cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
ANALISIS ASPEK MEDIKOLEGAL DAN PSIKOLOGIS PADA KASUS KEKERASAN SEKSUAL ANAK : LAPORAN KASUS ASUSILA ANAK RS BHAYANGKARA MAKASSAR Rahman, Andi Auliyah Anugrah; Rahayu, Besse Resky; Mudhoffar, Muhammad Rifky; Mathius, Denny; Surdam, Zulfiyah; Dirgahayu, Andi Millaty Haliah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48129

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan hubungan atau interaksi antara seorang anak dan seorang yang lebih tua atau anak yang lebih banyak nalar atau orang dewasa seperti orang asing, saudara sekandung atau orang tua dimana anak tersebut dipergunakan sebagai sebuah objek pemuas bagi kebutuhan seksual pelaku banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, anak tidak dapat mencapai keadilan penuh bagi anak. Pada kasus ini dilakukan pemeriksaan fisik Dimana didapatkan adanya enam luka robek pada selaput dara (Hymen) masing masing tiga luka robek sampai dasar pada arah jam sepuluh, jam sebelas, dan dan jam tiga; tiga luka robek tidak sampai dasar pada arah jam dua belas jam dua dan jam delapan sesuai arah jarum jam. Temuan ini sesuai dengan laporan pasien dan mendukung dugaan adanya kekerasan seksual. Penanganan pasien dilakukan secara menyeluruh, meliputi perawatan medis, pemeriksaan penunjang, pengambilan sampel biologis, dan dukungan psikologis. Pendekatan multidisiplin menjadi kunci keberhasilan penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS NAIONI KOTA KUPANG TAHUN 2024 Sukhesy, Katharina Rayi; Sirait, Rina Waty; Sinaga, Masrida; G. Mado, Fransiskus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48130

Abstract

Antenatal care (ANC) merupakan pemeriksaan kehamilan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil, baik fisik maupun mental secara optimal, mempersiapkan diri dalam menghadapi persalinan, masa nifas dan pemberian ASI ekslusif, serta memulihkan kesehatan alat reproduksi. ANC berperan dalam mencegah dan mengatasi permasalahan yang mungkin dapat dialami ibu hamil seperti masalah gizi, kehamilan beresiko, komplikasi kebidanan, penyakit menular, penyakit tidak menular dan masalah kesehatan jiwa ibu hamil.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan antenatal care di Puskesmas Naioni Kota Kupang tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan rancangan cross sectional terhadap sampel 50 ibu melahirkan. Penelitian ini dilaksanakan pada April-Mei 2025. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan purposive sampling. Analisis data univariat dan bivariat dengan uji statistic uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar responden yang memanfaatkan pelayanan ANC secara lengkap (K6) sebanyak 28 orang (56%), sedangkan yang kurang memanfaatkan pelayanan ANC (<6 kali kunjungan) sebanyak 22 orang (44%). Analisis Bivariat menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan (p-value= 0,015), tingkat pendidikan ibu (p-value=0,007), sikap ibu (p-value=0,005), dukungan keluarga (p-value=0,003) dengan pemanfaatan pelayanan antenatal care di Puskesmas Naioni. Tidak ada hubungan antara aksesibilitas jarak tempuh (p-value=0,157) dengan pemanfaatan pelayanan antenatal care di Puskesmas Naioni. Diharapkan puskesmas mengupayakan peningkatan program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) dengan mengadakan penyuluhan terkait pentingnya pemanfaatan ANC minimal 6 kali secara berkala yang didukung melalui sarana prasarana yang lebih diantaranya menggunakan media leaflet, media poster/media informasi lainnya sehingga ibu dapat termotivasi untuk memanfaatkan pelayanan ANC guna untuk meminimalisir risiko bahaya kehamilan pada ibu dan janin.
A CASE REPORT : MEDICAL REHABILITATION ON MALE PATIENT AGED 78 YEARS POST TOTAL KNEE REPLACEMENT GENU SINISTRA EC OSTEOARTHRITIS GENU SINISTRA Mardiyah, Kholisah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48133

