cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 202 Documents
VALUASI MANFAAT TIDAK LANGSUNG MANGROVE DI KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry Irawan; Mas'ad, Mas'ad; Ibrahim, Ibrahim
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7596

Abstract

Abstrak: Indonesia adalah negara dengan biodiversity melimpah yang memiliki berbagai macam ekosistem, keanekaragaman hayati dan beragam habitat alami yang unik dan khas. Salah satu ekosistem sebagai penyangga kehidupan masyarakat di daerah pesisir dan pantai yang dimiliki adalah ekosistem mangrove. Ekosistem ini memiliki berbagai fungsi dan peran ekonomi dan ekologi. Mangrove menggambarkan suatu kekayaan keanekaragaman hayati yang sangat penting bagi pembangunan di Indonesia.  Adapun tujuan penelitian ini adalah melakukan valuasi manfaat  tidak langsung mangrove di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Pendekatan yang dilakukan dalam menentukan nilai ekonomi produk dan jasa mangrove adalah analisis finansial dan analisis ekonomi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa nilai manfaat tidak langsung mangrove ± 42.597.267 /ha/th yang berupa manfaat konservasi air tawar, menghalangi intrusi air laut ke darat, mencegah abrasi/erosi pantai dan perlindungan dari topan dan badai, mencegah pencemaran air tambak, penyedia hara/pakan alami bagi tambak, perluasan  lahan ke arah laut, perlindungan laut dan teluk dari pendangkalan, penyimpan karbon, regulasi mikroiklim dan makroiklim, serta keanekaragaman hayati dan spesies langka Abstract:  Indonesia is a country with abundant biodiversity that has various kinds of ecosystems, biodiversity, and a variety of unique and unique natural habitats. One of the ecosystems that support people's lives in coastal and coastal areas that are owned in the mangrove ecosystem. This ecosystem has various economic and ecological functions and roles. Mangroves represent a wealth of biodiversity which is very important for development in Indonesia. The purpose of this study was to evaluate the indirect benefits of mangroves in Jerowaru District, East Lombok Regency. The approach taken in determining the economic value of mangrove products and services is financial analysis and economic analysis. Based on the results of the analysis, it shows that the indirect benefit value of mangroves is ± 42.597,267 /ha/year in the form of freshwater conservation benefits, preventing seawater intrusion into the land, preventing coastal abrasion/erosion, and protection from typhoons and storms, preventing pond water pollution, providing natural nutrients/feed for ponds, expansion of land towards the sea, protection of seas and bays from siltation, carbon storage, microclimate, and macroclimate regulation, as well as biodiversity and endangered species.
PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK DETEKSI PENGGUNAAN LAHAN TAHUN 2005 – 2020 DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Rahman, MS Khabibur; Kusuma Wardana, Bagaskara Fajareto; Rahmawati, Talitha; Kurniaaji, Bayu
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8328

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian mengetahui perubahan penggunaan lahan pada tahun 2005 - 2020 di Kecamatam Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian menggunakan studi kasus di Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo dengan analisis spasial menggunakan data citra satelit Landsat 5 LTM dan Sentinel 2 LA yang diperoleh dari Google Earth Engine. Data diproses menggunakan ArcGIS Pro untuk mendapatkan jenis dan luas penggunaan lahan. Validasi dilanjutkan dengan survey udara menggunakan pesawat tanpa awak pada daerah yang memiliki perubahan lahan yang signifikan. Hasil penelitian terjadi pengalihan, perubahan maupun penambahan di Kecamatan Mojolaban pada rentang tahun 2005 – 2020 berupa jumlah bangunan (permukiman dan industri) seluas 42,74 ha serta terjadi penurunan atau pengurangan pada lahan sawah seluas 229,37 ha dan lahan tutupan vegetasi seluas 42,74 ha.Abstract:  The purpose of the study was to determine changes in land use in 2005 - 2020 in Mojolaban Sub-district, Sukoharjo Regency. The research method uses a case study in Mojolaban District, Sukoharjo Regency with spatial analysis using Landsat 5 LTM and Sentinel 2 LA satellite image data obtained from Google Earth Engine. The data is processed using ArcGIS Pro to get the type and area of land use. Validation continued with aerial surveys using unmanned aircraft in areas that have significant land changes. The results of the study showed that there were transfers, changes, or additions in Mojolaban District in the range of 2005 - 2020 in the form of the number of buildings (residential and industrial) covering an area of 42.74 ha and a decrease or reduction in rice fields covering an area of 229.37 ha and vegetation cover area of 42, 74 ha.
KARAKTERISTIK MODAL SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA BANGELAN KABUPATEN MALANG Prayitno, Gunawan; Wardani, Lusyana Eka; Sania, Dinda Putri
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7465

