cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
EFEKTIFITAS MASKER DAUN JAMBU BIJI DAN DAUN KELOR UNTUK KELEMBABAN KULIT WAJAH IBU-IBU KELURAHAN BANYUANYAR SAMPANG Denta, Anggeria Oktavisa; Kusmiyati, Nur; Fauziyah S, Endang; Watiningrum, Rahayu Yuliana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47834

Abstract

Pendahuluan: Industri kosmetik dipasaran terus berkembang, beragam produk kosmetikberedar dipasaran yang memiliki berbagai jenis keunggulan, baik dari segi merk, kandungan, jenis, harga, maupun komposisi bahan produk tersebut. Salah satu produk kosmetik yang banyak diminati adalah masker wajah. Masker wajah ini memiliki berbagai fungsi, seperti dapat mengurangi kerutan, menghilangkan bekas jerawat, mencerahkan, hingga dapat melembabkan kulit wajah. Masker wajah yang dijual dipasaran yang menggunakan bahan kimia yang memiliki efek samping, penelitian ini mencoba menggunakan bahan alamiah sehingga aman untuk kulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas masker organik daun jambu biji dan daun kelor terhadap kelembapan kulit Wanita di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan pre post test one grub design. Jumlah subjek penelitian ini telah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi didapatkan 20 orang kelompok perlakuan dan 20 orang kelompok kontrol. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian masker organik selama 1 bulan dapat meiningkatkan kelembaban kulit wajah secara signifikan p-value<0.005. Simpulan: Masker daun jambu biji dan daun kelor efektif memperbaiki kelembapan kulit wajah wanita di Kelurahan Banyuanyar Kabupaten Sampang.
UPAYA MENURUNKAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA PAGEDANGAN UDIK, WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRONJO Cifa, Nabilla Permata; Novendy, Novendy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47870

Abstract

WHO melaporkan terjadi peningkatan sepuluh kali lipat jumlah kasus yang dilaporkan dari 500.000 (pada tahun 2000) menjadi 5,2 juta (pada tahun 2019) dengan penyebaran kasus terjadi di 129 negara. Sekitar 70% beban penyakit global diwakiliki oleh Asia di antara lebih dari 100 negara di Kawasan WHO. Tercatat 149.866 kasus DBD terkonfirmasi di Indonesia hingga Juli 2024. Terjadinya lonjakan kasus DBD yang meningkat hingga 360% sejak 1 tahun terakhir di Puskesmas Kronjo. Walaupun infeksi dengue umumnya asimptomatik atau hanya menyebabkan gejala minimal namun disisi lain virus dengue dapat menyebabkan kasus yang lebih serius hingga berdampak pada kematian. Tujuan diagnosis komunitas ini untuk menurunkan jumlah kasus DBD di Desa Pagedangan Udik, wilayah kerja Puskesmas Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Paradigma blum digunakan untuk mengidentifikasi masalah sebagai pendekatan diagnosis komunitas dengan mini survey. Ditetapkan prioritas masalah dan akar penyebab masalah masing-masing menggunakan teknik non-skoring delphi dan dan fishbone diagram. Untuk pemantauan digunakan PDCA cycle selama intervensi dan dilakukan evaluasi dengan pendekatan sistem. Rendahnya pengetahuan, perilaku dan sikap (lifestyle) masyarakat terkait DBD berdampak pada peningkatan jumlah kasus DBD. Dilakukan intervensi berupa penyuluhan dan demonstrasi pembuatan perangkap nyamuk sederhana. Intervensi yang dilakukan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan terkait DBD dengan 86,67% peserta mengalami peningkatan pengetahuan dilihat dari peningkatan nilai post-test peserta intervensi ≥ 80.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJA BAGIAN KEBUN KELAPA SAWIT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV REGIONAL 1 KEBUN SEI PUTIH KECAMATAN GALANG KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2024 Afrianti, Afrianti; Yarmaliza, Yarmaliza; Yulizar, Yulizar; Farisni, Teungku Nih; Zakiyuddin, Zakiyuddin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47875

