cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
+6281393755979
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23021721     EISSN : 23022531     DOI : https://doi.org/10.35892/dijk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 499 Documents
Hubungan Sikap Terhadap Pemberian Asi Esklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Buntu Batu Kabupaten Enrekang Laela, Nur; Hamdiyah, Hamdiyah; Nurbaya, St; Ibrahim, Ibrahim; Kassaming, Kassaming; Tahir, Muhammad
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1362

Abstract

Exclusive breastfeeding is good nutrition to protect babies against infection and prevent malnutrition because it contains nutrients needed by the baby's body. Breastfeeding is related to the low level of knowledge about exclusive breastfeeding and there are still many mothers who do not understand the importance of colostrum. Mothers throw away colostrum or milk that comes out first because it is still considered excrement from breast milk, even though colostrum contains lots of nutrients and immune substances for the body. This type of research uses a cross sectional design. The population of this study were mothers who had babies > 6-12 months as many as 94 babies in the Buntu Batu Health Center, Buntu Batu District. The sample in this study were mothers who had babies >6-12 months as many as 94 babies at the Buntu Batu Health Center using total sampling, i.e. all populations were sampled. There is a relationship between attitudes towards exclusive breastfeeding in the Working Area of the UPT Puskesmas Buntu Batu, Enrekang Regency, with a 95% confidence level, a p-value = 0.003 is obtained, which means it is smaller than the α-value (P <0.05).
Pengaruh Diet Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Pebriani, Reski
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i2.1371

Abstract

merupakan kondisi tekanan darah yang berada di atas normal yaitu siastolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Tekanan darah sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah diastolik adalah tekanan terendah di antara kontraksi (jantung beristirahat ketika jantung dalam keadaan rileks sambil mengisi ulang biliknya dengan darah). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan ,pada perbedaan referensi atau jurnal yang dipilih untuk diketahui tentang diet dan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jenis pada metode penelitian ini menggunakan literature review.Pencarian jurnal dilakukan pada portal jurnal online seperti Google Scholar,PubMed. Hasil penelusuran jurnal didaptkan 7 jurnal pada penelitian ini. Hasil keseluruhan pencarian 2 database terdapat 20.065 artikel. Setelah di screening judul dan relevan abstrak diperoleh 7 jurnal yang membuktikan bahwa adanya diet dan tekanan darah pada pasien hipertensi. Hasil dari 7 artikel yang telah dilakukan review seluruhnya membuktikan bahwa pola diet terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Modifikasi diet atau pengaturan diet sangat penting bagi penderita hipertensi,selain itu tujuan utama dari pengaturan diet hipertensi ialah mengatur tentang makanan sehat yang dapat mengontrol tekanan darah tinggi dan mengurangi penyakit kardiovaskuler
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini dan Mobilisasi Dini Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Ladongi Jaya, Kolaka Timur kasma, kasmayani; Sarikasih, Wayan; Umami, Nurrahmi; Arnianti; Adeliana; Hastuty, Dewi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1380

Abstract

Involusio uteri adalah kembalinya uterus ke keadaan sebelum hamil baik dalam bentuk maupun posisi. Involusio uteri merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil dengan berat sekitar 60 gram. Proses ini dimulai segera setelah plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square (p<0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur (p=0,021) (p=0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur.
Dukungan Sosial Dan Status Kesehatan Mental Ibu Pascasalin Sundari, Sri Wahyuni; Noorhayati Novayanti; Ratni, Ratni; Nur Aulia, Dhea
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1525

Abstract

Kesehatan mental merupakan kunci status kesehatan seseorang, terutama pada ibu postpartum, perubahan peran baru sebagai ibu dengan tambahan anggota keluarga baru. Menyebabkan ibu mengalami perubahan psikologi, emosi bahkan sampai dengan depresi. Menurut data WHO, di seluruh dunia sekitar 10% wanita hamil dan 13% wanita yang baru melahirkan mengalami masalah kesehatan mental, terutama depresi. Bentuk dukungan dan perhatian sangat dibutuhkan oleh ibu untuk melalui proses adaptasi peran baru yang memicu stress. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan social terhadap kejadian depresi pada ibu postpartum. Metode penelitian merupakan survey dengan pendekatan cross sectional, besaran sampel menggunakan kuota pada 3 wilayah yaitu puskesmas urug, puskesmas karanganyar, puskesmas bungursari masing-masing 40, 40, 45. Pengambilan sampel menggunakan teknk aksidental sampling sampai dengan dipenuhi kuota yang sudah ditentukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar ibu mendapatkan dukungan sebanyak 72orang (57,6%, dan ibu dengan kemungkinan depresi sebanyak 45 orang (36%). Analisis bivariate menggunakan chisquare dengan nilai p<0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah dukungan social memiliki hubungan negative dengan depresi postpartum. Saran yang dapat direkomendasikan yaitu kampanye dukungan social pada keluarga dimulai sejak kehamilan trimester 3
Hubungan Preeklampsia Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Di Rsud Kh Hayyung Kab. Kepulauan Selayar Tahun 2023 Akib, Resky; Ariani Saputri, Chandra; Kassaming, Kassaming; Aryana, Aryana; Wahyuni, Sri
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1532

