cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 202 Documents
RESPIRASI KARBONDIOKSIDA TANAH PADA TOPOSEKUEN BUKIT KARST GUNUNGSEWU GUNUNG KIDUL Nugroho Hari Purnomo; Eko Budiyanto; Muzayanah Muzayanah; Aida Kurniawati; Ketut Prasetyo; Ardhyan Dwi Nurcahyo
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i2.5154

Abstract

Abstrak: Aktivitas dan konsentrasi karbondioksida (CO2) di dalam lapisan tanah permukaan ditentukan oleh proses respirasi akar dan dekomposisi organik. Sementara keberadaan material sebagai media respirasi dan dekomposisi ditentukan oleh posisi topografi yang memiliki variasi lereng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sifat tanah dengan respirasi karbondioksida tanah berdasarkan pada toposekuen bukit karst. Penelitian dilaksanakan di bukit karst bagian atas dari mulut Gua Gilap Dusun Klumprit Desa Kenteng Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul. Lokasi titik sampel diambil pada suatu profil lereng dari puncak bukit, lereng bagian tengah, dan pada lereng kaki. Hasil menunjukkan terjadinya korelasi antara respirasi karbondioksida (CO2 Respiraton)dengan sifat tanah hanya pada lereng atas. Hubungan korelasi positif sangat kuat terjadi antara kandungan, bahan organik (organic matter), carbon organik (organic carbon), and berat jenis (specific density) dengan hasil CO2 Respiratonpada lereng atas. Sebaliknya terjadi korelasi negatif yang kuat antara kadar lengas (moisture) dengan CO2 Respiratonpada lereng atas. Terjadinya korelasi positif antara variabel organic matter, organic carbon, dan Specific density dengan laju CO2 Respiraton di lereng atas karena sampling pada Shafts. Terjadinya korelasi negatif moisture disebabkan rendahnya kandungan carbondioksida pada air hujan sebagai pengimbuh. Abstract:  The activity and concentration of carbon dioxide (CO2) in the top layer of soil is determined by the process of root respiration and organic decomposition. While the existence of the material as a respiration medium and decomposition is determined by the slope variation of topographic position. This study aimed to find out the relationship of soil properties with the respiration of soil carbon dioxide (CO2) based on karst hill toposequence. The study was conducted in karst hill, the upper of Gilap cave Kenteng village Ponjong district Gunungkidul Regency. The location of the sample point was taken on a slope profile from the top of the hill, the central slope, and the foot of the slope. The results showed the correlation between respirations with the soil properties only on the upper slope. A strong positive correlation relationship was found among the content, organic matter, organic carbon, and specific density with the CO2 respiration yield on the upper slope. On the contrary, there was a strong negative correlation between moisture with CO2 respiration on the upper slope. The positive correlation among organic matter, organic carbon, and specific density variables with the rate of CO2 respiration on the upper slopes due to sampling in Shafts. And the negative correlation of moisture was caused by low carbon dioxide content in rainwater as richarge.
ANALISIS KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG KAWASAN WISATA PANTAI WARSEDULI, PIGEWA, DAN DULIBALA DI DESA ELOK, KABUPATEN ALOR Imanuel Lamma Wabang; Paulus Edison Plaimo
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i2.5150

