Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles
507 Documents
Upaya Preventif Stunting Sejak Masa 1000 HPK di Era New Normal di Jorong Ampang Gadang Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman
Lisma Evareny;
Arneti Arneti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.438
Nutrisi yang lengkap selama 1000 hari pertama kehidupan (HPK) dapat membantu perkembangan otak, dan menurunkan risiko terkena penyakit salah satunya adalah stunting, yang dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan kognitif dan non kognitif. Tujuan kegiatan adalah meningkatnya angka derajat kesehatan yang lebih baik pada ibu hamil, ibu yang memiliki bayi dan balita, sehat fisik dan psikologi/ mental di era pandemi Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan survey dan wawancara untuk pengumpulan data, analisis data, penyajian data, merumuskan pembahasan dan kesimpulan yang dilakukan dengan metode tatap muka, memperhatikan protokol kesehatan yang sesuai dengan masa pandemi Covid-19. Hasil kegiatanmenunjukkan pemberian edukasi pada ibu hamil dan ibu BALITA dalam upaya pencegahan dini stuntingdapat meningkatkan pemahaman ibu hamil dan ibu BALITA tentang pencegahan stunting. Diharapkanpihak keluarga untuk meningkatkan dukungannya agar penguatan terhadap kesehatan meningkat.
Sosialisasi Penggunaan Geo-Augmented Reality untuk Pembelajaran Geografi bagi Guru MGMP Geografi di Sumatera Barat
Arie Yulfa;
Ernawati Ernawati;
Dian Adhetya Arif;
Bigharta Bekti Susetyo;
Bayu Wijayanto;
Adek Andreas;
Firma Maulidna;
M. Mursyid Alfahri
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.445
Relevant media is needed to support the achievement of indicators in the learning process. The purpose of making the Geo-Augmented Reality SOP module is that schools will be skilled in using and utilizing Geo-AR media in geography learning. This Geo-AR media really helps students and teachers to understand teaching material better and it is hoped that making modules in the use of Geo-AR can make it easier for Geo-AR media users. So, it is necessary to develop Standard Operating Procedures (SOP) based on 4D development that support learning. The aspect of internalizing understanding of material and values will increase as the Geo-AR media used can be felt and used by students in 4 Dimensional form. Devotion in the form of developing SOP Geo-AR is used to make it easier to prepare learning designs that can provide an overview of field conditions in real time. Making this media-based learning module is urgently needed to achieve indicators of achievement in the geography learning process that has been designed. The results of this development are module products, training and socialization to community service partner schools.
Pembuatan Website E-Commerce Untuk Miningkatkan Produksi Penjualan Kelompok Usaha Makaroni Prima
Uyunnasirah Hambali;
Sirajuddin Sirajuddin;
Abd. Rajab
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.451
Pengadaan teknologi Perkembangan teknologi informasi sangat memudahkan semua orang untuk berbisnis dengan menggunakan teknologi. Seperti yang kita ketahui bersama, Pandemi Covid-19 yang lalu telah memberikan pelajaran kepada kita semua terkait pemanfaatan teknologi, khususnya bagi dunia pendidikan dan bisnis. Teknologi tidak bisa dipungkiri sangat memudahkan para pebisnis untuk terus memasarkan produknya, seperti menggunakan website sebagai wadahnya. Maka dari itu saya selaku ketua pengusul dan tim membuat pemasaran produk dengan sistem online berbasis website e-commerce agar penjualan Makaroni Prima bisa meningkat. Sistem pengelolaan menggunakan website e-commerce merupakan sistem pemasaran yang sangat baik digunakan untuk pemasaran produk. Dalam hal ini penggunaan Wordpress dapat berupa website berbasis e-commerce untuk digunakan sebagai media pemasaran produk Makaroni. Realisasi program ini diawali dengan sosialisasi dan edukasi kepada pemilik usaha Industri Rumah Tangga dan stake holder lainnya di Kabupaten Gowa. Layanan ini membantu perusahaan menggunakan media sosial berupa situs web yang dapat digunakan untuk meluncurkan kampanye pemasaran, mengidentifikasi dan menambah audiens, serta menyampaikan pesan yang ditargetkan di beberapa saluran media. Program ini diakhiri dengan evaluasi terhadap keberlangsungan, keaktifan dan kemanfaatan website e-commerce yang telah dibangun.
