cover
Contact Name
Marudin
Contact Email
markmarudin88@gmail.com
Phone
+6287762226534
Journal Mail Official
jurnalbadaa@gmail.com
Editorial Address
Jl. TGKH M. Zainuddin Abdul Majid No. 134 Pancor, Kec. Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : 23563192     EISSN : 27147711     DOI : -
Core Subject : Education,
Badaa: Jurnal Pendidikan Dasar terbit sebagai sarana publikasi hasil pemikiran kritis dan ilmiah bagi semua kalangan dalam lingkup pendidikan dasar yang berisi gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis serta hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Articles 278 Documents
Pendekatan Program Sekolah Ramah Anak Dalam Mengatasi Kasus Bullying Di SDN 3 Pancor Sohaini; Siti Nurul Fitriani; Lalu Awaludin Akbar
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1713

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Sekolah Ramah Anak di SDN 3 Pancor, untuk mengetahui Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam menerapkan Program Sekolah Ramah Anak di SDN 3 Pancor serta untuk mengetahui apakah Sekolah Ramah Anak efektif dalam mengatasi kasus Bullying di SDN 3 Pancor. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, 2 Guru dan 3 Siswa. Objek penelitian ini adalah Pendekatan Sekolah Ramah Anak Dalam Mengatasi Kasus Bullying Di SDN 3 Pancor. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Wawancara, Observasi, Dokumentasi.
Pembelajaran Tematik Terpadu pada Kurikulum 2013 Raihan Permata Sari
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2024): :Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i1.1718

Abstract

PTP pada Kurikulum 2013 merupakan salah satu pembelajaran alternatif pada jenjang Sekolah Dasar untuk mewujudkan tujuan pendidikan di Indonesia. Berdasarkan Permendikbud No. 67 tahun 2013 tentang kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar dan menengah, kurikulum dengan model PTP diterapkan pada tahun ajaran 2013/2014 secara bertahap di kelas I dan IV SD. Pembelajaran ini masih belum terealisasi secara luas, SDN Kauman 1 Malang merupakan salah satu sekolah sasaran yang menerapkan kurikulum 2013. SDN Kauman 1 malang merupakan sekolah bertaraf internasional dengan visi membentuk sumber daya manusia unggul bertaraf internasional yang berakhlak mulia, dan beberapa guru di sd ini telah ditugaskan mengikuti pelatihan kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan PTP pada Kurikulum 2013 yang diterapkan SDN Kauman 1 Malang, dengan fokus yaitu : (1). pemahaman guru tentang PTP pada Kurikulum 2013, 2. implementasi PTP pada Kurikulum 2013, (3). kendala-kendala implementasi PTP pada Kurikulum 2013, 4. Upaya sekolah dalam pelaksanaan PTP pada Kurikulum 2013.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Untuk mengukur keabsahan data yang dihasilkan, digunakan standar; kredibilitas dengan teknik triangulasi, dependabilitas, dan konfirmabilitas.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pemahaman para guru terkait PTP diperoleh melalui beberapa hal yaitu: jenjang pendidikan guru, pengalaman mengajar, mengikuti pelatihan/wokshop, berdiskusi dan hasil rapor Kurikulum 2013; (2) implementasi PTP pada SDN Kauman 1 Malang di bagi dalam 3 tahapan yaitu: perencanaan dengan mengembangkan Silabus dan RPP Tematik, pelaksanaan dengan memenuhi persyaratan yaitu alokasi waktu, buku teks pelajaran dan pengelolaan kelas, dan penilaian PTP dilakukan berdasarkan tema, yaitu proses pembelajaran dengan penilaian otentik, penilaian mingguan, penilaian bulanan yaitu per tema, UTS antar beberapa tema, dan UAS per tema 1 semester, (3) kendala dalam pelaksanaan PTP diantaranya, perangkat pembelajaran menyulitkan, pelaksanaan dengan 1 guru belum maksimal, penilaian akhir masih membingungkan guru, dan (4) upaya sekolah dalam pelaksanaan PTP diantaranya, mengikuti pelatihan/wokshop, menyediakan fasilitas secara lengkap, berdiskusi dengan siapa saja, mencari informasi dan menggunakan buku penghubung antara guru, siswa dan orang tua.
Implementasi Pembelajaran Matematika SD Pada Kurikulum Merdeka Di Sekolah Penggerak Kota Banjarmasin M. Fahmi Arifin; Barsihanor; Abdul Hafiz; Tutus Rani Arifa
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1723