Abstract

Abstrak: Desa bangelan yang terletak di Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Wonosari dengan luas wilayah 167,2 Ha memiliki potensi pengembangan desa wisata yang sangat baik. Potensi peternakan dan pertanian didukung dengan sumberdaya alam air dapat dikembangan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Malang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik modal sosial masyarakat Desa bangelan dalam mendukung pengembangan desa wisata. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan pertanyaan terstruktur (kuesioner) terhadap responden serta wawancara dan observasi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik analisa statistik deskriptif untuk karakteristik masyarakat dan karakteristik modal social. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bangelan memiliki modal sosial yang baik dalam kepercayaan, norma, dan jaringan pengetahuan dan pemahaman dasar terhadap pengambangan desa wisata. Jaringan sosial merupakan factor utama dalam pembentuk modal social dan merupakan faktor dalam utama dalam pengembangan desa wisata. Sedangkan faktor karakteristik masyarakat yang mempengaruhi tingkat modal social diantaranya jenis pekerjaan, pendidikan dan usia produktif dalam pengembangan desa wisata.Abstract:  Bangelan village, located in Malang Regency, precisely in Wonosari District with an area of 167.2 Ha, has excellent tourism village development potential. The development of livestock and agriculture supported by natural water resources could improve tourist destinations in Malang Regency. The purpose of this study was to determine the characteristics of the social capital of the Bangelan Village community in supporting the development of a tourist village. Data was collected using structured questions (questionnaires) to respondents, interviews, and observations. The method used is descriptive quantitative, with descriptive statistical analysis techniques for community and social capital characteristics. The results showed that the people of Bangelan Village had good social capital in beliefs, norms, and social networks and a basic understanding of tourism village development. Social networks are the main factor in forming social capital and are a significant factor in the development of tourist villages. While the characteristics of the community that affect the level of social capital include the type of work, education, and productive age in the development of tourist villages.
PELAKSANAAN SUPERVISI DAN EVALUASI DIRI SEKOLAH SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KINERJA GURU Kholidah, Lilik Nur; Ruhiat, Yayat; Suherman, Suherman
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8030

Abstract

Abstrak: Supervisi dan evaluasi kepala sekolah merupakan hal penting yang harus ditingkatkan agar kinerja guru menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu, artikel ini membahas mengenai hubungan pelaksanaan supervisi dan evaluasi diri sekolah (EDS) terhadap kinerja guru di SMP Negeri kota Serang. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan supervisi dan Evaluasi Diri Sekolah terhadap kinerja guru. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan analisis deskriptif. Penelitian dilakukan pada guru SMP Negeri se kota Serang dengan sampel sebanyak 227 dari 617 populasi. Selanjutnya, untuk menganalisis hubungan antar variabel digunakan pendekatan kuantitatif serta memakai rancangan deskriptif korelasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan supervisi terhadap kinerja guru sebesar 0,579 dengan indikator tanggung jawab, dorongan untuk berhasil, peningkatan keterampilan, dan menyukai tantangan; (2 Terdapat hubungan yang signifikan antara evaluasi diri sekolah terhadap kinerja guru sebesar 0,722 dengan indikator perencanaan, pengembangan sekolah dan manajemen berbasis sekolah; (3) Pelaksanaan supervisi  dan evaluasi diri sekolah  berhubungan signifikan terhadap kinerja guru sebesar 75,3% dengan indikator kinerja guru kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Abstract:  Supervision and evaluation of school principals is an important thing that must be improved so that teacher performance becomes even better. Therefore, this article discusses the relationship between the implementation of school supervision and self-evaluation (EDS) on teacher performance at SMP Negeri Serang city. The research was conducted with the aim of knowing the relationship between the implementation of supervision and school self-evaluation on teacher performance. To achieve this goal, descriptive analysis is used. The study was conducted on teachers of SMP Negeri in Serang city with a sample of 227 of the 617 population. Furthermore, to analyze the relationship between variables, a quantitative approach is used and a descriptive correlation design is used. The results showed (1) There was a significant relationship between the implementation of supervision on teacher performance of 0.579 with indicators of responsibility, encouragement to succeed, increasing skills, and liking challenges; (2 There is a significant relationship between school self-evaluation on teacher performance of 0.722 with indicators of planning, school development, and school-based management; (3) Implementation of school supervision and self-evaluation is significantly related to teacher performance of 75.3% with teacher competency performance indicators professional competence, pedagogic competence, social competence, and personality competence.
KEBERHASILAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP): ANTARA NILAI KETERAMPILAN MAHASISWA MENYUSUN RPP DAN NILAI PLP GURU PAMONG Faisal Arif Setiawan; Aswin Nur Saputra; Muhammad Muhaimin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.9598