Abstract

Kecelakaan kerja masih menjadi persoalan yang cukup serius di sektor perkebunan, termasuk di Provinsi Sumatera Utara, dengan jumlah kasus mencapai 1.272 pada tahun 2021 menurut data BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap tingginya angka kecelakaan adalah rendahnya kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pengetahuan, sikap, dan ketersediaan APD dengan kepatuhan penggunaannya. Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional), melibatkan 30 responden yang dipilih secara acak sederhana dari total populasi sebanyak 225 pekerja. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya, kemudian dianalisis melalui uji univariat dan bivariat menggunakan metode Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap dengan tingkat kepatuhan pekerja dalam menggunakan APD (p = 0,004), sementara pengetahuan (p = 0,825) dan ketersediaan APD (p = 0,727) tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa sikap merupakan faktor penting yang memengaruhi kepatuhan terhadap penggunaan APD. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat memperkuat upaya edukasi keselamatan kerja melalui pemasangan rambu peringatan serta mendorong terciptanya budaya saling mengingatkan antarpekerja.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DISORDERS(MSDs) PADA PENGRAJIN TENUN IKAT DI DESA RAPORENDU KECAMATAN NANGAPANDA KABUPATEN ENDE Lede, Christin Paula; Ruliati, Luh Putu; Purimahua, Sintha Lisa; Ratu, Jacob Matheos
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47891

Abstract

Penyakit akibat kerja merupakan masalah yang cukup banyak ditemui di Indonesia, salah satu gangguan dari penyakit akibat kerja yang banyak terjadi ialah Muskuloskeletal Disorder (MSDs). Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDs) merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan akibat kerja yang sering dialami oleh pekerja di sektor informal, termasuk Pengrajin Tenun Ikat. Aktivitas menenun yang dilakukan dalam waktu lama dengan posisi tubuh yang statis dan tidak ergonomis dapat menyebabkan gangguan pada sistem otot dan rangka, seperti nyeri pada leher, bahu, punggung, tangan, hingga kaki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pengrajin Tenun Ikat di Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende. Metode penelitian ini bersifat survei analitik dengan desain cross sectional, yang dilakukan pada bulan Mei-Juli 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pengrajin Tenun Ikat yang berada di Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende berjumlah 350 orang. Sampel penelitian berjumlah 53 responden. Analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 4 variabel yang berhubungan  dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDs) yaitu Masa Kerja(p-value=0,012), Jam Kerja(p-value=0,014),  Sikap Kerja(p-value=0.029)dan Faktor Psikososial(p-value=0.005) dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDs). Oleh karena itu, diperlukan pelatihan tentang postur kerja yang ergonomis, serta pengaturan waktu istirahat guna mengurangi keluhan-keluhan tersebut dan meningkatkan produktivitas kerja
PERAN PENYULUH LAPANGAN KELUARGA BERENCANA (PLKB) DALAM UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN KB DI KECAMATAN SIAK Anwar, Afridayani; Harnani, Yessi; Rany, Novita; Rahayu, Endang Purnawati; Hamid, Abdurrahman; Safrina, Dince
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47892

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) bertujuan mengatur kelahiran dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Provinsi Riau sendiri belum mencapai target nasional 70%, dengan kepesertaan KB hanya 64,3% pada 2022. Di Kecamatan Siak, terjadi penurunan kepesertaan KB dari 9.101 peserta (2021) menjadi 3.900 peserta (2023). Rendahnya cakupan KB disebabkan oleh kurangnya pemahaman, mitos kontrasepsi, faktor ekonomi, serta akses terbatas ke layanan KB. Peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sangat penting dalam edukasi, pendampingan, dan peningkatan partisipasi KB. Penelitian ini bertujuan agar diperolehnya informasi tentang peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dalam upaya peningkatan Cakupan KB di Kecamatan Siak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus di Kecamatan Siak Kabupaten Siak pada bulan Januari-Februari 2025. Penelitian ini melibatkan informan utama, yaitu Penyuluh KB (IU1) dan Penyuluh Lapangan KB (IU2), serta informan pendukung, termasuk Kepala Bidang KB (IP1), Akseptor KB (IP2), Kepala Puskesmas (IP3), dan Kader KB (IP4). Analisa data menggunakan analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDM PLKB cukup mendukung melalui edukasi dan koordinasi lintas sektor, meskipun masih menghadapi tantangan budaya dan agama. Reward bagi PLKB belum terstruktur akibat keterbatasan anggaran, meskipun apresiasi seperti refreshing tahunan diberikan. Aksesibilitas alat kontrasepsi sangat baik, namun pemahaman masyarakat masih menjadi kendala yang diatasi melalui penyuluhan. Media digital dan cetak digunakan untuk sosialisasi, dengan pendekatan visual yang lebih interaktif.
PERBEDAAN KELELAHAN KERJA ANTAR SHIFT KERJA PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RS ADVENT MANADO Lauden, Natalia; Doda, Diana Vanda D.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47942

