cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
lppm@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pemerintahan dan Politik
ISSN : 25022032     EISSN : 25020900     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pemerintahan dan Politik merupakan majalah ilmiah Universitas Indo Global Mandiri yang mencakup hasil penelitian, makalah review, dan komunikasi singkat bidang Pemerintahan dan Politik. Topik-topik yang tercakup dalam jurnal ini adalah semua bidang terkait dengan ilmu Pemerintahan dan Politik Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yakni bulan Januari dan Agustus.
Articles 301 Documents
Perbedaan Kesadaran Politik Antara Laki-Laki dan Perempuan Pada Generasi Z di Kecamatan Kayu Aro Barat Kurniawan, Andhika; Nofrianda, Rion; Fadzul
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.5963

Abstract

Kesadaran politik merupakan indikator vital dalam menilai kualitas partisipasi warga negara dalam kehidupan demokrasi, terutama pada Generasi Z yang tumbuh di era digital dengan akses informasi luas, namun ekspresi politik mereka berpotensi berbeda berdasarkan faktor gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perbedaan kesadaran politik antara laki-laki dan perempuan pada Generasi Z di Kecamatan Kayu Aro Barat. Mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, studi ini melibatkan 204 responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kesadaran politik yang valid dan reliabel, kemudian dianalisis dengan uji independent samples t-test untuk membandingkan dua kelompok gender. Hasil utama penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat kesadaran politik antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki Generasi Z cenderung memiliki tingkat pengetahuan dan pemahaman politik yang lebih tinggi, serta lebih aktif dalam partisipasi politik formal. Sementara itu, perempuan Generasi Z, meskipun skor pengetahuan dan pemahaman politiknya lebih rendah, menunjukkan kepekaan yang lebih tinggi terhadap nilai-nilai keadilan sosial, kesetaraan, dan hak asasi manusia, serta responsif terhadap kegiatan sosial-politik di lingkungan mereka. Kesimpulannya, perbedaan ini menunjukkan bahwa bentuk kesadaran politik antara laki-laki dan perempuan saling melengkapi dan berkontribusi penting dalam dinamika politik lokal.
Relasi Kuasa dan Klientelisme pada Budaya Politik Masyarakat Miskin Indonesia: Studi Implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) Haliim, Wimmy; Fatkhurrohman, Mochammad
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.5965

Abstract

Artikel ini membahas relasi kuasa dan budaya politik relasi kuasa masyarakat miskin Indonesia dalam konteks sosial-politik. Kajian teoretis budaya politik ini bertujuan untuk memahami bagaimana relasi-kuasa seperti hubungan patron-klien terbentuk, berkembang, dan memengaruhi dinamika politik masyarakat miskin. Artikel ini berusaha memahami budaya politik sebagai pola perilaku, sikap, dan nilai-nilai yang dianut masyarakat dalam kaitannya dengan sistem politik. Metode penelitian kualitatif dipilih karena memiliki dua tujuan, yaitu pertama, untuk membatasi kajian, dan kedua, fokus penelitian bersifat tentatif atau sementara sehingga bisa jadi fokus penelitian berubah ketika peneliti menemukan hal yang menarik selama pengumpulan data di lapangan. Penulis menunjukkan bahwa budaya politik di Indonesia dibentuk oleh sejarah panjang, pluralitas etnis dan agama, serta dinamika sosial-ekonomi. Dalam konteks masyarakat miskin, hal tersebut disebabkan oleh pengetahuan tentang politik yang seringkali dimonopoli oleh elit penguasa. Studi pada pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Malang, di mana terdapat relasi kuasa antara pendamping PKH dengan keluarga penerima manfaat. Hal inilah yang menyebabkan terbatasnya akses masyarakat miskin terhadap informasi politik yang akurat dan kritis yang berakibat pada rendahnya kesadaran politik dan bahkan partisipasi yang terkesan manipulatif.
Policy to Practice Gap dalam Program Makan Bergizi Gratis: Studi SWOT di Magelang Orbawati, Eny Boedi; Mukti, Ari; -, Fadlurrahman; Aufa, Risan; Karunia, Indica; Ikhtiara, Seiren
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.5982

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pada tahun 2024 sebagai strategi nasional untuk menurunkan stunting dan memperkuat kualitas sumber daya manusia menunjukkan adanya policy-to-practice gap dalam implementasi di tingkat lokal. Penelitian ini menganalisis pelaksanaan MBG di Magelang dengan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT), serta merumuskan strategi untuk menjembatani desain kebijakan nasional dengan kapasitas adaptasi lokal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, observasi, dan telaah dokumen, dengan analisis data menggunakan koding tematik dan pemetaan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan politik pusat, struktur organisasi SPPG yang komprehensif, dan keterlibatan koperasi merupakan kekuatan utama, sementara keterbatasan variasi menu, ketergantungan pada pasokan eksternal, dan ketiadaan evaluasi berbasis outcome gizi menjadi kelemahan utama. Peluang muncul melalui pemberdayaan koperasi, literasi gizi, dan replikasi dapur percontohan, sedangkan ancaman berupa ketergantungan fiskal dan resistensi budaya konsumsi tetap membayangi. Analisis ini menegaskan bahwa SWOT tidak hanya berfungsi sebagai alat pemetaan teknis, tetapi juga sebagai lensa analitis untuk mengidentifikasi kesenjangan antara arahan kebijakan pusat dengan realitas lokal. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada literatur administrasi publik dengan memperlihatkan bagaimana SWOT dapat digunakan untuk menjembatani kebijakan dan praktik dalam tata kelola gizi. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi daerah, keberlanjutan pendanaan, serta kolaborasi lintas sektor untuk menjamin efektivitas dan keberlanjutan program.
Strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Sumorame Kabupaten Sidoarjo Aurelia, Pramudita; Sukmana, Hendra
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.5994