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara nilai keterampilan mahasiswa pendidikan geografi menyusun rpp dan nilai PLP guru pamong. Populasi sekaligus sampel adalah mahasiswa pendidikan geografi peserta PLP tahun 2021 berjumlah 64 orang. Penilaian keterampilan menyusun rpp berdasarkan buku panduan plp fkip ulm dan nilai plp guru pamong di peroleh dari masing-masing guru pamong mahasiswa di sekolah. Analisis data menggunakan korelasi pearson dengan prayarat data terdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan hubungan antara nilai keterampilan menyusun rpp dengan nilai plp adalah 0,532 yang berarti hubungan korelasi sedang. Nilai p-value sebesar 0,00 (<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif sedang antara nilai keterampilan menyusun rpp dengan nilai plp yang diperoleh mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki keterampilan menyusun rpp baik maka nilai plpnya juga akan baik.  Abstract:  This study aims to determine the relationship between the scores of geography education students' skills in preparing lesson plans (RPP) and the scores of tutor teachers. The population as well as the sample are geography education students participating in the 2021 PLP, totalling 64 people. The assessment of skills in preparing lesson plans was based on the PLP FKIP ULM guidebook and the PLP grades were obtained from each student tutor teacher at the school. Data analysis used Pearson correlation with normal distribution data. The results of the analysis show that the relationship between the value of the skill in compiling the lesson plan and the value of the PLP score is 0.532, which means that the correlation is moderate. The p-value is 0.00 (<0.05), and it can be concluded that there is a moderate positive relationship between the value of the compiling skills and the PLP value obtained by the students. Students who have good preparation lesson skills will also have good PLP scores.
ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN AKIBAT PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR KUDUS DI DESA JATI WETAN Westi Utami; Ahmad Haris Hadi; Asih Retno Dewi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10547