Abstract

Preeklampsia adalah hipertensi gestasional yang ditandai dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg dan proteinuria ≥300 mg/24 jam setelah 20 minggu kehamilan. Tujuan penelitian : untuk mengetahui hubungan Preeklampsia dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD K.H Hayyung Kab. Kepulauan Selayar. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode kuantitatif yang desainnya observasional analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasinya adalah ibu hamil yang mengalami Preeklampsia sebanyak 67 orang, dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling yaitu semua ibu hamil yang terindikasi mengalami Preeklampsia yang bersalin di RSUD KH Hayyung Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2022. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian : Dalam penelitian ini diperoleh jumlah ibu hamil yang mengalami Preeklampsia sebanyak 24 pasien (35.8%), dan Jumlah ibu hamil yang mengalami Preeklampsia Berat sebanyak 43 pasien (64.2%), sedangkan yang mengalami BBLR sebanyak 20 pasien (29.9%) dan yang mengalami BBLN Sebanyak 47 pasien (70.1%). Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan antara preeklampsia dengan kejadian BBLR di RSUD K.H. Hayyung Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2022, dengan uji statistik chi-square diperoleh P = 0.041 < α=0,05. Diharapkan instansi pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kualitas antenatal care dan menggiatkan konseling informasi dan edukasi tentang risiko tinggi kehamilan agar dapat mendeteksi adanya kelainan yang membahayakan ibu dan bayinya
Hubungan Tingkat Kemandirian Dalam Aktivitas Sehari-Hari Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia Mappakasunggu Kota Parepare Bahriah, Bahriah; Sampeangin, Henrick; Bernadus, Agustina
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i4.1536

Abstract

Proses Resiko jatuh merupakan suatu kejadian yang dilaporkan oleh korban atau anggota keluarganya yang menyaksikan suatu kejadian dimana seseorang tiba-tiba terbaring atau duduk di lantai atau di bawah, dengan atau tanpa kehilangan kesadaran atau cedera. Salah satu faktor resiko yang menyebabkan jatuh pada lansia adalah kemandirian dalam beraktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan tingkat kemandirian lansia dalam beraktivitas sehari-hari dengan resiko di PPSLU Mappakasunggu Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel secara Propotinal Simple Random Samping dengan jumlah 52 sampel. Pengumpulan data menggunakan data primer menggunakan kuesioner dan skala morse fall scale. Analisis secara univariat ditampilkan pada table distribusi frekuensi dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat adanya bubungan antara tingkat kemandirian dalam aktivitas sehari-hari dengan resiko jatuh pada lansia di PPSLU Mappakasunggu tahun 2023 (p value = 0,019). berdasarkan hasil penelitian ini resiko jatuh berkaitan dengan tingkat kemandirian. Saran dari penelitian ini di harapkan agar lansia yang beresiko jatuh agar dapat mengurangi kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari dapat mencegah terjadinya jatuh
Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus epidermidis Secara In Vitro Sofia, Rizka; Sahputri, Juwita; Humairah, Helma
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1538