Abstract

Karena mayoritas penduduk miskin Indonesia masih tinggal di daerah pedesaan, desa berfungsi sebagai elemen kunci dalam usaha pembangunan. Dengan demikian, pemerintah secara terus menerus menaruh perhatian besar pada perkembangan desa sebagai bagian dari rencana global untuk memajukan ekonomi negara. Untuk memperkuat aktivitas ekonomi di desa, pemerintah bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) telah mendukung pelaksanaan berbagai pendekatan inovatif. Operasional BUMDes diatur melalui Peraturan Menteri yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya keuangan di level desa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menilai strategi yang diimplementasikan oleh BUMDes Desa Sumorame dalam usaha meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengandalkan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara, observasi, serta studi dokumen tertulis. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan pola kerja yang diperkenalkan oleh Miles dan Huberman (1984). Temuan penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Desa Sumorame berhasil meningkatkan PADes melalui penerapan strategi yang dirancang dengan cermat.
Peran Partai Gerindra dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Pada Pilkada 2024 di Kota Medan Rahma, Fatiya Nur; Pinem, Windawati
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.6009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran partai gerindra dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada 2024 di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partai gerindra telah menjalankan fungsi sosialisasi dan komunikasi politik melalui berbagai media dan kegiatan. Namun, realitas di lapangan memperlihatkan hanya sebagian pemilih pemula yang memperoleh undangan sosialisasi secara langsung. Di sisi lain, bentuk komunikasi politik yang disampaikan melalui media sosial tidak sepenuhnya terjangkau oleh pemilih pemula, mengingat sebagian dari mereka jarang atau bahkan tidak aktif membuka media sosial. Temuan ini menegaskan meskipun fungsi partai politik dalam konteks sosialisasi dan komunikasi politik telah dijalankan, efektivitasnya masih menghadapi kendala terkait keterbatasan akses dan partisipasi pemilih pemula. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi politik yang lebih inklusif dan adaptif agar pesan politik dapat diterima secara merata oleh seluruh segmen pemilih, khususnya generasi muda.  
Evaluasi Sipraja dalam Meningkatkan Pelayanan Publik di Desa Tambak Kalisogo Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo Betari Rus Maylita; Lailul mursyidah
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.6040

Abstract

Studi ini mengevaluasi implementasi aplikasi Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (Sipraja) dalam meningkatkan pelayanan publik di Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dan kerangka evaluasi William N. Dunn, data efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, daya tanggap, dan kesesuaian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sipraja efektif dalam mempercepat pelayanan, menyederhanakan birokrasi, dan meningkatkan transparansi. Sipraja juga efisien dalam menghemat waktu, biaya, dan tenaga, meskipun terkendala oleh infrastruktur internet dan keterbatasan literasi digital, terutama di kalangan lansia. Pemerataan masih belum merata, dengan manfaat yang lebih besar bagi generasi muda dan usaha mikro. Daya tanggap relatif baik, didukung oleh fitur notifikasi dan verifikasi, tetapi inklusivitas masih terbatas. Kesesuaian menunjukkan bahwa Sipraja relevan sebagai inovasi layanan digital, namun memerlukan kebijakan pendukung seperti pelatihan literasi digital dan peningkatan konektivitas. Secara keseluruhan, Sipraja berkontribusi signifikan terhadap reformasi pelayanan publik digital di tingkat desa tetapi masih perlu diperkuat untuk memastikan inklusivitas dan keberlanjutan.
Kerjasama Pemerintah Denmark-Indonesia dalam Implementasi Teknologi RDF untuk Pengelolaan Sampah dan Energi Terbarukan di Indonesia Setia Budi, Salsabila Meutia Kaltsum; Prasodjo, Haryo; Adzmy, M. Fadzryl
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.6063