Pendampingan Masyarakat Desa Wisata Untuk Mempromosikan Kawasan Saribu Rumah Gadang di Nagari Koto Baru, Solok Selatan
Risky Ramadhan;
Endah Purwaningsih;
Azhari Syarif;
Triyatno Triyatno;
Rifyan Ruman
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.452
Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas dan layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, Pemerintah, dan Pemerintah daerah. Potensi wisata adalah semua obyek (alam, budaya, buatan) yang memerlukan banyak penanganan agar dapat memberikan nilai daya tarik bagi wisatawan. Agar daya tarik wisata meningkat, diperlukan strategi promosi yang cocok. Tujuan dari kegiatan ini adalah Masalah yang dihadapi mitra yaitu (1) Keterbatasan pengetahuan mitra dalam mempromosikan Kawasan Seribu Rumah Gadang ke Level Lokal dan Nasional, (2) Belum Tersedianya Informasi Penunjuk Lokasi Kawasan Rumah Gadang (3) Kesulitan Promosi Wisata Terdigitalisasi di di Kawasan Saribu Rumah Gadang. Dengan aplikasi ini memberikan informasi secara detail dan interaktif akan akomodasi pariwisata dalam bentuk mobile application dengan nama Aplikasi Geowisata Smart SRG untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kawasan Saribu Rumah Gadang, meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dengan pengembangan lokasi wisata berbasis kearifan lokal dan mempromosikan Kawasan Saribu Rumah Gadang sebagai upaya melestarikan kearifan lokal.
Revitalisasi Perkampungan Adat Sijunjung Sebagai Pusat Destinasi Wisata Budaya Minangkabau di Sumatera Barat
Susi Evanita;
Indrayuda Indrayuda;
Zul Asri;
Rita Syofyan;
Zul Fahmi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.458
Program Pengembangan Nagari Binaan (PPNB) ini bertujuan untuk mengembangkan Perkampungan Adat Sijunjung Kenagarian Sijunjung Kecamatan Sijunjung Kabupaten Sijunjung Sumatera barat sebagai pusat destinasi wisata budaya Minangkabau di Sumatera Barat. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan revitalisasi dalam bidang budaya dan ekonomi. Pada tahun pertama kegiatan difokuskan pada peningkatan nilai ekonomi Rumah Gadang sebagai homestay dan pengembangan wirausaha rumahan (home industri). Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), Pelatihan dengan teknik demonstrasi dan kelompok. Penyuluhan dengan teknik door to door, dan pendampingan. Hasil yang diperoleh berupa peningkatan nilai guna homestay sebagai sumber ekonomi, melalui peningkatan service quality homestay, tumbuhnya 15 industri rumahan (tungku homestay) berkearifan lokal di setiap homestay binaan, serta menambah fungsi homestay sebagai resto original bagi pengunjung yang datang dan menginap sehingga meningkatkan income generating pemilik homestay. Dalam bidang budaya, kegiatan ini telah membangkitkan kembali dan menumbuhkan minat generasi muda untuk menghargai nilai-nilai seni budaya Minangkabau yang mereka wujudkan dalam bentuk aktifnya kembali sanggar seni budaya sebagai unsur pendukung wisata budaya dan usaha sablon yang menampilkan hasil seni budaya Perkampungan Adat Sijunjung sebagai representasi budaya Minangkabau di Sumatera Barat.
Penyuluhan Penggunaan Golongan Obat Bebas dan Bebas Terbatas Untuk Upaya Pengobatan Diri Sendiri (Swamedikasi) dalam Menangani Penyakit Ringan
Ani Anggraini;
Tika Lubis;
Ratna DIan Kurniawati;
Yanni Dhiani Mardhiani;
Ade Iwan Mutiudin
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.467
Abstrak Swamedikasi sering dilakukan oleh masyarakat untuk mengobati gejala atau penyakit ringan yang dialami, namun tidak semua golongan obat boleh digunakan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyuluhan tentang penggunaan obat golongan bebas dan terbatas untuk upaya swamedikasi penanganan penyakit ringan secara non farmakolgi. Penyuluhan dilakukan kepada masyarakat RW 09 Kecamatan Panyileukan pada bulan November 2022 yang dihadiri oleh 30 orang peserta. Kegiatan diawali dengan studi permasalahan, pembuatan media, penyuluhan swamedikasi, evaluasi dan pembuatan laporan akhir. Dari hasil kegiatan pengabdian masayrakat ini diketahui adanya peningkatkan pengetahuan responden tentang swamedikasi dalam menangani penyakit ringan.
Peningkatan Kapasitas Pengelola BMT dalam Pemanfaatan Teknologi Digital Bagi Unit Usaha BMT melalui Pelatihan Aplikasi SIMAKU
Tuti Kurnia;
Wildan Munawar;
Maya Apriyana;
Muhammad Amin;
Novi Mayarni;
Imam Kurniawan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.468
BMT sebagai Lembaga keuangan Syariah yang berbasis mikro saat ini perlu memanfaatkan digitalisasi teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi anggota. Agar pemanfaatan digitalisasi dapat berjalan optimal, maka perlu upaya peningkatan pemahaman dalam penggunaan aplikasi SIMAKU. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi anggota BMT Kabandungan dalam penggunaan aplikasi SIMAKU. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode popular education dengan pendekatan The Training Cycle. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi gambaran awal dari BMT Kabandungan, Aplikasi SIMAKU, peningkatan keterampilan pengelola/pengurus BMT dalam menggunakan SIMAKU.