Abstract

Abstrak: Pantai Werseduli, Pigewa dan Dulibala terletak di Desa Elok, Kecamatan Alor Timur,  Kabupaten  Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur.  Kawasan ini memiliki daya tarik berupa pantai karang berpasir putih yang landai dengan pemandangan bawah laut yang menarik. Penelitian bertujuan untuk mengkaji kesesuaian kawasan untuk kegiatan wisata pantai kategori rekreasi pantai, berenang, berperahu dan menghitung daya dukung (carrying capacity).   Penelitian ini menggunakan  data primer dan data sekunder. Data primer berupa pengambilan data secara langsung di lapangan berdasarkan matriks indeks kesesuaian kawasan wisata pantai kategori rekreasi pantai, berenang dan berperahu sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Alor, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Alor, Jurnal, Tesis, Buku, Wisatawan, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Nelayan, Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan perhitungan daya dukung kawasan untuk kegiatan wisata pantai (Rekreasi, Berenang, Berperahu) pada stasiun 1 yang terletak di lokasi pantai Werseduli ini dapat menampung semua kegiatan wisata pantai sekitar 210 orang/hari. Stasiun 2 pada lokasi pantai Pigewa dapat menampung sekitar 117 orang/hari sedangkan pada lokasi stasiun ke tiga pantai Dulibala dapat menampung 237 orang/hari. Dengan data ini, dapat dijadikan rujukan pengelolaan pariwisata pantai Warseduli, Pigewa dan Dulibala kedepan. Abstract:  Elok Village, East Alor District, Alor Regency, East Nusa Tenggara Province is home to the beaches of Werseduli, Pigewa, and Dulibala. Sloping white sandy coral beaches with amazing underwater vistas are an attraction in this area. This study was completed in June of 2021. The study's goal was to assess the area's feasibility for beach tourism activities such as beach enjoyment, swimming, boating, and determining carrying capacity. This research makes use of both primary and secondary data. Primary data is collected in the field using an in situ data collection matrix based on the appropriateness matrix of coastal tourism zones, while secondary data is gathered through library research. According to an estimate of the area's carrying capacity for beach tourist activities (Recreation, Swimming, Boating), station 1, which is located in Werseduli, can handle 210 people per day for all beach tourism activities. Station 2 in Pigewa can accept roughly 117 people per day, whereas Station 3 in Dulibala can accommodate 237 people per day. 
ANALISIS STRATEGI DAN DAMPAK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT YANG BERKELANJUTAN DI DAERAH TERPENCIL PADA BIDANG PENDIDIKAN Budiman Mahmud Musthofa; Ilham Fathur Rahman
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i2.5155

Abstract

Abstrak: Pengembangan bidang pendidikan hingga saat ini masih menjadi perhatian pemerintah,  khususnya pendidikan di daerah terpencil. Tentunya peran pemerintah perlu dibantu dengan partisipasi masyarakat luas yang salah satunya adalah Gerakan Indonesia Mengajar. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui strategi dan dampak program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di bidang pendidikan yang dilakukan oleh Pengajar Muda Indonesia Mengajar di Kabupaten Paser. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan pemberdayaan ini berfokus pada bidang pendidikan melalui pendekatan pembelajaran sekolah dan terlibat dengan aktivitas masyarakat setempat serta membantu membangun jejaring dengan berbagai stakeholder lain. Program yang berlangsung selama 5 tahun sejak tahun 2010-2015, ternyata dampak dan manfaatnya masih berkelanjutan hingga saat ini. Temuan ini juga membuktikan bahwa program yang terencana dan melibatkan kolaborasi multi stakeholder berdampak jangka panjang, yaitu mampu membangun keberdayaan masyarakat sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.  Abstract:  The development of the education sector is still a concern of the government, especially education in remote areas. Of course, the role of the government needs to be assisted with the participation of the wider community, one of which is the Indonesian Teaching Movement. The purpose of this study is to determine the strategy and impact of sustainable community empowerment programs in the field of education carried out by Young Indonesian Teaching Teachers in Paser Regency. This research was conducted using a qualitative approach with case studies. The results of the study indicate that this empowerment activity focuses on the field of education through a school learning approach and is involved with local community activities and helps build networks with various other stakeholders. The program which lasted for 5 years from 2010-2015, it turns out that the impact and benefits are still ongoing today. This finding also proves that a program that is planned and involves multi-stakeholder collaboration will have a long-term impact, able to build community empowerment so that it has an impact on improving the quality of life of the community. 
PENGARUH EDMODO TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DI MASA PANDEMI COVID 19 Ika Listiqowati; Khairurraziq Khairurraziq; Arifudin Abd Muis; Lisnaini Lisnaini
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i2.5151