Abstract

Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri gram positif yang dapat menimbulkan infeksi nosokomial yang merugikan manusia. Tanaman herbal sering dipakai ekstraknya untuk mengobati berbagai penyakit, karena resistensi bakteri terhadap terhadap antibiotik menimbulkan beberapa konsekuensi. Adapun salah satu tanaman yang memiliki zat aktif sebagai antibakteri adalah daun lidah buaya, yang didalamnya terkandung seperti alkaloid, flavonoid dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah ekstrak daun Lidah Buaya (Aloe vera) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode penelitian yang diguanakan adalah metode posttest only control group design. Uji pengaruh ekstrak daun lidah buaya dilakukan dengan metode difusi dengan konsentrasi 50%, 75% dan 100% dengan kontrol positif kotrimoksazol dan kontrol negatif Dimethyl Sulfoxida (DMSO). Hasil penelitian didapatkan bahwa konsentrasi 50% menghasilkan rata-rata zona bening sebesar 7,1 mm, konsentrasi 75% menghasilkan rata-rata zona bening sebesar 7,6 mm dan konsentrasi 100% menghasilkan rata-rata zona bening sebesar 9,4 mm. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah semua konsentrasi ekstrak daun lidah buaya tidak memiliki daya efek antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis. Kata kunci: Antibakteri, Ekstrak Aloe vera, Staphylococcus epidermidis
Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Yang Mengalami Hubungan Toxic Berpacaran Purnomosidi, Faqih
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v19i1.1539

Abstract

  Tidak selamanya hubungan berpacaran yang dilakukan individu mengalami sebuah hubungan yang menyenangkan, justru sebaliknya selalu diwarnai dengan pertengkaran, emosi negative, kekerasan kadang pelecehan. Dengan adanya gambaran negative yang dilalui seseorang dalam menjalani pacarana membutuhkan sebuah manajemen emosi yang disebut dengan regulasi emosi. Regulasi emosi adalah kemampuan seseorang dalam mengelola emosi. Pengelolaan emosi yang baik akan menghadirkan sebuah kebahagiaan, kesenangan dan motivasi dalam hidup, dan sebaliknya pengelolaan emosi yang buruk akan menghadirkan nilai-nilai amarah, kecema dan kesedihan dalam hidup. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif fenomenologi dengan informan berjumlah 7 orang sedang menjalani pacaran dan studi perkualiahan. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan bahwasanya masing-masing pasangan pacaran belum memiliki regulasi emosi yang baik karena masih ada beberapa kekerasan, rasa sedih, kecewa, dan ketidakbahagiaan dalam menjalani hubungan.
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Homecare Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkala Kota Makassar Rosnania, Rosnania; Afrida, Afrida; Nur, Muhammad Nur Said
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1550

Abstract

Homecare merupakan program pelayanan kesehatan secara komprehensif dan berkesinambungan yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal, dengan tujuan untuk meminimalkan dampak penyakit, serta meningkatkan kemandirian pasien dan keluarga dalam pemeliharaan dan perawatan anggota keluarga yang mempunyai masalah kesehatan. Kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian dari penyelenggara layanan kesehatan dalam menjalankan perannya, sementara masih ditemukan kendala didalam pelayanan homecare. Tujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan homecare. Metode penelitian Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan metode survey. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Mei 2023 di Wilayah kerja Puskesmas Bangkala dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan homecare di wilayah kerja Puskesmas Bangkala sebagian besar responden merasa puas yaitu sebanyak 83,3%. Kesimpulan Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting dari pelayanan keperawatan yang bermutu.
Edukasi Psikososial Sebagai Upaya Meningkatan Kualitas Hidup Pada Anak Dengan Leukemia: Scoping Review Kusmayanti, Evi; Sibualamu, Khalida Ziah; Mustafa, Sri Resky; Eppang, Yudiarsi; Thalib, Abdul
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1557

Abstract

Leukemia merupakan salah satu penyakit yang paling umun dialami oleh anak pada usia dibawah 15 tahun. Angka kejadian leukemia mengalami peningkatan setiap tahunnya khususnya pada sebagian negara maju. Leukemia yang dialami anak dapat menurunkan efikasi diri dan kualitas hidupnya. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis edukasi psikososial yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup anak dengan leukemia. Artikel ini menggunakan metode Scoping Review. Pencarian berbasis elektronik dari 4 databases (PubMed, ScienceDirect, Oxford Academic Journal, Sage journal) dengan pendekatan analisis pada jurnal yang sesuai dengan tujuan penulisan. Dari pencarian didapatkan 1.772 artikel dan terdapat 6 artikel yang di review. hasil review beberapa edukasi psikososial yang efektif dan dapat diterapkan yaitu, meningkatkan pengetahuan terkait strategi koping yang efektif (Cognitive Behavioral Intervention), edukasi sleep hygiene dan relaksasi sebelum tidur, motivasi dan konseling, serta terapi permainan kognitif. Kesimpulan: Intervensi edukasi psikososial tersebut dapat diterapkan pada anak dengan leukemia baik di klinik maupun di lingkungan komunitas.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 10 No. 6 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan More Issue