Abstract

Kurikulum merdeka ditawarkan pada satuan Pendidikan dengan mengharapkan sekolah penggerak dapat menerapkan kurikulum merdeka dan menjadi contoh bagi sekolah lain yang belum mengimplementasikan kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran Matematika SD pada sekolah penggerak di kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Penggalian data pada penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi sumber dan Teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan sekolah penggerak di kota Banjarmain telah mengimplementasikan kurikulum merdeka meliputi perencanaan, pelaksanaan maupun evaluasinya. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi kurikulum Merdeka pada pembelajaran Matetmatika mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi di SD Penggerak Kota Banjarmasin telah berjalan dengan baik. Dukungan dari pemerintah, dinas pendidikan, komite sekolah, sekolah lainnya, dan orangtua turut memberikan kemajuan dalam implementasi tersebut. Kendati demikian, masih ada satu kendala dalam implementasi kurikulum merdeka tersebut, diantaranya adalah perlunya optimalisasi kompetensi guru yang perlu terus dilakukan agar tugas yang dijalankan sebagai seorang pendidik dapat terlaksana secara Optimal. Sharing dan jalinan kerjasama yang baik terkait implementasi kurikulum Merdeka antar elemen yang terkait dalam dunia pendidikan harus terus dilakukan agar implementasi ini dapat berjalan lebih optimal lagi.
Pengembangan Media Pembelajaran Ecobrick Outdoor Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SD Negeri 144 Palembang shalini syafina
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1725

Abstract

Pendidikan adalah pembelajaran yang di berikan oleh seorang pendidik kepada peserta didiknya diharapkan orang dewasa dapat memberikan contoh tauladan, pembelajaran, pengajaran, pengarahan dan peningkatan etika serta akhlak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui media pembelajaran ecobrick pada mata pelajaran pendidikan pancasila siswa kelas 4 SD Negeri 144 Palembang yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan R&D. Dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, analyze (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Hasil penelitian tentang kevalidan media berdasarkan validasi ahli materi adalah 90% (sangat valid), validasi media adalah 91,6 % (sangat valid). Lalu penilaian angket respon siswa small group adalah 86,2% (sangat praktis) dan one two one adalah 90,5% (sangat praktis). Berdasarkan yang telah dipaparkan bahwa media ecobrick sangat layak digunakan. Hal tersebut menunjukan bahwa media ecobrick berbasis outdoor pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila siswa kelas 4 valid dan praktis digunakan dengan revisi. Kata kunci : Pengembangan, Ecobrick, Pendidikan Pancasila
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Dengan Menggunakan Model Problem Solving Berbasis Pendekatan Kontekstual Lailatul Alivia; Lisa Virdinarti Putra
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1746

