cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN RIWAYAT PAPARAN KONTEN PORNOGRAFI DENGAN TINGKAT ADIKSI PORNOGRAFI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 3 KUPANG usfunan, irene kerin; Nayoan, Christina Rony; Marni, Marni; Fransiskus G. Mado
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43346

Abstract

Masa remaja adalah fase transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial yang kompleks. Rasa ingin tahu yang tinggi, ditambah dengan kemudahan akses terhadap internet dan media sosial, membuat remaja rentan terhadap paparan konten pornografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat paparan konten pornografi dengan tingkat adiksi pornografi pada remaja di SMA Negeri 3 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 3 Kupang, dengan jumlah sampel sebanyak 188 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (85,1%) sudah pernah melihat konten pornografi secara tidak sengaja, 6,9% responden sudah mengakses konten pornografi beberapa kali dan mengulangi pengalaman mengakses konten pornografi sebelumnya dan 8% responden tidak terpapar pornografi. Untuk tingkat adiksi pornografi, 78,7% responden berada dalam kategori normal, 16,5% mengalami adiksi ringan, 3,2% mengalami adiksi sedang, dan 1,6% mengalami adiksi berat. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat paparan konten pornografi dengan tingkat adiksi pornografi pada remaja dengan nilai p-value = 0.000 (p < 0,05). Pihak sekolah diharapkan bisa menyelenggarakan program edukasi tentang literasi digital, pemfilteran konten pada internet dan bahaya adiksi pornografi agar dapat mencegah adiksi pornografi pada remaja.  
PENGARUH PROGRAM SUPERVISI KLINIS BERJENJANG TERHADAP KESESUAIAN ASUHAN KEPERAWATAN MENGGUNAKAN EMR Fatimah, Fatimah; Sulistyowati, Erni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43396

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan yang tidak sesuai akan menjadikan standar mutu dan kinerja rumah sakit tidak sesuai standar, sehingga manager harus memastikan seluruh perawat harus kompeten dengan cara melakukan evaluasi terhadap kompetensi, feedback dan memberikan arahan tentang asuhan keperawatan. Evaluasi yang dilakukan dengan cara melakukan supervisi berjenjang. Metode kajian ini dilakukan dengan pendekatan sistematis, mencari artikel-artikel ilmiah dari database seperti PubMed, Scopus, Google Scholar, dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan meliputi "supervisi berjenjang", "asuhan keperawatan", "EMR". dari 9 artikel yang dianalisis, ditemukan bahwa supervisi instrumen secara signifikan dapat meningkatkan mutu asuhan keperawatan Supervisi mempunyai peran penting dalam kesesuaian dokumentasi asuhan keperawatan banyak manfaat yang didapat dari supervisi klinis keperawatan. Dengan melakukan literatur review untuk melihat pengaruh supervisi klinis berjenjang merupakan strategi untuk meningkatkan lingkungan kerja yang lebih sehat dengan hasil yang positif bagi staf individu, tim bangsal, pasien dan organisasi pelayanan kesehatan, meningkatkan pelaksanaan hand hygiene five moment, terjadi peningkatan dalam pengkajian dan monitoring resiko jatuh, menurunkan burnout, dan membantu perawat memahami dokumentasi asuhan keperawatan yang sesuai itu penting. Supervisi merupakan salah satu fungsi dari manajemen yaitu fungsi pengarahan (actuating) yang mempunyai peran untuk mempertahankan segala kegiatan yang telah terprogram dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Manajer perawat harus mampu mengarahkan dan melakukan pengawasan pada staf perawat untuk memberi asuhan keperawatan yang berkualitas dan melakukan supervisi klinis berjenjang.
KOMPETENSI KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT Rini, Ririn Sapta; Suryani, Maria
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43398