Abstract

Osteoartritis (OA) merupakan penyakit degeneratif sendi yang semakin banyak ditemui, baik di negara maju maupun di negara berkembang. Osteoartritis lebih sering mengenai sendi penopang berat badan terutama sendi lutut. Angka kejadian osteoarthritis lutut di Indonesia mencapai 15,5% pada pria dan 12,7% pada wanita. Namun hal ini juga turut meningkatkan angka komorbiditas pasien, terutama dalam melakukan aktivitas sehari–hari. Pada pasien OA yang tidak membaik dengan terapi konvensional, Total Knee Replacement (TKR) menjadi salah satu tatalaksana yang mampu memperbaiki keluhan dan disabilitas pasien. TKR merupakan tindakan bedah ortopedi yang paling umum dikerjakan di Amerika Serikat dan angkanya juga terus meningkat pada negara berkembang seperti Indonesia. Pemahaman mengenai prosedur rehabilitasi sebelum dan sesudah operasi rekonstruksi menjadi penting dalam keberhasilan prosedur TKR. Pasien laki-laki usia 78 tahun dengan diagnosis OA Genu Sinistra, dilakukan pemeriksaan preoperative hingga follow up pasca 4 Bulan pemasangan TKR. Pasien yang mulanya mengeluh kesulitan melakukan aktivitas sehari hari secara mandiri, pasca tindakan mengalami kemajuan dan perbaikan kualitas hidup.
HUBUNGAN STATUS FUNGSIONAL, DUKUNGAN KELUARGA, SERTA KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Sihite, Meilva Mutiara Br; Nababan, Donal; Siregar, Laura M.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48135

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab dari kematian paling banyak di dunia dan seringkali meninggalkan gejala sisa pasca stroke. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dari status fungsional, dukungan keluarga, serta karakteristik pasien seperti usia, jenis kelamin, dan status pernikahan dengan kualitas hidup pasien pasca stroke iskemik di poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Penelitian kuantitatif dengan desain studi potong lintang. Sampel penelitian yang digunakan adalah seluruh populasi atau total sampling sebanyak 54 orang. Analisa statistik bivariat menggunakan metode chi-square dan analisa statistik multivariat menggunakan metode analisa regresi linear. Berdasarkan analisa statistik yang dilakukan didapatkan adalah terdapat hubungan antara status fungsional serta usia dengan kualitas hidup pasien pasca stroke dengan hasil p- value 0.00 dan 0.014 (<0.05), Namun faktor lainnya tidak menunjukkan adanya hubungan dengan kualitas hidup pasien pasca stroke. Sedangkan hasil uji multivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara kualitas hidup dengan semua variable independen.
ANALISIS HUBUNGAN BURNOUT, MOTIVASI, DUKUNGAN SOSIAL, DAN BEBAN KERJA DENGAN KINERJA PETUGAS INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT TK II PUTRI HIJAU MEDAN Purba, Maria Agustina Br; Nababan, Donal; Manurung, Jasmen
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48136

Abstract

Dalam memberikan penanganan medis secara cepat dan tepat, maka ada beberapa hal yanga dapat memepengaruhi kinerja petugas IGD diantarnya adalah burnout, motivasi, dukungan sosial dan beban kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui hubungan burnout, motivasi, dukungan sosial dan beban kerja dengan kinerja petugas instalasi gawat darurat (IGD) di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. Jenis penelitian ini adalah cross sectional survey dengan Populasi penelitian sebanyak 47 orang terdiri dari dokter umum 20 orang, dokter internsip 7 orang, perawat 13 orang dan bidan 7 orang. Uji yang digunakan adalah uji Chi-Square dan uji Regresi Logistik dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ada hubungan antara burnout, motivasi kerja, dukungan sosial, dan beban kerja terhadap kinerja petugas instalasi gawat darurat dengan nilai sig - 0,000 dan sig - 0,001 dimana hasilnya lebih kecil dari α=0,05. Hasil uji multivariat menunjukkan bahwa kinerja petugas IGD paling dominan berhubungan dengan motivasi kerja dengan nilai signifikan 0.020 denga nilai Exp B 14.467.
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REMBOKEN Tamba, Enjelina Virginia Paulina; Malonda, Nancy Swanida Hanriette; Punuh, Maureen Irinne
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48143