Abstract

International Labour Organization (ILO) memperkirakan bahwa setiap tahun, sekitar 2,3 juta orang baik pria maupun wanita mengalami kecelakaan atau penyakit terkait pekerjaan di seluruh dunia, yang mengakibatkan lebih dari 6.000 kematian setiap harinya. jumlah tenaga kesehatan terbanyak dirumah sakit adalah perawat dengan jumlah 583.347 (Kementrian Kesehatan, 2023). Penggunaan shift kerja bagi perawat bukanlah hal yang baru. Shift kerja adalah pengaturan jam kerja sebagai pengganti atau tambahan kerja pagi dan siang hari sebagaimana yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran shift kerja pada perawat di RS Advent Manado dan Menganalisis perbedaan kelelahan kerja antar shift kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Advent Manado. Jenis dan desain penelitian yang digunakan yaitu survei analitik dengan desain penelitian cross sectional study (studi potong lintang). Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 80 perawat. Instrumen penelitian untuk mengukur tingkat kelelahan kerja menggunakan kuesioner Occupational Fatigue Exhaustion Recovery (OFER) Scale. Hasil analisis menggunakan uji One Way Anova di mana diperoleh perbedaan kelelahan kerja antara shift kerja dalam 3 subskala. Perbedaan kelelahan kerja yang signifikan antar shift kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Advent Manado. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara shift kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Advent Manado.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK IBU RUMAH TANGGA DI DESA KADOKAN KECAMATAN GROGOL Bakung, Mifta Huljana; Fahrurodzi, Denny Saptono
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47943

Abstract

Sampah ialah suatu akibat aktivitas yang dijalankan oleh manusia dalam kehidupan kesehariannya dimana hampir semua kegiatan manusia akan meninggalkan sisa atau bekas yang tidak terpakai lagi, yang biasa disebut dengan sampah. Masih banyak orang yang belum memahami cara mengelola sampah dengan benar, sehingga sampah jadi persoalan lingkungan di mana memerlukan atensi serius dari banyak pihak. Kondisi tersebut terjadi karena volume sampah bertambah seiring pertumbuhan penduduk. Metode penelitian yang diaplikasikan yakni kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel melalui Purposive Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini yakni 122 ibu rumah tangga di Desa Kadokan. Analisa data yang dipergunakan ialah Uji Chi-Square. Perolehan penelitian ini memperlihatkan timbulnya hubungan pengetahuan bersama perilaku pengelolaan sampah plastik (p-value <0,001; 95 CI%2.613 –18.268). Ibu yang berpengetahuan kurang baik berpeluang menunjukkan perilaku pengelolaan sampah plastik kurang baik 6 kali lebih tinggi dibanding ibu yang berpengetahun baik dan signifikan secara statistik. Kemudian, tak timbul hubungan signifikan diantara sikap dengan perilaku pengelolaan sampah plastik (p-value 0,105; 95 CI%0,949 – 6,557), bahwa ibu yang memiliki sikap kurang baik maka akan berpeluang melakukan perilaku pengelolaan sampah plastic yang kurang baik 2 kali lebih besar dari pada yang ibu sikap nya baik namun hasil ini tidak signifikan secara statistik. Ibu rumah tangga dengan pengetahuan baik tak menjamin menunjukkan perilaku yang baik akan pengelolaan sampah plastik. Ibu rumah tangga dengan sikap kurang baik pada pengelolaan sampah plastik tak pasti juga memperlihatkan sikap kehidupan tersebut dalam kesehariannya. Pemerintah desa hendaknya menyediakan Bank Sampah untuk mendukung pengelolaan sampah plastik yang lebih baik.
VITAMIN C SEBAGAI TERAPI PADA TUBERKULOSIS PARU N.H., M. Tajussubky; Wiriansya, Edward Pandu; Tulak, Pither Sandy; Fakhri, Muhammad
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47951