Abstract

Kepala Ruang di Rumah sakit yang baik harus mempunyai berbagai kompetensi kepemimpinan dalam bidang Keperawatan. Seiring dengan perkembangan teknologi banyak tuntutan terhadap kompetensi kepemimpinan yang di miliki oleh kepala ruang. Banyak penelitian tentang  Kepemimpinan Keperawatan telah dilakukan terkait dengan kompetensi yang di perlukan agar kepemimpinan berjalan efektif dan masih bervariasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kompetensi kepemimpinan kepala ruang yang di harapkan. Metode Penelitian ini menggunakan Literature Review dengan penelusuran 3 data base. Google Scholar, ProQuest, Semantic Scholar serta melakukan analisa PICOT pada artikel tersebut. Hasil penelusuran jurnal pada data base di lakukan seleksi dengan menggunakan kata kunci, artikel dan tahun terbit jurnal. Hasil dari screening jurnal yang di publikasikan dalam 5 tahun ditemukan 41 artikel yang sesuai. Setelah dilakukan kelayakan di temukan 17 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepala ruang keperawatan sebelum menjadi kepala ruang di unit nya perlu di beri pembekalan manajemen kepemimpinan. Kepala ruangan termasuk kedalam timgkatan manajer operasional, yang merupakan jabatan strategis dikarenakan secara manajerial dapat menentukan keberhasilan pelayanan keperawatan yang diberikan. Diidentifikasi bahwa kompetensi kepala ruang keperawatan yang harus di miliki  meliputi: kompetensi manajerial, kompetensi dalam komunikasi, kompetensi dalam pengambil keputusan, kompetensi dalam pengarahan dan bimbingan.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN SIROSIS HEPATIS YANG DILAKUKAN TINDAKAN LIGASI VARISES ESOFAGUS Nugrahaeni, Fajar; Linggardini, Kris; Nurjannah, Siti; Fitriana, Nurul Fatwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan keluarga, tingkat pengetahuan, dan tingkat kecemasan pada pasien sirosis hepatis yang menjalani ligasi varises esofagus Pernerlitian derskripsi analitis derngan dersain cross serctional. Pernerlitian ini dilakurkan di RSUrD Prof. Dr. Margono Soerkarjo Purrwokerrto. Popurlasi pernerlitian ini adalah serlurrurh pasiern sirosis herpatis yang dilakurkan tindakan ligasi varisers ersofagursdi derngan jurmlah 60 orang. Jurmlah samperl pada pernerlitian ini serbanyak 38 rerspondern diambil mernggurnakan terknik purrposiver random sampling. Analisis bivariat dilakurkan mernggurnakan urji Rank Sperarman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien (65,8%) mendapatkan dukungan keluarga yang kuat, 44,7% menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik, dan mayoritas (81,6%) mengalami tingkat kecemasan sedang. Hasil analitis statistik menunjukan hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan (p = 0,007) serta antara tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan (p = 0,032). Pernerlitian ini mernurnjurkkan adanya hurburngan antara durkurngan kerlurarga dengan tingkat kercermasan pasiern sirosis hepatis yang dilakukan tindakan ligasi varises esofagus di RSUrD Prof. Dr. Margono Soerkarjo Purrwokerrto, serrta menunjukkan adanya hurburngan antara tingkat perngertahuran dengan tingkat kercermasan pasiern sirosis hepatis yang dilakukan tindakan ligasi varises esofagus di RSUrD Prof. Dr. Margono Soerkarjo Purrwokerrto. Hal ini merngindikasikan bahwa durkurngan dari kerlurarga dan perngertahuran yang mermadai dapat berrperran pernting dalam merngurrangi kercermasan pasiern.
EVALUASI KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT DI SALAH SATU APOTEK KOTA BANDUNG Pangestu, Nur Muhamad; Agustini, Kamelia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43441

Abstract

Penyimpanan obat yang sesuai dengan peraturan merupakan aspek penting dalam pelayanan kefarmasian. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016 mengatur tentang standar penyimpanan obat di apotek, termasuk sistem FEFO (First Expire First Out) dan FIFO (First In First Out), serta pengelompokan obat berdasarkan bentuk sediaan dan kelas terapinya. Ketidaksesuaian dalam penyimpanan dapat menyebabkan kerusakan obat, penurunan efektivitas terapi, serta berpengaruh terhadap kualitas pelayanan kefarmasian. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kesalahan penyimpanan masih terjadi di berbagai apotek, termasuk tidak adanya kartu stok, pencampuran obat dengan makanan, dan penyimpanan yang tidak sesuai suhu yang dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penyimpanan obat di salah satu apotek Kota Bandung berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui checklist observasi dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan analisis persentase dan dikategorikan sesuai standar penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kesesuaian penyimpanan obat di apotek yang diteliti adalah 65%, yang termasuk dalam kategori “baik.” Namun, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti penataan obat yang kurang optimal dan pencatatan kartu stok yang belum maksimal. Evaluasi rutin dan perbaikan sistem penyimpanan diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi serta memastikan keamanan dan efektivitas obat bagi pasien.
PENGARUH PEMBERIAN INTERVENSI TEKNIK MENGHARDIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN HALUSINASI PENDENGARAN Amelya, Ferdiana; Widodo, Arif
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43481