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran geografi menggunakan Edmodo. 2) Menguji pengaruh penerapan Edmodo terhadap hasil pembeajaran geografi. Penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain control group pretest-posttes. Penelitian dilaksanakan di kelas X SMA N 4 Sigi. Hasil penelitian menunjukkan: 1) keterlibatan peserta didik pada pembelajaran geografi menggunakan Edmodo lebih tinggi dengan rata-rata 95,14%, daripada keterlibatan peserta didik pada pembelajaran geografi menggunakan WhatsApp dengan rata-rata 70,83%. 2) Hasil belajar kelas eksperimen, nilai rata rata hasil belajar 83,50 lebih tinggi dari nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 78,44. Hasil postes kelas eksperimen pada kualifikasi baik sekali 24 peserta didik, kualifikasi baik 12 peserta didik, sedangkan pada kelas kontrol kualifikasi baik sekali 9 peserta didik, kualifikasi baik 15 peserta didik dan kualifikasi cukup 12 peserta didik. Maka Edmodo terbukti lebih efektif dari pada Whatsapp untuk digunakan dalam pembelajaran daring di masa pandemic Covid 19. Abstract: This study aims to: 1) Determine the involvement of students in learning geography using Edmodo. 2) Testing the effect of the application of Edmodo on the results of geography learning. This study is a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The research was conducted in class X SMA N 4 Sigi. The results showed: 1) the involvement of students in learning geography using Edmodo was higher with an average of 95.14%, than the involvement of students in learning geography using WhatsApp with an average of 70.83%. 2) The learning outcomes of the experimental class, the average value of learning outcomes is 83.50, which is higher than the average value of the control class, which is 78.44. The post-test results for the experimental class were very good qualifications of 24 students, good qualifications of 12 students, while in the control class the qualifications were very good 9 students, good qualifications of 15 students and sufficient qualifications of 12 students. So Edmodo has proven to be more effective than Whatsapp for use in online learning during the Covid 19 pandemic. 
ANALISIS KONDISI KUALITAS AIR BERSIH DI KOTA PONTIANAK Alfin, Muhammad; Akbar, Aji Ali; Jati, Dian Rahayu; Ibrahim, Ibrahim
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.6638

Abstract

Abstrak: Pontianak merupakan kawasan perkotaan yang dihadapkan pada isu kerawanan air. Tingginya pertumbuhan penduduk dan urbanisasi menuntut besarnya penyediaan air bersih. Penyediaan air yang besar tidak dapat terpenuhi mengingat cakupan pelayanan air perpipaan di Kota Pontianak masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah dan air permukaan di Kota Pontianak secara spasial agar didapatkan data kualitas air guna membantu pemerintah dalam menentukan daerah yang memiliki kualitas air tanah dan air permukaan yang rendah sehingga perlu dilakukan suplai air bersih.  Dengan sampel air tanah dan air permukaan dengan parameter yang digunakan kekeruhan, warna, pH, Fe(besi), dan zat organik dan digambarkan secara spasial agar pemerintah dapat mengoptimalkan suplai air bersih ke daerah yang memiliki tingkat kualitas yang rendah. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengambilan sampel sebanyak 36 sampel pada enam kecamatan di Kota Pontianak. Hasil penelitian kondisi kualitas air terdapat sampel yang bersumber dari air tanah dan air permukaan yang melebihi baku mutu yaitu 69,4% berada di atas baku mutu untuk parameter kekeruhan, 0% untuk warna, 25% untuk pH, 72,2% untuk Fe, dan sebesar 91,6% untuk Zat Organik. Diharapkan dari penelitian ini pemerintah dapat meningkatkan jangkauan pelayanan air bersih ke kawasan pemukiman yang jauh dari sumber air bersih.Abstract:  Pontianak is an urban area that is faced with the issue of water insecurity. The high population growth and urbanization demand a large supply of clean water. The large supply of water cannot be fulfilled considering that the coverage of piped water services in Pontianak City is still not optimal. This study aims to determine the quality of groundwater and surface water in Pontianak City spatially in order to obtain water quality data to assist the government in determining areas that have low groundwater and surface water quality, so it is necessary to supply clean water. With groundwater and surface water samples, the parameters used are turbidity, color, pH, Fe(iron), and organic matter and are described spatially so that the government can optimize the supply of clean water to areas with low-quality levels. This research was conducted by taking 36 samples in six sub-districts in Pontianak City. The results of the research on water quality conditions contained samples from groundwater and surface water that exceeded the quality standard, namely 69.4%, which was above the quality standard for the turbidity parameter, 0% for color, 25% for pH, 72.2% for Fe, and 91.6% for Organic Substances. It is hoped that from this research the government can increase the reach of clean water services to residential areas that are far from clean water sources.
EVALUASI PELAKSANAAN FORMULASI KEBIJAKAN ANGGARAN PENDIDIKAN Sanisah, Siti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8277