Abstract

Abstrak: Pembangunan infrastuktur memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat. Salah satu upaya pembangunan infrastruktur yakni jalan lingkar di Kabupaten Kudus yang dilaksanakan melalui Konsolidasi Tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara spasial perubahan penggunaan lahan akibat pembangunan Jalan Lingkar Kudus dan memetakan tingkat kesesuaian penggunaan lahan dengan RTRW Kabupaten Kudus. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan spasial. Data yang digunakan adalah Citra Satelit Sentinel tahun 2016 dan tahun 2022, Peta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta wawancara dengan pejabat terkait. Analisis citra dilakukan secara visual, untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan yang dilakukan dengan overlay peta penggunaan lahan tahun 2016 dan tahun 2022. Sementara untuk mengetahui tingkat kesesuaian dengan RTRW dilakukan melalui overlay peta penggunaan lahan eksisting dengan RTRW. Hasil analisis menunjukkan perubahan penggunaan lahan yang paling besar penurunannya terjadi pada vegetasi kerapatan tinggi sebesar 318.677 m2. Sementara analisis kesesuaian penggunaan lahan terhadap RTRW menunjukkan kesesuaian sebesar 66%, belum terlaksana 29% dan tidak sesuai 5%. Kajian ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur berpengaruh signifikan terhadap perubahan penggunaan lahan di Desa Jati Wetan Kabupaten Kudus. Abstract:  Infrastructure development has an important role in encouraging economic growth, regional development and equitable development for the community. One of the infrastructure development efforts, which is the ring road in Kudus Regency, was carried out through Land Consolidation. This study aims to spatially adjust the changes in land use due to the construction of the Kudus Ring Road and the suitability level of land use according to the RTRW of the Kudus Regency. The research method uses descriptive qualitative with a spatial approach. The data are Sentinel Satellite Imagery for 2016 and 2022, Regional Spatial Planning (RTRW) maps and interviews with related officials. Image analysis is carried out visually, to determine land use changes carried out by overlaying land use maps in 2016 and 2022. Meanwhile, to determine the level of adjustment to the RTRW, it is carried out by overlaying existing land use maps with the RTRW. The results of the analysis show that the change in land use has the greatest decrease in vegetation density, which are 318,677 m2. Meanwhile, land use analysis is 66% according to the RTRW, 29% have not been implemented and 5% are not appropriate with the RTRW. This study shows that infrastructure development has a significant effect on changes in land use in Jati Wetan Village, Kudus Regency.
ANALISIS POLA SPASIAL FENOMENA URBAN HEAT ISLAND (UHI) DI KOTA MATARAM DAN KAITANNYA TERHADAP FAKTOR EMISIVITAS LAHAN SERTA KERAPATAN VEGETASI Sukuryadi Sukuryadi; Wiwit Bayu Adi; Joni Safaat Adiansyah; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.9740

Abstract

Abstrak: Tujuan dari artikel ini yaitu untuk mengetahui pola spasial suhu permukaan yang ada di Kota Mataram dari tahun 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 dan 2020 menggunakan metode sistem pengindraan jauh, dengan memanfaatkan data Citra Satelit Landsat 5 dan 8. Selain itu metode analisis regresi juga digunakan untuk melihat pengaruh variabel emisivitas lahan dan kerapatan vegetasi terhadap fenomena Urban Heat Island (UHI). Dari hasil analisis didapatkan bahwa, pada tahun 2000 suhu maksimum di Kota Mataram mencapai 28.3  dan pada tahun 2020 tren nilai suhu maksimum meningkat menjadi 35.1 . Sedangkan jika dilihat dari penyebaran pola spasial suhu permukaan UHI yang ada di Kota Mataram juga terus mengalami peningkatan, dimana suhu mulai terpusat di tengah kegiatan Kota dan mulai menyebar pada kawasan pinggiran pusat kegiatan Kota. Adapun nilai pengaruh paling besar yang dihasilkan dari uji statistik yaitu nilai kerapatan vegetasi memberikan pengaruh 56% dan emisivitas lahan dengan nilai pengaruh 49%. Abstract: The purpose of this article is to find out the spatial pattern of surface temperature in Mataram City from 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 and 2020 using remote sensing system methods, with Utilizing Landsat 5 and 8 Satellite Imagery data. In addition, the regression analysis method is also used to see the effect of land emissivity and vegetation density variables on the Urban Heat Island (UHI) phenomenon. From the results of the analysis, it was found that in 2000 the maximum temperature in Mataram City reached 28.3℃ and in 2020 the trend of the maximum temperature value increased to 35.1℃. Meanwhile, when viewed from the spatial pattern of the UHI surface temperature in the city of Mataram, it also continues to increase, where the temperature begins to be concentrated in the middle of the city's activities and begins to spread to the periphery of the city's activity centre. The value of the greatest influence resulting from statistical tests, namely the value of vegetation density gives an effect of 56% and land emissivity with an influence value of 49%.
ANALISIS PRESPEKTIF MASYARAKAT MENGENAI ACCESSIBILITIYS AMENITIES, DAN ANCILLARY SERVICES TERHADAP POTENSI PENGEMBANGAN DESA WISATA UMBULREJO, PONJONG, GUNUNGKIDUL Maysyaroh Nur Azizzah Prayitno; Arina Mana Sikana; Putri Wahyu Setyaningsih; Arief Rahman Husein; Siti Azizah Susilawati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10024