Abstract

Kesehatan mental adalah keadaan individu dengan kemampuan dalam mengatur tingkat stress yang wajar. Skizofrenia adalah penyakit yang menyebabkan gangguan otak, ditandai dengan pikiran yang kacau, delusi, waham, halusinasi, dan perilaku aneh. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian teknik menghardik terhadap gangguan persepsi sensori pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Desain penelitian yang digunakan yaitu pendekatan studi kasus di Rumah Sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin Surakarta dengan subjek penelitian seorang pasien dengan gangguan skizofrenia. Data dikumpulkan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada rekam medis pasien selama lima hari. Pemberian intervensi berupa terapi farmakologis dan pemberian teknik menghardik. Hasil penelitian menunjukkan pasien mengalami masalah kesehatan berupa gangguan persepsi sensori. Selama lima hari pemberian intervensi, pasien menunjukkan terdapat perubahan respon positif dengan adanya peningkatan aktivitas sosial, waktu tidur yang membaik, serta peningkatan kesadaran pasien terhadap masalah gangguan pendengaran yang dialaminya. Pasien menunjukkan sikap yang baik dan keinginan berubah lebih baik serta mampu berkontribusi pada hal yang positif. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya pendekatan holistic dan pemberian intervensi non farmakologis dalam menangani pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh pemberian teknik menghardik pada pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori berupa halusinasi pendengaran.
EFFECTIVENESS OF POLYTETRAFLUOROETHYLENE PLUGS IN PREVENTING WATER LEAKAGE DURING KNEE ARTHROSCOPY FOR ANTERIOR CRUCIATE LIGAMENT INJURY Nugraha, Fitrahadi; Rahim, Agus Hadian; Utoyo, Ghuna Arioharjo; Ismiarto, Yoyos Dias; Nugraha, Yudi Purnama; Setiawanto, Teguh
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43490

Abstract

Kebocoran cairan dari terowongan atau portal merupakan masalah umum selama artroskopi lutut, yang berpotensi menyebabkan kekeruhan, gangguan visualisasi, dan waktu operasi yang lebih lama. Polytetrafluoroethylene (PTFE) adalah bahan yang dikenal karena sifatnya yang hidrofobik, tidak reaktif, tahan panas, dan tidak menyebabkan iritasi, sehingga banyak digunakan dalam aplikasi medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas PTFE sebagai bahan penyumbat portal dan terowongan selama prosedur artroskopi. Penelitian eksperimental ini dilakukan pada 30 pasien yang didiagnosis mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL), dan dijadwalkan menjalani artroskopi lutut di Departemen Ortopedi dan Traumatologi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, pada tahun 2024. Pasien dibagi menjadi dua kelompok: 15 orang menjalani operasi tanpa sumbat PTFE (Kelompok A) dan 15 orang dengan sumbat PTFE (Kelompok B). Usia rata-rata pasien adalah 24 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki. Rata-rata penggunaan larutan NaCl pada Kelompok A dibandingkan Kelompok B adalah 13,3 vs. 7,767 liter. NaCl yang dikumpulkan melalui mesin hisap adalah 8,633 vs. 5,333 liter, dan NaCl yang ditemukan di lantai adalah 4,7 vs. 2,467 liter. Uji normalitas menunjukkan bahwa data terdistribusi normal (p > 0,05). Uji T tidak berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok (p < 0,05). Penggunaan sumbat PTFE secara signifikan mengurangi kebocoran cairan dan meningkatkan efisiensi prosedur bedah. Keuntungan tambahan termasuk distensi sendi yang lebih baik, pengurangan kebutuhan akan torniket, dan efek tamponade terhadap perdarahan. Sumbat PTFE menawarkan alternatif yang hemat biaya dibandingkan dengan kanula silikon atau artroskop yang tidak memiliki fitur anti-balik cairan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN KOMBINASI METODE CERAMAH DAN MEDIA INDEX CARD MATCH TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWI TENTANG ANEMIA DI SMPN 1 CIKARANG UTARA Putri, Diana Iswara Indra; Davina, Farida Fasha; Setianingsih, Triseu
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43503