Abstract

Malnutrisi seperti stunting, underweight dan wasting, masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Minahasa. Selama 6 bulan pertama kehidupan, pemberian ASI secara eksklusif ialah suatu langkah penting dalam rangka pencegahan malnutrisi pada anak. Studi ini dilakukan guna mengetahui hubungan antara pemberian ASI secara Eksklusif dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Remboken. Pendekatan yang dilakukan pada studi ini ialah kuantitatif memakai desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan pada periode Maret hingga Juli 2025. Jumlah populasi pada studi ini mencakup 560 balita yang berusia 12-59 bulan dengan total sampel 91 balita. Metode analisis data memakai uji statistik chi square. Data dikumpulkan melalui metode wawancara dan pengukuran antropometri. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pemberian ASI secara Eksklusif dan status gizi menurut indeks BB/U dengan nilai P-Value 0.026 serta berdasarkan indeks PB/U atau TB/U dengan nilai P-Value 0.000. Namun tidak ditemukan hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dan status gizi berdasarkan indeks BB/PB atau BB/TB dengan nilai P-Value 0.508.
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS REMBOKEN Larobu, Eunike Sherenia; Malonda, Nancy Swanida Henriette; Sanggelorang, Yulianty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48145

Abstract

Balita ialah kelompok usia yang rawan gizi, dikarenakan dalam pertumbuhan perkembangan kelompok ini membutuhkan lebih banyak zat gizi, sehingga jika asupan zat gizi kurang maka bisa berisiko mengalami gangguan gizi. Salah satu penyebab timbulnya gangguan gizi yaitu asupan makanan yang diberikan dalam hal ini tak sesuainya pemberian MP-ASI dengan usia beserta kebutuhan bayi yang bisa berdampak pada status gizi balita. Tujuan dari penelitian ini yakni guna mengetahui adanya hubungan antara pemberian MP-ASI dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Remboken. Sifat penelitian ini yakni observasional analitik disertai desain penelitian studi potong lintang (cross sectional study). Populasi penelitiannya mencakup 560 balita umur 12-59 bulan dengan total sampel 91 balita, dengan teknik pengambilan sampel berupa probability sampling melalui metodologi simple random sampling. Instrumen penelitiannya mencakup kuesioner Child Feeding Questionaire(CFQ) beserta pengukuran antropometri. Data penelitian dianalisis melalui uji statistik chi square. Hasil dari penelitian ini yaitu status gizi menurut indeks BB/U berkorelasi dengan pemberian MP-ASI disertai nilai p value = 0,000, dan menurut indeks PB/U atau TB/U dengan nilai p value = 0,000. Namun, status gizi menurut indeks BB/PB atau BB/TB tak berkorelasi dengan pemberian MP-ASI disertai nilai p value = 0,169.
ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KARYAWAN DI RSUD DR.P.P.MAGRETTI SAUMLAKI Sainuka, Yacoba
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48168