Abstract

Model pembelajaran problem solving menjadi solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran problem solving berbasis pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas III SD N Beji 01 dan SD N Beji 02. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Pedekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kontekstual. Jenis penelitian yang digunakan adalah purpsive sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis yang berupa uji regresi linier sederhana, uji independent sample t – Test, dan uji paired sample t – Test. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes (pre test dan post test) dan teknik non tes (observasi, angket, dan dokumentasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh penggunakan model problem solving berbasis pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, dibuktikan dengan nilai signifikan kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,001 < 0,05. (2) Terdapat perbedaan penggunaan model problem solving berbasis pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, dibuktukan dengan rata – rata nilai kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan rata – rata nilai kelas kontrol yaitu sebesar 98,58 > 85,47 dan nilai signifikan pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol sebesar 0,000 < 0,005. (3) Terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menggunakan model problem solving berbasis pendekatan kontekstual, dibuktikan dengan nilai signifikan 0,00 < 0,05 bahwa terdapat perbedaan nyata antara hasil pre test dan post test dan hasil rata – rata pre test dan hasil rata – rata post test kelas eksperimen sebesar 83,04 > 71,76 kelas kontrol. Simpulan dari penelitian ini adalah model problem solving berbasis pendekatan kontekstual efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Kata Kunci : Problem Solving, Pendekatan Kontekstual, Kemampuan Pemecahan Masalah
Evaluasi Kurikulum Dan Pembelajaran PAI Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Dasar Di Era Digital Rangga Bagaskara, Figo; Agus Pahrudin; Agus Jatmiko; Koderi
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to determine the effectiveness of the Islamic Religious Education (PAI) curriculum and teaching in improving the quality of basic education in the digital era. To achieve this goal, the research employs a descriptive qualitative methodology using techniques such as classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. The research shows that the PAI curriculum combined with digital technology can enhance student engagement in learning, demonstrate the relevance of the material to everyday life, and improve students' understanding of Islamic values. However, primarily due to the lack of training and supporting facilities, some teachers still face difficulties in implementing technology-based methods. This study found that curriculum evaluation must be conducted continuously to ensure its relevance to the demands of the digital era. In addition, the development of digital infrastructure and teacher training are important components in enhancing the effectiveness of PAI learning. This study provides practical recommendations to improve the quality of basic education through curriculum updates that are responsive to technological advancements and student needs.
Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Nilai-Nilai Islam di MI YPPI Darussalam Wonorejo: Studi Tentang Peningkatan Kualitas Pendidikan Ahmadi
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan strategi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam di Madrasah Ibtidaiyah YPPI Darussalam Wonorejo dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, baik dari segi akademik maupun spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan pembelajaran di kelas, serta analisis dokumen pendukung. Validasi data dilakukan dengan memanfaatkan teknik triangulasi untuk memastikan keakuratan dan keabsahan hasil penelitian. Berdasarkan temuan penelitian, dapat diketahui bahwa strategi pembelajaran berbasis nilai-nilai Islam diterapkan melalui integrasi nilai akhlak mulia dalam semua mata pelajaran, penggunaan metode kolaboratif, dan aktivitas seperti doa bersama serta halaqah pekanan. Strategi ini efektif dalam membentuk karakter siswa yang sesuai dengan ajaran Islam dan meningkatkan keterampilan sosial serta akademik mereka. Namun, kendala seperti keterbatasan kompetensi guru dan fasilitas pendukung masih memengaruhi konsistensi implementasi. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan guru, peningkatan infrastruktur, dan pengembangan metode berbasis teknologi Islami untuk mengoptimalkan pembelajaran. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan bagi madrasah lain dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai Islam yang aplikatif dan relevan.
Pengembangan Modul Program 4 Anti (Anti Kekerasan Seksual, Anti Perundingan, Anti Intoleransi dan Anti Korupsi) Untuk Siswa Sekolah Dasar Rarasati, Ida; Desy Anindia Rosyida; Reana Oktiana Putri
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1787

Abstract

Tindakan kekerasan marak terjadi di lingkungan sekolah yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan dan orang tua. Tindakan kekerasan yang sering terjadi di SD Negeri Bendo 1 Kabupaten Blitar diantaranya perkelahian yang menyebabkan kekerasan fisik, perundungan (bullying), dan kekerasan psikis seperti mengucilkan teman. Factor penyebabnya yaitu pengaruh pergaulan dan lingkungan sekitar pasar sehingga membentuk fenomena kenakalan remaja, kurangnya kedekatan dan perhatian orang tua terhadap anak. Berdasarkan permasalahan di atas perlu solusi agar kesadaran sosial siswa di sekolah meningkat dengan mengembangkan modul 4 anti akan memudahkan guru dalam mencegah tindakan kekerasan terjadi di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat keterbacaan modul. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan Research and Development (R n D) sampai tahap uji coba produk. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan Siswa Kelas V di SD Negeri Bendo 1 Kabupaten Blitar. Teknik Pengumpulan data menggunakan angket validasi produk dan angket keterbacaan produk. Hasil penelitian ini berupa modul program 4 anti yang berjudul “Gerakan Anti Kekerasan Sekolah Sehat, Anak Hebat” yang didesain menggunakan aplikasi canva. Hasil validasi akhir dari ahli materi, ahli bahan ajar dan ahli bahasa berturut-turut menunjukkan persentase sebesar 88%, 90%, dan 92% dengan kategori sangat valid. Sedangkan tahap uji coba keterbacaan oleh guru dan siswa menunjukkan rata-rata persentase sebesar 91% dan 94% artinya produk dapat terbaca dari segi isi materi yang sesuai, gambar menarik dan mendukung penyampaian materi, tata bahasa dan penulisan yang tepat sehingga modul ini dapat digunakan untuk pelaksanaan program anti kekerasan di SD Negeri Bendo 1 Kabupaten Blitar.
Analisis Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar Berbasis PISA Dalam Kurikulum Merdeka Hasnawati
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1789