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis (MTb) yang dapat mempengaruhi berbagai organ, terutama paru-paru. Kuman ini berbentuk batang, memiliki dinding lemak yang tebal, tumbuh lambat, tahan terhadap asam dan alkohol, sehingga sering disebut basil tahan asam BTA. Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air, antioksidan, dan kofaktor penting untuk biosintesis kolagen, metabolisme karnitin dan katekolamin, serta penyerapan zat besi dari makanan. Manusia tidak dapat mensintesis vitamin C, sehingga mereka hanya dapat memperolehnya melalui asupan buah dan sayuran dari makanan. Reaksi Fenton yang dipicu oleh Vitamin C di lingkungan aerobik yang mengarah pada produksi ROS, perubahan lipid, ketidakseimbangan redoks, dan kerusakan DNA pada kultur MTB. Penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan atau literature review. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematik review mengenai vitamin C sebagai terapi pada tuberkulosis paru. 4 jurnal dikumpulkan untuk ditelaah oleh peneliti dan disintesis menjadi satu data yang komprehensif untuk dilaporkan. Artikel-artikel penelitian yang dikumpulkan direview menunjukkan bahwa vitamin C dapat berpengaruh lebih signifikan sebagai terapi tuberkulosis paru. Terapi kombinasi antara vitamin C dan OAT dapat mengurangi Mycobacterium Tuberculosis dan tidak ada efek samping yang diderita oleh peserta penelitian.
ANALISIS BEBAN KERJA PADA STAF BALAI KEKARANTINAAN KESEHATAN KELAS I BANDA ACEH WILAYAH KERJA PELABUHAN LAUT LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN Zakria, Restu; Marniati, Marniati; Paradhiba, Meutia; Anwar, Sufyan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47952

Abstract

Balai Kekarantinaan Kesehatan Labuhan Haji menghadapi berbagai tantangan, termasuk beban kerja fisik dan mental yang dapat berdampak pada kinerja yang mengakibatkan kelelahan kerja yang memicu kecelakaan kerja. BPS Aceh tahun 2021, 58%, tenaga kerja kesehatan mengalami stres kerja akibat beban kerja yang mengakibatkan rendahnya kualitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja pada staf BKK Wilker Labuhan Haji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian menggunakan 4 informan, terdiri dari kepala wilayah kerja BKK sebagai informan kunci, 2 informan utama yang terdiri dari staf perawat dan sanitarian, dan 1 informan pendukung berperan sebagai staf pengganti. Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi BKK Labuhan Haji ada kekurangan SDM yang menyebabkan beban kerja yang berlebih akibat kerja yang merangkap, pelaksanaan kerja malam menimbulkan beban kerja karena jadwal yang diberikan lebih dari jadwal, pelaksanaan sistem kerja bergilir tidak menimbulkan beban kerja karena sudah berjalan dengan efektif dan meringankan beban kerja, dan pelaksanaan jam kerja bertambah menimbulkan beban kerja. Dapat disimpulkan bahwa kerja malam dan jam kerja bertambah menimbulkan beban kerja pada staf BKK Labuhan Haji. Namun, sistem kerja bergilir tidak menimbulkan beban.  
EFEKTIVITAS SELF-ASSESSMENT TERHADAP TUTORIAL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MAHASISWA KEDOKTERAN: LITERATURE REVIEW Hane, Nurhalisa; Mokhtar, Shulhana; Aisyah, Windy Nurul
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47967

Abstract

Dalam konteks pendidikan kedokteran, Problem Based Learning (PBL) telah menjadi metode pembelajaran yang populer, namun efektivitasnya dapat ditingkatkan dengan integrasi Self-Assessment sebagai alat evaluasi diri yang aktif dalam tutorial PBL. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan Self-Assessment dalam tutorial PBL terhadap motivasi belajar, partisipasi aktif mahasiswa, dan pengembangan keterampilan evaluasi diri mereka. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui pencarian pada database Google Scholar, ResearchGate, dan Academia.edu dengan kata kunci relevan. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian atau kajian literatur yang membahas efektivitas Self-Assessment dalam konteks PBL pada mahasiswa kedokteran. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi Self-Assessment dalam PBL memiliki dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar, keterlibatan aktif dalam diskusi, serta penguatan kemampuan refleksi dan evaluasi diri mahasiswa. Selain itu, faktor-faktor seperti kualitas skenario, peran fasilitator, dan dinamika kelompok turut memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Kesimpulannya, penerapan Self-Assessment dalam PBL merupakan strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran dan mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga medis yang kompeten dalam menghadapi tantangan dunia klinis yang kompleks.