Abstract

Abstrak: Kawasan karst merupakan wilayah yang mempunyai karakteristik khas serta memiliki kekayaan sumberdaya yang berlimpah. Kawasan karst juga menyimpan potensi pariwisata, contohnya di Desa Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul yang memiliki banyak sekali objek pariwisata menarik untuk dikunjungi wisatawan. Pengembangan ekowisata telah dilakukan di Desa Umbulrejo dengan harapan agar pengelolaan kawasan karst lebih berwawasan konservasi, sehingga tidak hanya bermanfaat untuk perekonomian masyarakat sekitar objek wisata tetapi juga sebagai upaya untuk melestarikan sumberdaya yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  persepsi masyarakat terhadap potensi pariwisata di Desa Umbulrejo melalui indikator accesibility, amenity, dan ancillary service. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan informannya ditetapkan dengan snowball sampling. Teknik pengolahan data menggunakan skala Likert dan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa accesibility di Desa Umbulrejo sudah tergolong baik tetapi sarana transportasi umum masih belum menjangkau desa tersebut. Aminites di Desa Umbulrejo juga tergolong baik tetapi fasilitas kesehatan serta keamanan perlu ditingkatkan. Ancillary services di Desa Umbulrejo yang perlu dikembangkan yaitu promosi wisata yang dilakukan oleh POKDARWIS dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada serta menambahkan fasilitas ATM, , karena di desa tersebut fasilitas terkait penukaran dan pengambilan uang masih belum ada. Abstract: Karst area is an area that has unique characteristics and abundant resources. The karst area also has tourism potential, for example in Umbulrejo Village, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul Regency which has many interesting tourist objects for tourists to visit. Ecotourism development has been carried out in Umbulrejo Village with the hope that the management of the karst area is more conservation-oriented so that it is not only beneficial for the community's economy but also as an effort to overcome existing resources. This study aims to determine the public's perception of the tourism potential in Umbulrejo Village through indicators of accessibility, amenity, andancillary service. The research method used is qualitative and the informants are determined by snowball sampling. The data processing technique used a Likert scale technique and the data analysis used was descriptive qualitative. The results showed that the accessibility in Umbulrejo Village was classified as good, but public transportation facilities had not yet reached the village. Amenities in Umbulrejo Village are also classified as good, but additional health and security facilities still need to be added. Additional services in Umbulrejo Village that need to be developed are the management of Pokdarwis in promoting existing tourist destinations and facilities that need to be added, namely ATM because in the village there are no related facilities and money withdrawals.
PENGEMBANGAN DIGITAL SCRAPBOOK BERBANTUAN APLIKASI CANVA UNTUK PEMBELAJARAN IPS KELAS V SEKOLAH DASAR Sania Marta Mevia; Murjainah Murjainah; Puji Ayurachmawati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10060