Abstract

Penelitian ini bertujuan pertama untuk memperoleh gambaran profil kemampuan literasi sains siswa SD dalam kurikulum merdeka yang ada di kota mataram, kedua melihat apakah terdapat perbedaan Literasi siswa yang ada di sekolah dengan jenjang IKM mandiri belajar, mandiri berubah dan mendiri berbagi, dan ketiga menginvetarisir Praktik-praktik baik yang sudah dilakukan guru dalam meningkatkan kemampuan literasi sain siswanya yang nanti bisa di bagi ke sekolah-sekolah yang lain. Mengingat pentingnya literasi sains bagi siswa maka perlu dilakukan analisis literasi sains siswa SD setelah beberapa tahun di terapkannya kurikulum merdeka, dengan tujuan hasil analisis literasi sains siswa dapat dijadikan acuan dalam merumuskan strategi dan program yang perlu dilakukan sekolah guna peningkatan literasi sains siswa. Selain itu hasil penelitian ini bisa menjadi acuan guru dalam melakukan pembelajaran berdiferensiasi guna mengoptimalkan kompetensi yang ada pada masing-masing siswa. Penelitian ini merupakan mixmethod. Subjek penelitian yaitu siswa kelas 5 SDN 37, SDN 27 dan SDN 5 Cakranegara. Penelitian ini merupakan penelitian mixmethod. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains dan wawancara untuk menggali praktik baik guru dalam mengasah literasi sains siswa. Data dianalisis secara kuantitatif dan juga secara kualitatif. Hasil penelitian diperolah bahwa hanya 9,7 % siswa yang memiliki kemampuan literasi sains tinggi, sementara yang memiliki kemampuan literasi sains rendah sebesar 15,2 % dan 75,1 % berada pada kemampuan sedang, serta tidak terdapat perbedaan tingkat kemampuan literasi sains siswa baik pada sekolah dengan kriteria mandiri berbagi maupun manidiri berubah. Adapu praktik baik yang sudah dilakukan guru dalam melatih kemampuan literasi sains siswa yaitu melalui pembelajaran berbasis kontekstual, berbasis masalah, berbasis proyek dan inquiry.
The Impact of Changes in Teacher Attitudes and Learning Methods on Student Performance Najwa Hafbi; Muhammad Sidik; Muhammad Taufik; Ahmad Zumaekal; Irfansyah; Wahyunengsih
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1816

Abstract

The effectiveness of learning in shaping student performance has been a primary concern in educational research. This study examines the influence of changes in teacher attitudes and teaching methods on student performance in secondary education. This issue is driven by the evolution of the education landscape, where traditional teaching methods meet the need for more dynamic and student-centered methodologies. The research problem focuses on understanding how teacher attitudes toward learning change with innovative teaching methods, affecting learning outcomes. This reflects the increasing concern among educators about the gap between traditional teaching practices and the diverse needs of today's students. Using a quantitative approach by distributing surveys to students and teachers in different schools, this research explores the relationship between teachers and teaching methods and student activities. The results show a significant relationship between positive changes in teacher attitudes, the introduction of interactive and adaptive teaching methods, and improvements in student performance metrics. The conclusion drawn from the study emphasizes the importance of teacher attitudes and teaching methods in shaping student success. It underscores the importance of creating a positive, student-centered classroom environment where teachers can adapt and respond to individual learning needs. Additionally, the findings emphasize the need for continuous professional development initiatives to enhance teacher competencies in innovative pedagogical practices. The novelty of this scholarly work lies in comprehensively examining the correlation between teacher attitudes, teaching methods, and student performance. By providing a clear picture of this dynamic relationship, the study offers valuable insights for education policymakers, school leaders, and teachers striving to improve the quality of teaching and learning experiences in post-secondary education environments.