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan formulasi kebijakan anggaran pendidikan pada lingkup pemerintah daerah yaitu Kabupaten Lombok Tengah dengan mengembangkan metode evaluasi shadow control. Data penelitian diperoleh dari administrative records, direct observations of program operation, interviews with participants and interviews with relevant context serta dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap formulasi kebijakan anggaran pendidikan di Lombok Tengah meliputi problem identification, agenda setting, policy formulation, policy decision dan policy legitimation. Formulasi menggunakan pendekatan participatory planning, technocratic planning dan political planning yang diikuti oleh aktor resmi (pemerintah) dan tidak resmi (interest group, perguruan tinggi, LSM, media massa dan warga secara individu) dengan preferensi keterlibatan berbeda. Output formulasi berupa dokumen kebijakan anggaran (KUA, PPA, RKA-SKPM, RAPBD, APBD dan DPA Pendidikan) dan menjadi acuan tahap berikut, cenderung menjadi dokumen private dan nyaris tanpa sosialisasi. Guna memaksimalkan proses formulasi, education planner dapat melakukan analisis capaian kinerja tahun lalu, membuat benchmark dengan pendekatan asset based approach meminimalisir kepentingan dan keuntungan pihak atau golongan tertentu, menghindari intervensi politik yang berlebihan, menutup peluang mark up anggaran serta memperhatikan keterlibatan masyarakat.Abstract:  This study aims to determine the process of implementing the education budget policy formulation in the local government scope, namely the Central Lombok Regency by developing a shadow control evaluation method. The research data were obtained from administrative records, direct observations of program operations, interviews with participants, and interviews with relevant contexts and were analyzed using a qualitative approach. The results showed that the education budget policy formulation stage in Central Lombok included problem identification, agenda-setting, policy formulation, policy decisions, and policy legitimacy. The formulation uses a participatory planning approach, technocratic planning, and political planning followed by an official (government) and informal actors (interest groups, universities, NGOs, mass media, and individual citizens) with different preferences for involvement. The output of the formulation is in the form of budget policy documents (KUA, PPA, RKA-SKPM, RAPBD, APBD, and DPA Pendidikan) and becomes a reference for the next stage, tends to be a private document and almost without socialization. To maximize the formulation process, education planners can analyze last year's performance achievements, make benchmarks with an asset-based approach to minimize the interests and benefits of certain parties or groups, avoid excessive political intervention, close opportunities for budget mark-ups and pay attention to community involvement.
PENGGUNAAN WEBSITE GEOHEPI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Zamroh, M. Rifky Abu; Suharini, Erni; Aji, Ananto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7010