Abstract

Pengembangan SDM dan budaya organisasi sangat penting dalam menciptakan organisasi yang produktif serta menjaga keberlanjutan organisasi, karena SDM yang terampil dan budaya positif akan meningkatkan motivasi dan kontribusi karyawan, namun rendahnya kepuasan karyawan tetap menjadi tantangan yang harus segera diatasi demi kelangsungan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis korelasi antara kebijakan pengembangan sumber daya manusia dan budaya organisasi dengan tingkat kepuasan karyawan Di RSUD Dr.P.P.Magretti Saumlaki. Metode riset dengan analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua tenaga Kesehatan di RSUD Dr.PP Maghretti sejumlah 186 orang dengan Teknik Simple Randoom Sampling didapatkan 127 sampel. Uji statitik bivariat memakai Spearman Rank. Hasil riset didapatkan pada variabel kebijakan pengembangan SDM dan kepuasan karyawan didapatkan nilai p-value sebesar 0,000< 0,05, yang maknanya terdapat korelasi antara kebijakan pengembangan SDM dengan kepuasan karyawan dan kekuatan korelasi sedang (0,427) dan arah positif yang memiliki arti semakin baik kebijakan pengembangan SDM maka akan semakin puas juga karyawan. Pada variabel budaya organisasi dan kepuasan karyawan didapatkan nilai p-value sebesar 0,002<0,005, yang maknanya terdapat korelasi antara budaya organisasi dengan kepuasan karyawan dan kekuatan korelasi lemah (0,267) dengan arah positif. Simpulan, terdapat korelasi antara kebijakan pengembangan SDM dan budaya organisasi dengan kepuasan karyawan.
TOTAL AV BLOK (TAVB) Muktar, Aldi Pratama; Wisudawan, Wisudawan; Hasir , Julia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48169

Abstract

Total atrioventrikular blok (TAVB) merupakan kelainan sistem konduksi jantung yang ditandai dengan disosiasi lengkap antara impuls atrium dan ventrikel. Kondisi ini dapat menyebabkan bradikardia berat, hipotensi, gangguan perfusi serebral, dan berisiko menyebabkan kematian mendadak jika tidak segera ditangani. Deteksi dini dan intervensi cepat menjadi sangat krusial, terutama di fasilitas kesehatan dengan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini merupakan laporan kasus deskriptif yang menggambarkan penatalaksanaan awal pasien dengan TAVB di instalasi gawat darurat. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan EKG, dan evaluasi penunjang laboratorium. Seorang laki-laki usia 55 tahun datang ke IGD dengan penurunan kesadaran yang didahului pusing, nyeri dada, sesak, muntah, dan diare. Pemeriksaan menunjukkan nadi 25x/menit dan gelombang P yang tidak berkorelasi dengan kompleks QRS pada EKG, mengarah pada diagnosis AV blok total. Pasien ditatalaksana dengan cairan intravena, terapi medikamentosa, dan dirujuk ke rumah sakit rujukan untuk pemasangan pacemaker transkutan. TAVB adalah kondisi gawat darurat jantung yang memerlukan diagnosis cepat dan penanganan segera. Terapi suportif awal di fasilitas primer, disertai rujukan tepat untuk tindakan definitif seperti pacemaker, sangat berperan dalam memperbaiki prognosis pasien.
TORSION OF THE TESTICULAR APPENDIX IN ADULT MALE : A RARE CASE REPORT Tanjaya, Wengkie; Ardika, Satria Fadhil; Prasetyo, Zen Ary; Adji, Raden Mas Soerjo; Tambunan, Nicholas
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48176

Abstract

Torsio apendiks testis terjadi saat apendiks yang melekat pada testis mengalami puntiran. Apendiks ini tidak berfungsi pada pria dewasa dan merupakan sisa perkembangan embrionik. Nyeri skrotum akut merupakan keluhan gawat darurat yang umum, terutama pada anak-anak dan remaja, dengan torsio apendiks testis menyumbang 46–71% kasus. Operasi hanya diperlukan jika torsio testis tidak dapat disingkirkan. Seorang pria 20 tahun datang dengan keluhan nyeri testis kiri selama 2 hari. Pemeriksaan fisik menunjukkan nyeri dan tanda titik biru pada skrotum kiri. Tes laboratorium normal. Ultrasonografi menunjukkan kista epididimis kiri. Eksplorasi bedah mengonfirmasi torsio apendiks testis kiri. Kasus ini menekankan pentingnya diagnosis dan penanganan cepat torsio apendiks testis. Meskipun jarang, operasi diperlukan bila gejala berlanjut atau memburuk.