusui diharapkan dapat membantu keberhasilan pemberian ASI eksklusif yang dapat meningkatkan kesehatan ibu dan status gizi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelatihan konseling menyusui terhadap pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan di kota Bandar Lampung. Desain penelitian yang digunakan adalah evaluasi dengan rancangan pendekatan one group pretest-posttest design yaitu melihat efektivitas kegiatan pelatihan konseling menyusui selama 5 hari yang diikuti oleh subjek. Penelitian ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung pada bulan Juli dan Agustus 2024 menggunakan sampling jenuh berjumlah 40 orang tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sampel adalah tenaga kesehatan dengan profesi nutrisionis (50%) dan bidan (50%). Mayoritas tenaga kesehatan memiliki latar belakang pendidikan terakhir adalah sarjana (57,5%) dan memiliki kisaran usia dari 28 hingga 55 tahun. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan tenaga kesehatan terkait konseling menyusui (p-value<0,001) dan keterampilan tenaga kesehatan dalam melakukan konseling menyusui (p-value<0,001) antara sebelum dan sesudah intervensi pelatihan konseling menyusui. Adanya pelatihan konseling menyusui dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam melakukan konseling menyusui.
Analisis Korelasi Keaktifan Motorik Dengan Perkembangan Mental Emosional Anak di PAUD ANNA Husada Kabupaten Bangkalan Amir, Faisal; Noviana, Ulva; Rahman, Taufiqur; Iszakiyah, Nur
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i3.2302

Abstract

Kesehatan mental emosional merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam perkembangan psikologis seorang anak yang meliputi interaksinya dengan dunia luar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis korelasi antara aktivitas motorik dengan perkembangan mental emosional siswa di PAUD ANNA Husada Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan cross sectional. Populasi sejumlah 75 siswa dan yang tersaring berdasarkan rumus besar sampel adalah 60 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan tekhnik simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji spearman ranks dengan tingkat signifikansi alpha (α) 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai p value 0,019 lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien korelasi positif yaitu 0,301 artinya tingkat keeratan cukup baik. Semakin tinggi aktivitas motorik seorang anak, maka semakin tinggi pula tingkat perkembangan mental emosional. Keterampilan motorik mendorong ketangkasan dan peningkatan energi pada sistem serebral terutama thalamus, limbic system, dan prefrontal cortex. Ketiga area ini bertanggung jawab terhadap pengaturan fungsi kognitif, mental emosional dan perilaku inidividu
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA KELAS EMPAT DAN LIMA DI SDN 23/IX PONDOK MEJA Silfia, Aida; Sri Gumilar, Mira; Salsabila, Nadiya
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i3.2304

Abstract

Knowledge of dental and oral health in children is crucial for improving their behavior in maintaining oral hygiene. Behaviors developed from childhood will have a positive impact in adulthood. This research aims to describe the knowledge of how to maintain dental and oral health among 4th and 5th-grade students at SDN 23/IX Pondok Meja. The research method used is a descriptive survey method. The study population consists of 46 students, with 21 students in 4th grade and 25 students in 5th grade. This study employed total sampling, meaning the entire population was sampled. The measuring instrument used was a questionnaire. The results of this study showed that knowledge of dental and oral health maintenance among 4th and 5th-grade students at SDN 23/IX Pondok Meja in 2024 included the following: in brushing teeth, 28% had high knowledge, 50% had medium knowledge, and 22% had low knowledge. Knowledge about food impacting oral health was 63% for high criteria, 33% for medium criteria, and 4% for low criteria. Knowledge about using health services to maintain oral health was 28% for high criteria, 52% for medium criteria, and 20% for low criteria. The students' knowledge about dental and oral health is best in the area of foods that promote dental health, whereas their knowledge is less comprehensive regarding regular dental check-ups at health facilities.
PENGARUH KOMBINASI SARI KACANG HIJAU DAN PISANG AMBON TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL ANEMIA DI PUSKESMAS RAWASARI KOTA JAMBI Suryani, Suryani; Murtiyarini, Ika; Sutarty, Tri; Kusmaryani, Pauline
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Jambi City Health Service in 2022 reported that out of 1047 the number of anemic pregnant women in Jambi City was the highest at the Putri Ayu Health Center with 138 (13.1%) pregnant women, followed by the Kenali Besar Health Center with 115 (10.9%) pregnant women, and the Rawasari Health Center with 115 (10.9%) pregnant women. 55 (5.3%) pregnant women were anemic. This research is a pre-experimental study with a one group pretest posttest design which aims to determine the effect of a combination of green bean juice and Ambon banana on the hemoglobin levels of anemic pregnant women at the Rawasari Community Health Center, Jambi City in 2024. The population in this study were all anemic pregnant women who visited the In the Rawasari Health Center, Jambi City, from March to April 2024 there were 32 pregnant women. Samples were taken by total sampling. This research was conducted from March to July 2024. Data analysis was carried out univariately and bivariately using the t test. Research results The average hemoglobin level before being given a combination of green bean juice and Ambon banana was 9,975 g% and after the intervention it increased to 10,919 g%. The results of the analysis show the effect of a combination of green bean juice and Ambon banana on the hemoglobin levels of anemic pregnant women at the Rawasari Community Health Center, Jambi City in 2024, obtained ρ-value = 0.000 (ρ < 0.05). The combination of green bean juice and Ambon banana can increase the hemoglobin levels of anemic pregnant women. It is hoped that the Community Health Center will apply it to ANC services and provide knowledge to pregnant women about how to increase the hemoglobin levels of anemic pregnant women, namely with non-pharmacological treatment by administering a combination of green bean juice and Ambon banana.