Abstract

Abstrak: Masa pandemi Covid-19 membuat sebuah tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran online. Permasalahan kurangnya kemampuan guru dalam membuat media online serta kurangnya motivasi belajar peserta didik saat pembelajaran geografi secara online. Tujuan dari penelitian ini menganalisis pemanfaatan website GeoHepi dalam pembelajaran geografi bagi guru serta peserta didik dan menganalisis motivasi belajar peserta didik saat menggunakan website GeoHepi dalam pembelajaran geografi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data observasi, angket dan dokumentasi online. Teknik sampling menggunakan purposive sampling  dan analisis data berupa content analysis. Hasil penelitian memperlihatkan pengunjung website selama Januri-Maret 2021 sebesar 11.056 visitor dan 22.192 visit, beberapa pengguna didominasi dengan android sebesar 74%. Hasil data responden kebermanfaatan website GeoHepi bagi guru setuju sebesar 92%, mungkin 7% dan hanya 1% tidak setuju, sedangkan tanggapan dari peserta didik setuju sebesar 73%, mungkin 18% dan yang tidak hanya 8%. Data tersebut memperlihatkan guru dan peserta didik merasa terbantu saat pembelajaran geografi secara online, para peserta didik terlihat lebih termotivasi dalam belajar karena hampir seluruh responden 92% peserta didik mengunjungi website untuk belajar geografi. Abstract:  The Covid-19 pandemic has created a challenge in the implementation of online learning. The problems are the teacher's lack of ability in making online media and the lack of students' learning motivation when learning geography online. The purpose of this study is to analyze the use of the GeoHepi website in geography learning for teachers and students and analyze the learning motivation of students when using the GeoHepi website in learning geography. This type of research is qualitative research by collecting observational data, questionnaires, and online documentation. The sampling technique uses purposive sampling and data analysis in the form of content analysis. The results showed that website visitors during January-March 2021 were 11,056 visitors and 22,192 visits, the dominant users were Android users 74%. The results of respondent data on the usefulness of the GeoHepi website for teachers; agree by 92%, maybe 7%, and only 1% disagree, while the responses from students; agree by 73%, maybe 18% and not agree only 8%. The data shows that teachers and students find it helpful when learning geography online. The students looked more motivated in learning because almost all of the respondents 92% of students visit the website to learn geography.
PERSEPSI GURU TENTANG PENDIDIKAN BAGI PENYENDANG DISABILITAS Rochayati, Nurin; Sanisah, Siti; masad, Masad; arif, Arif
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8279

Abstract

Abstrak: Penelitian survei ini bertujuan untuk mengelaborasi isu disability dalam perspektif guru dengan subfokus survei terdiri dari pemahaman guru tentang disability, keberpihakan guru terhadap hak ABK untuk sekolah, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi sekolah ABK, kemampuan guru mengajar ABK dan urgensi pendidikan inklusi. Survei melibatkan 250 orang guru sebagai responden yang terpilih secara purposive di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur. Hasil survei menunjukkan bahwa (1) guru memiliki pemahaman yang cukup baik tentang disabilitas; (2) guru belum berperan penting mendorong pendidikan untuk ABK; (3) guru belum melakukan upaya maksimal dalam melakukan pendampingan kepada ABK; (4) kemampuan guru mengajar ABK masih kurang dan (5) pelaksanaan pendidikan inklusi masih dihadapkan pada berbagai tantangan yang harus diupayakan penyelesaiannya agar dapat memberi manfaat maksimal.Abstract:  This survey research aims to elaborate on the issue of disability from a teacher's perspective with a survey sub-focus consisting of teachers' understanding of disability, the alignment of teachers with the rights of children with special school needs, the efforts made to increase the participation of children with special needs schools, the ability of teachers to teach children with special needs and the urgency of inclusive education. The survey involved 250 teachers as respondents who were selected purposively in the districts of Central Lombok and East Lombok. The survey results show that (1) teachers have a fairly good understanding of disability; (2) teachers have not played an important role in encouraging education for ABK; (3) teachers have not made maximum efforts in assisting ABK; (4) the ability of teachers to teach children with special needs is still lacking and (5) the implementation of inclusive education is still faced with various challenges that must be resolved to provide maximum benefits.
PENDEKATAN INTERPRETASI VISUAL DAN DIGITAL CITRA PLEIADES UNTUK KLASIFIKASI PENUTUP LAHAN Utami, Westi; Rahman, Azimur; Sutaryono, Sutaryono
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7028