Abstract

Anemia menjadi perhatian serius karena prevalensinya yang tinggi mencapai 29,9% pada remaja putri di dunia. Meskipun pemerintah telah berupaya menurunkannya, konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri hanya 16,7% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pendidikan kesehatan melalui kombinasi ceramah dan media Index Card Match terhadap pengetahuan dan sikap siswi di SMPN 1 Cikarang Utara. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan desain Quasi Experiment dan pendekatan two group pretest-posttest design with control group. Populasi penelitian adalah siswi usia 13-14 tahun di kelas VIII SMPN 1 Cikarang Utara. Sampel sebanyak 136 responden ditentukan dengan rumus Isaac & Michael, terbagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Hasil nilai rerata pengetahuan kelompok eksperimen 9,49 dan post-test 13,94 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 9,09 dan post-test 9,12. Rerata nilai sikap kelompok eksperimen untuk pre-test 49,38 dan post-test 54,40 sedangkan kelompok kontrol nilai pre-test 46,24 dan post-test 46,28. Hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui penggunaan ceramah dan media Index Card Match terhadap pengetahuan siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (0<0.05) dan memberikan pengaruh bagi sikap siswi mengenai anemia dengan p-value=0.000 (P<0.05). Terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan uji Mann Whitney dengan p-value=0.000 (P<0.05). Melalui penelitian ini, para siswi dapat lebih mudah memahami informasi terkait anemia, sehingga diharapkan mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat
ANALISIS TREND KEBERHASILAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2021-2023 Aviani, Arlika; Nurvita, Silvia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43518

Abstract

TBC tetap menjadi isu kesehatan masyarakat di dunia. Selain berdampak pada produktivitas kerja, penyakit ini menjadi penyebab utama kematian akibat infeksi. Berdasarkan data profil kesehatan, angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Provinsi Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan positif dalam tiga tahun terakhir namun masih di bawah target nasional (90%). Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab keberhasilan tersebut dan upaya yang dilakukan pemerintah untuk mendukung tercapainya target pengobatan tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Sampel dan populasi adalah penduduk yang terdiagnosis tuberkulosis. Pengolahan data dengan uji statistik univariat ditampilkan dalam bentuk grafik garis. Analisis kuantitatif dalam bentuk grafik garis dipadukan dengan analisis deskriptif hasil wawancara, dan sumber pustaka. Variabel yang diteliti adalah kerjasama dengan berbagai mitra dan PMO, edukasi, dan dukungan keluarga. Pada tahun 2021 angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (83,5%), tahun 2022 (84,5%), tahun 2023 (87%). Dari total 35 kabupaten/kota, terdapat 10 daerah dengan angka keberhasilan pengobatan tertinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi angka keberhasilan tersebut adalah kolaborasi lintas sektor dan PMO, edukasi, dan dukungan keluarga. Angka penemuan kasus tuberkulosis tertinggi selama tiga tahun berturut-turut dicapai oleh Kota Tegal. Sementara itu, angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis tertinggi selama tiga tahun terakhir dicapai oleh Pekalongan. Secara global, faktor-faktor yang mendukung angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Provinsi Jawa Tengah meliputi kolaborasi lintas sektor dan PMO, edukasi, dan dukungan keluarga.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV DAN AIDS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 KUPANG Sengadji, Rahmawati Marlia; Landi, Soleman; Purnawan, Sigit
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43535

Abstract

HIV dan AIDS merupakan infeksi penyakit menular seksual yang telah menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, terutama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota Kupang menjadi kota dengan angka kejadian kasus HIV dan AIDS tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Kecamatan Oebobo merupakan lokasi distribusi kasus HIV dan AIDS tertinggi di Kota Kupang. Remaja merupakan salah satu populasi yang rentan terinfeksi HIV dan AIDS karena mencoba berbagai hal-hal baru salah satunya yaitu perilaku seks berisiko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan peran teman sebaya dengan perilaku pencegahan HIV dan AIDS pada remaja di SMA Negeri 1 Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasi dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 93 orang dengan metode pemilihan sampel yaitu simple random sampling. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan (p=0,035 < 0,05), sikap (p=0,002 < 0,05), dan peran teman sebaya (p=0,010 < 0,05) dengan perilaku pencegahan HIV dan AIDS pada remaja di SMA Negeri 1 Kupang. Pengetahuan yang memadai tentang HIV dan AIDS, sikap mendukung terhadap pencegahan HIV dan AIDS, dan teman sebaya yang berperan terhadap pencegahan HIV dan AIDS merupakan faktor yang penting dalam mendorong remaja untuk mengambil tindakan atau perilaku pencegahan yang efektif.