Abstract

Abstrak: Penggunaan media pembelajaran yang belum bervariasi yang membuat proses pembelajaran kurang aktif dan kurang menarik perhatian peserta didik terutama pembelajaran IPS. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan digital scrapbook berbantuan aplikasi canva untuk pembelajaran IPS kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan digital scrapbook berbantuan aplikasi canva untuk pembelajaran IPS kelas V sekolah dasar yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Hannafin and Peck dengan 3 tahapan, yaitu 1) tahap analisis kebutuhan, 2) tahap desain, 3) tahap pengembangan dan implementasi. Kevalidan digital scrapbook berbantuan aplikasi canva dinilai oleh tiga ahli pada tahap expert review yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil analisis dari penilaian para ahli yaitu rata-rata 91,0% dengan kriteria sangat valid berdasarkan data angket. Untuk kepraktisan diperoleh dari respon peserta didik pada tahap one-to-one memperoleh nilai rata-rata 90,2% dengan kategori sangat praktis, dan pada tahap small group memperoleh nilai rata-rata 92,0% dengan kategori sangat praktis berdasarkan data angket. Jadi, dapat disimpulkan bahwa digital scrapbook berbantuan Canva termasuk ke dalam kategori sangat valid dan sangat praktis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam Pendidikan khususnya sekolah dan guru dan juga peneliti dapat menjadi rujukan dan penelitian lanjutan, yakni efektivitas dari produk tersebut. Abstract: The use of learning media has not varied which makes the learning process less active and less attractive to students, especially in social studies learning. Therefore, the researchers developed a digital scrapbook assisted by Canva applications for social studies learning for grade V. This study aims to produce a digital scrapbook assisted by Canva applications for social studies learning for grade V elementary schools that is valid and practical. This study uses the Hannafin and Peck development model with 3 stages, namely 1) the needs analysis stage, 2) the design stage, and 3) the development and implementation stages. The validity of the digital scrapbook assisted by the Canva application was assessed by three experts at the expert review stage, namely media experts, materials experts, and linguists. The results of the analysis of the assessment of the experts, namely an average of 91.0% with very valid criteria based on questionnaire data. For practicality, it was obtained from the responses of students in the one-to-one stage that an average score of 90.2% was obtained in the very practical category, and in the small group stage, an average score of 92.0% was obtained in the very practical category based on questionnaire data. So, it can be concluded that Canva-assisted digital scrapbooks fall into the very valid and very practical category. The results of this study are expected to contribute to education, especially schools and teachers and also researchers can be a reference and further research, namely regarding the effectiveness of these products.
POLA SEBARAN DAN KETERJANGKAUAN SD, SMP, DAN SMA DI KECAMATAN TAROGONG KIDUL, KABUPATEN GARUT Fadhia Habiba Ayyumi; Astrid Damayanti; Kintan Maulidina
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10833

Abstract

Abstrak: Sekolah merupakan salah satu prasarana yang berperan dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan pada masyarakat. Namun, sebaran jumlah SD, SMP, dan SMA belum merata pada setiap daerah di Indonesia, termasuk di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran SD, SMP, dan SMA serta keterjangkauannya di Kecamatan Tarogong Kidul. Penelitian dilakukan dengan variabel sebaran sekolah, jangkauan pelayanan sekolah, aksesibilitas, dan kepadatan permukiman. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan memanfaatkan Google Maps, studi literatur, dan survei lapang. Metode analisis yang digunakan adalah nearest neighbor analysis dan buffer analysis. Pengolahan data dilakukan dengan software ArcGIS Pro 2.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi sekolah di Kecamatan Tarogong Kidul memiliki pola acak, seragam, dan mengelompok terutama di wilayah permukiman padat. Keterjangkauan sekolah negeri memiliki kesesuaian antara radius capaian sekolah berdasarkan SNI dan alamat tempat tinggal siswa, sedangkan sekolah swasta tidak. Jangkauan pelayanan sekolah swasta lebih luas sehingga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di luar jangkauan sekolah negeri. Abstract: Schools are one of the infrastructures that play a role in meeting the educational needs of the community. However, the distribution of the number of SD, SMP, and SMA is not evenly distributed in every region in Indonesia, including in Tarogong Kidul Subdistrict, Garut Regency, West Java. Therefore, this study aims to find out the distribution pattern of SD, SMP, and SMA and their affordability in Tarogong Kidul District. The research was conducted with the variables of school distribution, school service coverage, accessibility, and settlement density. The data in the study were collected using Google Maps, literature studies, and field surveys. The analytical method used is nearest neighbor analysis and buffer analysis. Data processing is carried out using ArcGIS Pro 2.8 software. The results showed that the location of schools in Tarogong Kidul District had a random, uniform, and clustered pattern, especially in densely populated areas. The affordability of public schools has a match between the radius of school achievement based on SNI and the student's residential address, while private schools do not. The reach of private school services is wider so that it can be an alternative for people outside the reach of public schools.

Page 9 of 21 | Total Record : 202