Abstract

Abstrak: Citra Pleiades sebagai citra resolusi tinggi mampu menyediakan ketersediaan  data penggunaan lahan secara lengkap, efektif, efisien, dan akurat. Dalam hal ini, pemilihan pendekatan interpretasi menjadi bagian penting karena berpengaruh pada kualitas data yang dihasilkan. Kajian ini bertujuan membandingkan kualitas data hasil interpretasi citra secara digital dengan interpretasi visual. Pendekatan interpretasi digital dilakukan melalui klasifikasi supervised maximum likelihood sementara interpretasi visual melalui 9 kunci interpretasi. Analisis hasil interpretasi selanjutnya dilakukan perbandingan terhadap kualitas data meliputi aspek kelengkapan data, keakuratan data melalui confusion matrix, konsistensi data, dan ketepatan waktu. Hasil analisis menunjukkan pendekatan interpretasi citra secara visual menghasilkan data penggunaan lahan yang lebih baik dari aspek kelengkapan data dan keakuratan data  hingga mencapai 97,83 %, sementara pada analisis digital tingkat akurasi hanya 70,65 %. Dari hasil analisis ini maka interpretasi visual  lebih tepat digunakan pada wilayah sempit karena memiliki akurasi lebih tinggi serta kelengkapan data dan ketelitian perhitungan luas lebih baik, sedangkan interpretasi citra secara digital dinilai lebih baik dari segi konsistensi data dan ketepatan waktu sehingga lebih baik digunakan pada wilayah yang luas untuk penyusunan peta skala menengah dengan lingkup kabupaten/provinsi. Abstract:  Pleiades image as a high-resolution image is able to provide complete, effective, efficient, and accurate land use data availability. In this case, the choice of interpretation method becomes an important part because it affects the quality of the data produced. This study aims to compare the quality of data resulting from digital image interpretation with visual interpretation. The digital interpretation method is carried out through the supervised maximum likelihood classification while visual interpretation is carried out through 9 interpretation keys. Analysis of the results of interpretation is then performed to compare the quality of the data including aspects of data completeness, data accuracy through a confusion matrix, data consistency, and timeliness. The results of the analysis show that the visual image interpretation method produces better land use data in terms of data completeness and data accuracy up to 97.83%, while in digital analysis the accuracy rate is only 70.65%. From the results of this analysis, visual interpretation is more appropriate to use in narrow areas, while digital image interpretation is considered better in terms of data consistency and timeliness so that it is better used in large areas for medium-scale map preparation with district / provincial scope.
URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER TOLERANSI SEBAGAI PENUNJANG PROGRAM PARIWISATA HALAL LOMBOK-NTB Syafril, Syafril; mas'ad, Mas'ad; Nuraini, Nuraini
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8303

Abstract

Abstrak: Pendidikan sebagai pintu bagi setiap orang yang berkeinginan berubah ke arah yang lebih baik. Peradaban manusia mengalami perubahan tatkala proses pendidikan terselenggaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya penguatan pendidikan karakter toleransi pada masyarakat Pesisir Pantai Kuta untuk menunjang program pariwisata halal di Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian ini yakni kuantitatif survey para pihak dengan model proportional random sampling. Para pihak yang ditunjuk adalah tokoh adat, agama, perwakilan pemuda, dan  parawisatawan sebagai responden. Lokasi survey  di Pantai Kuta Lombok Tengah sebagai lokasi yang ditunjuk sebagai tujuan wisata halal. Hasil penelitian menggunakan angket  likert scale 5 pilihan, diperoleh data bahwa respon tokoh lokal terhadap sikap toleran masyarakat lokal berada pada skor 68. Skor tersebut lebih dekat dengan skor 64 (katagori toleran). Namun cukup jauh dari skor 80 (diinginkan). Hal itu, menjadi perhatian agar pemerintah terus menerus melakukan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat setempat. Dan disadari bahwa pendidikan sebagai cara yang efektif untuk membangun sikap toleransi masyarakat. Jika sikap toleransi sudah terbangun dengan baik, maka program pariwisata halal akan berjalan dengan baik dan sukses. Abstract:  Education is a door for everyone who wants to change for the better. Human civilization changes when the educational process is well organized. This study aims to describe the importance of strengthening tolerance character education in the coastal community of Kuta Beach to support the halal tourism program in Central Lombok, West Nusa Tenggara. This type of research is a quantitative survey of the parties with a proportional random sampling model. The parties appointed were traditional, religious leaders, youth representatives, and tourist respondents. The survey location is on Kuta Beach, Central Lombok as a designated location as a halal tourism destination. The results of the study obtained data that the response of local leaders to the tolerant attitude of the local community was a score of 68. This score was closer to a score of 64 (tolerant category). However, it is quite far from a score of 80 (desirable). It is a concern that the government continues to make efforts to increase the understanding of the local community to realize the importance of tolerance so that the halal tourism program that has been implemented is successful and smooth.

Page 8 of 21 | Total Record : 202