Peningkatan Profesionalisme Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDIP YLPI Pekanbaru
Sri Rezeki;
Sindi Amelia;
Ibnu Hajar
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.470
Profesionalisme guru menjadi kunci utama kesuksesan para peserta didik. Salah satu komponen tuntutan Undang-Undang Republik Indonesia kepada para guru adalah memiliki kompetensi pedagogis yang memuat perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Seiring dengan bertransformasinya kurikulum menjadi kurikulum merdeka belajar, maka guru diharapkan untuk bersegera melakukan penyesuaian. Berbagai tugas pokok yang tidak sederhana ini membuat guru perlu diberi motivasi, pencerahan, pemahaman, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan profesionalismenya. Sekolah Dasar Islam Plus Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (SDIP YLPI) Pekanbaru dan Universitas Islam Riau (UIR) merupakan dua lembaga pendidikan di bawah yayasan yang sama. Memberikan bimbingan agar tercapainya guru SDIP YLPI Pekanbaru yang profesional khususnya pada penerapan Kurikulum Merdeka merupakan bentuk tanggungjawab para akademisi di lingkungan YLPI. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada 02 September 2022 ini bertujuan untuk membantu guru-guru SDIP YLPI Pekanbaru dalam mengikuti perubahan dan perkembangan IPTEKS khususnya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). Metode pelaksanaannya berupa seminar terkait IKM. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terjadi peningkatan pemahaman guru SDIP YLPI Pekanbaru tentang Implementasi Kurikulum Merdeka sehingga para guru siap untuk dibimbing dalam merancang bahan ajar pada kurikulum terbaru ini.
Pemberdayaan Industri Rumah Tangga (IRT) Melalaui Rancang Bangun Teknologi Pengolahan Minuman Herbal
Herman Saputro;
Gusti Fauza;
Elisa Herawati;
Catur Sugiarto;
Tastafiyan Risfandy;
Riyadi Muslim
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.471
Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi minuman herbal berbahan dasar empon-empon berbasis teknologi untuk kelompok masyarakat Industri Rumah Tangga (IRT) dusun Joso, Temboro, Karang Tengah, Kab. Wonogiri. Dampak pandemi covid 19 menyebabkan peningkatan kebutuhan akan konsumsi jamu herbal, sedangkan IRT belum mampu memenuhi permintaan tersebut. Karang tengah sebagai salah satu penyumbang kelompok produksi jamu tradisional terbesar dengan total persebaran 515 produsen jamu perlu didorong agar dapat berkembang. Melihat permasalahan tersebut Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sebelas Maret memberikan dukungan melalui rancang bangun teknologi berupa Mesin Press dan Mesin Blender. Metode pelaksanaan pengabdian diawali dengan observasi dan perancangan mesin melalui 5 tahap perancangan. Hasil perancangan menunjukkan ada peningkatan efisensi kuantitas dan kualitas produksi minuman herbal yang dilakukan. Program ini memberi pengaruh besar kepada masyarakat dalam melihat teknologi sebagai bagian penting dalam meningkatkan usaha berbasis kelompok masarakat.
Pendampingan Belajar Aksara Jawa dalam Upaya Pelestarian Budaya Jawa
Titi Asrianti;
Puji Yanti Fauziah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/abdi.v5i3.472
Kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah pendampingan belajar materi aksara jawa kepada anak-anak dari kalangan pra sejahtera di Kota Semarang. Tujuannya adalah memberikan pendidikan di luar sekolah untuk melestarikan salah satu budaya jawa. Kegiatan pendampingan ini dilakukan bersama komunitas Satoe Atap yang bergerak di bidang sosial edukasi secara non formal kepada anak-anak dari kalangan keluarga pra sejahtera di Kota Semarang. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 5 November 2022 yang berlokasi di SDN Pandean Lamper 02 Kota Semarang. Metode pembelajaran yang digunakan yaitu game-based learning. Adapun tahapan pembelajaran ini yaitu (1) pembukaan dan ice breaking, (2) pengenalan aksara jawa, (3) cara membaca aksara jawa, (4) tebak-tebakan, (5) cara menulis aksara jawa, (6) evaluasi dan (7) penutup. Kegiatan pendambingan belajar tersebut membuahkan hasil yaitu anak-anak dapat menyebutkan dan menuliskan aksara Jawa pada saat evaluasi.