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama terkait infrastruktur yang belum memadai, keterbatasan regulasi, dan lambatnya adopsi teknologi berkelanjutan. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan mendesak akan solusi inovatif dalam pengelolaan limbah sekaligus pengembangan energi alternatif.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerja sama pemerintah Denmark-Indonesia dalam mendukung implementasi teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai solusi strategis dalam pengelolaan sampah dan pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Data sekunder untuk penelitian ini dikumpulkan dari jurnal, laporan resmi, dan artikel ilmiah yang relevan melalui studi pustaka seperti kajian literatur yang berasal dari database scopus dan penggunaan aplikasi harzing: published or perished. Penelitian menunjukkan bahwa pemerintah Denmark membantu transfer teknologi dan pengembangan kapasitas melalui program pelatihan dan bantuan teknis. Selain itu, kolaborasi ini telah membantu membangun infrastruktur RDF yang ramah lingkungan, mengurangi emisi karbon, serta mendorong regulasi yang sesuai dengan lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu para pembuat kebijakan Indonesia untuk bekerja sama dengan negara lain dalam mendukung pengelolaan sampah dan pengembangan energi berkelanjutan.
Perencanaan Sumber Daya Manusia Sektor Publik : Strategi Adaptif untuk Generasi Milenial dan Z Fanani, Muh. Asdig; Jannah, Lina Miftahul
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.6080

Abstract

Penelitian ini mengkaji karakteristik generasi milenial dan Z dalam ASN Indonesia, menganalisis peluang dan tantangan rekrutmen serta retensi, serta mengevaluasi kebijakan Smart ASN untuk merumuskan strategi pengelolaan SDM adaptif mendukung reformasi birokrasi. Metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur sistematis digunakan untuk analisis data sekunder dari dokumen pemerintah dan literatur akademik terkait manajemen SDM, teori generasi, dan Smart ASN. Hasil menunjukkan kebutuhan pengelolaan SDM yang responsif terhadap karakter unik tiap generasi, meliputi kerja fleksibel, pelatihan digital berbasis teknologi seperti kecerdasan buatan dan gamifikasi, serta kepemimpinan transformasional. Meskipun kebijakan Smart ASN mempercepat transformasi birokrasi, tantangan seperti kesenjangan literasi digital dan resistensi budaya harus diatasi. Rekomendasi praktis termasuk penguatan pelatihan digital, adaptasi sistem penempatan, dan pengembangan budaya inklusif serta berkelanjutan. Penelitian lanjutan dengan data primer disarankan untuk menguji efektivitas strategi dan memperkuat kebijakan berbasis bukti dalam pengelolaan SDM lintas generasi.
Dilema Birokrasi Penegakan Hukum di Era Digital: Konflik Due Process of Law dan Tekanan Opini Publik dalam Kebijakan Polri Sinaga, Intan Virgynia Silvy; Hikam Hulwanullah
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 10 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v10i4.6089

Abstract

Fenomena “No Viral, No Justice” menggambarkan ketimpangan antara prinsip keadilan prosedural (Due Process of Law) dan praktik penegakan hukum oleh Polri yang kerap dipengaruhi tekanan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip Due Process of Law dalam sistem hukum Indonesia serta implikasinya terhadap praktik penegakan hukum di era viralitas kasus. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip Due Process of Law telah diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, KUHAP, UU HAM, dan UU Kepolisian, penerapannya masih lemah akibat rendahnya pengawasan internal dan kuatnya pengaruh media sosial terhadap arah penyidikan. Kontribusi teoritis studi ini adalah perumusan kerangka dialektika ganda yang menempatkan Due Process of Law sebagai variabel kontrol normatif yang berkonflik dengan Teori Responsivitas Birokrasi. Karena itu, diperlukan penguatan akuntabilitas, profesionalitas aparat, dan edukasi hukum kepada masyarakat agar keadilan ditegakkan berdasarkan hukum, bukan tekanan opini publik.
Implementation of the MSME Digitalization Policy Through the Markaz Application in Wonosobo Regency: Implementasi Kebijakan Digitalisasi UMKM melalui Aplikasi “Markaz UMKM” di Kabupaten Wonosobo Sarsabila, Anindita; Bachtiar Dwi Kurniawan
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpp.v11i1.5835

Abstract

Purpose – This study aims to identify the factors influencing the implementation process of digitalization policy through the "Markaz UMKM" application in Wonosobo Regency. Methodology – The research method employed is qualitative analysis, with primary data sources derived from in-depth interviews with two informants from the Wonosobo Chamber of Commerce and Industry (KADIN) and three informants from business actors using the application. This is supported by secondary data from credible sources. Findings – The results indicate a successful implementation of the digitalization policy through the "Markaz UMKM" application in Wonosobo Regency. Positive impacts were felt by business actors in utilizing digital technology for their business processes to widely promote local products. Socialization and training conducted by the Wonosobo Chamber of Commerce and Industry successfully enhanced business actors' understanding of digitalization and the application. However, a constraint faced is the lack of awareness among urban communities regarding digitalization. Practical Implications – Business actors are able to develop and widely introduce their products. Furthermore, there is a need for application development to facilitate the buying and selling process, as well as collaboration among stakeholders and related parties so that the "Markaz UMKM" application becomes more widely recognized and can assist business actors. Originality/Value – The novelty of this research lies in the use of Marilee S. Grindle's policy implementation theory and its focus on the factors influencing the implementation of digitalization.